cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 71 (2013)" : 15 Documents clear
PERNIKAHAN DINI DALAM PERSPEKTIFAGAMA DAN NEGARA Yusna Melianti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4718

Abstract

Seiring perkembangan zaman tentang pernikahan, image masyarakat justru sebaliknya. Arusglobalisasi yang melaju dengan kencang mengubah cara pandang masyarakat. Perempuan yangmenikah di usia belia dianggap sebagai hal yang tabu. Bahkan lebih jauh lagi, hal itu dianggapmenghancurkan masa depan wanita, merangus kreativitasnya serta mencegah wanita untukmendapatkan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.Pernikahan usia dini masih dijumpai diNegara berkembang termasuk Indonesia.Berbagai faktor yang berhubungan dengan pernikahan usiadini antara lain: pendidikan, ekonomi dan budaya. Dampak yang diakibatkan oleh pernikahan diniantara lain rendahnya kualitas keluarga, terputusnya pendidikan dan kehamilan di usia remaja yangberdampak pada penolakan pada kehamilan.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) padatahun 2002 di Indonesia terdapat 34,2% perempuan menikah dibawah usia 15 tahun dan laki-laki11,9%. Diwilayah Pantura, dari 42,8% kasus semua menikah di bawah usia 15 tahun. Totalperkawinan di seluruh Indonesia sekitar 34% melanggar UU perkawinan No.1/1974. Ini membuktikanpermasalahan pernikahan dini kemungkinan banyak terjadi didaerah-daerah.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Nurmayani Nurmayani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4709

Abstract

Dosen jurusan PGSD FIP UNIMED memandang perlu adanya pendidikan multikultural yaitu suatugerakan pembaruan dan inovasi pendidikan dalam rangka menanamkan kesadaran pentingnya hidupbersama dalam keragaman dan perbedaan, dengan spirit kesataraan dan kesederajatan, saling percaya,saling memahami dan menghargai persamaan, perbedaan dan keunikan Agama-agama, sehinggaterjalin suatu relasi dan interdependensi dalam situasi saling mendengar dan menerima perbedaanpendapat dalam pikiran terbuka , untuk menemukan jalan terbaik mengatasi konflik dan menciptakanperdamaian melalui kasih sayang antar sesama.Maka dari itu implementasi pendidikan multikultural tidak akan lepas dari konsep-konsep pembaharuanpendidikan, karena pembaharuan pendidikan mempunyai konsep konstruktif yang membentukterwujudnya pendidikan multikultural. Menurut Hujair A.H. Sanaky1, dalam melakukan pembaharuan,pendidikan diharapkan mengorientasikan tujuannya lebih bersifat problematis, strategis, aspiratif,menyentuh aspek aplikasi, serta dapat merespon kebutuhan masyarakat. Kemudian dari kerangka ini,tujuan yang dirumuskan meliputi aspek ilahiyyah (teoritis), fisik dan intelektual, kebebasan (liberal),akhlak, profesionalisme, berkualitas, dinamis, dan kreatif sebagai insan kamil dalam kehidupannya.
TEKNIK PANDUAN BAGI MAHASISWA BAHASA JERMAN MENGENALMODALITAS DAN EVIDENSIALITASBAHASA MINANGKABAUDIALEK PARIAMAN SEBAGAI PEMBELAJARAN Risnovita Sari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4714

Abstract

Modalitas ialah sikap pembicara yang dinyatakan secara gramatikal, bukan secara leksikal terhadap apayang dikemukakan dalam tuturannya. Perbedaan pemaparan tentang modalitas dalam berbagai bahasasangat bervariasi. Modalitas dalam bahasa Minangkabau dialek Pariaman  banyak dinyatakan dengankata dan hanya sebagian dinyatakan dengan frasa.Kata-kata atau frasa yang menyatakan modalitas itudisebut penanda modalitas. Penanda modalitas dalam Bahasa Minangkabau dialek Pariamandikelompokkan menjadi empat yakni : penanda modalitas intensional, penanda modalitas epistemik,penanda modalitas deontik, dan penanda modalitas dinamik.  Bahasa Minangkabau dialek Pariamanmerupakan salah satu anak cabang bahasa Austronesia.Evidensialitas dalam Bahasa Minangkabaudialek Pariaman dikodekan dengan tingkat keterandalan (degree of realibility), keyakinan (belief),kesimpulan  (inference), dan kabar orang/angin atau desas-desus (hearsay).Modalitas dan Evidensialitasjuga terdapat pada bahasa Jerman dan penting untuk dipelajari.
PEMEROLEHAN PRAGMATIKANAK USIA 4-12 TAHUNPENGGUNAAN KATA SAPAAN Tanti Kurnia Sari; Lina Rusli
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4705

Abstract

Pemerolehan bahasa adalah fenomena tingkah laku manusia yang penting dan rumit. Olehkarena kerumitan prosesnya inilah maka bahasa merupakan milik manusia yang paling unikdalam proses menguasai kaidah-kaidah bahasa, ternyata ditemukan bahwa bahasa anak secarafundamental sangat kreatif. Kekreatifan ini dapat diamati berdasarkan konstruksi kaidah bahasayang digunakan anak, baik sewaktu anak berbicara sendiri, maupun sewaktu berdialog denganorang lain. Penerapan kaidah secara bertahap dipandu oleh mekanisme kognitif yang dibawaanak sejak lahir yang mampu mengaktifkan strategi mengatur masukan bahasa. Pemerolehanbahasa perlu mengamati bagaimana anak mengembangkan kemampuan pragmatiknya, karenapragmatik merupakan bagian dari perilaku berbahasa.Subjek Penelitian ini adalah 3 orang anak dengan jenis kelamin dan tingkat usia yang berbeda.Subjek pertama bernama Yasmin, usia 4 tahun. Subjek kedua bernama Helmi, usia 8 tahun dansubjek ketiga bernama Harri, usia 12 tahun.Dari hasil penelitian diketahui bahwa anak-anak umumnya menyapa bila ada motif tertentu,misalnya memerlukan bantuan, menginginkan sesuatu dan menyampaikan sesuatu dan dalammengiyakan atau menyetujui apa yang diminta oleh orangtuanya.
PROGRAM PELATIHAN BERBEBAN METODE SIRKUIT PADA CABANG OLAHRAGA RENANG GAYA BEBAS Andarias Ginting
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4710

Abstract

Program latihan merupakan pedoman utama dalam melatih dan biasanya selalu menekankanpada pelatihan teknik, namun pelatihan fisik, mental  juga sangat penting dalam meningkatkanprestasi atlet. Program latihan renang gaya bebas tidak hanya memuat tentang latihan tekniksaja namun harus didampingi oleh program latihan fisik berupa latihan berbebandengan metodesirkuit (circuit training) yangdipercaya dapat meningkatkan kemampuan fungsi-fungsi organtubuh (otot-otot untuk berkontraksi) dalam mendukung prestasi berenang gaya bebas.

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue