cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lentera Pustaka
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 23024666     EISSN : 25409638     DOI : -
Core Subject : Science,
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan is the official scholarly research journal of the Library Science Study Program of Diponegoro University which focused on Library and Information Science. Lentera Pustaka is published online twice a year (semi annual) in the middle of the year (June) and in the end of the year (December).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023): June" : 7 Documents clear
Membangun Personal Knowledge Management (PKM) untuk Pustakawan Prasetyo, Dwi Cahyo
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.50595

Abstract

Penelitian bertujuan memahami konsep Personal Knowledge Management (PKM) untuk pustakawan melalui Personal Knowledge Base (PKB) dan Second Brain, serta penerapannya melalui penggunaan Zotero dan Obsidian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, kajian pustaka, dan partisipasi aktif dengan praktik. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa PKM merupakan salah satu cara untuk mengelola dan menyimpan informasi dan pengetahuan yang berguna bagi pustakawan. Kelebihan menggunakan Zotero dan Obsidian sebagai alat bantu PKM adalah mempermudah proses pengelolaan dan akses informasi yang tersimpan, sehingga mempermudah pustakawan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Evaluasi Perpustakaan Digital Universitas Islam Indonesia Pada Masa Pandemi Risparyanto, Anton; Yendri, Vebby Venri
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.41573

Abstract

Penelitian masalah evaluasi perpustakaan digital pada masa pandemi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan efektivitas perpustakaan digital pada masa pandemi sehingga kebutuhan sumber informasi pemustaka dapat terpenuhi secara mudah dan cepat serta dampak kunjungan langsung pengguna perpustakaan. Desain penelitian menggunakan metode kualitatif. Sebagai objek penelitian difokuskan pada operasional pelaksanaan perpustakaan digital pada masa pandemi berlangsung untuk dilakukan perbandingan. Pengambilan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumen dan wawancara terhadap tiga responden yang dipilih secara purposive. Keabsahan data diuji melalui triangulasi, member chek dan kredibilitas. Data dianalisis melalui coding, reduksi, dan kategori sehingga dapat disajikan sebagai dasar penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional perpustakaan digital pada masa pandemi didukung oleh tiga komponen di antaranya: 1) Koleksi elektronik yang terdiri dari (e-resource, tugas akhir mahasiswa (skripsi, tesis dan disertasi), jurnal institusi; 2) Teknologi informasi (Dspace dan sistem jaringan internet Edu VPN) dan 3) Sistem pencarian ONE SEARCH RESOURCES. Komponen tersebut menjadikan  perpustakaan digital dapat berjalan efektif dan efisien sehingga berdampak berkurangnya kunjungan pengguna perpustakaan.
Upaya Potensi SAR Bandung dalam Preservasi Arsip Personal Sebagai Bentuk Mitigasi Gempa Sesar Lembang Fachmi, Achmad; Salim, Tamara A.
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.%v.%i.%p

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan upaya penerapan pengetahuan relawan bencana Bandung (Potensi Search and Rescue (SAR) Bandung) dalam melestarikan arsip pribadi sebagai upaya mitigasi bencana gempa Sesar Lembang. Seperti diketahui, Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat setiap saat berpotensi gempa dengan kekuatan maksimum 6,8 SR dari sesar Lembang yang merupakan sesar aktif di Provinsi Jawa Barat. Karena mengacu pada UU no. 24 Tahun 2007, dalam menghadapi bencana yang terpenting adalah mempersiapkan diri melalui mitigasi bencana. Termasuk menyimpan arsip pribadi dalam bentuk digital, karena mitigasi merupakan tahap awal dari empat tahapan dalam perencanaan penanggulangan bencana menurut International Federation of Library Association (IFLA), yaitu prevention, mitigation, response, dan recovery. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring, observasi, dan studi kepustakaan. Informannya adalah Potensi SAR Bandung yang terlibat dalam organisasi kebencanaan dan memiliki pengetahuan awal tentang bencana dan kesadaran akan dampak Gempa Sesar Lembang. Hasilnya adalah informan yang memiliki keterampilan mitigasi bencana mengakui bahwa mereka menggunakan cloud untuk preservasi arsip personal yang efektif. Kesadaran tentang ini sudah ada, tetapi tujuannya bukan sebagai bentuk mitigasi bencana. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan perspektif tentang upaya masyarakat, terutama individu yang memiliki pengetahuan awal tentang kebencanaan.
Perilaku Informasi Stalker di Instagram Fauzi, Muhammad Al; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.49842

Abstract

Perilaku informasi merupakan kegiatan yang muncul dimana individu sadar akan kebutuhan informasinya kemudian memiliki cara untuk memenuhi kebutuhan informasi tersebut. Stalker merupakan sebutan bagi seseorang yang melakukan kegiatan penguntitan serta pencarian informasi personal milik orang lain tanpa sepengetahuan pemilik informasi. Dalam proses stalking terdapat kegiatan pencarian informasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perilaku informasi yang muncul dan dilakukan oleh stalker saat melakukan kegiatan pencarian informasi target, khususnya pada platform media sosial Instagram. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode analisis tematik. Data penelitian didapat melalui proses observasi, studi dokumen, dan wawancara narasumber berdasarkan kriteria tertentu. Peneliti mewawancarai 5 orang narasumber yang pernah melakukan kegiatan stalking pada media sosial Instagram. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap pelaku stalker memiliki alasan melakukan kegiatan stalking yang berbeda-beda namun memiliki kemiripan tujuan yaitu mendapat perhatian target stalking-nya. Dalam kegiatan stalking yang dilakukan stalker, ditemukan perilaku informasi dimana stalker awalnya mengalami suatu pemicu untuk mulai melakukan pencarian informasi awal berupa alamat Instagram target, kemudian dilanjutkan dengan pencarian dan penemuan informasi, hingga akhir kegiatan pencarian. Hasil analisis menunjukkan bahwa stalker setelah melakukan pencarian awal, akan melanjutkan kegiatan pencarian untuk mencari informasi personal target yang dibutuhkan oleh stalker. Pada akhir kegiatan pencarian, stalker akan melakukan pemanfaatan informasi target stalking yang telah diperoleh dilandasi oleh kebutuhan pribadi stalker itu sendiri serta cenderung dilakukan secara repetitif.
IFLA Agenda of Green and Sustainable Library: a Literature Study Narendra, Albertoes Pramoekti
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.50038

Abstract

Green library sustainability initiatives include all the wise decisions that must be made to maintain the balance between the library system and the underlying environmental system. The green library philosophy advocates a careful understanding of the environment and the creation of methods for managing library facilities and programs while keeping environmental concerns in mind. This study aims to build the understanding and perception of librarians about the concept of green libraries for environmental sustainability; and analyze the practices adopted by libraries according to the IFLA checklists in libraries in several locations. This research method uses literature search in the Library, Information Science & Technology Abstracts  database. A search was conducted on the google scholar, focusing on documents published between 2010 and 2020 using the search terms “green libraries” “sustainable/sustainable/eco-friendly” “IFLA checklist” revealing 22 results. The title of each reference returned is checked for relevance and appropriateness. The results show that the concept of green and sustainable logistics has received increasing attention and consideration from the government sector, academia, practitioners, and international organizations. The result of a systematic investigation that combines conference proceedings, reports, and valuable books in the field of green libraries and is expected to illustrate a more comprehensive knowledge map for future research on Green and Sustainable Libraries.
Pengembangan Display Pohon Berbasis QR Code dan Infografis Pada Arboretum INSTIPER Yogyakarta Destrianto, Mochammad Riski; Afroda, Helmi
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.52337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan dan pembuatan produk kemas ulang informasi arboretum oleh Perpustakaan INSTIPER Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development (R&D), dengan tiga tahapan yaitu; 1. Analisis potensi dan masalah, 2. pengumpulan data, 3. pembuatan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan produk pengelolaan koleksi arboretum berbasis QR Code dan infografis pada Arboretum INSTIPER Yogyakarta. Penelitian ini menghasilkan langkah kerja dalam pengelolaan dan pengemasan koleksi arboretum di INSTIPER Yogyakarta. Workflow dalam pengembangan display pohon di arboretum tersebut memiliki 5 tahapan, yaitu: 1. identifikasi; 2. riset konten; 3. desain grafis; 4. display; 5. pembuatan katalog. Produk ini dapat diaplikasikan pada platform lain, seperti media sosial, website, LMS (learning management system), hingga media cetak. Produk ini juga multi kolaboratif, pustakawan bukan satu-satunya yang terlibat dalam produksi. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dengan elemen lainnya seperti mahasiswa, dosen, hingga pengelola arboretum. Selain itu, produksi yang mudah dan bebas biaya ini sangat cocok diimplementasikan oleh pengelola arboretum, perpustakaan atau lembaga dokumentasi lainnya dengan dana yang minim. Menimbang, bahwa di Indonesia masih ada lembaga dokumentasi baik independen atau milik pemerintah yang memiliki dana inovasi dan pengembangan terbatas.
Students’ Information Literacy at the MTsN 4 Banda Aceh Based on Empowering Eight Model Yuliana, Cut Putroe; A. Rasyid, Saifuddin; Manan, Abdul; Putra, Rahmad Syah; Parwita, Khairi
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v9i1.47383

Abstract

This article discusses students' information literacy at the MTsN 4 Banda Aceh library using Empowering 8 model. This model uses a problem-solving approach to resource-based learning. Information literacy skills include identifying, and exploring appropriate sources and information on a topic, selecting and recording relevant information, collecting appropriate quotations, organizing, creating, presenting, assessing, and implementing. The purpose of this study is to determine students' information literacy in the library of MTsN 4 Banda Aceh by using the Empowering 8 model. Data collection techniques used are interview, documentation and questionnaires. The results of this study indicate that student's level of information literacy is classified as good. Both include identification, organizational selection, creating literacy, presentation, assessment and aspects of the application of information literacy. However, the most dominant level of student information literacy in the library of MTsN 4 Banda Aceh is in the organizational and assessment aspects, with 62.28% of students saying “yes” and 37.71% saying “no". While the lowest level of information literacy was in the information selection aspect, 26.27% of students said "yes," and 73.73% said "no”. Improving student information literacy competence can be encouraged by establishing centralized policies that must be implemented to form innovations carried out by each school.

Page 1 of 1 | Total Record : 7