cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lentera Pustaka
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 23024666     EISSN : 25409638     DOI : -
Core Subject : Science,
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan is the official scholarly research journal of the Library Science Study Program of Diponegoro University which focused on Library and Information Science. Lentera Pustaka is published online twice a year (semi annual) in the middle of the year (June) and in the end of the year (December).
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
Penilaian Tingkat Usabilitas Pada Elektronik Repository Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Saufa, Arina Faila
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 2 (2017): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.594 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v3i2.16735

Abstract

Saat ini, layanan koleksi berbasis digital telah banyak dikembangkan oleh perpustakaan yaitu dalam bentuk institutional repository. Selain memberikan kemudahan dan keefektivan kepada pemustaka, layanan electronic repository ini juga perlu untuk dievaluasi agar perpustakaan mengetahui performa dari layanan tersebut. Penenelitian yang berjudul “Penilaian tingkat usabilitas pada elektronik repository perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta” ini bertujuan untuk menilai kinerja dan performa electronic repository perpustakaan perguruan tinggi dengan menggunakan beberapa indikator tingkat usabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti melalui observasi di lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara untuk lebih mendalami. Populasi yang digunakan merupakan rata-rata pengguna e-repository selama 3 bulan terakhir sejak bulan Juli hingga September 2017. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan mengunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel . Dalam mengukur tingkat usabilitas peneliti menggunakan beberapa indikator meliputi; (1) usefulness, (2) efisien, (3) efektif, (4) learnability, dan (5) kepuasan. Berdasarkan hasil penyebaran angket/kuesioner didapatkan hasil sebagai berikut; sebanyak 36,9% responden setuju bahwa e-repository ini memenuhi kriteria usefulness, 28,2% responden menyatakan efisien, dan 43,4% menyatakan efektif. Sedangkan untuk indikator learnability hanya ada sebanyak 13% responden begitu juga dengan indikator kepuasan yang hanya mendapatkan 13% responden. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa e-repository UIN Sunan Klaijaga Yogyakarta hanya memenuhi indikator usefulness, efisien, dan efektif, namun tidak memenuhi indikator learnability dan kepuasan.Saat ini, layanan koleksi berbasis digital telah banyak dikembangkan oleh perpustakaan yaitu dalam bentuk institutional repository. Selain memberikan kemudahan dan keefektivan kepada pemustaka, layanan electronic repository ini juga perlu untuk dievaluasi agar perpustakaan mengetahui performa dari layanan tersebut. Penenelitian yang berjudul “Penilaian tingkat usabilitas pada elektronik repository perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta” ini bertujuan untuk menilai kinerja dan performa electronic repository perpustakaan perguruan tinggi dengan menggunakan beberapa indikator tingkat usabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti melalui observasi di lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara untuk lebih mendalami. Populasi yang digunakan merupakan rata-rata pengguna e-repository selama 3 bulan terakhir sejak bulan Juli hingga September 2017. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan mengunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel . Dalam mengukur tingkat usabilitas peneliti menggunakan beberapa indikator meliputi; (1) usefulness, (2) efisien, (3) efektif, (4) learnability, dan (5) kepuasan. Berdasarkan hasil penyebaran angket/kuesioner didapatkan hasil sebagai berikut; sebanyak 36,9% responden setuju bahwa e-repository ini memenuhi kriteria usefulness, 28,2% responden menyatakan efisien, dan 43,4% menyatakan efektif. Sedangkan untuk indikator learnability hanya ada sebanyak 13% responden begitu juga dengan indikator kepuasan yang hanya mendapatkan 13% responden. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa e-repository UIN Sunan Klaijaga Yogyakarta hanya memenuhi indikator usefulness, efisien, dan efektif, namun tidak memenuhi indikator learnability dan kepuasan.
Implementasi Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014 pada Aktivitas Reprografi Koleksi Digital Prakoso, Ario Adi
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 5, No 1 (2019): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.608 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v5i1.22043

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014 Pada Aktivitas Reprografi Koleksi Digital”. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah tiap-tiap perpustakaan dalam melakukan reprografi koleksi digital sudah sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Bertujuan mencari informasi melalui buku, artikel dan jurnal untuk dijadikan rujukan dalam memperkuat argumentasi yang ada. Analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa interpretasi Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014 yang di implementasikan oleh masing - masing perpustakaan di Semarang pada tindakan reprogafi tidak sama. Berdasarkan 4 tempat penelitian ditemukan bahwa UPT Perpustakaan Daerah Jawa Tengah, UPT Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang, dan Perpustakaan SMA Negeri 1 Semarang dalam aturan mengenai tindakan reprografi koleksi digital sudah berdasarkan dengan Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014. Sedangkan Perpustakaan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah dalam tindakan reprografi belum menggunakan Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014.
Manajemen Layanan Repository Perguruan Tinggi Suwanto, Sri Ati
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 2 (2017): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.383 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v3i2.16740

Abstract

Repository dapat mendukung diseminasi hasil penelitian baik siswa maupun dosen dan dapat meningkatkan pangkat perguruan tinggi.  Untuk dapat menampilkan repository yang baik,    dibutuhkan manajemen repositori yang baik. Ada banyak model management repositori yang perlu dikaji.  Oleh karena itu penelitian ini mengkaji bagaimana pengelolaan suatu layanan  Intitutional Repository (IR) khususnya repositori digital. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen layanan repositori perguruan tinggi dengan menggunakan desain penelitian kualitatif dan jenis penelitian literature review. Metode peneltian yang digunakan adalah studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa ada berbagai model manajemen untuk repositori institusi (IR), antara lain ditinjau dari sisi layanan yang isinya yaiut: 1) Kerangka kerja layanan; 2) Deposit yang dimediasi; 3) Komunikasi masa.  Di samping itu untuk meningkatkan layanan repository perlu diimplementasikan komponen-komponen evaluasi dari pemeringkatan Webometrics, yaitu Size, Visibility, Rich files, Scholar, dan Altmetrics.Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam pengembangan manajemen repositori perguruan tinggi.
Perilaku Informasi Nelayan Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak Rohmiyati, Yuli; Husna, Jazimatul; Supriyatna, Supriyatna
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 1 (2017): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.396 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v3i1.16182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan informasi nelayan Desa Kedungmutih Kecamatan WedungKabupaten Demak dan perilaku informasi nelayan Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak.Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi danwawancara. Informan dalam penelitian ini adalah nelayan Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung KabupatenDemak. Hasil dari penelitian ini adalah jenis-jenis informasi yang dibutuhkan oleh para nelayan adalah informasimengenai alat-alat untuk melaut, informasi mengenai cuaca di laut, dan prosedur melaut yang benar. Tujuanpencarian informasi para nelayan kedungmutih adalah agar mereka bisa melakukan kegiatan melaut yang baik, dandapat meningkatkan hasil tangkapan yang melimpah saat mereka melaut sehingga dapat memperbaiki ekonomi danmasa depan keluarga. Juga tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. media yang digunakan paranelayan untuk mencari informasi adalah dari televisi dan berdasarkan pengalaman selama menjadi nelayan. Selainitu juga kadang-kadang informasi didapatkan dari penyuluhan yang diberikan oleh pemerintah. hambatan dankendala para nelayan dalam pencarian informasi adalah pendidikan yang dimiliki para nelayan sangat kurang,kurang penyuluhan, dan sarana untuk mencari infomasi yang masih kurang.
Exploring Case Study Method for Library and Information Science Research Heriyanto, Heriyanto
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 4, No 2 (2018): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.349 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v4i2.22032

Abstract

This article explores a case study method for library and information science research. It aims to investigate the implementation of the case study method for Library and Information Science research and seeks to understand how the method has been implemented for the Library and Information Science. Hence some Library and Information research that applied case study method are described and analyzed. The findings show that some phenomenon in the Library and Information Science can be best approached by applying a case study method when the study purposed to address questions like "how does something happen?" or "why does something happen?".
Manajemen Layanan Produk Kemas Ulang Informasi Digital di PDII LIPI Nashihuddin, Wahid; Tupan, Tupan
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 2, No 2 (2016): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.987 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v2i2.13477

Abstract

Di era globalisasi ini, pengguna jasa perpustakaan, dokumentasi, dan informasi sangat tergantung pada internet dan aplikasi teknologi digital untuk mendapatkan informasi. Begitu juga halnya dengan pengguna jasa di PDII, yang mana mereka lebih sering memesan informasi secara online dan meminta petugas untuk mengemas ulang dalam satu topik informasi. Hal tersebut guna mempermudah dan mempercepat pemanfaatan literatur untuk kegiatan penelitian atau koleksi lembaga. Secara umum, kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan produk kemas ulang informasi digital di PDII, yang dilihat dari aspek: (1) karakteristik pengguna jasa informasi; (2) kegiatan kemas ulang informasi; (3) jenis produk kemas ulang informasi; dan 4) proses kemas ulang informasi di PDII. Data kajian ini dijabarkan secara deskriptif, melalui hasil observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Kesimpulan kajian ini, yaitu: (1) kemas ulang informasi digital disediakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna PDII, baik digital immigrants maupun digital natives; (2); fungsi kegiatan kemas ulang informasi adalah untuk preservasi dan diseminasi informasi ilmiah; (3) kemasan informasi digital yang dikelola PDII adalah paket informasi  full text terseleksi dalam satu topik, dalam bentuk e-book dan pohon industri digital; dan (4)  kegiatan kemas ulang informasi digital dilakukan secara cermat dan sistematis berdasarkan permintaan pengguna.
Pengembangan Aplikasi Elektronik Arsip (E Arsip) Pembelajaran Jurusan Administrasi Perkantoran Kuswantoro, Agung; Ashari, Trisna Novi
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 4, No 1 (2018): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.072 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v4i1.20021

Abstract

Fokus penelitian ini adalah pengembangan aplikasi e arsip pembelajaran jurusan administrasi perkantoran.Pertanyaan subfokusnya adalah (1) Apa kendala dalam e arsip pembelajaran program Access? (2) Aplikasi apa yang tepat dalam pengembangan e arsip pembelajaran? (3) Apa kelebihan dari pengembangan aplikasi e arsip pembelajaran ? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan aplikasi e arsip pembejaran jurusan administrasi perkantoran, yang meliputi (1) kendala dalam e arsip pembelajaran berbasis Access; (2) aplikasi yang tepat dalam pengembangan e arsip pembelajaran;dan (3) kelebihan dari pengembangan aplikasi e arsip pembelajaran. Desain penelitian ini adalah penelitian pengembangan. E arsip programAccess yang selama ini digunakan sering mengalami kendala teknis seperti harus sering me-refress, terjadi kesalahan dalam pengoperasiannya, rentang terkena virus, dan ketergantungan dengan aplikasi Access tahun 2010. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) Kendala dalam E Arsip Pembelajaran dengan program Access dalam bentuk file tidak bisa diedit; (2) Sofware sebagai solusi atas apliasi e arsip pembelajaran dengan program Access; (3) Kelebihan aplikasi e arsip berbasis sofware adalah kesalahan sistem dapat diminimalisir dengan pemprograman. Saran dalam penelitian ini adalah (1) perlu adanya buku petunjuk dalam menginstal dan mengoperasikan aplikasi arsip pembelajaran berbasis sofware (2) perlu adanya latihan yang berkelanjutan untuk mempraktekkan aplikasi arsip pembelajaran berbasis sofware
Analisis Representasi Perpustakaan STIM YKPN pada Video Promosi Perguruan Tinggi Setiawan, Moh Very
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 2 (2017): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.033 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v3i2.16736

Abstract

Representasi perpustakaan dalam berbagai video seringkali masih dipengaruhi oleh pandangan perpustakaan dalam konsep tradisional. Pandangan seperti ini tentunya tidak tepat jika digunakan untuk merepresentasikan sebuah perpustakaan dalam video promosi perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana tanggapan para pengguna perpustakaan STIM YKPN mengenai representasi perpustakaan pada video promosi perguruan tinggi yang diunggah pada youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi. Informan yang dipilih pada penelitian ini yaitu 5 mahasiswa yang berasal dari semester tiga, lima dan tujuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: perpustakaan masih sering digambarkan sebagai tempat belajar mandiri dan hal ini bertolak belakang dengan pendapat informan bahwa perpustakaan sekarang ini seharusnya lebih digambarkan sebagai sebagai social space. Perpustakaan seharusnya juga tidak direpresentasikan sebagai tempat yang sempit dan cenderung sepi. Representasi pustakawan sebagai wanita dengan yang hanya bertugas dalam layanan sirkulasi juga disangkal oleh beberapa pendapat, meskipun pendapat lain menyatakan bahwa hal tersebut tidak menjadi sebuah masalah. Para informan juga menolak cara penelusuran koleksi yang direpresentasikan secara manul dan terkesan tradisional. Selain itu para informan juga tidak setuju jika koleksi yang ditampilkan hanya sebatas koleksi buku pendidikan. Mereka menjelaskan bahwa koleksi lain seperti majalah, jurnal atau novel yang sifatnya hiburan juga dapat ditampilkan dengan cara yang menarik.
Pengendalian Hak Akses pada Electronic Document and Records Management System di Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Rahma, Naila; Mayesti, Nina
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 5, No 1 (2019): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.914 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v5i1.23578

Abstract

Artikel ini membahas Electronic Document and Records Management System (EDRMS) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. KKP telah mengimplementasikan EDRMS bernama Sistem Kearsipan (SIKap) sejak tahun 2012, untuk menunjang pengelolaan rekod elektronik. Fokus pembahasan artikel ini adalah bagaimana KKP mengendalikan akses terhadap rekod elektronik di SIKap, dalam rangka menjaga keamanan sistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi persyaratan EDRMS dari International Council of Archives (ICA) yang dipenuhi oleh SIKap terkait keamanan rekod elektronik dalam sistem, serta bagaimana hal tersebut diimplementasikan. Data didapatkan melalui observasi partisipatif yang dilakukan berdasarkan persyaratan fungsional EDRMS yang ditetapkan ICA terkait dengan pengendalian akses dan keamanan dalam sistem, yaitu persyaratan nomor 91 hingga 107. Data pelengkap didapatkan melalui wawancara yang dilakukan dengan arsiparis. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa SIKap mengaplikasikan kebijakan terkait dengan pengendalian akses dan keamanan pada rekod elektronik dalam sistem, yang dikontrol oleh admin. Dari 17 persyaratan yang ditetapkan, 13 persyaratan dipenuhi oleh SIKap, meskipun perlu dilakukan penyesuaian terlebih dahulu agar dapat memenuhi kebutuhan pengelolaan rekod di KKP. Akses dan keamanan pada rekod elektronik di SIKap dikendalikan oleh admin dengan cara mengaplikasikan lapisan keamanan ke masing-masing rekod elektronik dan pengguna sistem, untuk memastikan pengguna hanya dapat mengakses rekod yang dibuka aksesnya untuk mereka.
Seputar Pengalaman Penduduk Miskin Pedesaan dalam Mencari, Menggunakan, dan Mendokumentasikan Informasi Kesehatan Yusup, Pawit M.; Komariah, Neneng
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 1 (2017): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.59 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v3i1.16067

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara lebih mendalam tentang seputar pengalaman penduduk miskin pedesaan dalam mencari, menggunakan, dan mendokumentasikan informasi dan sumber-sumber informasi kesehatan. Fokus kajiannya adalah bagaimana saat mereka dihadapkan pada kondisi dan situasi pilihan sulit ketika menghadapi permasalahan kesehatan yang menimpa anggota keluarganya. Dengan menggunakan metode survei wawancara terhadap 36 orang kepala keluarga miskin di pedesaan Jawa Barat, diperoleh hasil bahwa pilihan prioritas mereka lebih banyak mencari dan menggunakan informasi dan sumber-sumber informasi kesehatan dari kerabat dan tetangga dekat, kemudian ke tempat-tempat pengobatan umum seperti dokter, bidan, atau ahli pengobatan lainnya. Mereka juga berobat ke orang pintar yang ada di desa. Ketika penyakitnya dianggap berat atau tidak kunjung sembuh, mereka mencari pinjaman ke tetangga atau kerabat dekat untuk biaya berobat. Jika usaha untuk meminjam uang tidak berhasil, mereka lebih banyak diam, berdoa, dan pasrah. Karena ketiadaan biaya, mereka sering mengungkapkan, berobat bisa ditunda, sedangkan makan tidak. Hanya sebagian kecil saja dari mereka yang menyimpan data alamat praktik pengobatan dalam bentuk secarik kertas dengan maksud untuk sediaan informasi yang mungkin berguna di kemudian hari.

Page 2 of 15 | Total Record : 141