cover
Contact Name
faizatul faridy
Contact Email
bunayya@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285277724488
Journal Mail Official
bunayya@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh, 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 24604437     EISSN : 25493329     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bunayya (Jurnal Pendidikan Anak) Terbit 6 bulan sekali (Januari dan Juli) sudah dimulai sejak juni 2015, diterbitkan oleh program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Jurnal ini diharapkan sebagai media bagi dosen, peneliti, praktisi, guru, mahasiswa dan masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap bidang pendidikan dan pembelajaran anak usia dini. Redaksi menerima naskah berupa hasil penelitian, studi pustaka, pengamatan atau pendapat atas suatu masalah yang timbul dalam kaitannya dengan perkembangan bidang-bidang di atas dan belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Redaksi berhak memperbaiki atau mempersingkat tanpa mengubah isi. Artikel dimuat setelah melalui tahap seleksi.
Articles 238 Documents
Upaya Ibu Keturunan Aceh yang Berdomisili di Kota Bandung dalam Mengajarkan Bahasa Aceh sebagai Bahasa Ibu kepada Anak (Studi Kasus di Kota Bandung) Faizatul Faridy -
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.837 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya orangtua khususnya ibu dalam mengajarkan anak usia dini bahasa daerah sebagai bahasa ibu ketika keluarga tinggal di luar daerah asalnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pengolahan data serta analisis menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang berasal dari Aceh tidak menggunakan bahasa ibu sebagai bahasa pengantar pada anaknya, akan tetapi mereka tetap mengenalkan bahasa daerah melalui berbagai pembiasaan dan pendekatan diantaranya: a) melalui hal yang menarik agar mudah diterima anak, b) menyelipkan/menggunakan pada moment tertentu seperti ketika bermain dengan anak, ketika bercanda dengan anak, ketika menasehati anak atau bahkan moment berkumpul keluarga, c) membiasakan anak mendengar dan sesekali melibatkan anak berbicara menggunakan bahasa ibu dengan menggunakan bahasa yang paling dekat dengan anak dan yang mudah dimengerti, d) adanya peran keluarga inti. Berdasarkan hasil penelitian, maka direkomendasikan bagi penelitian lainnya untuk mengkhususkan pada pengaruh penggunaan bahasa ibu terhadap psikologis anak dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda.
PENGENALAN BERHITUNG MATEMATIKA PADA ANAK USIA DINI LISA -
Bunayya Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.943 KB)

Abstract

PENDEKATAN LAYANAN BK PADA ANAK USIA DINI Nuzliah Nuzliah
Bunayya Vol 3, No 1 (2017): JANUARI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.004 KB)

Abstract

UU RI No. 20/2003 menyatakan bahwa pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal dan informal. Pendidikan anak usia dini jalur formal berbentuk taman kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA) atau bentuk yang sejenis, jalur nonformal berbentuk kelompok bermain (KB) dan bentuk lain yang sederajat. Bimbingan Konseling sebagai suatu aktivitas untuk menghindari atau mengatasi persoalan- persoalan di dalam kehidupan. Asumsi dasar yang melandasi bahwa PAUD memerlukan bimbingan dan konseling adalah kesetaraan PAUD sekarang ini dengan pendidikan dasar dan menengah. Jika di lingkungan pendidikan dasar dan menengah bimbingan konseling sangat dibutuhkan, otomatis PAUD juga membutuhkannya. Berbagai macam layanan yang biasanya digunakan untuk bimbingan konseling dalam ranah AUD yaitu layanan pengumpulan data, informasi, konseling perorangan dan konseling kelompok, layanan penempatan dan penyaluran, dan layanan tindak lanjut. Setelah mengenali berbagai macam layanan yang dapat diterapkan ada pula teknik dalam melakukan konseling di PAUD yaitu aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN BOLA KASTI DI PAUD TERPADU REZKYNA NAGAN RAYA Heliati Fajriah, Dewi Fitriani, Cut Rina Afrilla,
Bunayya Vol 5, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan motorik kasar anak khususnya pada saat memukul bola, dikarenakan kurangnya aktivitas pergerakan lengan, pergelangan tangan, menggenggam jari dan pergelangan bahunya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas guru dalam mengembangkan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun pada kelompok B Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar aktivitas guru dalam permainan bola kasti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I aktivitas guru mencapai 66,4% dengan kriteria cukup dan 94,4% dengan kriteria sangat baik pada siklus II. Pada siklus III aktivitas guru kembali meningkat hingga diperoleh 96,8%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa guru berhasil mengembangkan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan bola kasti.
TAHAPAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA MASA EARLY CHILDHOOD Hijriati Hijriati
Bunayya Vol 1, No 2 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.966 KB)

Abstract

Perkembangan kognitif sangat penting untuk mengembangkan kemampuan anak dalam mengeksplorasi lingkungan, karena berkaitan dengan pikiran sadar seorang anak. Semakin bertambah besarnya koordinasi dan pengendalian motorik, maka dunia kognitif anak berkembang pesat, makin kreatif, bebas dan imajinatif. Perkembangan kognitif pada Tahap Praoperasional (early childhood) yang membentang selama usia 2 hingga 7 tahun, perubahan paling jelas yang terjadi adalah peningkatan luar biasa dalam aktivitas representasi atau simbolis.Pada masa early childhood merupakan tahap awal pembentukan konsep secara stabil. Penalaran mental mulai muncul, egosentrisme mulai kuat dan kemudian lemah, serta keyakinan terhadap hal yang magis terbentuk. Anak sudah mulai memahami pengetahuan umum dan sains serta mengenal konsep ukuran, bentuk, warna dan pola. Melalui perkembangan kognitif, fungsi pikir anak dapat digunakan dengan cepat dan tepat untuk mengatasi suatu situasi dalam memecahkan suatu masalah. Faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitifpada masa early childhood diantaranya faktor hereditas/keturunan faktor lingkungan,faktor kematangan,faktor pembentukan,faktor kebebasan, dan faktor minat dan bakat. Adapun tujuan perkembangan kognitif diarahkan pada pengembangan auditory, visual, taktik, kinestetik, aritmetika, geometri, dan sains permulaan.
PERANAN DAN MANFAAT APE UNTUK MENDUKUNG KREATIVITAS ANAK USIA DINI Hijriati Hijriati
Bunayya Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.453 KB)

Abstract

Peran Nutrisi Bagi Tumbuh dan Kembang Anak Usia Dini Putri Rahmi -
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.038 KB)

Abstract

Anak usia dini berada pada masa yang disebut dengan masa keemasan atau golden age. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut pertumbuhan dan perkembangan manusia sedang terjadi dengan pesatnya. Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang manusia adalah nutrisi/gizi. Kebutuhan akan gizi pada anak usia dini sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya, terutama perkembangan otaknya. perkembangan otak sangat tergantung pada asupan gizi yang dikonsumsi. Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki manfaatnya masing-masing bagi tubuh anak, ini dikarenakan kandungan nutrisi pada makanan berbeda-beda. Anak-anak sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makan yang beragam dengan jumlah yang sesuai dengan kutuhan tubuhnya. Ini dikarenakan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak-anak dan dewasa berbeda demikian juga dengan asupan nurisi yang dibutuhkan anak laki-laki juga berbeda dengan anak perempuan. Artikel ini membahan tentang peran kandungan nutrisi pada makanan serta kegunaanya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
IMPLEMENTASIKAN MINAT PADA PROSES PEMBELAJARAN Erhansyah -
Bunayya Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.429 KB)

Abstract

Implementasi minat seseorang yakni siswa terhadap suatu objek tercermin dariaktivitasnya. Siswa yang mempunyai minat yang tinggi terhadap sebuah objekkhususnya mata pelajaran tentu akan membangkitkan motivasi dan meningkatkanrasa keingintahuannya terhadap sebuah mata pelajaran. Minat tentu saja dimilikioleh segenap siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran. Tetapipemberdayaan minat siswa ini sejatinya harus didorong oleh komponen prosespembelajaran yang melingkupinya. Sementara motivasi dan rasa ingin tahu siswayang tinggi akan meningkatkan pula aktivitas belajarnya terhadap sebuah matapelajaran. Dan siswa yang aktivitas belajarnya menguat akan melahirkanketercapaian hasil belajar yang maksimal dan dapat mencapai tujuan yangdiinginkan.
PENGARUH MEMBATIK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH KURAITAJI Della Syafitri, Indra Jaya -
Bunayya Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.489 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh membatik terhadap kemampuan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Kuraitaji. Kegiatan pengembangan motorik halus ditemukan dilapangan cenderung kepada kegiatan menggambar dan mewarnai. Oleh karena itu, melalui membatik ini peneliti ingin melihat bagaimana perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Kuraitaji. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan bentuk Quasi Eksperiment. Populasi merupakan seluruh murid Paud Taman Kanak-kanak Aisyiyah Kuraitaji berjumlah 32 orang yaitu kelompok B1, B2, B3. Kelompok B1 di jadikan sampel eksperimen dan B2 sampel kontrol masing-masing berjumlah 10 orang, teknik pengambilan sampel digunakan Cluster Sampling. Dan adapun teknik pengambilan data digunakan tes yang dibuat guru seperti pernyataan sebanyak 3 buah pernyataan serta pengumpulan data berupa lembar pernyataan dalam bentuk kisi-kisi instrumen. Hasil uji perbedaan di dapat rata-rata eksperimen sebanyak 79,99 sedangkan kontrol 70,83. Ditarik simpulan ada pengaruh signifikan dari kegiatan membatik terhadap kemampuan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Kuraitaji.
KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU (TKIT) AL-AZHAR LAMGUGOB BANDA ACEH Muthmainnah Muthmainnah
Bunayya Vol 1, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.584 KB)

Abstract

Taman Kanak-kanak (TK) merupakan lembaga pendidikan formal yang ditempuh anak pada masa pra-sekolah. Pendidkan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu dari bagian kurikulum TK yang bertujuan untuk membekali anak dengan pendidikan agama pada masa usia dini. Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Al-Azhar merupakan salah satu TK yang memiliki kurikulum PAI yang memadai di samping mengajarkan sains lainnya kepada anak dengan menggunakan metode-metode yang tidak membosankan dalam pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan sejauh mana kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) diajarkan pada tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan dekumentasi lalu dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasilnya adalah bahwa kurikulum PAI pada TKIT Al-Azhar mencakup berbagai aspek keagamaan seperti: al-quran, hadits, ibadah, dan muamalah dengan menggunakan metode belajar sambil bermain sehingga anak tidak bosan dalam belajar.

Page 6 of 24 | Total Record : 238