cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Pengaruh Waktu Penyimpanan Pliek U Terhadap Pertumbuhan Aspergillus Flavus Vera Novalia; Risa Nursanty; Cut Yulvizar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.169

Abstract

Pliek u adalah salah satu produk fermentasi tradisional dari Aceh yang digunakan sebagai bumbu utama kuah pliek u dan rujak. Pliek u ini dibuat dari daging buah kelapa yang difermentasi secara alami.Kebiasaan masyarakat menyimpan pliek u dalam waktu yang lama berpeluang terjadinya kontaminasi oleh kapang.Salah satu kapang yang mengontaminasi makanan pada saat pasca panen dan pengolahan adalah Aspergillus flavus.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase Aspergillusflavus dan kandungan aflatoksinyang terdapat dalam pliek u.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu berdasarkan lamanya waktu penyimpanan pliek u yaitu berkisar antara 7-10 hari, 2-5 minggu, 6-9 bulan dan 12-15 bulan. Tiap-tiap sampel diambil secara populasi.Hasil penelitian menunjukkan persentase Aspergillus flavus pada lama penyimpanan 7-10 hari sebanyak 15,8% dan 2-5 minggu sebanyak 39,6%. Sedangkan pada lama penyimpanan 6-9 bulan persentase Aspergillus flavus sebanyak 61,7%. Akan tetapi pada lama penyimpanan 12-15 bulan persentasenya mengalami penurunan yaitu sebesar 23,6%. Hasil pengujian sampel pliek u yang memiliki persentase Aspergillus flavus paling tinggi (61,7%) mengandung aflatoksin (ppb) yakni B1 < 0,5, B2 < 1, G1 < 0,5 dan G2 < 1.Pertumbuhan Aspergillus flavus tertinggi terdapat pada lama penyimpanan 6-9 bulan (61,7%) sedangkan yang terendah terdapat pada lama penyimpanan 7-10 hari (15,8%). Sampel pliek u pada lama penyimpanan 6-9 bulan (61,7%) memiliki kandungan aflatoksin (ppb) yakni B1 < 0,5, B2 <1, G1 <0,5 dan G2 < 1.Kata kunci: pliek u, Aspergillus flavus, kapang, alfatoksin
Hubungan Indeks Masa Tubuh dan Usia Menarche dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Samudera tahun 2015 Chairanisa Anwar; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.247

Abstract

Nyeri haid (dysmenorrhea) merupakan keluhan yang sering dijumpai dikalangan wanita usia subur termasuk remaja, terdapat pada 30-75% dari populasi dan kira-kira separuhnya memerlukan pengobatan. Kejadian kasus dismenore cukup tinggi yaitu dari hasil penelitian didapatkan angka 54,9%. Dismenorea tidak hanya merupakan masalah kesehatan reproduksi saja, tetapi dapat juga mengganggu produktivitas wanita sehari – hari. Faktor penyebab yang dihubungkan dengan terjadinya dismenore adalah status indeks masa tubuh yang kurus dan usia menarche yang cepat. Angka kejadian dismenorea pada remaja putri di SMA Negeri 1 Samudera sangat tinggi, yaitu 62.1%, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian di tempat tersebut.Untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh dan Usia Menarche dengan kejadian Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Samudera Kabupaten Aceh Utara Tahun 2015.Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Indeks Masa Tubuh dengan kejadian dismenorea dengan pvalue = 0,002 hasilnya dismenorea akan rentan terjadi pada remaja yang memiliki Indeks Masa Tubuh kurus yaitu 53 orang (72.6%) dan ada hubungan antara usia menarche dengan kejadian dismenorea dengan pvalue = 0.018 hasilnya sebagian besar dismenorea terjadi pada remaja yang mendapatkan menarche kategori cepat yaitu berjumlah 63 orang (70.8%).
Pengaruh Umur dan Sumber Informasi Remaja Putri terhadap Kesehatan Alat Reproduksi di Desa Atong Kecamatan Montasik Aceh Besar Raudhatun Nuzul ZA; Rahmayani Rahmayani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.245

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan, jumlah remaja putri di Desa Atong tahun 2015 ada 135 remaja yang terbagi ke dalam 43 remaja awal, 42 remaja tengah, dan 50 remaja akhir, kemudian penulis mewawancarai 8 remaja putri, ada 2 remaja yang mengetahui sedikit memahami bagaimanacaranya menjaga kesehatan alat reproduksi, sedangkan 6 remaja orang lainnya tidak memahami tentang kesehatan reproduksi karena usia remaja nya yang masih muda dan juga informasi tentang kesehatan reproduksi jarang didapatkan. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross cectional. Populasi adalah remaja dengan total sampel 56 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kemudian diuji statistik mengunakan Chi-quare, Ho ditolak jika P value> 0,05 dan Ha diterima jika P value <0,05. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dari keseluruhan 40 remaja awal/tengah sebagian besar yaitu 34 orang (87,5%) kurang kesehatan alat reproduksi dengan nilai P value 0,000, serta dari 44 responden yang tidak pernah mendapatkan informasi sebagian besar kurang kesehatan alat reproduksi sebanyak 39 orang (88,6%) dengan nilai P value 0,031. Ada pengaruh umur dan sumber informasi remaja putri terhadap kesehatan alat reproduksi. Untuk itu diharapkan remaja putri bias mengerti bagaimana cara menjaga kesehatan alat reproduksi dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga alat reproduksi remaja terhindar dari berbagai macam penyakit. 
Faktor Penyebab Kematian Ibu di Provinsi Aceh Tahun 2015-2016 Faradilla Safitri; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.209

Abstract

Angka Kematian Ibu masih menjadi masalah terbesar diseluruh Indonesia, salah satunya di Provinsi Aceh, walaupun angka kematian ini setiap tahunnya sudah mulai menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kematian ibu yang ada di provinsi aceh. Jenis penelitian bersifat deskriptif yang berarti hanya melihat gambaran umum faktor-faktor yang dapat menyebabkan kematian pada ibu. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa pada tahun 2015 penyebab utama kematian ibu di provinsi aceh adalah karena perdarahan yaitu sebesar 39 kasus (29.1%), pre eklampsi/eklampsi sebesar 27 kasus (20.2%) dan komplikasi lainnya sebesar 27 kasus (20.2%). Dan pada tahun 2016, penyebab terbesar kematian ibu di provinsi aceh masih didominasi oleh perdarahan yaitu 55 kasus (32.5%), disusul oleh  pre eklampsi/eklampsi sebanyak 36 kasus (21.3%) dan penyebab lain yang tidak berhubungan secara langsung dengan kematian ibu yaitu sebesar 32 kasus (18.9%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penyebab secara langsung yang paling besar angka kematian ibu ini disebabkan oleh kejadian perdarahan. Perdarahan yang dimaksud adalah perdarahan primer dan perdarahan sekunder. Selanjutnya disusul dengan kejadian pre eklampsia dan eklampsia dan beberapa penyebab lain selama kehamilan, persalinan dan nifas.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Peran Ibu dengan Kesiapan Remaja Putri Menghadapi Menarche pada Siswi Kelas 4-6 di SD 3 Peuniti Kota Banda Aceh Chairanisa Anwar; Rikha Febrianty
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.267

Abstract

Menstruasi pertama merupakan puncak dari serangkaian perubahan yang terjadi pada seorang remaja putri yang sedang menginjak dewasa Remaja-remaja putri yang pengetahuannya kurang tentang menarche mengatakan akan timbul perasaan negatif seperti cemas, takut, malu dan bingung ketika menghadapi menarche (Kurniawan, 2009). Menurut Winaris (2010) wajar jika pada umumnya remaja putri menjadi risau mengenai sesuatu yang tidak biasa atau baru. Perubahan-perubahan tersebut tidak terjadi secara spontan, tetapi melalui proses yang cepat setelah menstruasi pertama. Berdasarkan data dari Riskesdas tahun 2010 kelompok umur pertama kali haid di Provinsi Aceh adalah umur 9-10 tahun 1,1%, 11-12 tahun 19,3%, 13-14 tahun 40,8%, 15-16 tahun 19,1%, 19-18 tahun 2,3% dan 19-20 tahun 0,1%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan peran ibu dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche pada siswi kelas 4-6 di SD 3 Peuniti Kota Banda Aceh Tahun 2016.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Minat Akseptor KB Menggunakan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Desa Keude Panga Kabupten Aceh Jaya Nuzulul Rahmi; Melda Andriani; Asmaul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.274

Abstract

Pemilihan metode kontrasepsi AKDR/IUD khususnya di Indonesia selama beberapa tahun terakhir cenderung mengalami penurunan peminat. Faktor-faktor tersebut antara lain: faktor fisik, psikologis, sosial budaya dan agama, tingkat pendidikan, pengetahuan, lingkungan, ekonomi, kebutuhan, tarif pelayanan, dan dukungan suami/keluarga. Tujuan Penelitian ini ntuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan minat akseptor KB Menggunakan AKDR Di Desa Keude Panga Kecamatan Panga Tahun 2017. Penelitian ini bersifat analitik, dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB Di Desa Keude Panga Kecamatan Panga yang berjumlah 175 orang. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan caraquota sampling, jumlah sampel yang didapat 35 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 13 Mei s/d 26 Mai 2017. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Uji Chi-Square dengan batas kemaknaan 95% (P<0,05). Hasil penelitian menunjukkanada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan minat akseptor KB dalam menggunakan AKDR dengan nilai P=0,027, ada hubungan antara tingkat ekonomi keluarga dengan minat akseptor KB dalam menggunakan AKDR dengan nilai P=0,001. ada hubungan antara dukungan suami dengan minat akseptor KB dalam menggunakan AKDR dengan nilai P=0,007,  ada hubungan antara sosial budaya dengan minat akseptor KB dalam menggunakan AKDR dengan nilai P=0,009. Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, tingkat ekonomi keluarga, dukungan suami dan sosial budaya dengan minat akseptor KB menggunakan AKDR.
Efektifitas Pijat Perinium terhadap Tingkat Ruptur Perinium pada Ibu Hamil Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Alue Bilie dan Suka Mulia Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Ulfa Farrah Lisa; Mega Rija Harmilidyya J.
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.259

Abstract

Ruptur perineum diantaranya adalah faktor ibu, faktor janin, faktor persalinan pervaginam dan faktor penolong persalinan. Pijat perineum adh salah satu cara yang paling kuno dan paling pasti untuk meningkatkan kesehatan, aliran darah, elastisitas, dan relaksasi otot-otot dasar panggul. pengambilan data awal di Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2015 hanya 4 orang meninggal dari 3087 kelahiran hidup. Data dari wilayah kerjas Puskemas Alue Bili dari Bulan Januari - Mai 2016 yaitu sebanyak 105 orang dari 12 desa dan hanya 17 orang usia ibu hamil pimipara atau 36 minggu. Dan dari Wilayah Kerja Puskemas Suka Mulia dari bulan Januari – Maret berjumlah 163 dari 22 Desa, usia ibu hamil primipara (36 minggu) hanya 14 orang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektifitas pijat perineum terhadap tingkat ruptur perineum pada ibu hamil primigravida usia kehamilan 36 minggu di Wilayah Kerja Puskemas Alue Bilie dan Suka Mulia Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode (quasi experiment), menggunakan post test only control group design Populasi dalam penelitian ibu hamil yang adaPuskesmas Alue Bilie dan Puskesmas Suka Mulia Kecamatan Darul makmur Kabupaten Nagan Raya sebanyak 268 orang. Sampe l pada penelitian ini total populasi sebanyak 30 ibu. Penelitian ini di lakukan pada tanggal 13 Juni -04 Juli 2016. uji statistik yang digunakan dengan uji mann whintney test. Dari hasil penelitian bahwa median tingkat rupture pada ibu bersalin dengan pijat perenuem 1 dengan rentang 0 sampai 2 sedangkan ibu bersalin yang tidak dilakukan pijat perenirum dengan median 1 dengan rentang 0 sampai 3 . Hasil uji statistik mann whintney test diperoleh p-value 0,057. Sehingga tidak ada efektivitas terhadap Pijat perenium terhadap tingkat rupture perineum pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskemas Alue Bilie Dan Suka Mulia Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Saran kepada responden dapat lebih meningkatkan Pijatan Perineum dalam melakukan pertolongan persalinan sehingga tidak terjadi ruptur perineum tingkat 2.
Aktivitas Antimikroba Isolat Bakteri Asam Laktat yang Diisolasi dari Pangan Pliek U terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Khamir Candida albicans secara in Vitro Annisa Ammalia Kiti; It Jamilah; Herla Rusmarilin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.174

Abstract

Bakteri asam laktat (BAL) telah diisolasi dari pangan khas Aceh pliek u. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat dan menguji aktivitas antimikroba BAL terpilih yang diisolasi dari pliek u terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan khamir Candida albicans. Hasil pengujian menunjukkan bahwa isolat BAL terpilih dapat menghambat pertumbuhan kedua bakteri uji, namun tidak dapat menghambat C. albicans. Hal ini ditunjukkan oleh terbentuknya zona bening di sekeliling isolat BAL terpilih. Zona hambat terbesar terhadap bakteri Staph. aureus dan E. coli  berturut-turut yaitu ditunjukkan oleh isolat SP3 sebesar 7.7 mm dan SP5 sebesar 28 mm, sedangkan zona hambat terendah berturut-turut ditunjukkan oleh isolat SP4 dan SP5 sebesar 0.25 mm dan SP2 sebesar 1.5 mm.Kata kunci : pliek u, bakteri asam laktat, bakteri patogen, aktivitas antimikroba
Determinan Pernikahan Usia Muda pada Wanita Desa Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Asmaul Husna; Zarfiel Tafaal
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.252

Abstract

Pernikahan usia muda merupakan masalah di Indonesia. Batas usia pernikahan usia sehat adalah usia 25 tahun untuk laki-laki dan 20 tahun untuk perempuan. Dalam (SDKI) 2007, dari 6.341 perempuan usia 15-19 tahun, 12,8% dari mereka sudah menikah dan dari 6.681 perempuan usia 20-24 tahun, 59% diantaranya sudah menikah. Ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan pengumpulan data secara cross sectional. Analisis univariat hanya melihat distribusi frekuensi dan persentase setiap variabel. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan CI (Confident Interval) 95% dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. dilakukan di Desa Kampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie pada bulan Desember Tahun 2015, dengan populasi seluruh pasangan yang sudah menikah yaitu sebanyak 50 istri. Dan semua anggota populasi dijadikan responden. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan (p-Value = 0,012, OR = 0,159), variabel pekerjaan (p-Value = 0,010, OR = 5,667), variabel dorongan orang tua (p-Value =0,035, OR = 5,333) berhubungan dengan pernikahan di usia muda. Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan variable pengetahuan dan pekerjaan yang termasuk faktor predisposing berhubungan bermakna dengan pernikahan usia muda dan dorongan orang tua berhubungan bermakna dengan pernikahan di usia muda. Dari analisis multivariat diperoleh hasil bahwa pengetahuan merupakan variabel yang paling dominan terhadap pernikahan usia muda setelah di control oleh variable dorongan orang tua, pekerjaan dan pendidikan.
Hubungan Status Gizi dengan Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2017 Chairanisa Anwar; Isatirradiyah Isatirradiyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.165

Abstract

Angka status gizi kurang di Provinsi Aceh masih sangat tinggi yaitu 23,7% dibandingkan dengan angka status gizi kurang Nasional yaitu 17,9%. Hal ini menunjukkan bahwa seperempat anak di Provinsi Aceh mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak. Masa di sekolah dasar adalah masa yang kritis untuk memberikan pendidikan gizi, karena proses berfikir dan proses berkehendak mulai berperan dalam prilaku makan seorang anak. Untuk mengetahui hubungan status gizi dengan prestasi akademik siswa SD di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh.Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan prestasi akademik anak dengan p-value = 0,005 siswa yang memiliki prestasi akademik baik lebih banyak yang memiliki status gizi normal yaitu 80.0% daripada siswa yang memiliki status gizi tidak normal 46.8%.Kata kunci: status gizi, prestasi akademik, siswa

Page 11 of 123 | Total Record : 1226