cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Balita di Desa Ujung Bawang Aceh Singkil Faradilla Safitri; Mufdalina Mufdalina; Fauziah Andika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.268

Abstract

Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada anak dengan memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah penyakit tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di Desa Ujung Bawang Aceh Singkil Tahun 2017. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya seluruh ibu yang memiliki balita sebanyak 42 orang, pengambilan sampel dengan cara total populasi. Pengumpulan data tanggal 30 Maret s/d 14 April 2017. Hasil analisis bivariat diperoleh pendidikan (p-value=1.000), pengetahuan (p-value=0.000), status pekerjaan (p-value=1.000), jumlah anak (p-value=0.173), sikap (p-value=0.008) dan keterjangkauan tempat pelayanan kesehatan (p-value =0.354). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita sedangkan tidak ada hubungan pendidikan, status pekerjaan, jumlah anak dan keterjangkauan tempat pelayanan kesehatan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di Desa Ujung Bawang Aceh Singkil Tahun 2017.
Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Fauziah Andika; Prima Hariyanto
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.273

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh kualitas saran fisik, jenis tenaga yang tersedia, obat, alat kesehatan dan sarana penunjang lainnya, proses pemberian pelayanan, dan kompensasi yang diterima serta harapan masyarakat pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan perawat dengan kepuasan pasien di Puskesmas Baiturrahman, penelitian ini bersifat kuantitatif mengunakan analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung di puskesmas baiturrahman, yang berjumlah 85.775 dan memakai rumus slovin di dapatkan sampel berjumlah 99 orang. Pengumpulan data ini diambil pada tanggal 06 Maret 2017. Analisa data menggunakan aplikasi computer, berdasarkan analisa Univariat didapatkan hasil kepuasan pasien puas 46 (46,5%) kurang puas 53 (53,5%),pengetahuan baik 40 (40,4%) kurang baik 59 (59,6%), akses terhadap pelayanan tersedia 33 (33,3%) tidak tersedia 66 (66,7%), fasilitas kesehatan lengkap 42 (42,4%) kurang lengkap 57 (57,6%), kenyamanan nyaman 34 (34,3%) kurang nyaman 65 (65,7%) dan analisa bivariat didapatkan hasil bahwa hubungan akses pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di dengan 0.008 < α = 0.05, hubungan kepuasan pasien dengan fasilitas pelayanan dengan 0.042 < α = 0.05, hubungan kepuasan pasien dengan kenyamanan dengan 0.016 < α = 0.05,  hubungan kepuasan pasien dengan pengetahuan dengan 0.015 < α = 0.05, atau ada hubungan antara kepuasan pasien dengan akses terhadap pelayanan, ada hubungan antara kepuasan pasien dengan fasilitas pelayanan, ada hubungan antara kepuasan pasien dengan kehandalan petugas, ada hubungan antara kepuasan pasien dengan kenyamanan, ada antara kepuasan pasien dengan pengetahuan.
Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) pada Tikus Putih yang Diinduksi Karagenan Rulia Meilina; Rasmadin Mukhtar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.173

Abstract

Efek antiinflamasi ekstrak etanol rimpang kunyit dilakukan pada tikus putih yang diinduksi larutan karagenan (lambda carrageenan) 1%,  penelitian dilakukan dengan membagi hewan menjadi 5 kelompok. Kelompok A diberi CMC 0,5%, kelompok B diberikan Indometasin dengan dosis 100 mg / kgBB, kelompok C diberi ekstrak etanol rimpang  kunyit dengan dosis 400 mg / kgBB, kelompok D diberi ekstrak etanol rimpang  kunyit dengan dosis 500 mg / kgBB, kelompok E diberi ekstrak etanol rimpang  kunyit dengan dosis 600 mg / kgBB. Hasil skrining fitokimia serbuk rimpang kunyit menunjukkan bahwa senyawa kimia yang terkandung adalah alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Hasil uji antiinflamasi menunjukkan bahwa ada perbedaan nyata antara kelompok tikus yang diberi suspensi CMC (kontrol), suspensi ekstrak etanol rimpang kunyit dengan dosis 400 mg / kg BB, 500 mg / kg BB, 600 mg / kg BB (uji bahan) dan suspensi indometasin dengan dosis 100 mg / kg BB (perbandingan positif). Suspensi ekstrak etanol rimpang kunyit dengan dosis 600 mg / kg BB menunjukkan bahwa kemampuan anti-inflamasi lebih baik daripada dosis 400 mg / kg BB dan 500 mg / kg BB, dan suspensi ekstrak etanol rimpang kunyit dosis 600 mg / kg BB menunjukkan efek antiinflamasi yang tidak benar-benar berbeda dengan suspensi indometasin dengan dosis 100 mg / kg BB, hal ini ditunjukkan oleh analisis statistik ANOVA di antara perbandingan tersebut terhadap suspensi indometasin sebagai perbandingan positif.Kata kunci: antiinflamasi, indometasin, etanol rimpang kunyit
Studi Crossectional Hubungan Sikap, Dukungan Keluarga dan Pengetahuan dengan Perilaku Higienis Remaja Saat Menstruasi di SMA Kartika X1V-1 Banda Aceh Nuzulul Rahmi; Asmaul Husna; Fauziah Andika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.251

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan periodik dari uterus yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi secara berkala akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Remaja putrid perlu menjaga kebersihan alat reproduksi pada saat menstruasi agar terhindar dari penyakit infeksi yang dapat merugikan dirinya sendiri atau orang lain. Rendahnya perilaku higienis saat menstruasi dapat menimbulkan beberapa penyakit berupa infeksi alat reproduksi seperti vaginitis, trichomoniasis, pedikuloris dan keputihan. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi yaitu seluruh siswi SMA Kartika XIV-1 sejumlah 51 orang, Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Total Sampling dengan menetapkan semua populasi siswi sebanyak 51 orang sebagai sampel, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Tehnik analisis data menggunakan chi-square, Ha ditolak jika p value ≥ 0,05dan Ha diterima jika p value ≤ 0,05. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02-03 Juni 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil uji statistik diperoleh ada hubungan pengetahuan dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,041), ada hubungan dukungan keluarga dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,001), ada hubungan sikap dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi p value (0,006). Berdasarkan hasil penelitian ini di dapatkan dari analisis statistik p value ≤ 0,05 yaitu ada hubungan pengetahuan,  dukungan keluarga dan sikap dengan perilaku higienis remaja saat menstruasi di SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh. Diharapkan kepada Kepala sekolah beserta Guru dapat memberikan informasi kepada remaja putrid mengenai perilaku higienis remaja saat menstruasi.
Hubungan Pengetahuan dan Status Pekerjaan Ibu dengan Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia 7-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Banda Aceh Tahun 2018 Chairanisa Anwar; Zelia Ulfa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.164

Abstract

Turut sertanya ibu dalam mencari nafkah akan menimbulkan masalah, yaitu pembagian waktu terutama dalam hal waktu untuk bekerja di luar rumah dengan waktu untuk mengelola rumah tangga serta mengasuh anak. Keterbatasan waktu ibu dalam mengasuh anak dan menyediakan makanan akan berpengaruh terhadap pola makan anak (bayi) dan konsumsi gizi anak, karena pada usia anak-anak ini merupakan usia yang membutuhkan konsumsi pangan yang ideal untuk membantu kecerdasan. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui hubungan antara pengetahuan, status pekerjaan ibu dengan pemberian MP-ASI. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan dengan pemberian MP-ASI dengan pvalue = 0.023, dan terdapat hubungan antara status pekerjaan dengan pemberian MP-ASI dengan pvalue = 0,011 .Kata kunci: pengetahuan, status pekerjaan, MP-ASI
Pengaruh Kebiasaan Makan dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Ferinawati Ferinawati; Sulis Mayanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.213

Abstract

Obesitas kini dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai epidemi global, serta menjadi suatu masalah kesehatan yang harus segera ditangani. Obesitas menjadi masalah diseluruh dunia karena prevalensinya yang meningkat pada orang dewasa dan anak baik di negara maju maupun negara berkembang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebiasaan makan dan aktivitas fisik pada remaja di SMA Negeri 1 Bireuen Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2017. Jenis penelitian adalah kasus-kontrol  dengan sampel penelitian adalah remaja SMA Negeri 1 Bireuen Kelas XI dan XII sebanyak 82 sampel masing-masing 41 kasus dan 41 kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling, analisa data dilakukan dengan uji statistik univariat, bivariat dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian pada analisa bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan mengkonsumsi sumber energi, kebiasaan mengkonsumsi minuman manis atau soft drink, kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji, aktivitas fisik, dengan kejadian obesitas poada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bireuen. Hasil uji regresi logistik sebagai variabel yang paling dominan yang berpengaruh terhadap kejadian obesitas adalah variabel aktivitas fisik (OR = 26,725). Berdasarkan analisa yang dilakukan ternyata aktivitas fisik memiliki pengaruh paling besar terhadap kejadian obesitas pada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Asfiksia pada Bayi Baru Lahir (BBL) di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh Asmaul Husna; Evi Salmala; Marniati Marniati; Nuzulul Rahmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.221

Abstract

Angka kematian bayi merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan anak. Setiap tahun kematian bayi baru lahir atau neonatal mencapai 37% dari semua kematian pada anak balita. Setiap hari 8.000 bayi baru lahir di dunia meninggal dari penyebab yang tidak dapat dicegah. Mayoritas dari semua kematian bayi, sekitar 75% terjadi pada minggu pertama kehidupan dan antara 25% sampai 45% kematian tersebut terjadi dalam 24 jam pertama kehidupan seorang bayi. Penyebab utama kematian bayi baru lahir atau neonatal di dunia antara lain bayi lahir premature 29%, sepsis dan pneumonia 25% dan 23% merupakan bayi lahir dengan asfiksia dan trauma, asfiksia lahir menempati penyebab kematian bayi ke 3 di dunia dalam periode awal kehidupan (WHO, 2012). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka penelitian dapat menyimpulkan hasil dari penelitian sebagai berikut  Ada pengaruh yang singnifikan antara berat badan lahir rendah (BBLR) dengan terjadinya asfiksia  pada  bayi baru lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh dengan nilai p ≤ 0,05 (0,002). Ada pengaruh yang singnifikan  antara usia ibu dengan terjadinya asfiksia  pada  bayi baru lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh dengan nilai p ≤ 0,05 (0,015) Ada pengaruh yang singnifikan  antara usia kehamilan  dengan terjadinya asfiksia  pada  bayi baru lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibreh dengan nilai p ≤ 0,05 (0,022).
Faktor Risiko Kejadian Anemia Ibu Hamil di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Provinsi Aceh Tahun 2013-2015 Faradilla Safitri; Herman Sudiman
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.255

Abstract

Anemia merupakan kelainan darah yang umum terjadi ketika kadar sel darah merah dalam tubuh menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, umur kehamilan, asal rujukan, dan layanan kesehatan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian bersifat analitik menggunakan desain kasus kontrol. Perbandingan jumlah sampel kasus dan kontrol 1:2, yaitu sampel kasus 173 dan sampel kontrol 346. Total sampel sebanyak 519 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yakni data diambil dari buku register tahun 2013-2015. Hasil penelitian analisis bivariat variabel umur < 20 tahun dengan kejadian anemia (OR=9,549), paritas (OR=1,955), umur kehamilan (OR=1,608), pendidikan (OR=2,338), pekerjaan (OR=2,167), asal rujukan (OR=0,418) dan layanan kesehatan (OR=1,361). Kesimpulan : ada hubungan umur, paritas, umur kehamilan, pendidikan, pekerjaan dan asal rujukan dengan kejadian anemia ibu hamil, sedangkan layanan kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian anemia ibu hamil dengan p value = 0,299.
Determinan Premenstruasi Syndrome pada Siswi SMAN. 1 Unggul Darul Imarah Lampeunureut Aceh Besar Agustina Agustina; Nurul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.200

Abstract

Premenstruasi Sindrom (PMS) merupakan salah masalah yang umumterjadi pada wanita. 30-50% dari wanita mengalami gejala PMS, dan 5% merasakan gejala cukup parah  berdampak terhadap kesehatan fisik dan fungsi sosial. 10% lainnya mengalami PMS yang sangat parah hingga menyebabkan ketidakhadiran disekolah. PMS ditandai dengan perubahan yang cepat dalam suasana hati misalnya, depresi, iritabilitas, kemarahan, agresi, mudah menangis, ketegangan, kecemasan, dan gejala fisik misalnya ketidaknyamanan payudara, nyeri pada perut, sakit kepala, kembung, edema, kelelahan, dan insomnia selama akhir siklus menstruasi. Memperbaiki gaya hidup dengan meningkatkan aktifitas fisik dan pola makan yang sehat dapat mengurangi terjadinya PMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian premenstruasi sindrom (PMS) ditinjau dari aktifitas fisik, pola tidur pada siswi di SMAN 1 Unggul Darul Imarah Aceh Besar.Penelitian ini bersifat deskriptifanalitikdengan menggunakan desain crossectional.Pengambilan sampel secara proporsional sampling sebanyak 72 responden. Hasil penelitiandiperoleh bahwa responden yang tidak  mengalami gejala hingga gejala ringan terhadap kejadian premenstruasi sindrom sebanyak44 orang (61,1%) dan responden yang mengalami gejala sedang hingga berat sebanyak 28 orang (38,9%), kejadian premenstruasi sindrom tidak berhubungan denganaktifitas fisik dengan nilai p value > 0,05. Sedangkan  pola tidur berhubungan dengan kejadian premenstruasi sindrom dengan p value < 0,05. Kesimpulan tingginya aktifitas fisik masih menjadi salah satu penyebab munculnya premenstruasi syndrome dan pola tidur yang tidak teratur juga akan memberikan dampak pada kejaian PM tersebut.Kata Kunci : Kejadian Premenstruasi Sindrom, Pola tidur, Aktifitas Fisik
Hubungan Pengetahuan, Media Massa dan Lingkungan Dengan Sikap Remaja Putra Tentang Bahaya Rokok Pada Siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh Tahun 2016 Putri Husainah; Nuzulul Rahmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.263

Abstract

Merokok merupakan masalah yang belum dapat terselesaikan hingga saat ini.Merokok sudah melanda berbagai kalangan masyarakat di Indonesia,baik anak-anak sampai orang tua,laki-laki maupun perempuan, Salah satu sasaran program perilaku sehat dan pemberdayaan masyarakat adalah menurunnya prevalensi perokok serta meningkatnya lingkungan sehat bebas rokok di sekolah, tempat kerja dan tempat umum Dengan Jumlah siswa keseluruhan dari kelas I sampai dengan Kelas III berjumlah 190 siswa. Bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional.  Populasi  semua siswa laki-laki tingkat I,II dan III yang ada di SMA N 4 Banda Aceh tahun 2016, yang berjumlah  190 orang. Pengambilan  sampel 65 siswa, menggunakan dengan Proporsional sampling, Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kemudian di uji statistik menggunakan Chi-square. Penelitian ini dari uji chi-square dari sikap positif tentang bahaya rokok lebih banyak pada responden  yang lingkungan mendukung yaitu 75,8%,  dengan p-value = 0,017. responden  yang pengaruh dengan media massa yaitu 73,7%, dengan  p-value = 0,016, pada responden  yang berpengetahuan baik yaitu 74,3%, dengan p-value = 0,022. Ada hubungan antara lingkungan media massa dan pengetahuan dengan sikap remaja putra tentang bahaya rokok pada siswa. Sebagai  bahan informasi di setiap ruangan kelas agar siswa dapat mengetahui bahaya dari rokok dengan menempel poster pada setiap ruang kelas.

Page 10 of 123 | Total Record : 1226