cover
Contact Name
Khoirul Huda
Contact Email
khoirulhuda@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agastya@unipma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : 20878907     EISSN : 25022857     DOI : -
Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya is a biannual journal, published by Universitas PGRI Madiun on January and July, with regitered number ISSN 2087-8907 (printed), ISSN 2502-2857 (online). Agastya provides a forum for lecturers, academicians, researchers, practitioners, to deliver and share knowledge in the form of empirical and theoretical research articles on historical education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2020)" : 8 Documents clear
Tradisi Adat Methik Pari Di Desa Kalistail Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi (Studi Pendekatan Historis) Abdul Shomad; Topan Priananda Adinata
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.5090

Abstract

Adat methik pari merupakan adat yang ada di Desa Kalistail Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Adat ini telah ada sejak zaman Nenek moyang orang Jawa, selamatan ini dilaksanakan sebagai wujud syukur petani kepada Tuhan atas keselamatan dalam penggarapan lahan pertanian, dan hasil panen yang melimpah serta dihindarkan dari ganggguan hama. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi makna, proses pelaksanaan serta peran masyarakat dalam pelestarian tradisi adat methik pari di Desa Kalistail Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Meode penelitian menggunakan penelitian kualitatif berupa studi kasus. Pengumpulan data dengan observasi, interview, dan dokumentasi. Teknik validasi data dan analisa data yang digunakan adalah analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adat selamatan methik pari telah ada sejak zaman nenek moyang masyarakat Jawa di Desa Kalistail. Adat selamatan tersebut memiliki makna bahwa terjalinnya kerukunan dalam bermasyarakat dan sebagai penghubung manusia antara leluhur dan Tuhannya, serta akan diberi keselamatan dalam penggarapan lahan pertaniannya. Oleh karena pengaruh globalisasi, maka adat selamatan tersebut mulai memudar dan menghilang. Peran penjaga adat masih nampak, walaupun regenerasi kurang memahami diperlukan adanya pemahaman tentang pentingnya tradisi tersebut. Mengingat tradisi tersebut merupakan warisan budaya milik Daerah dan dapat dijadikan sebagai aset pengembangan wisata budaya di Kabupaten Banyuwangi, khususnya di Desa Kalistail Kecamatan Genteng, sehingga tidak terlindas oleh arus globalisasi.
Media Movie Dalam Pembelajaran Sejarah Nasional Indonesia Untuk Meningkatkan Nasionalisme Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang Faizah Ulumi Firdausi; Ferdinan Bashofi
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.4505

Abstract

Pembelajaran sejarah nasional Indonesia memuat kompetensi sebagai sarjana yang memiliki nilai-nilai keindonesiaan dan karakter nasionalisme. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan di Indonesia. Penggunaan media pembelajaran yang efektif dan efesien menjadi modal dasar demi keberhasilan kompetensi yang diharapkan. Media Movie atau film menjadi salah satu media yang dapat di gunakan dalam pembelajaran Sejarah Nasional Indonesia. Di dalamnya memuat cerita-cerita sejarah yang dirangkum secara singkat dan efesien, tanpa mengurangi dan manambah alur cerita sesuai dengan pustaka yang ada. Media movie menjadi bagian dari multimedia interaktif, yang mana menjadi alternatif media berbasis movie. Mudah diakses dan digunakan mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang, oleh sebab menggunakan kecangihan IT. Multimedia interaktif bisa menjadi media pembelajaran yang efektif, inovatif dan kreatif dengan memanfaatkan kemajuan IPTEK. Multimedia interaktif berbasis movie dalam pembelajaran Sejarah Nasional Indonesia diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Sejarah dan Sosiologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan rasa nasionalisme mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang sebagai landasan nilai karakter bangsa demi melahirkan generasi bangsa yang nasionalis dan cinta tanah air. Pelaksanaan penelitian diawali dengan research and information, kemudian dilanjutkan dengan analisis, perancangan, pengembangan, penerapan dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat meningkatkan karakter nasionalisme mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang melalui media pembelajaran media movie yang dikembangkan. Hasil validasi para ahli materi dan media pengembangan masuk kategori layak untuk diterapkan. Selain itu media ini juga dapat meningkatkan jiwa nasionalisme.
Sejarah Surulangun Sebagai Ibukota Onder Afdeling Rawas Tahun 1901-1942 Agus Susilo; Sarkowi Sarkowi
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.5109

Abstract

Sejarah Surulangun sebagai ibukota Onder Afdeling Rawas Tahun 1901-1942 merupakan bagian dari sejarah lokal Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan. Mengingat sekarang ini sejarah lokal Surulangun kurang mendapat perhatian bagi generasi muda. Padahal perihal tersebut harus pahami dan dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sejarah Surulangun sebagai ibukota Onder Afdeling Rawas Tahun 1901-1942. Metode penelitian menggunakan metode sejarah dengan teknik pengambilan sumber primer dan sumber sekunder. Penelitian sejarah terdiri dari heuristik, verifikasi sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan pada masa penjajahan Belanda, Onder Afdeling Rawas yang ibukota berada di Surulangun, secara toponimi berdekatan dengan wilayah Bengkulu dan Jambi.  Selain daerah yang strategis untuk memerintah, Onder Afdeling Rawas juga mempunyai berbagai kekayaan alam yang menjadi penopang kepemimpinan kolonial Belanda. Ketika terjadi perang kemerdekaan oleh para pejuang Indonesia di Palembang dan sekitarnya melawan Belanda, Onder Afdeling Rawas menjadi wilayah tujuan pelarian pejuang Indonesia. Wilayah Pulau Kidak, menjadi pelarian pejuang Indonesia dari Curup, begitu pun Lubuklinggau, Lahat dan lainnya. Pulau Kidak dipilih sebagai pelarian pejuang bangsa, oleh sebab daerahnya lebih dekat dengan daerah sebelumnya. Selain itu, terdapat pula pejuang Nasional yang berasal dari daerah ini. Berbagai strategi perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan Indonesia yang sejati. Pada akhirnya perjuangan bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 dapat diraih.
Peranan Letnan I Nawawi Manaf Di Bengkulu Pada Masa Revolusi Fisik Tahun 1945-1949 Amatullah Fauziyah; Syafrudin Yusuf; Alian Alian
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.4343

Abstract

Revolusi fisik terjadi dari tahun 1945-1950, berawal dari ketidak inginan bangsa asing untuk melepaskan Indonesia. Meskipun Indonesia telah merdeka, tetapi bangsa asing tetap ingin menguasai kembali. Salah satunya Bengkulu, yang memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti tambang emas dan lainnya. Bengkulu juga mempunyai tokoh pemuda yang sangat membela kemerdekaan Indonesia di tanah Bengkulu. Nawawi Manaf merupakan tokoh pejuang kemerdekaan. Semangat dalam mempertahankan kemerdekaan dan anti penjajah membuatnya terus melawan penjajah. Hingga Nawawi Manaf diberi amanah untuk memimpin berbagai organisasi kemerdekaan. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana peran letnan I Nawawi Nanaf pada masa awal kemerdekaan Indonesia, dan masa agresi militer Belanda I dan II di Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap peran Letnan I Nawawi Nanaf dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia di Bengkulu. Metode penulisan yang digunakan adalah metode Historis, dengan menggunakan lengkah-langkah heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara menyeluruh perjuangan Nawawi Manaf di awal kemerdekaan dilakukan dengan berbagai cara, untuk meyakinkan bahwa Indonesia telah merdeka di tanah Bengkulu. Letnan I Nawawi Nanaf berperan dalam perjuangan melawan perang Agresi Militer Belanda I & II di Bengkulu dan memimpin berbagai petempuran sebagai komandan Batalyon XXVI.
Pemanfaatan Situs Sejarah Peradaban Islam Di Kota Malang Sebagai Aktivitas Belajar Untuk Menanamkan Nilai Karakter Wahyu Djoko Sulistyo; Onok Yayang Pamungkas
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.5095

Abstract

Penanaman nilai karakter kini menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Semua pihak yang terlibat dalam upaya ini mengemas proses pembelajaran berorientasi pada pendidikan karakter yang bersumber dari nilai-nilai karakter bangsa. Selain yang ditetapkan oleh pemerintah, terdapat pula nilai-nilai kearifan lokal sebagai sumber karakter yang lebih kontekstual. Kearifan lokal berasal dari budaya yang berwujud atau berupa aktivitas. Tujuan penelitian ini untuk menyusun skema belajar sejarah yang inovatif dengan pemanfaatan potensi sejarah lokal. Metode penelitian ini adalah metode historis untuk konten materi sejarah lokal, dan metode kualitatif untuk penyusunan  skema belajar dan analisis nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan situs sejarah peninggalan peradaban Islam di Kota Malang sebagai sumber belajar dan basis aktifitas pembelajaran merupakan upaya dalam rangka penanaman nilai karakter. Dari keterangan sejarah yang terdapat dalam situs Islam tersebut, yang dieksplorasi siswa dalam kegiatan pembelajaran mampu memberikan suatu keterangan yang direduksi nilai keutamaan dalam perjalanan sejarahnya. Penanaman karakter berikutnya dapat dicapai dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam setiap tahapnya. Aktivitas pembelajaran yang dikemas dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang bagaimana penerapan nilai karakter. Skema pelaksanaan terbagi ke dalam tiga kegiatan dengan segala aktivitasnya. Kegiatan awal dengan orientasi pembelajaran, kegiatan inti yaitu eksplorasi situs dan, kegiatan akhir dengan diskusi dan bertukar informasi dengan tim lain. Nilai karakter dalam reduksi nilai dari keterangan sejarah dan aktivitas pembelajaran, meliputi religius, tanggung jawab, toleransi, mandiri, gotong royong dan kreatif. Desain proses belajar ini merupakan salah satu solusi alternatif dalam mengahadapi keadaan bangsa di tengah krisis karakter.
Efektifitas Penggunaan Media Mobile Learning berbasis Android Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang Muhammad Naharuddin Arsyad; Dinna Eka Graha Lestari
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.5072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media mobile learning berbasis android materi sejarah revolusi industri di Eropa terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2017 kelas A Program Studi Sejarah dan Sosiologi IKIP Budi Utomo Malang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil uji kolmogorov-smirnov dengan menggunakan SPSS 14 diperoleh bahwa subjek penelitian terdistribusi normal dan berdasarkan hasil uji-t Paired Samples Test diketahui bahwa nilai sig sebesar 0,000 > 0,05. Sedangkan thitung = -12,692 dan untuk ttabel pada taraf signifikan α = 5% (0,05) dengan derajat kebebasan (df) n-1 atau 45-1 = 44. Pengujian 2 sisi (signifikansi = 0,025) hasil diperoleh untuk ttabel = 2,01537 dengan taraf signifikan 0,025. Di dapatkan hasil -thitung < -ttabel (-12,692 < -2,01537) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga penggunaan media mobile learning berbasis android materi sejarah revolusi industri Eropa dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa prodi sejarah dan sosiologi IKIP Budi Utomo Malang.
Memandang Wajah Negara Islam Di Indonesia: Usaha Pembelajaran Sejarah Melalui Materi Konflik Roni Tabroni; Mumuh Muhsin Zakaria; Reiza D. Dienaputra; R. M. Mulyadi
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.4467

Abstract

Wajah negara Islam di Indonesia telah mengalami perubahan sejak pertama berdengung di masa Darul Islam hingga sekarang yang dibawa oleh Hizbut Tahrir. Perubahan terletak dalam bentuk gerakan, visi-misi, ide, undang-undang yang berlaku dan sistem pemerintahan yang dianut serta di adopsi. Konflik yang menyertai perubahan tersebut pun berwajah tak sama. Mulai dari konflik intern umat beragama, antar umat beragama hingga yang menggerogoti kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang variasi pembelajaran sejarah melalui materi konflik dan menumbuhkan kesadaran sejarah peserta didik. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Sumber data berasal dari informan, aktivitas pembelajaran, dan dokumen perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah melalui materi konflik  yang berkenaan dengan usaha pendirian Negara Islam Indonesia berkontribusi dalam hal kesadaran sejarah. Sebuah kesadaran sejarah tentang pentingnya persatuan dan kesatuan, pengorbanan dan cinta tanah air. Dengan belajar dari konflik tersebut peserta didik juga dapat membuat langkah antisipatif supaya kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan apresiasi yang muncul dari peserta didik terhadap materi yang lingkupnya dekat dengan mereka, terutama tema-tema agama terkategori sangat baik.
Pengembangan Media Pembelajaran IPS Sejarah Berbasis Situs-Situs Tsunami Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Siswa SMP Negeri Kabupaten Pidie Nina Suryana; Heri Fajri; Sufandi Iswanto
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v10i1.5091

Abstract

Kurangnya pengintegrasian materi lokal pada mata pelajaran IPS, khususnya kajian sejarah ternyata berdampak terhadap rendahnya tingkat kesadaran sejarah siswa. Masalah tersebut menjadi alasan untuk mengembangkan media pembelajaran sejarah berbasis situs-situs tsunami Aceh yang kaya nilai-nilai dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPS, khususnya bidang sejarah berbasis situs-situs tsunami untuk meningkatkan kesadaran sejarah siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dari Borg and Gall, yang terapannya disederhanakan menjadi tiga tahapan yaitu pendahuluan, pengembangan dan uji keefektifan. Objek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri se-Kecamatan Sakti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini umumnya guru masih kurang menggunakan media pembelajaran dan fasilitas sekolah masih minim. Guru jarang memasukkan materi yang berkaitan dengan peristiwa lokal, sehingga berdampak terhadap rendahnya kesadaran sejarah siswa. Temuan awal tersebut melandasi pengembangan media pembelajaran IPS sejarah berbasis situs-situs tsunami yang disesuaikan dengan KI dan KD, materi dan gambar. Pada uji keefektifan menunjukkan terdapat peningkatan nilai rata-rata kesadaran sejarah siswa secara signifikan. Terbukti dengan dengan peningkatan hasil perolehan skor post test kesadaran sejarah kelompok eksperimen.

Page 1 of 1 | Total Record : 8