Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENENTUAN KANDUNGAN UNSUR LOGAM PADA KERANG (BIVALVIA) DI DAERAH PESISIR PANTAI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Rahmatsyah, Rahmatsyah; Julyha, Julyha
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.696 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kandungan logam berat di daerah pesisir pantai Kabupaten Tapanuli Tengah. Dengan tujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Fe dan Cu cangkang kerang dengan X-Ray Difraction (XRD),  parameter air laut,  dan daging kerang dengan menggunakan  Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil yang diperoleh dari kandungan logam pada sampel air laut tertinggi berada pada stasiun I dengan konsentrasi Tembaga (Cu) yaitu 19,3 mg/l dan konsentrasi Besi (Fe) tertinggi berada pada stasiun V yaitu 11,9 mg/l. Hasil kandungan unsur cangkang kerang meliputi CaO sebesar 19.0 %, C sebesar 67.6 %,  Besi (Fe) sebesar 10.2% dan Tembaga (Cu) sebesar 3.1 %. Kandungan logam pada sampel daging kerang tertinggi berada pada stasiun III dengan konsentrasi Tembaga (Cu) yaitu 162 mg/kg dan konsentrasi Besi (Fe) tertinggi berada pada stasiun II yaitu 15,1 mg/kg. Hal ini menunjukkan baik air laut,  cangkang kerang dan daging kerang telah terakumulasi logam berat jika mengkonsumsi kerang laut yang melebihi batas ambang yang telah ditetapkan oleh MENKLH 2004 tersebut akan berdampak bagi kesehatan. Kata kunci :, Air laut, Cangkang kerang, Daging kerang
Identification of Environmental Change in Bukit Kerang, Aceh Tamiang Regency Using Landsat Satellite Imagery Simatupang, Sphinoza Lisnaria; Rahmatsyah, Rahmatsyah
Jurnal Ilmu Fisika Vol 14, No 1 (2022): In progress (March 2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Changes in land cover and temperature in Bukit Kerang have been investigated using Landsat satellite images. We used Landsat 5 TM Landsat satellite imagery in 1988, Landsat 7 ETM in 2000, and Landsat 8 OLI in 2020. The ENVI 4.7 and ArcGIS 10.3 software was used to perform radiometric corrections, image cropping, image classification, image reclassification, calculating area, and layouts. Changes in land cover and land area in 1988, 2000, and 2020 affected the surface temperature conditions in those three years. In 1988, the dominant land area of forest cover was 5,926.44 ha (1 ha = 104 m2), with the dominant temperature distribution of 17.2° C. In 2000, there was an increase in settlements by 25.56 ha and rice field area, which caused an increase in the temperature distribution of 19.7 – 25.4° C. In 2020, forest type land cover changes into plantations, fields, and settlements decreased by 3,731.91 ha, increasing temperature distribution of 20.6 – 21.8° C. Thus, there is a strong relationship between changes in land cover and change in surface temperature in Bukit Kerang area.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI Megawati Megawati; Rahmatsyah Rahmatsyah; Anita Yus
JURNAL TEMATIK Vol 10, No 2 (2020): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v10i2.19783

Abstract

This study aims to determine: (1) whether or not there are significant differences in the abilityto think at a higher level between students who are taught with worksheets based on science processskills and students who are taught without using worksheets based on science process skills; (2) theeffectiveness of using student worksheets based on science process skills to improve higher orderthinking skills. This research was conducted in class V of Nurul Hasanah Tembung Private PrimarySchool. This study uses a quantitative approach. This research method is a quasi experiment with theNonequivalent Control Group Design. The population in this study was grade V private primary schoolNurul Hasanah Tembung. The technique to determine the sample is custer sampling namely the VAclass as an experimental class and the VB class as a control class. The validity used is content validityand reliability using Cronbach's Alpha. The analysis technique uses t-test. Based on the calculation ofthe significant value of the Independent sample t test is 0,000 <0.05 and the Ngain Score calculation,the average value of the experimental class is 74.80 with a quite effective category is greater than theaverage value of the control class that is 34.04 with a category ineffective. This shows that the use ofstudent worksheets based on science process skills is very effective for improving higher order thinkingskills
EFFECT OF COLLABORATIVE INQUIRY LEARNING MODEL TO 4C STUDENT SKILLS IN HIGH SCHOOL Hani Diana Sipayung; Rahmatsyah .; Ridwan Abdullah Sani; Wawan Bunawan; Rajo Hasim Lubis
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v8i1.10639

Abstract

This study aims to analyze the effect of collaborative inquiry learning models in improving students' 4C (Collaboration, Communication, Critical Thinking and Creativity) skills for learning physics on impulses, momentum and collisions. The population of this study were all students of class X of SMA Negeri 7 Medan in the second semester of the 2017/2018 academic year. The sampling technique in this research used cluster random class, the experimental class used collaborative inquiry learning model and control class using conventional learning. The variables in the study consisted of 4C skills as dependent variables and collaborative inquiry models as independent variables. The data in this study were analyzed using one-party t-test. The results showed that students '4C skills with collaborative inquiry learning models were better than students' 4C skills with conventional learning
Tool Development Effectiveness Display Mirrors and Lenses (Multi shapes) as a Physics Learning Media with ADDIE Design Dewi Arisanti; Derlina Derlina; Rahmatsyah Rahmatsyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v6i2.5483

Abstract

They were teaching aids as the indispensable components in visualizing the learning concepts to be studied, especially in learning the Physics of optical material. This makes it easier for students to describe each concept learned in their language during the visualization process. The purpose of this research is the effectiveness of multi shapes aquarium props as a learning media developed by design Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). This study uses the Research and Development (R&D) method to assess the effectiveness of the development of teaching aids with the ADDIE design. The results showed that the effectiveness of mirror and lens teaching aids (multi shapes) based on the evaluation of classical learning using mirrors and lenses (multi shapes) props by 90% of students completed with observations of student activities of 79.67%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 LABUHAN DELI T.P 2016/2017 Febrina Ramadhani; Rahmatsyah Rahmatsyah
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 2 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.827 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v5i2.13601

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan aktivitas belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation, mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran langsung, serta mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tispe group investigation terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIA di SMA Negeri 1 Labuhan Deli. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diambil dengan teknik class random sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar dalam ranah kognitif dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 15 soal yang telah divalidasi dan lembar observasi aktivitas siswa. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Nilai rata-rata pretes siswa pada kelas eksperimen sebesar 30,10 dan nilai rata-rata postes sebesar 70,53. Nilai rata-rata pretes siswa pada kelas kontrol sebesar 28,18 dan nilai rata-rata postes sebesar 65,16. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation mengalami peningkatan untuk lima aspek penilaian pada setiap pertemuan, dengan kategori cukup aktif untuk aspek I dan II, sedangkan aspek III, IV, dan V termasuk dalam kategori aktif. Dari hasil uji hipotesis t satu pihak diperoleh thitung = 1,90  ttabel = 1,67. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Labuhan Deli T.P 2016/2017.  Kata Kunci:  Kooperatif Tipe Group Investigation; Hasil Belajar; Aktivitas  Siswa 
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN ALAT PRAKTIKUM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI POKOK ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE Ukhtikhumayroh Ukhtikhumayroh; Rahmatsyah Rahmatsyah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 4 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.895 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i4.21144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan alat praktikum terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi poko elastisitasdan hukum Hooke. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain penelitian two group pretest -Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 13 Medan. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu XI MIA-5 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA-4 sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk essay dengan jumlah soal sebanyak 6 soal yang telah divalidasi oleh validator. Hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 29,17 dan 28,30. Setelah diberi perlakuan, hasil postes nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 71,64 dan 63,44. Berdasarkan uji t menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan karena penerapan model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah.Kata Kunci: Problem based learning (PBL), kemampuan pemecahan masalah, elastisitas dan Hukum Hooke
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA MATERI POKOK FLUIDA DINAMIS DI KELAS X SEMESTER I SMK SWASTA TELADAN MEDAN T.A 2018/2019 Suharni Suharni; Rahmatsyah Rahmatsyah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 1 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.964 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i1.17589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah (KPM) fisika pada materi pokok fluida dinamis di kelas X SMK Swasta Teladan Medan T.A. 2018/2019. Jenis penelitian ini quasi experiment dengan desain penelitian two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMK Swasta Teladan Medan yang terdiri dari 16 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling, yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen X TKJ-5 yang menggunakan model PBL dan kelas kontrol X TKJ-3 pembelajaran konvensional yang masing-masing berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes berbentuk uraian sebanyak 8 item untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah (KPM). Hasil penelitian sebelum pembelajaran dilakukan, diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 15,33 dan kelas kontrol 16,83. Hasik uji t menunjukkan bahwa kedua kelas sampel memiliki kemampuan awal yang sama. Setelah dilakukan perlakuan kemudian pada kedua kelas dilakukan postes dengan nilai rata-rata postes kelas eksperimen 76,83 dan kelas kontrol 72,50. Hasil pengujian hipotesis diperoleh pada taraf signifikan   ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi fluida dinamis di kelas X semester ganjil SMK Swasta Teladan Medan.Kata Kunci: Problem based learning, kemampuan pemecahan masalah, pembelajaran konvensional
Frekuensi Alat Vibrator Menggunakan Aplikasi BaiFi Dalam Pembuatan Produk Fiberglass Hutasuhut, Asla Tara Roma Ito; Ayu, Putri; Rdiansyah, Sultan Lazua; Yusuf, Dede; Juliani, Rita; Rahmatsyah, Rahmatsyah
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 9, No 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.61040

Abstract

Fiberglass merupakan pengembangan material alternatif pengganti kayu. Keterbatasan sumber daya alam kayu menjadikan fiberglass bernilai ekonomis tinggi dengan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh fiberglass yaitu berat yang lebih ringan, lebih tahan terhadap korosi, perawatan lebih mudah. Penjualan pipa fiberglass diseluruh dunia berdasarkan data Verified Market Research diperkirakan meningkat dengan CAGR (Compounded Annual Growth Rate/Tingkat Pertumbuhan per Tahun) sebesar 6,5% dari tahun 2021 hingga 2028. Proses pencetakan produk fiberglass secara manual yang terkadang mengalami kekeliruan pengukuran desain cetakan fiberglass, campuran resin yang tidak merata dan sulitnya membuka produk dari cetakan, dilakukan pembuatan alat vibrator fiberglass yang tersinkronisasi dengan aplikasi BaiFi (Balqis Fiberglass). Tujuan kegiatan adalah menentukan frekuensi getaran yang efektif dalam membuka hasil cetakan produk fiberglass yang dioperasikan melalui aplikasi BaiFi. Metode kegiatan yang dilakukan adalah observasi lapangan, studi literatur, perancangan desain, pembuatan, pengujian, implementasi dan tahap terakhir evaluasi. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dengan didukung adanya Alat Vibrator Fiberglass dan Aplikasi BaiFi yaitu mampu mempermudah proses dalam melakukan pencetakan produk fiberglass dengan pengukuran desain cetakan fiberglass yang lebih akurat, pengadukan resin yang homogen dan proses pembuka cetakan fiberglass yang lebih mudah dan hasil produk fiberglass yang lebih mulus. Analisis frekuensi getaran yang paling efektif untuk membuka produk fiberglass dari cetakannya berada dalam rentang 30-50 Hz dengan amplitudo dan durasi yang disesuaikan dengan jenis dan ukuran produk. 
Development of Physics Teaching Materials on Rectilinear Motion Material Using the Contextual Teaching Learning Model Ritonga, Fina Aulia; Rahmatsyah, Rahmatsyah
Journal of Indonesian Science Teachers Vol 2 No 2 (2024): May
Publisher : Journal of Indonesian Science Teachers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to produce physics teaching materials regarding rectilinear motion that are suitable for application to class X students at SMA 1 Limapuluh and determine student responses and the effectiveness of the teaching materials developed. The research subjects were class X Science 4 students at SMAN 1 Limapuluh, totaling 32 students. This type of research uses research and development (R&D) with a 4D model. The research instrument consisted of a validation questionnaire for material experts and media experts, teacher response questionnaires, and student responses to physics teaching materials based on Contextual Teaching Learning (CTL). The results of data analysis obtained an average material expert validation of 90.67 with appropriate criteria, media expert validation obtained an average result of 91.60 with appropriate criteria. The validation results of educational practitioners by physics teachers obtained an average result of 90.81 with appropriate criteria. Student responses in the small group test got an average result of 80.07 with very good criteria and the large group test got an average result of 83.28 with very good criteria. The level of effectiveness of teaching materials was obtained from students' pretest and posttest scores with an N-Gain of 0.67 as a medium criterion. Overall, it is concluded that the CTL-based physics teaching materials developed are feasible and effective for increasing students' understanding of physics learning.