cover
Contact Name
Aaz Azamudin Tifani
Contact Email
atifani@gmail.com
Phone
+6285315002217
Journal Mail Official
atifani@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Pertanian Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23546190     EISSN : 25416154     DOI : -
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), with registered number p-ISSN: 2354-6190, e-ISSN: 2541-615X, is a scientific journal published by Faculty of Agricultural, Universitas Majalengka. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of Agricultural and Animal Sciences : Agribusiness, Agrotechnology, Animal Production, Ecosocio Livestock, and Livestock Product. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) published by twice a year, July and December.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016)" : 18 Documents clear
ANALISIS USAHATANI BIBIT DURIAN Hendriyana Hendriyan; Sri Ayu Andayani
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Desa Teja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka pada usahatani bibit durian mulai bulan Maret – Juni 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Deskripsi usahatani bibit durian, nilai pendapatan usahatani bibit durian, dan efisiensi R/C rasio usahatani bibit durian. Metode penelitian yang digunakan yaitu Metode Deskriptif kualititatif dengan teknik penentuan responden sensus dengan jumlah responden sebanyak 35 dan semuanya dijadikan sebagai sampel. Deskripsi usahatani bibit durian meliputi penyiapan batang bawah, pengisian tanah ke dalam plastik polybag, perbanyakan (okulasi) dan pemeliharaan perlindungan bibit, serta pemasaran. Dalam kegiatan usahatani bibit durian petani mengeluarkan biaya total sebesar Rp 31.745.000,- yang merupakan penjumlahan dari keseruluhan biaya tetap dan biaya variable. Penerimaan yang diterima petani adalah sebesar Rp. 51.100.000,- ini merupakan hasil perkalian antara harga bibit dan jumlah bibit, maka pendapatan bersih  yang diperoleh petani adalah sebesar Rp. 19.355.000,- per tahunnya. Dan R/C Rasio usahatani bibit durian menujukan bahwa usahatani tersebut layak di jalankan karena nilainya lebih dari 1.kata kunci : Usahatani Durian, Deskripsi, Pendapatan, Efisiensi R/C rasio.
PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis L.) KULTIVAR BARETA 50 TERHADAP KOMBINASI PUPUK ANORGANIK DAN PUPUK ORGANIK Ilham Nuryadin; Dadan Ramdhani Nugraha; Yayan Sumekar
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2016, di Lahan Praktikum SMK Negeri Maja, Maja. Lahan percobaan berada pada ketinggian 615 mdpl. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 7 kombinasi pupuk anorganik (berbagai dosis Urea, SP-36 dan KCl) dan pupuk organik (Pupuk Organik Cair dan berbagai dosis Kompos) yang diulang sebanyak 4 kali ulangan, maka terdapat 28 petak percobaan. Hasil penelitian menunjukan pemberian kombinasi pupuk anorganik dan organik memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap komponen pertumbuhan dan hasil kubis bunga, maka perlu dilakukan kontrol kelembaban dan analisis terhadap tanaman, untuk mengetahui pengaruh yang nyata dari pemberian kombinasi pupuk anorganik dan pupuk organik terhadap tanaman kubis bunga.Kata kunci : Kubis Bunga, Pupuk Anorganik, Pupuk Organik
PENAMPILAN SISTEM PERAKARAN DELAPAN KULTIVAR UNGGUL KEDELAI (Glycine max (L.) Merril. PADA KONDISI JENUH AIR Muhamad Ramdhani; Umar Dani
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh  interaksi dan pengaruh mandiri penggunaan delapan kultivar kedelai pada kondisi jenuh air. Penelitian dilaksanakan di P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya) Tambaksari Majalengka Wetan, bulan April sampai Agustus 2016. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial. Perlakuan yang diuji adalah Faktor ke-1 Kultivar Kedelai (K), terdiri dari k1 (Rajabasa), k2 (Mutiara 1), k3 (Argomulyo), k4 (Grobogan), k5 (Anjasmoro), k6 (Burangrang), k7 (Cikuray), dan k8 (Malikka). Faktor ke-2 Tingkat Jenuh Air (G), terdiri dari: g0 (tanpa jenuh air), g1 (jenuh air). Perbedaan rata-rata perlakuan diuji menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf 95%. Hasil penelitian menunjukkan Delapan kultivar kedelai dan keadaan jenuh air tidak memberikan pengaruh interaksi. Kultivar Malika memberikan penampilan paling baik dibandingkan kultivar lainnya terhadap variabel jumlah bintil akar efektif. Kondisi jenuh air memberikan pengaruh baik terhadap variabel volume akar, jumlah bintil akar efektif, dan bobot kering akar. Kondisi tanpa jenuh air berpengaruh baik terhadap panjang akar tanaman kedelai. Kata Kunci: Kultivar Kedelai, Jenuh Air, Sistem Perakaran
PENGARUH FUNGSI MANAJEMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Rifki Faisal Miftahul Zanah; Jaka Sulakasana
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Ini dilakukan di Home Industri Asri Rahayu di Kelurahan Cijati Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) Gambaran aktivitas Home Industri, 2) Menganalisis Pelaksanaan Manajemen Asri Rahayu, 3) Menganalisis pengaruh fungsi manajemen terhadap tingkat kepuasan kerja  karyawan. Teknik penelitian yang digunakan Deskriptif Kuantitatif, teknik penentuan responden menggunakan sensus. Berdasarkan Hasil Penelitian : 1) Home Industri Asri Rahayu dalam menjalankan aktivitasnya dimulai dari pencarian bahan baku, pengolahan hasil, packing, pemberian label, sesuai dengan jenis  produk kemudian dipasarkan kepada konsumen, 2) Pelaksanaan Manajemen Asri Rahayu dilihat dari segi keuangan belum optimal karena hanya mengandalkan hasil penjualan, dari manajemen personalia kedisiplinan kerja karyawan kurang efektif, dari manajemen pemasaran belum optimalnya maintenance pemasaran, belum ada rencana program  pemasaran  tahunan dan teknologi internet sebagai media dalam  pemasaran dan branding belum optimal, terjadi hambatan kapasitas produksi belum optimal dan teknologi mesin dan pemeliharaan masih sederhana dalam manajemen produksi. Sedangkan menurut persepsi karyawan fungsi manajemen aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam kategori baik 3). Fungsi manajemen secara simultan yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja sebesar 72,50% dan sisanya 27,50% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, tetapi setelah diuji secara parsial dari 4 fungsi manajemen tersebut hanya 1 yang berpengaruh yaitu fungsi pelaksanaan. Kata Kunci :  Manajemen, Kepuasan Kerja,  Home industri
EFEKTIVITAS KOMBINASI DOSIS PUPUK (KOMPOS, POC, DAN ANORGANIK) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) KULTIVAR PIONEER 21 Yayan Sumekar; Dadan Ramdhani Nugraha; Yeti Setiaawati
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan dilahan praktikum pertanian SMK Negeri 1 Maja, Jalan Pasukan Sindangkasih Maja Selatan, Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka pada bulan Maret–Juli 2016. Ketinggian tempat berkisar 615 mdpl, memiliki jenis tanah lempung berliat dan kriteria pH 7,46 (Netral). Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari tujuh perlakuan dan diulang empat kali. Perlakuan A (Kompos 10 ton/ha, Tanpa Pupuk Kimia , POC 5cc/l ), B (Kompos 8 ton/ha, Urea 60 Kg/ha, SP36 20 Kg/ha, KCl 20 Kg/ha, POC 5cc/l), C (Kompos 6 ton/ha, Urea 120 Kg/ha, SP36 40 Kg/ha, KCl 40 Kg/ha, POC 5cc/l), D (Kompos 4 ton/ha, Urea 180 Kg/ha, SP36 60 Kg/ha, KCl 60 Kg/ha, POC 5cc/l), E (Kompos 2 ton/ha, Urea 240 Kg/ha, SP36 80 Kg/ha, KCl 80 Kg/ha, POC 5cc/l), F (Tanpa Kompos, Urea 300 Kg/ha, SP36 100 Kg/ha, KCl 100 Kg/ha, POC 5cc/l), G (Tanpa Kompos, Urea 300 Kg/ha, SP36 100 Kg/ha, KCl 100 Kg/ha, Tanpa POC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi dosis pupuk kompos, POC, dan Anorganik tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan hasil jagung kultivar Pioneer 21.Kata kunci : Jagung, Pupuk Anorganik, Pupuk Organik. 
PERANAN PENYULUHAN PERTANIAN TERHADAP PENERAPAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO Siti Aisyah; Dinar Dinar
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kelompok tani se Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka, pada bulan Pebruari s/d Juni 2016. Teknik penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan berpedoman pada kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Peranan penyuluhan pertanian berpengaruh  terhadap tingkat   penerapan  sistem tanam jajar legowo.  Hal ini karena dalam penyuluhan pertanian  berfungsi  sebagai  proses  penyebarluasan  informasi  kepada para petani sehingga para petani dengan mudah mendapatkan informasi mengenai sistem jajar legowo, selain sebagai penyebarluasan informasi penyuluhan juga berfungsi sebagai proses penerangan, perubahan perilku petani dalam hal peningkatan pengetahuan, keterampilan serta sikap petani  dalam  menerapkan  sistem  tanam  jajar  legowo,  serta  sebagai proses pendidikan sehingga pengetahuan dan keterampilan petani dapat meningkat dan dapat meningkatkan produksi dan pendapatan mereka ( 2 )  Berdasarkan hasil analisis ternyata signifikansi didapat 0.000 atau nilainya < 0.05, karena nilai signifikansi <0.05 maka Ho ditolak dan H1 diterima artinya faktor karakteristik sosial petani berpengaruh terhadap penerapan sistem tanam jajar legowo secara simultan.( 3 ) Pendapatan  petani   rata-rata sebesar  Rp 7.063.230,-/luas lahan (0,56 Ha)  dengan kenaikan produksi sebesar 15 % setelah menerapkan teknologi sistem tanam jajar legowo,  sehingga terdapat selisih pendapatan sebesar Rp 2.575.230,- dibandingkan dengan sistem tegel meskipun biaya produksi lebih tinggi. Kata Kunci : Peran Penyuluh, Sistem Tanam Jajar Legowo
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PUPUK ORGANIK Aat Apiat; Dinar Dinar
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui kelayakan usaha dilihat dari aspek finansial dan non finansial pada usaha pupuk organik. Untuk itu, metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik penentuan responden dilakukan dengan cara purposive sampling. Adapun hasil penelitian dapat ditetapkan bahwa hasil analisis menunjukkan bahwa kelayakan usaha pupuk organik bila dilihat dari aspek non finansial layak untuk dijalankan. Dari aspek teknis dan teknologi, proses produksi menggunakan teknik dan peralatan yang sederhana. Dari aspek pasar, peluang masih terbuka karena tingginya permintaan. Dan dari aspek sosial lingkungan, usaha pupuk organik dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar. Hasil analisis kelayakan finansial usaha pupuk organik dikatakan layak karena usaha ini memperoleh NPV>0 yaitu sebesar 254.164.920, Net B/C>1 yaitu sebesar 9,6, IRR yang diperoleh adalah 77 persen dimana IRR tersebut lebih besar dari discount factor yang berlaku yaitu 9,5 persen dan periode pengembalian 4 tahun. Hasil analisis sensitivitas pada usaha ini menunjukkan bahwa batas kenaikan harga bahan baku dan penurunan harga jual yang masih membuat usaha ini tetap layak adalah 57 persen dan 30 persen. Kata kunci: Pupuk organik, analisis finansial
ANALISIS KOLABORASI PADA RANTAI PASOK BAWANG MERAH Dedi Nurjaman Nugraha; Sri Ayu Andayani
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan terkait dengan bagimana gambaran rantai pasok di kelompok tani cijurey. Tujuan dari penelitian ini adalah mengatahui berapa besar pendapatan usahatani dan pengembangan klaster bawang merah untuk mengetahui keterlibatan antar pelaku, mekanisme kemitraan yang terjadi, serta kolaborasi antar pelaku yang terlibat. Selain itu, disajikan pula alternatif penyempurnaan bentuk kolaborasi sebagai rekomendasi penulis. Metode dan alat analisis yang digunakan antara lain, pemodelan kualitatif melalui Rich Picture, Indeks Kolaborasi dan Teori Drama.Hasil penelitian menunjukan bahwagambaran rantai pasok di Kelompok Tani Cijurey berawal dari pertemuan petani yang di wakili ketua Kelompok Tani Cijurey dengan Kapalindo melalui Bank Indonesia (BI), kemudian dilakukan kerjasama antara Kapalindo dengan petani atas pengawasan Bank Indonesia (BI). Besarnya pendapatan usahatani klaster bawang merah di kelompok tani cijurey Desa Kulur Kecamatan Majalengka per 1 Ha yaitu Rp. 197.880.900. Kolaborasi antar pelaku dalam rantai pasok klaster bawang merah di Kabupaten Majalengka belum terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat dari indikator kolaborasi pada dimensi berbagi informasi, sinkronisasi keputusan yang belum tercapai. Penyelesaian permasalahan kolaborasi dapat dilakukan dengan menggabungkan dua kerangka pikir anggota primer melalui teori drama. Keberhasilan pelaksanaan kerangka pikir yang baru perlu ditunjang oleh peran para anggota pendukung yang dapat membantu pencapaian tujuan seluruh pihak dalam rantai pasok.Kata Kunci: Usahatani Bawang Merah, Rantai Pasok, Kolaborasi 
ANALISIS PRODUKSI DAN DISTRIBUSI PEDET SAPI PO KEBUMEN DI SPR SATO WIDODO DAN SPR KLIRONG-01 KABUPATEN KEBUMEN Nunur Nuraeni; Rahmat Joko Nugroho; MUhamad Faisal Ismail Aryadi
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kebumen merupakan salah satu sentra peternakan sapi potong lokal, khususnya sapi dari bangsa Peranakan Ongole (PO). Kabupaten Kebumen merupakan wilayah sumber bibit, namun pada kenyataannya bibit sapi PO Kebumen sulit ditemukan di masyarakat peternak, karena produksi dan pendistribusiannya kurang terkontrol. Penelitian ini mengkaji tentang pendapatan dan efisiensi usaha, dan pola pengembangan pembibitan sapi PO Kebumen. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata calving interval induk sapi PO Kebumen pada peternak yang tergabung di kelompok dan pada peternak masyarakat adalah 14,33 dan 13,41 pada SPR Sato Widodo Kecamatan Puring serta 14,73 dan 14,14 pada SPR Klirong 01 Kecamatan Klirong. Pendapatan dan efisiensi usaha pembibitan sapi PO Kebumen di kedua SPR apabila dihitung berdasarkan atas biaya total, rata-rata peternak mengalami kerugian, namun apabila dihitung berdasarkan walfare economics berdasarkan biaya tunai rata-rata peternak mendapatkan keuntungan. Biaya paling Tinggi adalah biaya pakan khususnya pakan konsentrat dan pakan aditif. Pola pengembangan usaha pembibitan sapi PO Kebumen adalah dengan upaya menekan biaya pakan konsentrat dan pakan aditif dengan manajemen pemberian pakan tambahan difokuskan pada pre-partum, post-partum atau kombinasi keduanya serta dibaregni dengan usaha penggemukan serta memberikan gambaran kegiatan konkrit yang dapat dilakukan masing-masing pihak yang terkait dengan usaha pembibitan sapi PO Kebumen mulai dari Pemerintah Daerah, Dinas terkait (Dinas Pertanian danPeternakan Kabupaten Kebumen), peternak dan organisasi kelompok peternak, serta mitra.Key word (s) : Analisis Produksi, Analisis Distribusi, Peranakan Ongole, Sapi
PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) KULTIVAR INPARI 30 AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI MIKROORGANISME LOKAL PADA SISTEM TANAM YANG BERBEDA Rifki Kurniawan; Adi Oksifa Rahma Harti; Ika Cartika
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Permintaan padi setiap tahun meningkat. Upaya yang dilakukan untuk memenuhi permintaan padi yaitu perbaikan teknik budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi pemberian macam MOL dan sistem tanam, serta mengetahui pengaruh mandiri perlakuan macam MOL dan sistem tanam. Penelitian dilaksanakan di lahan Balai Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka. Pelaksanaan percobaan dilakukan pada bulan Maret sampai Juni 2016. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen di lapangan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Terdiri dari dua faktor yang diuji yaitu: Pertama macam MOL (M), terdiri dari empat taraf perlakuan m1 = tanpa MOL, m2 = MOL bonggol pisang, m3 = MOL buah-buahan, dan m4 = MOL Urin kelinci. Kedua Sistem tanam (T), terdiri dari dua taraf perlakuan, t1 = Legowo 2:1, t2 = Tegel (25 cm x 25 cm). Perbedaan rata-rata perlakuan diuji menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan Interaksi pemberian macam MOL dan sistem tanam terjadi pada variabel panjang malai. MOL buah-buahan berpengaruh baik terhadap komponen hasil dan hasil tanaman padi. Penggunaan sistem tanam berpengaruh terhadap variabel jumlah daun umur 40 hst dan 60 hst, jumlah anakan umur 40 hst, dan bobot ubinan.Kata kunci : Padi; Mikroorganisme Lokal; Sistem Tanam

Page 1 of 2 | Total Record : 18