cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Efektivitas Kombinasi Pijat Oksitosin dan Breast Care terhadap Kelancaran ASI pada Ibu Post Partum Normal Lisa, Ulfa Farrah; Ismayucha, Noerma
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.202

Abstract

Morbiditas dan mortalitas bayi yang mendapat ASI Eksklusif jauh lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapat ASI Eksklusif. Di dunia terdapat1- 1,5 juta bayi meninggal setiap tahunnya karena tidak mendapat ASI Eksklusif. Target progam capaian ASI Eksklusif pada tahun 2014 mencapai 80%, berdasarkan data yang diperoleh dari cakupan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2014, di Aceh sebesar 55% dan pada tahun 2015 relatif turun menjadi 53%. Berdasarkan wawancara dengan ibu post partum di Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh, 80 % ibu mengatakan kendala pemberian ASI sering disebabkan karena belum lancarnya ASI setelah melahirkan, sehingga ibu atau keluarga berinisiatif untuk memberi MP-ASI. Pijat Oksitosin dan breast care merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI. Pijatan oksitosin berfungsi meningkatkan hormon oksitosin yang dapat menenangkan ibu sehingga ASI pun keluar. Sedangkan breast care bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya aliran susu sehingga mempelancar pengeluaran ASI. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kombinasi pijat oksitosin dan breast care terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum normal di Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh. Penelitian ini bersifa eksperiment semu (Quasi Exsperimen) dengan pretes- posttest desain yang dilakukan pada 30 orang responden.Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan terdapat efektifitas kombinasi pijat oksitosin dan breast care terhadap kelancaran ASI sebelum dan sesudah perlakuan, dimana nilai median sebelum diberi perlakuan adalah 2 dengan katagori tidak lancar, dan nilai median sesudah perlakuan adalah 1 dengan katagori lancar, berdasarkan uji statistic terdapat pengaruh yang signifikan dengan p-value = 0,000.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Persiapan Ibu Hamil Trimester III Menjelang Persalinan di Bidan Praktek Mandiri Yuniar Desa Cot Nambak Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Dewi, Nurmala; ZA, Raudhatun Nuzul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.260

Abstract

Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil,sebuah waktu yang menyenangkan namun disisi lain merupakan hal yang paling menebarkan. Untuk mengetahui faktor-faktor apa aja yang berhubungan dengan Persiapan ibu hamil trimester III menghadapi persalinan di Bidan Praktek Mandiri Yuniar Desa Cot Nambak Kecamatan Blang Bintang Kabupaten  Aceh Besar tahun 2016. Penelitian ini bersifat Analitik dengan pendekatan Cross cectional. Penelitian ini dilakukan di Bidan praktek mandiri Yuniar Desa Cot Nambak Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar.pada tanggal  tanggal 24 Juni s/d 17 Juli 2016 pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 48 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli  tahun 2016  Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kemudian di uji statistik mengunakan Chi-quare.  Hasil penelitian bahwa dari 48 yang umur < 25 tahun sebanyak 25 responden  diantaranya ibu yang persiapan menghadapi persalinan  dengan katagori tidak ada sebanyak 14 responden (56%), p value 0,033. Pengetahuan yang berpegetahuan rendah sebanyak 27 responden  diantaranya ibu yang persiapan menghadapi persalinan  dengan katagori tidak ada sebanyak 16 responden (59,3%), p value 0,004 dan Pendapatan tinggi sebanyak 20 responden  diantaranya ibu yang persiapan menghadapi persalinan  dengan katagori ada sebanyak 20 responden (80%), p value 0,009. Ada hubungan antara umur, pengetahuan dan pendapatan dengan persiapan ibu hamil trimester III menghadapi persalinan. Diharapkan agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai tolak ukur dalam menilai tingkat pelayanan kesehatan dan bahan kajian serta informasi bagi tenaga kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemberian penyuluhan dan konseling mengenai persiapan persalinan pada saat antenatal care (ANC).
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Pria Mengikuti KB di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo Tahun 2017 Faralico, Hervina; Sitorus, Mido Ester
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.166

Abstract

Rendahnya tingkat partisipasi pria dalam menggunakan alat kontrasepsi dipengaruhi oleh banyak faktor seperti umur, sosial budaya, agama, ekonomi, serta pengetahuan pria terhadap kontrasepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan pria mengikuti KB di wilayah kerja Puskesmas Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo Tahun 2017. Jenis penelitian ini berupa observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh pria atau pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo yang berjumlah 87 orang dan sampel merupakan total populasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh : ada hubungan pengetahuan, sikap, budaya, sumber informasi, dukungan isteri dengan keikutsertaan pria mengikuti KB, faktor yang dominan berhubungan dengan keikutserta pria mengikuti KB di wilayah kerja Puskesmas Blang Rakal Kecamatan Pintu Rima Gayo adalah faktor sikap suami/ pria. Saran dalam penelitian ini adalah agar suami dapat memahami tentang ber-KB, maka para suami dapat mencari informasi melalui petugas kesehatan yang diantaranya cara mengatur jarak untuk memiliki anak. Dari informasi yang diperoleh tersebut dapat menambah pengetahuan sehingga dapat merubah sikap dengan ikut serta dalam ber-KB. Demikian pula Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat melakukan sosialisasi ber-KB agar masyarakat bersedia menjadi akseptor KB khususnya para suami serta dapat mengajukan penambahan anggaran persediaan alat kontrasepsi kepada Dinas Kesehatan setempat.Kata Kunci : keikutsertaan pria mengikuti KB, faktor yang berhubungan
Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Desa Teupin Raya Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen Tahun 2018 Misrina, Misrina; Fidiani, Fidiani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.215

Abstract

Pemakaian Metode Kontrasepsi JangkaPanjang (MKJP) memiliki banyak keuntungan, baik dilihat dari segi program, maupun dari sisi klien (pemakai). Di samping mempercepat penurunan Total Fertility Rate (TFR), penggunaan kontrasepsi MKJP juga lebih efisien karena dapat dipakai dalam waktu yang lama serta lebih aman dan efektif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor-faktor penyebab rendahnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Desa Teupin Raya Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik crosssectiona, yang dilakukan pada tanggal 10 Juli 2018. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh akseptor KB yang ada di Desa Teupin Raya Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Tehnik pengambilan sampel yaitu dengan cara total populasi sebanyak 41 orang. Hasil penelitian dilihat dari pengetahuan nilai p (0,124) > p value (0,05) berarti Ha ditolak dan Ho diterima, dengan demikian pengetahuan tidak menyebabkan pemakaian MKJP di Desa Teupin Raya Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Dilihat dari sosial budaya, menunjukkan nilai p (0,001) < p value (0,05) berarti Ha diterima dan Ho ditolak, dengan demikian sosial budaya menyebabkan rendahnya pemakaian MKJP di Desa Teupin Raya Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Dilihat dari peran serta tenaga kesehatan, hasil perhitungan menunjukkan nilai p (1,000) > p value (0,05) berarti Ha ditolak dan Ho diterima, dengan demikian peran serta tenaga kesehatan tidak menyebabkan rendahnya pemakaian MKJP di Desa Teupin Raya Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Diharapkan kepada responden untuk lebih memilih MKJP khususnya bagi akseptor yang tidak mengalami penyakit dalam kontraindikasi MKJP, karena MKJP memiliki efek samping yang rendah dibandingkan kontrasepsi lainnya.
Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Upaya Pencegahan HIV/ AIDS pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Banda Aceh Tahun 2016 Husna, Asmaul; Fonna, Munirah Dara
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.253

Abstract

Menurut data Depkes (2012) dari bulan Januari hingga Desember tahun 2012, jumlah kasus HIV di Indonesia sebanyak 21.511 kasus dan AIDS sebanyak 5.686 kasus yang tersebar di 386 dari 498 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia, dengan kasus terbanyak berasal dari Provinsi Papua.Menurut data komulatif kasus HIV/AIDS terbanyak pada usia 20-29 tahun sebanyak 45,4% dan terendah pada usia 40-49 tahun sebanyak 9,9%, dengan faktor risiko terbanyak adalah melalui heteroseksual. Tujuan dari penelitian ini untuk Untuk mengetahui faktor-faktor yang Faktor-faktor yang berhubungan dengan  upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh yang berjumlah 244 yang terbagi dalam 8 kelas. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 18 November sampai dengan 23 November Tahun 2016. Sampel adalah sebagian atau wakil dari polulasi yang diteliti. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel total (total sampling) yaitu seluruh siswa di SMA kelas X di SMA Negei 8 Kota Banda Aceh sebanyak 244 siswa siswi. Hasil analisis bivariat Terdapat hubungan antara  pengetahuan dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,008 (p<0,05), Terdapat hubungan antara informasi dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,007 (p<0,05).  Kesimpulan yang di dapat dari penenelitian sebagai berikut terdapat hubungan antara  pengetahuan dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,008 (p<0,05), Terdapat hubungan antara informasi dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,007 (p<0,05).
Analisis Perilaku Spiritual Terhadap Penerapan Spritual pada Pasien Gangguan Jiwa di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh Kasihani Kasihani; Syarifuddin Syarifuddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.339

Abstract

Spiritualitas merupakan suatu kekuatan yang dibutuhkan pasien selama di rawat di rumah sakit. Spiritualitas dapat mempengaruhi proses penyembuhan dan penguatan diri atau dalam menghadapi penyakitnya. Pendekatan sistematis terhadap perawatan spiritual pasien menjamin perawatan yang tepat dan efektif. Perilaku manusia mencakup tiga komponen, yaitu pengetahuan, sikap atau mental dan tingkah laku. Sikap atau mental merupakan sesuatu yang melekat pada diri manusia. Mental diartikan sebagai reaksi manusia terhadap sesuatu keadaan atau peristiwa, sedangkan tingkah laku merupakan perbuatan tertentu dari manusia sebagai reaksi terhadap keadaan atau situasi yang dihadapi. Perbuatan tertentu ini dapat bersifat positif dapat pula negatif. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis perilaku spiritualitas terhadap penerapan spiritualitas pada pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh. Desain dalam penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi berjumlah 41 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 04-07 Desember 2018. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan spritualitas terhadap penerapan spritualitas pada pasien dengan nlai p-Value (0,03) tidak terdapat hubungan sikap spritualitas pasien dengan penerapan spritualitas dengan nilai p-Value (0,22), terdapat hubungan tindakan spritualitas pasien dengan penerapan spritulitas dengan nilai p-Value (0,02). Diharapkan kepada perawat untuk meningkatkan pengetahuan pasien jiwa untuk mengubah perilaku, penerapan spritualitas pada pasien sehingga pasien mendapatkan spritulitas yang dapat mengembalikan semangat untuk kesembuhan.
Perbandingan Rebusan Kunyit Asam dan Kompres Hangat terhadap Penurunan Dismenorea pada Siswi SMK Negeri 03 Banda Aceh A, Raudhatun Nuzul Z; Lisa, Ulfa Farrah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.316

Abstract

Dismenorea merupakan masalah yang terkait menstruasi, yaitu nyeri singkat sebelum atau selama menstruasi. Dismenorea menimbulkan ketidaknyamanan pada wanita. Nyeri yang hebat di sekitar bagian bawah menyebabkan kesulitan berjalan, tidak nafsu makan, mual, dan sampai pingsan. Tujuan penelitian ini diketahui perbandingan rebusan kunyit asam dan kompres hangat terhadap penurunan dismenorea pada siswi SMK Neg.03 Banda Aceh. Dalam penelitian ini menggunakan tekhnik penelitian quasy eksperimen dengan pretest posttest control group design dengan menggunakan 2 kelompok eksperimen yaitu kelompok I (rebusan kunyit asam) dan kelompok II (kompres hangat). Populasi dalam penelitian ini seluruh siswi kelas 10 SMK Neg. 03 Banda Aceh dengan tekhnik purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden yaitu 15 responden kelompok rebusan kunyit asam dan 15 responden kelompok kompres hangat. Analisis statistik dilakukan dengan uji Test (T) berpasangan dan Tidak Berpasangan. Hasil didapatkan adanya pengaruh rebusan kunyit asam dan kompres hangat dari nilai  sig. (2-tailed) diperoleh 0.499  yang bermakna bahwa Ha diterima, terdapat pengaruh pemberian rebusan kunyit asam dan kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenorea. Harapkan bagi siswi yang mengalami nyeri haid dapat menangani dengan meminum rebusan kunyit asam dan kompres hangat lebih efektif meringankan nyeri yang terjadi saat menstruasi.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Lansia Mengikuti Kegiatan Posyandu di Desa Lumban Sinaga Wilayah Kerja Puskesmas Lumban Sinaga Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2017 Daniel Ginting; Netti Etalia Br Brahmana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.327

Abstract

Lansia memiliki permasalahan khusus yang mencakup berlangsungnya proses menua yang berakibat timbulnya masalah fisik, mental maupun sosial, berkurangnya integrasi sosial lanjut usia, rendahnya produktivitas kerja lansia, banyaknya lansia yang miskin, terlantar dan cacat, adanya dampak negatif dari proses pembangunan yang dapat mengganggu kesehatan fisik lansia. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut adalah melalui posyandu lansia. Presentase tingkat keaktifan lansia mengikuti kegiatan posyandu di Desa Lumban Sinaga wilayah kerja Puskesmas Lumban Sinaga masih tergolong rendah, dimana kehadiran lansia masih jauh dari target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan mengikuti kegiatan posyandu di Desa Lumban Sinaga Wilayah Kerja Puskesmas Lumban Sinaga Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2017. Penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan dari bulan Februari-Agustus 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang terdaftar di Posyandu Desa Lumban Sinaga yaitu sebanyak 39 orang dan seluruhnya dijadikan  sampel dengan menggunakan teknik total populasi. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga mayoritas  kurang yaitu sebanyak 48,7% dan keaktifan lansia mengikuti kegiatan posyandu adalah mayoritas tidak aktif yaitu sebanyak 66,7%. Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia mengikuti kegiatan posyandu lansia p value = 0,007. Untuk itu disarankan bagi keluarga untuk dapat meningkatkan dukungannya bagi lansia agar lansia semakin aktif mengikuti kegiatan posyandu, bagi puskesmas juga diharapkan untuk memotivasi dan mengarahkan keluarga lansia untuk mendukung lansia mengikuti kegiatan posyandu serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di posyandu lansia.
Analisis Faktor Praktik Pemberian Makanan dan Sosial Ekonomi dengan Anemia Defisiensi Gizi Besi pada Balita di Ruang Anak Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro Kabupaten Pidie Nuzulul Rahmi; Azimar Azimar; Fauziah Andika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.340

Abstract

Upaya penanggulangan anemia gizi masih difokuskan pada sasaran ibu hamil, sedangkan kelompok lainnya seperti bayi, anak balita, anak sekolah dan buruh berpenghasilan rendah belum ditangani. Padahal dampak negatif yang ditumbuhkan anemia gizi pada anak balita sangatlah serius, karena mereka sedang dalam tumbuh kembang yang cepat, yang nantinya akan berpengaruh terhadap perkembangan kecerdasannya. Mengingat mereka adalah penentu dari tinggi rendahnya kualitas pemuda dan bangsa kelak. Penganganan sedini mungkin sangatlah berarti bagi kelangsungan pembangunan. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional Penelitian dilakukan di poli kebidanan Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro Sigli pada tanggal 17 Oktober-13 November 2017. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling terhadap 57 ibu balita. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji statistic (chi square test) dengan tingkat kepercayaan 95% (p ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi kejadian anemia mayoritas balita mengalami anemia gizi besi ringan yaitu berjumlah 21 orang (36,8). Dari segi sosial ekonomi mayoritas ibu balita memiliki sosial ekonomi dalam kategori rendah yaitu berjumlah 36 orang (63,2%). Dari segi praktek pemberian makanan oleh ibu balita mayoritas berada dalam kategori kurang baik yaitu berjumlah 37 orang (64,9%). Hasil bivariat menunjukkan faktor sosial ekonomi berhubungan dengan kejadian AGB pada balita (P-value 0,015) dan faktor praktek pemberian makanan berhubungan dengan kejadian AGB pada balita (P-value 0,002).
Hubungan Prilaku Keluarga dengan Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Parsikkaman Naomi Isabella Hutabarat; Maria Haryanti Butarbutar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.317

Abstract

Data dari Kementrian Kesehatan DBD di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan, tahun 2014 sebanyak 100.347 kasus dengan kematian sebanyak 907 orang dan tahun 2015 DBD terjangkit di 34 provinsi di Indonesia dan 49.50% yang terindevikasi demam berdarah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tindakan keluarga dengan pencegahan demam berdarah dengue di Puskesmas Parsikkaman.  Bertujuan untuk mengetahui hubungan tindakan keluarga dengan pencegahan demam berdarah dengue di Puskesmas Parsikkaman. Populasi adalah sekelompok subjek, baik manusia, gejala, nilai tes benda-benda, ataupun peristiwa. Teknik accidental sampling sebanyak 88 orang dengan memakai rumus slovin (0.05). Analisis dengan menggunakan Uji Chi-Square. Berdasarkan hasil Chi-square didapatkan hasil bahwa ada hubungan tindakan dengan pencegahan DBD di Puskesmas Parsikkaman (p value = 0.000)  < 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p = 0,006 berarti ada hubungan bermakna antara pengetahuan keluarga dengan pencegahan DBD di puskesmas wilayah kerja Parsikkaman. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 berarti ada hubungan bermakna antara sikap keluarga dengan pencegahan demam berdarah dangue di wilayah kerja puskesmas Parsikkaman. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p = 0.587 berarti tidak ada hubungan bermakna antara tindakan dengan pencegahan DBD di puskesmas Parsikkaman. Kesimpulan dari Penelitian ini adalah bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap dengan pencegahan Demam Berdarah Dengue dan tidak berhubungan antara lain antara tindakan dengan pencegahan demam berdarah dangue. Disarankan kepada keluarga agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan cara membaca artikel tentang demam berdarah dangue, mengikuti promosi kesehatan yang diadakan oleh puskesmas Parsikkaman dan ada rasa kepeduliannya dengan lingkungan sekitarnya serta mengetahui cara pencegahan Demam Berdarah Dengue untuk mengurangi penyebarannya.

Page 13 of 123 | Total Record : 1226