Jurnal Teknologi Elektro
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles
341 Documents
PERANCANGAN SIMULASI KENDALI VALVE DENGAN ALGORITMA LOGIKA FUZZY MENGGUNAKAN BAHASA VISUAL BASIC
Triyanto Pangaribowo
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.315 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v6i2.799
Algoritma Logika Fuzzy akan lebih mudah dipahami baik proses maupun aplikasinya dengan cara melakukan simulasi. Dalam pembelajaran algoritma Logika Fuzzy akan lebih lengkap jika belajar dengan melakukan simulasi bukan hanya pembelajaran secara teori. Dengan simulasi yang dibangun diharapkan akan mendorong pengembangan aplikasi algoritma Logika Fuzzy di bidang teknik elektro yang lebih luas.Dalam penelitian ini digambarkan dalam bentuk simulasi aplikasi algoritma Logika Fuzzy untuk kendali katup(Valve) menggunakan visual basic, yang memudahkan dalam memahami dan mengerti alur algoritma Logika Fuzzy. Jadi tujuan dari penelitian ini adalah membuat model simulasi kendali katup dengan algoritma Logika Fuzzy menggunakan bahasa visual basic dengan tampilan yang lengkap mulai dari masukan serta menampilkan setiap keluaran aturan Logika Fuzzy.Pemodelan simulasi kendali valve menggunakan metode Logika Fuzzy, yang terdiri dari tahapan-tahapan perancangan sistem,meliputi perancangan sistem kendali Logika Fuzzy, perancangan antarmuka dan pengujian perangkat lunak. Kendali katup pada program simulasi dipengaruhi oleh 2(dua) buah masukan yaitu level air dan suhu. Pengujian juga dilakukan terhadap rule-rule dari Logika Fuzzy yang sudah dibuat untuk mengetahui apakah sistem sudah dapat bekerja dengan baik dan benar.Kata Kunci : Logika Fuzzy, Kendali Valve,Simulasi, Level Air, Level Suhu
Analisa Perbaikan Penampang Penghantar Guna Mengurangi Drop Tegangan dan Simulasi Etap 16.0 Pada JTR GD KRDB di Wilayah Kerja PT. PLN (Persero) ULP Serang Kota
Dhanny Abdullah;
Badaruddin Badaruddin
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (744.554 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.2020.v11i1.004
Jatuh tegangan pada jaringan tenaga listrik berpengaruh terhadap kualitas tegangan pelayanan yang diterima pelanggan tenaga listrik. Apabila jatuh tegangan tidak sesuai dengan standar (SPLN No.1 Tahun 1995) maka dapat memperburuk kualitas tegangan pelayanan dan menimbulkan rugi-rugi daya. Untuk menjaga kualitas pelayanan dan mengurangi dampak rugi- rugi daya, maka dilakukan perbaikan penghantar jaringan tenaga guna mengurangi jatuh tegangan. Analisa Perbaikan Penampang Penghantar dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu Simulasi dan Perhitungan Manual. Simulasi dilakukan dengan menggunakan metoda Load Flow Analisys pada aplikasi ETAP (Electric Transient and Analysis Program) 16.0. Simulasi dijalankan dengan menggunakan data-data teknik dan pengukuran untuk mendapatkan hasil kualitas tegangan pelayanan sesuai standar dan mengurangi dampak jatuh tegangan. Simulasi perbaikan dilakukan terhadap aspek kelistrikan yaitu dengan uprating ukuran penampang penghantar. Sedangkan perhitungan dilakukan dengan menggunakan rumus-rumus jatuh tegangan yang sudah ada Dari hasil simulasi pada gardu distribusi KRDB dengan menggunakan metode diatas, didapatkanlah tegangan pelayanan pelanggan tenaga listrik mengalami peningkatan sebesar 22 volt untuk jurusan 1 dengan uprating penghantar 120 mm2 dan nilai drop tegangan yang terhitung sebesar 6 %. Serta sebesar 14 volt untuk jurusan 2 dengan uprating penghantar 120 mm2 dengan nilai jatuh tegangan yang terhitung sebesar 4% sesuai dengan standar (SPLN No.1 Tahun 1995).
Sistem Kontrol Lampu Lalu Lintas Untuk Layanan Darurat Berbasis Internet Of Things (IoT)
Andi Machdani;
Said Attamimi;
Budiyanto Husodo
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (747.468 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i3.007
Mobil ambulan merupakan salah satu kendaraan darurat yang harus diutamakan perjalanannya, namun faktanya pada saat ambulan melintas mendapatkan beberapa masalah saat melaju dijalan raya. Seperti halnya saat berada dipersimpangan. Ketika lampu lalu lintas sedang merah dan terjadi antrian kendaraan yang panjang maka ambulan sulit untuk melaju, hal seperti ini yang menggangu tugas dari ambulan tersebut. Oleh karena itu perlu dibuat alat berupa sistem kontrol lampu lalu lintas untuk meminimalisir terjadinya antrian pada mobil ambulan. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan sebuah inovasi untuk mengatur lampu lalu lintas supaya jika ada ambulan yang melintas dan terjadi antrian maka lampu lalu lintas tersebut dapat dikontrol oleh pengemudi ambulan. Dalam pembuatan sistem kontrol lampu lalu lintas ini menggunakan web server sebagai inputan yang digunakan untuk mengontrol lampu lalu lintas, 4 buah lampu lalu lintas yang dipasang di persimpangan, dan 1 buah LCD sebagai pemberi informasi status lampu lalu lintas. Semua rangkaian dikendalkan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa web server mampu mengontrol lampu lalu lintas dengan tingkat keberhasilan 90,6%, LCD dapat menampilkan informasi mengenai keadaan lampu lalu lintas dengan menjelaskan lampu lalu lintas dalam keadaan prioritas.Kata Kunci — Arduino, IoT, LCD, Traffic Light, Web
ANALISIS JARINGAN LTE FREKUENSI 700 MHZ DAN 900 MHZ MENGGUNAKAN METODE DIMENSIONING LTE
Ketty Siti Salamah;
Imelda Uli Vistalina;
Julpri Andika
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3001.263 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v9i2.4073
Upaya peningkatan layanan yaitu dengan mengimplementasikan teknologi yang lebih handal dari segi kecepatan akses maupun kapasitas serta ekspansi jangkauan. Teknologi Long Term Evolution (LTE) dapat menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut. Pemanfaatan spektrum Digital Dividend dan LTE memungkinkan pembangunan broadband paling efisien, khususnya untuk menjangkau wilayah - wilayah yang sulit dijangkau. Implementasi LTE di pita frekuensi Digital Dividend menyediakan solusi paling ideal untuk mempercepat ketersediaan akses broadband yang terjangkau secara universal kepada seluruh masyarakat dalam rangka memenuhi target cakupan dan kapasitas. Model analisa yang digunakan berdasarkan prinsip network planning dengan menggunakan metoda capacity and coverage dimensioning untuk menentukan perancangan teknologi LTE dan menggunakan MATLAB untuk menghitung persamaan matematis. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran site yang diperlukan untuk penerapan teknologi LTE pada frekuensi 700 MHz dan 900 MHz. Dua skenario yang digunakan dan dibedakan dengan frekuensi 700 MHz dan 900 MHz dan bandwidth 5 MHz, 10 MHz, 15 MHz dan 20 MHz. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan perbandingan gambaran site yang diperlukan untuk penerapan teknologi LTE yang didapat pada frekuensi 700 MHz dan 900 MHz area Kota Bekasi.Kata Kunci — LTE, Digital Dividend, network planning, capacity and coverage dimensioning, MATLAB
ANALISIS VECTOR GROUP PADA HUBUNGAN PARALEL TRANSFORMATOR UNIT GARDU BERGERAK
Budi Yanto Husodo;
Firmansyah Firmansyah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 3 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.605 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v7i3.890
Operasi paralel transformator distribusi dilakukan untuk meningkatkan kapasitas daya penyaluran tenaga listrik atau meminimalisir pemadaman pada sistem penyaluran tenaga listrik. Namun pada prakteknya, tidak semua transformator dapat dihubungkan paralel. Ada beberapafaktor yang perlu diperhatikan sebelum melakukan operasi paralel transformator. Selain tegangan dan frekuensi harus sama, vector group transformator juga harus sesuai. Vector group merupakan polaritas pada transformator tiga fasa yang dipengaruhi oleh konfigurasi hubungan belitan dalam transformator. Perbedaan vector grup seringkali menjadi kendala ketika transformator unit gardu bergerak (UGB) akan diparalel dengan transformator pada gardu distribusi. Operator lapangan biasanya segera memutuskan bahwa transformator tidak mungkin diparalel dan kemudian melakukan penjadwalan ulang. Hal ini tentunya membuang waktu dan biaya. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi kemungkinan operasi paralel dua transformator yang memiliki vector group berbeda. Cara sederhana untuk menganalisis vector group yaitu dengan menggambar diagram fasor yang mengacu pada hasil pengukuran tegangan sekunder kedua transformator. Mula-mula dilakukan pengujian dengan menghubungkan salah satu terminal primer dengan salah satu terminal sekunder untuk mengetahui jenis vector group pada transformator. Kemudian memberikan tegangan tiga fasa pada sisi primer dan mengukur tegangan antara terminal primer dan sekunder. Selanjutnya menggambarkan diagram fasor dengan panjang garis yang merepresentasikan hasil pengukuran tegangan. Penelitian membuktikan bahwa operasi paralel transformator dengan vector group berbeda dapat dilakukan dengan menyesuaikan urutan fasa sehingga tegangan sekunder kedua transformator menjadi sefasa. Hasil penelitian disarikan dalam tabel yang menunjukkan pasangan vector grup yang berbeda yang memungkinkan untuk diparalel. Hasil penelitian ini akan memudahkan operator lapangan dalam melakukan paralel transformator UGB dengan transformator gardu distribusi sehingga dapat dihindarkan suatu penjadwalan ulang yang tidak perlu. Kata kunci: Paralel transformator, Vector group, Diagram Fasor
PERANCANGAN INVERTER SATU FASA LIMA LEVEL MODIFIKASI PULSE WIDTH MODULATION
Benriwati Maharmi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.502 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v8i1.1373
Energi baru dan terbarukan merupakan salah satu alternatif sumber energy, seperti pembangkit listrik tenaga surya. Energi surya dimanfaatkan dengan menggunakan sel surya yang menghasilkan energi listrik berupa arus searah (Direct Current/DC). Supaya energi listrik bisa digunakan untuk beban arus bolak balik (Alternating Current/AC) maka dibuatlah inverter yang berfungsi mengkonversikan tegangan dan arus searah menjadi tegangan dan arus bolak balik. Hasil pengkonversian pada inverter konvensional biasanya menimbulkan nilai harmonisa yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan dan kerusakan pada piranti listrik. Untuk mengurangi harmonisa maka dirancanglah inverter satu fasa lima level dengan modifikasi Pulse Width Modulation (PWM). Rancangan inverter satu fasa lima level dengan modifikasi Pulse Width Modulation diharapkan dapat menghasilkan tegangan dan arus keluaran yang relatif konstan dengan nilai harmonisa yang kecil sehingga aman digunakan untuk berbagai macam peralatan elektronik. Inverter hasil rancanganan jika dihubungkan dengan perangkat sel surya dan accumulator, bisa digunakan sebagai sumber energi listrik (energi alternatif) jika sewaktu-waktu listrik PLN mati dan juga dapat digunakan di daerah yang belum ada listrik PLN sebagai sumber energi listrik.
STUDI ANALISA PERFORMANSI INTERNET SERVICE MSAN
Said Attamimi;
Yugost Novanka
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.739 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v6i1.775
Performance dari setiap teknologi pasti menghadapi kendala dalam penerapannya, termasuk teknologi MSAN . Layanan internet adalah layanan utama dari MSAN, banyaknya keluhan pelanggan Telkom untuk layanan internet, menjadi perhatian khusus PT Telkom untuk masalah ini. Perlu dilakukan analisa performance internet service MSAN, agar tidak ada lagi keluhan – keluhan gangguan internet pelanggan Telkom serta meningkatkan performance internet service MSAN yang sempat turun karena adanya gangguan – gangguan internet.Penyebab turunnya service internet pada MSAN pada penelitian disebabkan oleh kabel tembaga. Jaringan kabel tembaga eksisting yang sudah menahun bisa menyebabkan turunnya kualitas elektrik pada tembaga. Sehingga ketika jaringan tembaga tersebut terkoneksi dengan perangkat baru, kualitas elektrik yang ada di tembaga sangat mudah untuk dideteksi.Pemeliharaan jaringan tembaga dengan rutin akan mengurangi penyebab terjadinya gangguan-gangguan yang disebabkan oleh jaringan tembaga. Dan pemeliharaan pada jaringan tembaga tidak hanya diperhatikan pada fisik suatu tembaga, namun juga harus memperhatikan kualitas elektirk tembaga yang pasti berkurang setiap tahunnya atau karena sesuatu yang bisa menyebabkan kualitas elektrik tembaga itu berkurang, salah satu contohnya tembaga di line A dengan line B dalam satu pair bersentuhan satu sama lain.Kata kunci: MSAN, internet
PENERAPAN LEGO MINDSTROMS NXT FORKLIFT DAN CONVEYOR ROBOT UNTUK MENSORTIR BARANG MENGGUNAKAN SENSOR WARNA
Yudhi Gunardi;
Eko Saputro
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1329.564 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v5i2.763
Robot Lego Mindstorms NXT adalah perangkat robot edukasional yang dirilis oleh Lego dimana dilengkapi NXT-G pemograman perangkat lunak atau opsional lab VIEW untuk LEGO MINDSTORMS. Penggunaan Mindstorms NXT membantu mempermudah pembuatan robot. Hal ini dikarenakan Mindstorms NXT menghilangkan kebutuhan untuk menyolder sirkuit dan menghilangkan kesulitan saat pemasangan motor. Dari latar belakang tersebut muncul pemikiran untuk membuat implementasi Lego Mindstroms NXT forklift dan conveyor robot untuk mensortir barang menggunakan sensor warna. Permasalahan akan dibatasi yaitu pembuatan prinsip kerja robot yaitu forklift berfungsi membawa bola ke conveyor robot kemudian disortir dengan sensor warna. Dari pembahasan tersebut dapat dibuat kesimpulan bahwa pengujian sensor yang digunakan, bekerja dengan baik, seperti sensor warna yang dapat mendeteksi warna-warna dan mensortirnya. Dan robot forklift juga dapat mengikuti garis serta membawa bola, selain itu conveyor robot juga mampu memberikan jalan pada bola serata membaca warna lalu mensortir bola-bola tersebut. Kata kunci : Lego Mindstorms NXT, Forklift, Conveyor
ANALISA KOORDINASI PROTEKSI INSTALASI LISTRIK PADA TERMINAL LOADING AREA (TLA), LAPANGAN MINYAK DAN GAS BUMI SENIPAH
Radita Arindya
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.079 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v9i1.3135
Koordinasi proteksi adalah pemilihan alat pelindung dan penentuan setelan waktu guna menentukan daerah perlindungannya terhadap gangguan sementara dan mengkoordinasikan alat-alat perlindungan. Manfaat koordinasi alat perlindungan adalah meminimumkan daerah atau bagian yang terganggu dan menentukan tempat terjadinya gangguan. Hasil akhir dari analisa koordinasi proteksi adalah gambaran tentang bagaimana koordinasi antara circuit breaker pada jaringan sisi atas (upstream) dengan circuit breaker pada jaringan sisi bawahnya (downstream). Setiap motor bekerja pasti memerlukan suatu peralatan pengaman untuk mencegah terjadinya gangguan pada sistem. Circuit breaker adalah alat proteksi yang bekerja untuk memutuskan sirkuit saat terjadi gangguan. Ada beberapa circuit breaker yang terpasang pada instalasi motor yang saling berkoordinasi membentuk diskriminasi, agar pada saat terjadi gangguan hanya pada circuit breaker yang mengalami gangguan saja yang trip sedangkan yang lainnya tetap beroperasi. Program ecodial merupakan program yang digunakan untuk mengetahui apakah terjadi diskriminasi atau tidak. Hasil yang didapat dari program ecodial adalah circuit breaker pada bagian sumber dan circuit breaker pada bagian MDP terjadi diskriminasi total. circuit breaker pada SDP dengan circuit breaker pada bagian motor juga mengalami diskriminasi total, hanya pada circuit breaker PP 5, 10, dan 11 dengan SDP 5, 10, dan 11 tidak mengalami diskriminasi. Kata Kunci— Koordinasi, Proteksi, Ecodial
PERANCANGAN LAMPU TAMAN SOLARCELL OTOMATIS UNTUK MENGGUNAKAN MICROCONTROLLER ARDUINO UNO
Yuliza Yuliza;
Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1083.211 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v7i1.814
Pada masa sekarang ini automatisasi adalah salah satu teknologi yang popular dan terus berkembang, khususnya di dalam penerapan peralatan rumah tangga di rumah automatisasi sangat dibutuhkan sehingga pengguna tidak lagi perlu repot untuk menghidupkan dan mematikan sebuah alat elektronik yang ada. Dalam penelitian ini penulis telah mengembangkan lampu taman yang berkerja secara otomatis. Lampu taman ini tidak memerlukan adanya sumber daya energi dari luar, seperti jaringan listrik PLN namun energi yang dibutuhkan di dapat dari energi matahari yang kemudian diubah menjadi energi listrik dengan bantuan solar cell. Hasil pengujian alat ini mampu untuk mengubah energi matahari dan kemudian mengubahnya menjadi energi cahaya yang kemudian digunakan untuk menghasilkan cahaya di taman. Sistem ini juga memiliki kelemahan yaitu sangat bergantung cahaya matahari, sehingga apabila cahaya matahari yang diterima oleh alat ini sedikit maka alat ini tidak dapat digunakan.Kata Kunci : Microcontroller WiDo, Module Sensor DHT11, Transistor Driver, Wireless Webserver, WiFi Infrastructure.