cover
Contact Name
Adi Widarma
Contact Email
adiwidarma@unimed.ac.id
Phone
+6285275945045
Journal Mail Official
journal_cess@unimed.ac.id
Editorial Address
UPT TIK Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar pasar V Medan Estate, Medan 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science)
ISSN : 25027131     EISSN : 2502714X     DOI : https://doi.org/10.24114/cess
Core Subject : Science,
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) contains articles on research results and conceptual studies in the fields of informatics engineering, computer science and information systems. The main topics published include: 1. Information security 2. Computer security 3. Networking & Data communication 4. Cloud & grid computing 5. Mobile Computing & Applications 6. Artificial Intelligence 7. Decision Support System 8. Data Minig 9. Other topics related to information technology
Articles 498 Documents
Analisis Pola Pengguna Wahana Objek Wisata Hutan Lindung Kota Langsa Menggunakan Metode Apriori Akram, Rizalul; Novianda, Novianda; Pangestu, M Ridho
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60257

Abstract

Penelitian ini menginvestigasikan pola kunjungan pengguna wahana Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Lindung Kota Langsa menggunakan metode Apriori. Dengan latar belakang terkait pelestarian hutan dan pengembangan wisata, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola kunjungan, termasuk hari-hari tertentu dan wahana favorit, serta untuk meningkatkan pelayanan dan pengembangan wisata RTH Hutan Lindung Kota Langsa. Data yang digunakan adalah jumlah pengguna wahana selama satu bulan pada empat jenis wahana pada bulan Februari 2023, dengan pengolahan menggunakan Microsoft Excel dan pencarian frequent itemset dilakukan dengan Python. Temuan utama mencakup 38 aturan dengan support minimal 20% dan kepercayaan minimal 80%. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengguna wahana cenderung mengunjungi RTH pada hari Sabtu dan Minggu, khususnya pada pukul 17:00, serta wahana favorit utama adalah bebek dayung dan speed boat. Penelitian ini juga mendapatkan hasil kalkulasi yang sama menggunakan pemrograman Python dengan hasil manual excel. Hasil rules yang didapati dengan menggunakan metode Apriori dengan minimum support sebesar 20% dan minimum confidence sebesar 80% adalah sebanyak 38 rules. Pengguna wahana sering mendapati pada hari sabtu dan minggu pada pukul 17:00 ke atas dengan tingkat kepercayaan mencapai 92,68% dan didukung oleh 22,75% dari data keseluruhan. Pengguna wahana sering menaiki wahana bebek dayung dengan speed boat dengan tingkat kepercayaan mencapai 94,22% dan didukung oleh 33,17% dari data keseluruhan. Kesimpulan seemakin tinggi nilai minimum support dan confidence, maka semakin sedikit hasil asosiasi item yang ditemukan, sedangkan semakin kecil minimum support dan confidence, maka semakin banyak hasil asosiasi rule dari item.
Analisis Kelebihan dan Kekurangan Pemrograman Berorientasi Objek pada Generator Form Web Wijana, Katon; Tamtama, Gabriel Indra Widi
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60300

Abstract

Form merupakan salah satu bagian penting dari pengembangan aplikasi berbasis web dengan tujuan mengumpulkan data pengguna seperti nama, alamat email, nomor telepon, dan data lainnya tergantung dari aplikasi yang dikembangkan. Membuat form dapat memakan waktu lama dan membosankan karena harus dibuat sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dan semenarik mungkin sehingga memberikan pengalaman tambahan bagi pengguna akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan dari antarmuka grafis yang dibuat secara manual dibandingkan dengan generator form berbasis web yang dirancang menggunakan pendekatan pemrograman berorientasi objek (OOP). Metode penelitian ini mencakup analisis terhadap implementasi generator form berorientasi objek yang tersedia, serta pengujian terhadap efisiensi kode program. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini digunakan untuk mengidentifikasi kelebihan, seperti fleksibilitas, efisiensi dan reusabilitas kode, serta kekurangan, seperti kompleksitas dan overhead yang mungkin terjadi. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan OOP secara umum ataupun spesifik pada generator form web dan dibandingkan dengan pembuatan form secara manual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pemrograman berorientasi objek pada generator form web secara efektif meningkatkan efisiensi dan kecepatan pengembangan aplikasi web. Namun, tantangan yang dihadapi termasuk dalam manajemen kompleksitas dan overhead yang terkadang diperlukan untuk mengelola abstraksi objek yang lebih tinggi.
Aplikasi Chatbot sebagai Alat Bantu Manajemen Stok Barang: Studi Kasus pada PT. Universal Dimensi Komputer Lourenza, Cynthia; Kusniyati, Harni
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60342

Abstract

Penelitian ini menyelidiki penerapan chatbot sebagai alat bantu dalam manajemen stok barang di PT. Universal Dimensi Komputer, dengan tujuan meningkatkan efisiensi operasional. Perusahaan menghadapi tantangan seperti keterlambatan dan ketidakakuratan data dalam manajemen stok, dan chatbot diharapkan dapat memberikan solusi efektif. Penelitian ini mengintegrasikan chatbot ke dalam sistem manajemen stok dan mengevaluasi kinerjanya berdasarkan waktu respons, akurasi informasi, dan beban kerja manajerial. Telegram menjadi pilihan utama karena paling mudah diakses oleh semua kalangan. Penggunaan bot ini untuk tim penjualan untuk mengetahui jumlah stok barang atau mengurangi stok jika terjadi penjualan secara mudah. Temuan ini menunjukkan bahwa chatbot sangat efektif dalam mempercepat proses, memastikan data yang tepat, dan memungkinkan fokus yang lebih besar pada pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini memberikan wawasan berharga mengenai penerapan teknologi chatbot dalam manajemen stok barang dan menawarkan rekomendasi untuk adopsi yang lebih luas di industri distribusi.
Sistem Deteksi Hama Tikus Menggunakan Sensor Gerak dan Suara Ultrasonik di Lingkungan Rumah Berbasis Mikrokontroller Samudra, Amar Maulana; Wicaksono, Agung; Syifa, Fikra Titan
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60714

Abstract

Tikus merupakan hewan pengerat yang sering menimbulkan kerugian khususnya di rumah maupun di lingkungan industri. Kerugian yang ditimbulkan diantaranya yaitu perilaku menjijikan, gangguan kesehatan, dan kerusakan peralatan. Tikus memiliki jangkauan pendengaran mulai dari frekuensi 5 KHz hingga 60 KHz. Upaya pengendalian populasi tikus lainnya dapat dilakukan menggunakan bahan kimia beracun, tetapi dinilai dapat mengganggu ekosistem. Berdasarkan latar belakang maka terdapat beberapa masalah yaitu, bagaimana cara membuat sistem deteksi pergerakan tikus menggunakan frekuensi suara ultrasonik, akurasi pendeteksian sensor Passive Infra Red (PIR), dan pengaruh frekuensi suara ultrasonik terhadap tikus. Metode penelitian ini dimulai dari identifikasi masalah, perancangan alat, pengujian alat, dan analisis data. Pengembangan pada penelitian ini yaitu mendeteksi pergerakan tikus dengan mengeluarkan suara ultrasonik. Sensor PIR digunakan untuk mendeteksi pergerakan tikus. Proses perancangan melibatkan komponen elektronik dan pengaturan suara ultrasonik. Uji akurasi digunakan untuk memastikan sensor hanya merespon pergerakan tikus.  Pada pengujian membuktikan sistem ini berhasil dan efektif dalam mengusir tikus. Penelitian ini melibatkan sistem pendeteksian tikus menggunakan tiga titik sensor PIR. Sensor PIR diuji dan terbukti berfungsi dengan baik, menghasilkan output 1 untuk mendeteksi pergerakan dan 0 untuk tidak ada pergerakan. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa speaker yang digunakan menghasilkan output Pulse Width Modulation (PWM) pada rentang frekuensi 15 kHz hingga 50 kHz. Pengujian menggunakan tikus sebagai objek menunjukkan bahwa tikus terganggu oleh suara ultrasonik. Output speaker berhasil pada rentang frekuensi rata-rata lebih dari 20 kHz saat mendeteksi keberadaan tikus.
Perbandingan Metode AHP dan AHP-SAW untuk Analisis Prioritas Pemilihan Sekolah Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Wijaya, Sri Hartati
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60799

Abstract

Dewasa ini, masyarakat semakin kritis dan selektif dalam memilih sekolah. Seiring peningkatan kebutuhan SDM yang kompetitif dalam persaingan global, kualitas pendidikan pun menjadi perhatian utama seluruh dunia. Di Indonesia, kualitas sekolah dinilai dari mutu penyelenggaraannya melalui pemenuhan delapan (8) standar nasional pendidikan (SNP) yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Pemenuhan SNP, selain dijadikan indikator penilaian mutu suatu sekolah oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN), juga menjadi tolok ukur bagi para orangtua peserta-didik dalam menentukan sekolah pilihan melalui peninjauan status akreditasi nya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi para orangtua calon peserta-didik dalam memilih sekolah. Proses analisis dimulai dengan pengimplementasian metode AHP untuk pembobotan persepsi pada status akreditasi dan nilai delapan standar SNP pada setiap sekolah, kemudian hasil pembobotan tersebut dijadikan acuan dalam proses perangkingan alternative sekolah-sekolah terpilih. Pada proses perangkingan, selain menggunakan metode AHP juga dilakukan dengan metode hybrid AHP-SAW. Pada proses akhir, keakuratan hasil perangkingan kedua metode tersebut diuji melalui pencocokan dengan nilai akreditasi sekolah dari BAN pada pusat data DAPODIK. Hasil perbandingan perangkingan menggunakan metode AHP-SAW menunjukan lebih sesuai dengan nilai dari BAN, dan 20% lebih akurat dibanding hasil perangkingan menggunakan AHP saja. Sehingga, pembobotan preferensi delapan standar SNP menggunakan AHP dan perangkingan sekolah yang di hasilkan dari metode hybrid AHP-SAW bisa dijadikan bahan representasi kualitas sekolah, baik untuk rekomendasi pemilihan sekolah bagi orangtua maupun sebagai indikator peningkatan mutu bagi sekolah-sekolah di Indonesia.
Analisa Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 2019 Pada Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Utara Mambu, Joe Yuan; Kaligis, Jofan Erlich; Willar, Antares Mario; Adam, Stenly
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60904

Abstract

Teknologi Informasi (TI) menjadi esensial dalam operasi bisnis modern, mempengaruhi daya saing, efektivitas, dan efisiensi organisasi. Keberhasilan tata kelola TI terletak pada kesesuaian dengan tujuan organisasi dan adaptasi terhadap perubahan teknologi. COBIT 2019, sebuah framework yang membantu manajemen bisnis dalam mengelola TI, menjadi kunci dalam memandu strategi pengembangan. Penelitian di Dinas Kominfo Sulawesi Utara menemukan tiga proses prioritas: APO12 - Managed Risk, DSS01 - Managed Operations, dan DSS05 - Managed Security Services. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kapabilitas dan keefektifan masing-masing proses, dengan APO12 berada pada kapabilitas level 2 dan rating 66%, DSS01 pada level 4 dengan rating 83%, dan DSS05 pada level 2 dengan rating 84%. Evaluasi ini memberikan wawasan yang berharga untuk meningkatkan kinerja dan keamanan TI di institusi tersebut, serta memastikan kontribusi TI yang optimal terhadap tujuan organisasi. Dengan demikian, pemahaman yang mendalam tentang aspek TI yang spesifik dan perannya dalam konteks bisnis lokal menjadi kunci dalam mengambil langkah-langkah yang relevan dan efektif dalam pengelolaan TI.
Evaluasi Layanan Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja ITIL V.3 Pada PT. XYZ, sebuah BUMN di Suluttenggo Kalengkongan, Kivly Danovan; Tanos, Veron; Mambu, Joe Yuan
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60918

Abstract

Sebuah penerapan teknologi informasi di setiap perusahaan merupakan suatu hal yang begitu penting. Teknologi informasi dapat menjadi suatu bagian yang akan dapat mendukung akan keberlangsungannya bisnis proses di perusahaan. Untuk dapat memaksimalkan sebuah hasil layanan dari teknologi informasi sesuai best practice maka dapat memerlukan melakukan evaluasi. ITIL V.3 menjadi salah satu kerangka kerja audit yang bisa digunakan untuk dapat mengevaluasi layanan teknologi informasi yang berdasarkan dengan tingkat kematangan yang dibagi menjadi 5 level. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi pada PT. XYZ di Suluttenggo. Tujuan dari penelitian ini yaitu akan memberikan evaluasi berupa rekomendasi berdasarkan hasil audit dan dapat membantu perusahaan untuk menerapkan best practice berdasarkan dari hasil yang didapatkan. Setelah melakukan analisa yang berdasarkan dari kuesioner dan juga wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai service desk dan incident management didapati bahwa berdasarkan dari 5 level yang ada pada kerangka kerja ITIL V.3 untuk service desk dapat mencapai tingkat kematangan level 4.5 external integration atau average comply dan incident management mencapai level 3.5 quality control atau standard comply.  
Frekuensi Alat Vibrator Menggunakan Aplikasi BaiFi Dalam Pembuatan Produk Fiberglass Hutasuhut, Asla Tara Roma Ito; Ayu, Putri; Rdiansyah, Sultan Lazua; Yusuf, Dede; Juliani, Rita; Rahmatsyah, Rahmatsyah
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.61040

Abstract

Fiberglass merupakan pengembangan material alternatif pengganti kayu. Keterbatasan sumber daya alam kayu menjadikan fiberglass bernilai ekonomis tinggi dengan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh fiberglass yaitu berat yang lebih ringan, lebih tahan terhadap korosi, perawatan lebih mudah. Penjualan pipa fiberglass diseluruh dunia berdasarkan data Verified Market Research diperkirakan meningkat dengan CAGR (Compounded Annual Growth Rate/Tingkat Pertumbuhan per Tahun) sebesar 6,5% dari tahun 2021 hingga 2028. Proses pencetakan produk fiberglass secara manual yang terkadang mengalami kekeliruan pengukuran desain cetakan fiberglass, campuran resin yang tidak merata dan sulitnya membuka produk dari cetakan, dilakukan pembuatan alat vibrator fiberglass yang tersinkronisasi dengan aplikasi BaiFi (Balqis Fiberglass). Tujuan kegiatan adalah menentukan frekuensi getaran yang efektif dalam membuka hasil cetakan produk fiberglass yang dioperasikan melalui aplikasi BaiFi. Metode kegiatan yang dilakukan adalah observasi lapangan, studi literatur, perancangan desain, pembuatan, pengujian, implementasi dan tahap terakhir evaluasi. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dengan didukung adanya Alat Vibrator Fiberglass dan Aplikasi BaiFi yaitu mampu mempermudah proses dalam melakukan pencetakan produk fiberglass dengan pengukuran desain cetakan fiberglass yang lebih akurat, pengadukan resin yang homogen dan proses pembuka cetakan fiberglass yang lebih mudah dan hasil produk fiberglass yang lebih mulus. Analisis frekuensi getaran yang paling efektif untuk membuka produk fiberglass dari cetakannya berada dalam rentang 30-50 Hz dengan amplitudo dan durasi yang disesuaikan dengan jenis dan ukuran produk. 
Model Prediksi Gangguan Tidur berdasarkan Beberapa Faktor menggunakan Machine Learning Faradillah, Faradillah; Alie, Muhammad Fadhiel; Rahmanda, Rian
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.61068

Abstract

Gangguan tidur merupakan masalah kesehatan yang signifikan dan dapat mempengaruhi kualitas hidup individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi gangguan tidur menggunakan teknik machine learning dengan mempertimbangkan beberapa faktor risiko. Dataset yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Kaggle dan dianalisis menggunakan beberapa algoritma machine learning, termasuk model machine learning seperti logistic regression, decision tree dan gradient boosting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Gradient Boosting menghasilkan akurasi prediksi tertinggi, dengan nilai akurasi 99% berdasarkan AUC “ ROC Score. Faktor-faktor seperti usia (ages), durasi tidur (sleep duration), kategori BMI dan pekerjaan ditemukan sebagai prediktor yang paling signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan machine learning dapat menjadi alat yang efektif dalam mengidentifikasi individu yang berisiko mengalami gangguan tidur, sehingga memungkinkan intervensi dini dan pengelolaan kesehatan yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang hubungan antara faktor-faktor risiko dan gangguan tidur serta potensi aplikasi machine learning dalam bidang melalui pemilihan model prediksi dengan akurasi terbaik.
Pengembangan Sistem Administrasi Sekolah Berbasis Web Menggunakan Nestjs Widiyatmoko, Arif Tri; Wiyanto, Wiyanto; Nugroho, Agung
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.61147

Abstract

Pengelolaan data siswa dan proses pendaftaran siswa merupakan aspek penting dalam dunia pendidikan. Dalam era digital, penggunaan teknologi informasi menjadi krusial untuk menjaga kualitas dan efisiensi pendidikan. Oleh karena itu, pengembangan sistem administrasi sekolah berbasis web menggunakan nestjs menjadi solusi yang efisien dan efektif. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem informasi administrasi sekolah berbasis web dengan pendekatan RAD untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas data siswa, dan kemampuan menyesuaikan sistem dengan perubahan yang terus-menerus. Metode RAD terdiri dari tahapan perencanaan persyaratan, workshop perancangan RAD, dan pelaksanaan. Hasil pengujian aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi ini layak digunakan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, pengembangan sistem informasi administrasi sekolah berbasis web menggunakan nestjs diharapkan dapat memberikan solusi inovatif dan efisien dalam mengatasi permasalahan pengelolaan data siswa dan proses pendaftaran siswa.