cover
Contact Name
Indah Langitasari
Contact Email
educhemia@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
educhemia@untirta.ac.id
Editorial Address
Department of Chemistry Education - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Address : Jl. Ciwaru Raya No. 25, Sempu, Kota Serang, Banten 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan
Focus and Scope Educhemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) is Periodicals published the results of research related to the development of science and technology in the field of Chemistry and Chemistry education as a form of intellectual property Chemistry: Organic chemistry, Inorganic chemistry, Biochemistry, Physical chemistry, Analytical Chemistry, Environmental Chemistry, Material chemistry, Ethnochemistry. Chemistry education: chemistry learning design and model, chemical education curricula, Technology innovation and media/multimedia in chemistry learning, development of evaluation tools, lesson study and classroom action research
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 11 Documents clear
Penerapan Metode Filtrasi dan Adsorpsi pada Pengolahan Limbah Laboratorium Dyah Sulistyanti; Antoniker Antoniker; Nasrokhah Nasrokhah
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.668 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.2430

Abstract

Abstrak: Limbah laboratorium kimia mengandung bahan pencemar yang bersifat racun dan berbahaya. Limbah tersebut berasal dari kegiatan praktikum, penelitian dan PKM. Selama ini limbah cair tersebut dibuang begitu saja dibak penampung limbah tanpa diolah terlebih dahulu, sehingga dapat mencemari lingkungan sekitarnya karena tingginya nilai BOD, COD dan TSS. Dengan demikian dibutuhkan alat pengolahan limbah cair untuk memperkecil  bahaya pencemaran lingkungan. Salah satu alternatif pengolahan limbah cair laboratorium adalah menggunakan alat pengolahan limbah cair dengan metode filtrasi dan adsorpsi. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pembuatan/rancang bangun alat pengolahan limbah cair menggunakan metode filtrasi dan adsorpsi dan mengetahui efisiensi alat tersebut dalam menurunkan kadar pencemar limbah cair laboratorium. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis BOD, COD, dan TSS limbah cair sebelum dan sesudah pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi alat pengolahan limbah cair dalam menurunkan kadar BOD, COD, dan TSS limbah cair laboratorium kimia berturut-turut adalah 64,12 %, 80,78 %, 85,35 %.
Kadar Logam Timbal (Pb) dalam Lipstik yang Diperjualbelikan di Pasar Minggu Kota Cimahi Perdina Nursidika; Ganthina Sugihartina; Rismalasari Rismalasari
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.72 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3471

Abstract

Abstrak: Peningkatan penggunaan kosmetik memicu peningkatan produksi dan penyebaran kosmetik di Indonesia. Lipstik merupakan salah satu kosmetik yang banyak dimiliki oleh para pecinta kosmetik. Para pencinta kosmetik biasanya memiliki banyak koleksi untuk lipstick, dibandingkan dengan jenis kosmetik lain. Kebutuhan yang tinggi akan lipstik, menyebabkan kesadaran akan bahan yang kemungkinan berbahaya pada kosmetik. Banyaknya logam berat dalam produk kecantikan bibir, logam terdapat dalam produk lipstick karena kebutuhan formulasi pigmen. Timbal merupakan salah satu logam yang digunakan sebagai pigmen warna. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kadar timbal dalam lipstick tidak bermerek yang dijual secara bebas dan merupakan produk yang paling diminati konsumen. Sepuluh sampel liptsik diperoleh dari Pasar Minggu kota Cimahi dan dilakukan analisis kandungan timbal. Hasil menunjukkan konsentrasi timbal dalam lipstick bervariasi antara 19,51- 56 ppm. Kadar timbal dalam delapan sampel melebihi nilai ambang batas yang dipersyaratkan BPOM. Hal ini dapat membahayakan konsumen yang menggunakan lipstick tersebut setiap hari. Timbal dalam lipstick dapat diserap tubuh melalui absorbsi dermal maupun tertelan. absorbsi timbal melalui kulit dapat menurunkan aktivitas enzim delta-aminolevulinic acid dehydratase (ALA-D) di hati tikus yang dipapar senyawa timbal. Timbal terdistribusi pula pada organ hati, ginjal, otak, limfa, dan otot. Selain organ tubuh, sel darah merupakan target sasaran timbal. Eritrosit memiliki afinitas yang tinggi terhadap timbal. Anemia hipokrom atapun normokrom merupakan ciri dari paparan timbal, hal ini merupakan efek dari terbentuknya ROS dan hemolysis eritrosit. Efek dari logam berat seperti timbal dalam kosmetik dapat berbahaya sehingga meski adanya upaya yang dibuat untuk informasi pada pengguna dan public secara umum.
Peranan Model Siklus Belajar 5E dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Sifat Koligatif Larutan Rody Putra Sartika
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.45 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3052

Abstract

Abstrak: Tujuan pada penelitian ini adalah mendekripsikan peranan pembelajaran menggunakan model siklus belajar 5E dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa FKIP Untan pada materi sifat koligatif larutan.Rancangan yang digunakan adalah one shoot case study.Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Kimia FKIP Untan pada semester II yang mengambil mata kuliah Kimia Dasar II.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan kelas A2 dipilih sebagai sampel penelitian.Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui pengukuran menggunakan instrumen tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriftif kualitatif menggunakan rumus skor gain ternormalisasi. Hasil penelitian diperoleh persentase peningkatan pemahaman konsep mahasiswa pada kategori sedang sebesar 34% dan kategori rendah sebesar 66%.
Analisis Keterampilan Metakognitif pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan melalui Model Pembelajaran Pemecahan Masalah Djamilah Sudjana; Imas Eva Wijayanti
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.881 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3729

Abstract

Abstrak. Mata pelajaran kimia adalah salah satu mata pelajaran yang ditakuti para siswa karena banyak istilah yang digunakan dalam mempelajarinya, sehingga dibuat banyak strategi yang untuk memahaminya. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian untuk melihat peningkatan keterampilan metakognitif, penguasaan konsep, dan pencapaian nilai KKM pada perhitungan kelarutan kimia dan hasil kali kelarutan melalui model pembelajaran problem solving. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik pengumpulan data melalui deskripsi tes instrumen dan kuesioner keterampilan metakognitif dalam 2 siklus. Data kuesioner keterampilan metakognitif siswa dianalisis dengan skor rata-rata mereka dalam deskripsi dan tes esai dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata persen dari setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase rata-rata keterampilan metakognisi melalui kemampuan pemecahan masalah adalah 82,94% (kategori tinggi). (2) nilai rata-rata aktivitas belajar kimia siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem solving 4,71 (skala likert 1 s.d. 5) termasuk kategori tinggi. (3) Persentase siswa yang mencapai skor KKM adalah 84,38%. Ini menunjukkan bahwa model pembelajaran pemecahan masalah dapat meningkatkan keterampilan metakognitif selain juga meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran.
Efektivitas Antifungi dari Minyak Atsiri Kulit Batang Kayu Manis (Cinnamommum burmanni) terhadap Candida albicans Rizki, Sandi Muhammad; Panjaitan, Riong Seulina
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.162 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3207

Abstract

Abstrak: Penyakit kandidiasis yang disebabkan oleh jamur Candida albicans menginfeksi rongga mulut. Dimana jenis jamur ini telah mengalami resistensi terhadap obat antifungi dari golongan azole. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencarian bahan baku obat dari bahan alami. Kulit batang kayu manis (Cinnamomum burmanii) mengandung minyak atsiri yang memiliki kemampuan sebagai antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif dari minyak atsiri kulit batang kayu manis (Cinnamomum burmanii) dan efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan fungi Candida albicans. Metode yang digunakan dalam mengisolasi minyak atsiri adalah metode destilasi uap dan air. Selanjutnya, dilakukan karakterisasi menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrophotometry (GC-MS) untuk mengetahui kandungan senyawa minyak atsiri tersebut. Kemudian dilakukan pengukuran efektivitas antifungi dari minyak atsiri tersebut terhadap Candida albicans dengan variasi konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Kontrol positif yang digunakan adalah ketokonazol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cinamaldehyde (60,72%) dan cinnamyl acetate (24,88 %) merupakan senyawa aktif terbesar yang terkandung dalam minyak atsiri kulit batang kayu manis (Cinnamomum burmanni). Selanjutnya, konsentrasi terkecil (20%) minyak atsiri memberikan diameter zona bening sebesar 32,10 mm, lebih besar dibandingkan zona bening dari kontrol positif (ketokonazol) yaitu 26,56 mm dan konsentrasi 100% memberikan zona bening sebesar 39,83 mm.
Crossing Puzzle-Cooperative Learning Vs Cooperative Learning: Studi Kasus pada Pembelajaran Kimia Nur Hidayah; Arif Sholahuddin; Ikhwan Khairu Sadiqin; Nita Maulida
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.722 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3847

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan partisipasi siswa serta proses belajar kimia dengan dua metode. Metode pembelajaran yang dilaksanakan berupa crossing puzzle-cooperative learning dan cooperative learning konvensional. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif pada 13 orang siswa kelas XII IPA 3 SMAN 13 Banjarmasin. Perangkat pembelajaran meliputi Rencana Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Kelompok (LKK), Tes Hasil Belajar (THB) dan pengisian kuesioner secara online. Hasil belajar siswa dengan metode non-games rata-ratanya sebesar 82,65 dengan keaktifan rata-rata 48. Strategi games crossing puzzle didapatkan rata-rata hasil belajar sebesar 52,2 dengan keaktifan rata-rata 76. Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif berbasis non-games diperoleh hasil belajar siswa dalam pembelajaran lebih tinggi, tetapi partisipasi siswa rendah. Hal ini karena adanya dominasi kelompok siswa unggul. Hasil belajar siswa dengan games crossing puzzle diperoleh hasil lebih rendah dibanding kooperatif non games tetapi partisipasi siswa tinggi. Berdasarkan hasil temuan didapatkan bahwa adanya kesempatan lebih banyak untuk tampil menyatakan pendapat bagi siswa pasif.
Aktivitas Antioksidan dari Batang Gandaria (Bouea macrophylla Griff) Tarso Rudiana; Fitriyanti Fitriyanti; Adawiah Adawiah
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.564 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3328

Abstract

Abstrak. Tumbuhan memiliki senyawa golongan metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan. Gandaria (Bouea macrophylla Griff) merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas antioksidan dari batang tumbuhan B. macrophylla melalui metode DPPH. Sampel batang B. macrophylla dibersihkan, dikeringkan, dan dihaluskan. Sampel halus batang B. macrophylla diekstraksi secara bertahap dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Masing-masing ekstrak diuji total fenolik dan total flavonoidnya serta diuji aktivitas antioksidan dengan metode 2,2-diphenyl-1 picrylhydrazyl (DPPH) Free Radical Scavenger. Hasil pengujian menunjukkan ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan paling baik yaitu sebesar IC50 4,89 μg/mL, dengan nilai total feolik dan flavonoid sebesar 22,62 mg GAE/g dan 32,28 mg kuersetin/g.
Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia Berbasis Learning Cycle – 5E pada Materi Ikatan Kimia Irfandi Irfandi; Roza Linda; Erviyenni Erviyenni
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.168 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3348

Abstract

Abstrak : Penelitian Ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan produk berupa modul pembelajaran berbasis learning cycle 5E pada materi ikatan kimia, mendeskripsikan hasil validasi modul yang dikembangkan dan mengetahui respon siswa terhadap modul pembelajaran kimia berbasis learning cycle 5E yang telah dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations) tetapi tahapan ini  hanya dilakukan sampai pada tahapan pengembangan dan uji skala kecil. Modul yang dikembangkan terdiri dari 5 kegiatan belajar .Tiap-tiap kegiatan terdiri dari 5 fase, yaitu fase pendahuluan (engagement), fase eksplorasi (exploration), fase penjelasan (fase explanation), fase penerapan konsep (elaboration) dan fase evaluasi (evaluation). Modul yang dikembangkan divalidasi oleh 3 orang validator. Hasil uji validasi didapat adalah 92,59% dengan kategori valid. Respon peserta didik terhadap pembelajaran menggunakan modul pembelajaran kimia berbasis learning cycle 5E dilakukan di SMAN 2 Pekanbaru yang secara umum sangat baik dengan persentase hasil respon peserta didik adalah 86,85%, sedangkan respon guru sebagai pengguna juga sudah dikategorikan baik yaitu dengan nilai 86.31%.
Penurunan Kadar Besi Air Sumur Gali dengan Menggunakan Mn-Zeolit Riva Ismawati; M. Najib Ngirfani; Ambar Rinarni
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.246 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.2250

Abstract

Abstrak: Penurunan kadar besi pada air sumur gali dengan menggunakan Mn-Z telah dilakukan. Mn-Z dipreparasi dengan merendam zeolit (d=2-3mm) yang telah dicuci bersih dengan aquades dalam larutan KMnO4 konsentrasi % b/v selama waktu tertentu. Sintesis Mn-Z dilakukan dengan memvariasikan waktu perendaman zeolit dan konsentrasi larutan KMnO4. Mn-Z yang diperoleh dikarakterisasi dengan menggunakan spektrofotometer inframerah dan difraksi sinar-X. Penurunan kadar besi dalam air sumur gali dilakukan dengan memasukkan Mn-Z ke dalam kolom gelas berkran yang dipasang vertikal pada statif. Kolom zeolit dialiri air baku dengan kran dalam keadaan tertutup dan waktu tinggal selama 1 jam. Kran kolom dibuka dan diatur laju alirnya sebesar 5 mL/menit. Pengujian terhadap filtrat menunjukkan bahwa penyaringan air baku menggunakan Mn-Z variasi waktu perendaman menyebabkan kadar besi dalam filtrat berkurang dari 5 mg/L menjadi 0,5 mg/L dengan bertambahnya waktu perendaman zeolit. Selain itu, filtrat hasil penyaringan air baku dengan menggunakan Mn-Z variasi konsentrasi larutan KMnO4 menunjukkan kadar besi dalam filtrat menurun dari 5 mg/L menjadi 0,5 mg/L dengan bertambahnya konsentrasi larutan KMnO4 yang digunakan.  
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Penghasil Amilase dari Sampel Air Tawar Danau Toba Saronom Silaban; Polmar Simamora
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.056 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i2.3438

Abstract

Abstrak: Amilase adalah enzim penghidrolisis pati. Protein ini sangat penting untuk berbagai proses industri. Mikroorganisme dianggap sebagai sumber produksi amilase terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri amilolitik dari sampel air tawar Danau Toba yang berpotensi menghasilkan enzim amilase. Sampel air tawar Danau Toba dikumpulkan dari tiga lokasi, yaitu Muara, Tipang dan Bakkara dan diisolasi pada media yang ditentukan. Isolat diidentifikasi dan dikarakterisasi secara mikroskopis dan biokimia dengan uji katalase dan MR-VP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga lokasi, diperoleh 18 isolat bakteri yang berpotensi menghasilkan amilase. Karakterisasi mikroskopis menunjukkan hasil yang tidak teratur, berwarna krem, tepi bergelombang dan timbul elevasi, sementara uji katalase dan MR-VP juga menunjukkan hasil positif.

Page 1 of 2 | Total Record : 11