cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 262 Documents
Efektivitas konseling kelompok pendekatan art therapy untuk meningkatkan self-esteem pada remaja awal Aniek Wirastania; Moesarofah; Maghfirotul Lathifah
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v16i1.24292

Abstract

Rendahnya self-esteem pada remaja dapat mengakibatkan kurangnya kemampuan manajemen emosi serta rendahnya kepercayaan diri dalam melakukan tugas-tugas perkembangan dengan baik. Permasalahan rendahnya self-esteem pada remaja harus dilakukan penanganan yang efektif. Art therapy adalah metode terapeutik yang dapat efektif digunakan untuk dapat meluapkan emosi pada individu dengan menggunakan media yang menarik dan memberikan kebebasan dalam membuat kreasi sebagai sarana dalam meluapkan emosi.  Implementasi pendekatan art therapy dalam konseling kelompok dinilai efektif dalam meningkatkan self-esteem pada remaja awal.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana efektivitas konseling kelompok pendekatan art therapy dalam meningkatkan self-esteem yang merupakan konsep dari harga diri. Implementasi art therapy dalam konseling kelompok dinilai efektif dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para remaja melalui penggunaan metode dan media seni dengan manghasilkan karya seni sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan dan emosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimental design. Desain penelitian yang digunakan untuk mengukur perubahan tingkat self-esteem siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi adalah adalah one group pretest posttest. Analisis data yang digunakan untuk menguji perbedaan tingkat self-esteem sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi menggunakan Uji Wilcoxon. Berdasar pada hasil uji analisis data pretest-posttes didapatkan hasil bahwa implementasi art therapy dalam konseling kelompok dengan menggunakan metode dan media seni dalam menghasilkan karya seni efektif dalam meningkatkan self-esteem pada remaja awal. Peningkatan self-esteem ini terlihat dengan terjadinya perubahan pada tingkat kepercayaan diri siswa ketika menghasilkan dan mempresentasikan hasil karya seni.Abstract: Low self-esteem among adolescents can lead to difficulties in emotion management and reduced self-confidence in carrying out developmental tasks effectively. Therefore, effective interventions are needed to address low self-esteem among adolescents. Art therapy is a therapeutic method that can facilitate emotional expression through engaging media and provide individuals with the freedom to create as a means of expressing their emotions. The implementation of an art therapy approach in group counseling is considered a potential intervention for enhancing self-esteem among early adolescents. This study aims to examine the effectiveness of group counseling using an art therapy approach in improving self-esteem, which refers to an individual's sense of self-worth. The implementation of art therapy in group counseling enables adolescents to address the challenges they experience through artistic methods and media, with the creation of artwork serving as a medium for expressing feelings and emotions. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design. A one-group pretest–posttest design was used to measure changes in students' self-esteem before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test to examine differences in self-esteem levels before and after the intervention. The results of the pretest–posttest data analysis indicated that the implementation of art therapy in group counseling, using artistic methods and media to facilitate the creation of artwork, was effective in improving self-esteem among early adolescents. The improvement in self-esteem was reflected in increased students' self-confidence, particularly in creating and presenting their artwork.
Hubungan aktivitas ketarunaan dengan self-regulated learning pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Salma Kartika Maharani; Rivia Adhiyah Garcia; Ari Prasetyoaji
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v16i1.24373

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketimpangan antara tujuan program ketarunaan dengan realitas di lapangan, di mana studi terdahulu cenderung berfokus pada aspek kedisiplinan fisik sementara pengaruhnya terhadap self-regulated learning siswa masih jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas ketarunaan dengan self-regulated learning pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Penelitian ini melibatkan 169 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling dengan analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat aktivitas ketarunaan dan self-regulated learning pada siswa berada dalam kategori sedang. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas ketarunaan dan self-regulated learning dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisiensi korelasi sebesar 0,497 yang berarti peningkatan aktivitas ketarunaan berbanding lurus dengan penguatan self-regulated learning. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan strategis bagi pengembangan layanan BK untuk mengintegrasikan nilai kedisiplinan ketarunaan ke dalam program bimbingan belajar guna meningkatkan kemandirian dan regulasi diri siswa secara optimal.Abstract: This study is motivated by the disparity between the objectives of the cadetship program and the realities on the ground, where previous studies have tended to focus on physical discipline while its influence on students' self-regulated learning remains under-researched. This study aims to determine the relationship between cadetship activities and self-regulated learning among students. The method employed is a quantitative correlational approach. The study involved 169 students as a sample, selected through simple random sampling, with data analyzed using the Spearman correlation test. The results indicate that the levels of cadetship activity and self-regulated learning among students are in the moderate category. Statistical analysis shows a significant relationship between the level of cadetship activity and self-regulated learning, with a significance value of 0.000 and a correlation coefficient of 0.497, meaning that an increase in cadetship activity is directly proportional to the strengthening of self-regulated learning. These findings are expected to serve as a strategic foundation for the development of Guidance and Counseling services to integrate cadetship discipline values into learning guidance programs to optimally enhance students' independence and self-regulation.