cover
Contact Name
Wilda Syam Tonra
Contact Email
wildaunkhair@gmail.com
Phone
+6285146375650
Journal Mail Official
wildaunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2089855X     EISSN : 25412906     DOI : 10.33387/dpi
Core Subject : Science, Education,
Delta pi jurnal adalah jurnal yang memuat hasil penelitian pendidikan matematika dan matematika yang dipublikasi sebanyak 2 kali dalam setahun di bulan April dan Oktober di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 7 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GENETIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KELAS IX-3 SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE Radjabessy, Sitti Aminah
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.114 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1381

Abstract

Pembelajaran IPA Biologi merupakan bagian dari Sains yang menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan agar mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar serta dirinya sendiri.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate pada Mata Pelajaran IPA Biologi Materi Genetika. Penelitian PTK ini menjadikan siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate sebagai subyekpenelitian. Data hasil belajar diperoleh melalui tes tertulis sebelum dan sesudah pembelajaran, dan data aktivitas guru dan siswa diperoleh melalui observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate setelah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw   meningkatkan dari rata-rata 63,33 menjadi 83,33. Pembelajaran kooperatif modeltipe jiksaw dapat meningkatkan hasil belajar MateriGenetikapada peserta didik kelas IX-3 SMP Negeri 2 Kota Ternate tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa, Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Mata Pelajaran IPA Biologi materi Genetika.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG MELALUI PENGGUNAAN MEDIA BENDA NYATA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Tajuddin, Murniati
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.47 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1382

Abstract

Matematika merupakan suatu mata pelajaran penting untuk diajarkan pada lembaga pendidikan dasar dan menengah hingga perguruan tinggi. Eksistensinya sebagai salah satu tolok ukur kelulusan dalam ujian nasional, sehingga siswa diwajibkan untuk  menguasai ilmu matematika melalui pembelajaran yang bermakna mencapai tujuannya.    Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui penggunaan media benda nyata dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian tindakan kelas ini menjadikan 32 siswa kelas IX-5 SMP Negeri 2 Kota Ternate sebagai subyek penelitian. Data hasil belajar matematika siswa diperoleh melalui observasi dan pelaksanaan tes tertulis. Observasi dilakukan selama pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang menggunakan media bendanya nyata dalam mengajarkan materi bangun ruang sisi lengkung dan tes tertulis dilaksanakan setelah kegiatan pembelajaran. Data hasil observasi aktivitas siswa dianalisis secara kualitatif dan data hasil tes dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebelum pembelajaran hasil belajar matematika siswa dengan rata-rata 10,5 dalam kategori kurang. Setelah penggunaan media benda nyata dengan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw hasil belajar matematika siswa mencapai rata-rata 53,4 di siklus I dan rata-rata 81 di siklus II; (2) pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di siklus I terdapat 62,5%  siswa mencapai tuntas belajar dan 37,5% siswa belum tuntas belajar; (3)  pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di siklus II terdapat 75%  siswa mencapai tuntas belajar dan 25% siswa belum tuntas belajar. Penggunaan media benda nyata melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IX-5 SMP Negeri 2 Kota Ternate dalam mempelajari materi bangun ruang sisi lengkung.    Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika Siswa, Media Benda Nyata, Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, dan Bangun Ruang Sisi Lengkung. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI STATISTIS SISWA PADA POKOK BAHASAN UKURAN LETAK DATA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN INFORMASI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI (ICT) Yoisangaji, Selfira; Nani, Karman La; Abdullah, In Hi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.927 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1). mengetahui kemampuan Komunikasi statistis siswa setelah diterapakan model pembelajaran berbasis proyek  berbantuan ICT; 2). bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi statistis siswa setelah diterapkan model pembelajaran berbasis proyek  berbantuan ICT; 3). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan ICT dapat meningkatkan kemampuan komunikasi statistis siswa SMPN 1 Sulabesi Timur pada pokok pembahasan ukuran letak data. Penerapan penelitian eksperimen ini menggunakan desain one group pretest-posttest, dan menjadikan seluruh siswa kelas VIII-B SMP N I Sulabesi Timur Tahun Ajaran 2019/2020 sebagai sampel penelitian Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 22 siswa. Memperoleh data penelitian ini menggunakan instrument tes untuk mengukur kemampuan komunikasi statistis siswa berbentuk Essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) kemampuan komunikasi statistis siswa setelah digunakan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan ICT pada pokok pembahasan ukuran letak data  3 siswa dengan persentasi 15% sangat tinggi, 9 siswa persentasi 30% kualifikasi tinggi sebanyak 4 siswa dengan persentasi 25%, kualifikasi sedang, sebanyak 3 siswa dengan persentasi 25% kualifikasi rendah dan kualifikasi sebanyak 3 siswa dengan persentasi 15% kualifikasi sangat rendah, Berdasarkan hasil kualifikasi dan persentasi siswa secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajran berbasis proyek berbantuan ICT dapat meningkatan kemampuan komunikasi  statistis siswa dalam mempelajari materi statistika tentang ukuran letak data. Artinya, penerapan pembelajaran berbasis proyek berbantuan ICT dapat meningkatkan kemampuan komunikasi statistis siswa. dan peningkatan kemampuan komunikasi statistis siswa mencapai 0,74 dalam kualifikasi tinggi.Kata Kunci: Model Pembelajran Berbasis Proyek Berbantuan ICT, Kemampuan Komunikasi Statistis Siswa
Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP pada Materi Diagram Venn melalui Pendekatan Realistic Matematis Education Sartika Duwila; Ikram Hamid; Ariyanti Jalal
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.977 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1366

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk  mengetahui 1) kemampuan representasi matematis siswa kelas VII pada materi Diagram Venn melalui pendekatan matematika Realistik, 2) pendekatan matematika Realistik dapat  meningkatkan kemampuan reprsentasi matematis siswa dalam menyelesaikan Diagram Venn. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One Group Pretest–Posttes Design dan menjadikan siswa kelas VII yang berjumlah 38 siswa sebagai sampel penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa terhadap penerapan model Realistic Mathematics Education (RME). Teknik analisis data menggunakan rumus PAP, N.Gain (g), uji Normalitas, dan uji Hipotesis. Hasil tes penelitian dianalisis untuk memperoleh tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan kualifikasi sebagai berikut: kualifikasi memuaskan sebesar 78,94% dan kualifikasi baik sebesar 21,05%. Pada taraf nyata α = 0,05 diperoleh thitung = 2,88 > ttabel = 1,684. Oleh karena itu hipotesis H0 ditolak, yang berarti bahwa terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa tergolong tinggi dengan nilai N Gain yang diperoleh yakni 0,88. Dengan demikian terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui model pendekatan RME pada siswa SMP Negeri 4 Mangoli Selatan.Kata Kunci : Realistik Matematis Education, Kemampuan Representasi, Diagram Venn
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) pada Materi Lingkaran Muksin Djuanda; Yahya Hairun; Hery Suharna
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.368 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diterapkan model pembelajaran NHT, 2) Apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi lingkaran setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, 3) Bagaimana peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi lingkaran setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-xsperimental Design dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu kelas yang diterapkan model NHT. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate yang tersebar dalam 9 kelas dengan jumlah populasi 288 siswa. Dari kelas yang ada, kelas yang dijadikan sebagai sampel penelitian yaitu kelas VIII-E yang akan diberi perlakuan model NHT. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah berupa soal tes uraian yang berjumlah 3 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran NHT diperoleh 39% (9 orang) di kualifikasikan sangat baik, 30% (7 orang) baik, 13% (3 orang) cukup, 9% (2 orang) kurang, dan gagal 9% (2 orang), 2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diterapkan Model pembelajaran Number Head Together (NHT) pada materi lingkaran, untuk uji normalitas data tes akhir dengan menggunakan program sofware SPSS diperoleh sig. 0,054 > nilai α = 0,05, artinya data atau sampelnya berdistribusi normal, sehingga digunakan uji statistik parametrik yaitu uji t. Dengan demikian berdasarkan nilai thitung = 3,200 ttabel = 2,080 karna maka kesimpulannya Ho ditolak dan H1 diterima artinya terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi  sistem persamaan linear dua variabel melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, 3) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII-E SMP Negeri 1 Kota Ternate setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) yaitu 0,58 yang diinterpretasikan sedang.Kata Kunci:Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa, Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 62 HALMAHERA SELATAN PADA MATERI KUBUS Abdurahman, Susanti; Hamid, Ikram; Jalal, Ariyanti
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.782 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1368

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui, (1) Bagaimana kemampuan berpikir kritis matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah (2) Apakah model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap kemampuan kerpikir  kritis matematis siswa.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 62 Halmahera Selatan yang berjumlah 42 siswa yang kemudian tersebar pada dua kelas dan Sampel yang secara acak di ambil yaitu siswa kelas VIII1 yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan 6 butir soal sebagai instrumen yang telah divalidasi oleh validator. Analisis data yang digunakan adalah Kriteria kemampuan berpikir kritis, dan uji t.Hasil menunjukkan 60% yang sudah mencapai nilai di atas rata-rata, sehingga dikategorikan sebagai siswa yang sudah berpikir kritis,  40% siswa mencapai nilai di bawah rata-rata sehingga dikategorikan sebagai siswa yang  berpikir kritisnya kurang, Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t, dari hasil perhitungan diperoleh thitung = 2,21 dan ttabel = 2,09 karena thitung  ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya bahwa data berdistribusi normal, dengan demikian model pembelajaran berbasis masalah  berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.  Kata kunci : Model Pembelajaran berbasis masalah, kemampuan berpikir kritis   matematis siswa.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Lingkaran Dianti Aprila Lutfi; Hasan Hamid; Idrus Alhaddad
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1237.794 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v8i1.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah siswa setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning pada materi lingkaran. 2) Mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning pada materi lingkaran. Penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII-I SMP Negeri 5 Kota Ternate. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu Pedoman Acuan Patokan berdasarkan kategori kemampuan pemecahan masalah siswa dan perhitungan N-Gain ternormalisasi serta statistik inferensial dengan menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan pemecahan masalah siswa siswa kelas VIII-I SMP Negeri 5 Kota Ternate setelah diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning diperoleh 14% kualifikasi baik sekali, 5% baik, 19% cukup, 38% kurang, dan kualifikasi gagal 24%. 2) Hasil perhitungan N-Gain ternormalisasi diperoleh nilai N-gain yaitu 0,51 yang berarti peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa berada pada interpretasi sedang. Berdasarkan hasil statistik inferensial menggunakan uji Paired Samples Test dengan bantuan program SPSS 23.0 for windows diperoleh nilai sig. 0,000 (sig. ˂ α = 0,05). Hal ini berarti terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning.

Page 1 of 1 | Total Record : 7