Jurnal Teknologi Elektro
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles
341 Documents
RANCANG BANGUN IOT TEMPERATURE CONTROLLER UNTUK ENCLOSURE BTS BERBASIS MICROCONTROLLER WEMOS DAN ANDROID
Fina Supegina;
Eka Jovi Setiawan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.804 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v8i2.1611
Enclosure atau sering disebut sebagai Panel Box adalah kotak berbahan plastik atau logam, yang merupakan tempat di mana komponen-komponen utama sebuah perangkat ditempatkan. Seperti perangkat komputer, perangkat router, bahkan perangkat sinyal dan lain sebagainya. Enclosure pada perangkat Base Transceiver Station (BTS) dirancang dan didesain untuk kondisi outdoor terutama cuaca panas. Alat ini dirancang menggunakan sensor suhu DHT11 sebagai sumber informasi data untuk diolah mikrokontroler Wemos, apabila suhu melebihi batas suhu yang ditentukan maka akan otomatis menggerakkan kipas DC dan bila suhu kembali normal maka secara otomatis kipas DC akan berhenti berputar. Selain itu alat ini juga dirancang dapat bekerja secara manual dan dikontrol melalui App Blynk dari smartphone Android secara wireless.Alat pengontrol suhu ini bekerja berdasarkan perubahan suhu ruangan sekitar yang berubah-ubah dengan error rata-rata 1.15oC sesuai dengan nilai toleransi datasheet sensor suhu DHT11 sebesar ± 2.0oC untuk kondisi “sebelum dipanaskan” dan “sedang dipanaskan”. Dengan dirancangnya alat ini, diharapkan mengurangi resiko kerusakan perangkat pada enclosure mini BTS akibat dari cuaca panas.Kata Kunci— Enclosure, DHT11, Wemos, Android, Blynk
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN RUMAH MENGGUNAKAN RELAY
Muhamad Saleh;
Munnik Haryanti
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (723.562 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v8i2.1601
Pada zaman ini banyak terjadi nya tindak kejahatan di lingkungan masyarakat. Salah satunya adalah tindak kejahatan pecurian di dalam rumah. Dimana tindak kejahatan ini banyak meresahkan masyarakat. Hal ini adalah wajar karena rumah adalah tempat untuk menyimpan barang-barang berharga dan mungkin sangat pribadi buat pemilik rumah.Oleh sebab itu banyak usaha yang dilakukan masyarakat agar rumah nya terhindar dari usaha pencurian. Usaha tersebut di antara lain, melakukan ronda setiap malam di lingkungan rumah masyarakat, menaruh hewan peliharaan buas seperti anjing di halaman rumah, memberikan gembok pada pagar rumah. Usaha tersebut ternyata masih kurang maksimal, Maka dibuatlah sistem keamanan rumah menggunakan relay. Dimana sistem akan dijadikan sebagai sumber peringatan kepada pemilik rumah apabila ada seseorang yang masuk ke dalam rumah tanpa seizin pemilik rumah. Dengan sistem keamanan rumah menggunakan relay ini, pemilik rumah akan mendapatkan peringatan dari lampu rumah dan suara alarm. Karena apabila sistem keamanan di hidupkan dengan cara menekan push button hijau, maka relay akan aktif. Dan apabila pintu rumah terbuka sebesar 25 – 90 derajat, maka semua lampu rumah dan alarm akan berubah ke posisi 1 atau aktif.Kata Kunci : Lampu, Masyarakat, Pencurian, Rumah, Relay.
PERANCANGAN ROBOT PENCAPIT UNTUK PENYOTIR BARANG BERDASARKAN WARNA LED RGB DENGAN DISPLAY LCD BERBASIS ARDUINO UNO
Fina Supegina;
Dede Sukindar
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (345.899 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v5i1.758
Pada rancangan penelitian ini dibuat sebuah robot yang dapat mengenali benda berdasarkan warna dan ditampilkan pada LCD dengan menggunakan mikrokontroler berbasis arduino uno. Robot akan mengelompokkan barang (box) yang sejenis secara otomatis. Robot ini mendekteksi 6 macam warna yaitu merah muda, hijau, biru, orange, hitam dan putih. Warna-warna tersebut dideteksi dengan menggunakan sensor warna yang memiliki output frekuensi, besar frekuensi yang dihasilkan tergantung dari panjang gelombang warna objek dan Intensitas cahayanya. Sedangkan sebagai pusat kendalinya menggunakan mikrokontroler berbasis arduino uno yang diprogram menggunakan bahasa C. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Robot ini dapat berjalan dengan baik pada saat membaca warna box dan menempatkan box tersebut sesuai dengan tempatnya serta warna tersebut ditampilkan pada LCD dan manfaat penggunaan robot dalam penyortiran akan lebih efisien dan efektif.Kata kunci: RGB Led, Arduino, bahasa C, LCD, Micro Servo dan Standard Serv
Smart Sistem DAT (Detecting Anti Thief) Kendaraan Motor Dengan Fitur HMI Berbasis Android
Yayu Lestari;
Julpri Andika
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (975.469 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i2.006
Sistem keamanan kendaraan pada umumnya hanya menggunakan alarm konvensional yang hanya mengeluarkan bunyi apabila kendaraan bermotor dibobol paksa. Hal ini dinilai kurang efektif karena tidak bisa memberi informasi langsung ke pemilik kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat keamanan kendaraan bermotor yang dikendalikan dari telepon genggam berbasis android dan dapat diketahui posisinya. Media yang digunakan untuk komunikasi antara telepon genggam dan perangkat yang dipasang pada kendaraan bermotor adalah SMS. Mikrokontroler akan mengirim SMS mengenai kondisi kendaraan ke telepon genggam pemilik melalui modul GSM. Sebuah sistem alarm berupa panggilan telepon yang dapat secara langsung memberitahu pemilik kendaraan bermotor tentang perubahan kondisi sepeda motornya. Jika mematikan kendaraan maka mikrokontroler mengeluarkan sinyal ke relay untuk memutus jalur pada CDI sepeda motor sehingga mesin sepeda motor mati. Penggunaan Modul GPS posisi kendaraan dapat dipantau dengan kordinat yang dikirimkan dan terintegrasi dengan Google Map. Perancangan aplikasi user interface berbasis android dibuat menggunakan App Inventor. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa aplikasi user interface berbasis android dapat menampilkan status kendaraan yang dikirim dari alat. Rata-rata waktu respon alat untuk kondisi kendaraan saat ON = 12.15 detik dan saat OFF = 11.47 detik, posisi kendaraan adalah 15.8 detik, informasi Alarm kendaraan = 1.08 detik, dan Alarm Telepon = 20.25 detik, matikan kendaraan dari telepon pemilik adalah 3.3 detik. Dari perbandingan koordinat kendaraan pada Google Map dengan lokasi sebenarnya dapat disimpulkan bahwa koordinat kendaraan dapat memberikan posisi kendaraan dengan benar.
PERHITUNGAN TEGANGAN SENTUH MENGGUNAKAN TAHANAN KONTAK KAKI DALAM SISTEM PEMBUMIAN PADA GARDU INDUK CIKUPA
Mustari Lamma
Jurnal Teknologi Elektro Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (146.39 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v3i1.738
Pada saat terjadi gangguan pada Gardu Induk,arus gangguan tanah yang mengalir di tempat gangguan maupun di tempat pembumian, Gardu Induk menimbulkan perbedaan tegangan di permukaan tanah yang dapat mengakibatkan terjadinya tegangan sentuh yang melampaui batas-batas keamanan bagi manusia yang berada di dalamnya saat terjadi gangguan.perlu dilakukan system pembumian yang sesuai dengan standar yang ada.Untuk menjamin keamanan dan keselamatan manusia terhadap bahaya tegangan lebih di Gardu Induk diperlukan system pembumian yang baik agar tidak melampaui tegangan sentuh yang diizinkan. Untuk menentukan nilai tegangan sentuh, diperlukan beberapa parameter. Parameter- parameter yang diperlukan diantaranya adalah besarnya arus gangguan tanah maksimum yang mungkin terjadi,luas Gardu Induk, tahanan jenis tanah, tahanan kontak kaki dan ukuran konduktor yang akan digunakan.Dari perhitungan diperoleh tegangan mesh atau tegangan sentuh maksimum yang sebenarnya (yang mungkin terjadi) sebesar 588,194 V (nilai ini masih berada di bawah nilai maksimum yang diizinkan,638V untuk ukuran berat badan 50 kg). Disamping itu dengan menggunakan tahanan kontak kaki sederhana dan tahanan kontak kaki efektif diperoleh tegangan sentuh masing_masing sebesar 469,44V dan 494,86V dengan kedalaman kisi_kisi pembumian 75 cm, jarak antara kedua kaki 70 cm dan perbandingan tahanan jenis tanah ( ρs/ ρ ) 100Ω . m dan kedua nilai ini masih berada pada batas yang diizinkan.Kata Kunci : Tegangan Sentuh, Tahanan Kontak Kaki
Rancang Bangun Kontrol Smart Parking Otomatis Berbasis Arduino
Ketty Siti Salamah;
Dolly Lovfinha Putra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (732.101 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.005
Seiring dengan pertumbuhan kendaraan bermotor dan tidak seimbang antara pertumbuhan kendaraan dengan lahan parkir yang tersedia, hal ini terlihat dengan semakin menyempitnya fasilitas tersebut khususnya ditempat tempat keramaian seperti pasar, rumah sakit, pertokoan, perkantoran, dan juga tempat-tempat pendidiakan, kasus ini sering terjadi pada kota-kota yang sudah padat akan penduduknya serta tinggi kerapatan bangunannya. Smart Parking merupakan suatu sistem yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut khususnya untuk smart parking bertingkat. Otomatisasi yang diterapkan pada sistem parkir ini menggunakan metode kontrol otomatis berupa arduino uno sebagai pusat sistemnya yang akan mengatur proses sistem parkiran mulai dari mobil masuk sampai mobil keluar area parkiran. Smart parking ini terdiri dari potensiometer yan berfungsi untuk menentukan posisi dari setiap slot parkir dan keypad yang digunakan untuk input user ID (Password) setiap pengguna yang sebelumnya sudah didaftarkan kedalam sistem sehingga tingkat keamanannya cukup baik
KECERDASAN BUATAN BERBASIS PARTICLE SWARM OPTIMIZATION, ANT COLONY OPTIMIZATION DAN FIREFLY ALGORITHM UNTUK MEREDAM OSILASI GANGGUAN PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK
Pressa P. Surya;
Deny Irawan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 3 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.011 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v8i3.2185
Peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak sangat besar terhadap kehidupan manusia. Kemajuan teknologi membuat taraf hidup manusia menjadi semangkit meningkat. Namun, semakin tinggi tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dicapai manusia, semakin besar pula tantangan dan permasalahan terhadap teknologi tersebut. Sehingga manusia akan selalu dituntut untuk menyelesaikan masalah tersebut demi kesempurnaan teknologi yang mereka buat. Di sisi lain, kepedulian manusia terhadap lingkungan, hewan dan tumbuhan, memberikan keuntungan tersendiri bagi manusia. Banyak teknologi manusia yang dibuat berdasarkan desain dan perilaku dari hewan dan tumbuhan tersebut. Selain itu, muncul ilmu pengetahuan baru yang terinspirasi oleh perilaku hewan tersebut. Dengan ilmu tersebut, beberapa permasalahan teknologi dapat diselesaikan. Dalam penelitian ini, akan disajikan kecerdasan buatan yang terinspirasi oleh perilaku semut (Ant Colony Optimization), sekumpulan ikan (Particle Swarm Optimization) dan perilaku kunang-kunang (Firefly Algorithm) dalam menyelesaiakan permalahan dalam sistem pembangkit tenaga listrik, khususnya di peralatan power system stabilizer (PSS) dari suatu pembangkit listrik tenaga uap.Kata Kunci— Power System Stabilizer; PSS; ant colony optimization; particle swarm optimization; firefly algorithm; artificial intelligent
PENGKAJIAN KINERJA FOTOVOLTAIK TERSAMBUNG LANGSUNG DENGAN POMPA AIR
Hamzah Hilal
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 3 (2015)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1328.251 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v6i3.804
Penerapan fotovoltaik yang terhubung langsung dengan sistem elektromekanikal untuk pompa air telah meningkat di daerah terpencil. Pada penelitian ini, unjuk kerja suatu fotovoltaik yang mensuplai secara langsung motor dc magnit permanen (DCMP) yang dikopel dengan pompa sentrifugal telah dianalisa pada intensitas matahari yang berbeda dengan temperatur sel yang teerkait. Hasil-hasil yang diperoleh melalui percobaan dibandingkan dengan nilai-nilai yang diperoleh dari perhitungan, mengindikasikan bahwa sistem ini mempunyai kesepadanan yang baik antara karakteristik susunan modul fotovoltaik dan karakteristik sistem elektromekanikal. Melalui perubahan posisi susunan modul fotovoltaik yang dilakukan secara manual 3 kali dalam sehari supaya mengarah ke matahari, output yang diperoleh 20% lebih besar dibandingkan dengan posisi susunan modul fotovoltaik yang tetap. Hasil observasi memperlihatkan bahwa kurva torsi-kecepatan dengan intensitas matahari yang rendah untuk sistem fotovoltaik-elektromekanikal seharusnya lebih landai dibanding dengan pada saat intensitas matahari yang lebih tinggi, dan kurva torsi-kecepatan beban seharusnya selandai mungkin dalam daerah operasi dengan torsi start rendah. Pengkajian kinerja ini berguna untuk menyeleseksi sistem fotovoltaik-elektromekanikal yang sesuai untuk penerapan pompa air.Kata kunci : Pompa Sentrifugal, Motor dc Magnet Permanen, Fotovoltaik, Beban Elektromekanikal, Pompa Air
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA PLANT DRY HEAT STERILIZER MENGGUNAKAN METODE PID
Munawar A Riyadi;
Budi Setiyono
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 3 (2018)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (8743.14 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v9i3.4354
Sterilisasi merupakan tahapan penting untuk menghilangkan mikroorganisme yang dapat mengkontaminasi peralatan maupun bahan tertentu. Salah satu teknik sterilisasi yaitu dry heat sterilization yang membutuhkan suhu tinggi dan waktu pemaparan lama. Dry heat sterilization seharusnya dikendalikan dengan pemantauan untuk memastikan kestabilan suhu dan waktu minimal sterilisasi terpenuhi. Pada penelitian ini, dirancang sistem pengendalian suhu pada Plant Dry Heat Sterilizer dengan kendali Proportional, Integral, dan Derivative (PID). Dari hasil perancangan dengan melalui bump test (ΔCO=10%) pada proses First Order Plus Dead Time (FOPDT) didapatkan parameter PID (Kp=11,23, Ti=120, dan Td=30). Dari hasil pengujian sesuai referensi (170℃), diketahui parameter PID menghasilkan waktu naik (Tr=1004 detik) serta waktu penetapan (Ts=1354 detik) pada plant (Tanpa Beban) dan waktu naik (Tr=1193 detik) serta waktu keadaan tunak (Ts=1580 detik) pada plant (Dengan Beban) dengan presentasi steady error keduanya dibawah 2%. Uji gangguan waktu sesaat (300 detik) baik untuk tanpa beban maupun dengan beban didapatkan waktu keadaan tunak (Ts) selama 617 detik dan 800 detik dengan nilai akhir steady error dibawah 2%. Dengan demikian, system ini menunjukkan kinerja yang sesuai keperluan untuk sterilisasiKata kunci: dry heat sterilization, pengendalian suhu, kendali PID, beban
MANAJEMEN RESIKO DI TENGAH PERUBAHAN MODEL BISNIS TELEKOMUNIKASI
Firman Fauzi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (100.756 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v8i1.1378
Dalam era data / internet, para operator telekomunikasi tentu saja mulai memfokuskan bisnis dan layanannya pada data, yang semula hanya sebagai salah satu value added service (VAS) hingga kemudian menjadi bagian core business para operator. Sayangnya pada era data ini, sepertinya resiko yang dihadapi operator adalah harus berbagi “kue” revenue dengan “banyak pemain lain” di luar operator telekomunikasi. Kemungkinan nilai yang didapatkan tidak akan sebesar saat era voice dan SMS yang masih mendominasi layanan telekomunikasi saat itu. Tetapi pertumbuhan pendapatan terus tertekan. Untuk mengatasi resiko tersebut maka operator telekomunikasi perlu manajemen resiko yang lebih handal lagi