cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 341 Documents
ESTIMASI KANAL MIMO 2x2 DAN 2x3 MENGGUNAKAN FILTER ADAPTIF KALMAN Imelda Uli Vistalina Simanjuntak
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1988.529 KB) | DOI: 10.22441/jte.v7i1.810

Abstract

Penggunaan  multiple  antena  pada  transmitter  dan  receiver  dikenal  dengan teknik  Multiple-Input  Multiple-Output  (MIMO)  yang  diyakini  bisa  meningkatkan performansi sistem komunikasi wireless dengan meningkatkan kapasitas dan memperoleh gain  diversitas.  Pada  perkembangannya,  ada  begitu  banyak  teknik  MIMO  yang dikembangkan.  Antara  lain,  dengan  menggunakan  prinsip  kanal,  informasi  yang  telah dikirimkan  telah  diketahui  oleh  receiver.  Dengan  diketahuinya  informasi  kanal  oleh transmiter  dan  receiver  tentunya  akan  memiliki  kualitas  yang  lebih  baik  dibandingkan tidak  diketahuinya  informasi  kanal.  Ketika  receiver  mengetahui  kondisi  kanal,  maka pengetahuan  tersebut  bisa  digunakan  untuk  meningkatkan  performansi  sistem  MIMO. Salah  satu  teknik  untuk  meningkatkan  performansi  sistem  MIMO  adalah  dengan menggunakan estimator kanal yang bersifat adaptif.    Dalam  penelitian  ini  digunakan  estimator  kanal  dengan  metode  Kalman.  Dan menganalisa  pengaruh  nilai  delta  (δ),  panjang  pilot,  dan  waktu  konvergensi  terhadap performansi  estimator  kanal  pada  sistem  MIMO  dengan  tiga  pengelompokan  kecepatan user yaitu v = 0 km/jam, 5-10 km/jam, dan 80 km/jam. Simulasi sistem diuji pada kanal multipath rayleigh fading ditambah dengan noise gaussian. Hasil simulasi menunjukkan nilai delta (δ), panjang pilot, dan waktu konvergensi yang berbeda – beda pada tiap kanal. Metode  Kalman  sebagai  estimator  adaptif  memberikan  hasil  bahwa  semakin  besar  nilai delta  (δ)  maka  laju  konvergensinya  juga  akan  semakin  cepat  dan  error  yang  dihasilkan semakin  besar  pula.  Akan  tetapi,  semakin  besar  nilai  delta  (δ)  maka  panjang  pilot  yang dibutuhkan untuk mencapai konvergensi tidak banyak dan pengaruh terhadap besar error (%) akan semakin kecil. Sehingga, waktu konvergensi tidak akan semakin lama. Kata kunci : MIMO dan adaptif Kalman.
RANCANG BANGUN KOMPOR LISTRIK DIGITAL IOT Yuliza Yuliza; Hasan Pangaribuan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 3 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.072 KB) | DOI: 10.22441/jte.v7i3.897

Abstract

Pada masa sekarang ini teknologi automatisasi berbasis internet IoT(Internet of Things) adalah salah satu teknologi yang popular dan terus berkembang, khususnya di dalam penerapan peralatan rumah tangga di rumah automatisasi sangat dibutuhkan sehingga pengguna tidak lagi perlu repot untuk menghidupkan dan mematikan sebuah alat elektronik yang ada.Dalam penelitian ini penulis telah mengembangkan kompor listrik digital dengan elemen pemanas peltier berbasis microcontroller wemos yang yang mampu dikendalikan dengan menggunakan smartphone android dengan melalui media internet. Kompor listrik ini dapat dikendalikan dengan mudah hanya dengan menekan tombol untuk menghidupkan/mematikan kompor listrik pada smartphone.Pengujian alat ini mampu untuk membaca suhu kamar yang ada dari 30o Celcius sampai dengan 50o celcius dalam waktu 10 menit. Sistem ini memiliki kelemahan yaitu sangat bergantung terhadap internet disebabkan kontrol On/Off melalui aplikasi pada smartphone.Kata Kunci : Microcontroller Wemos, Kompor Listrik, Peltier, IoT
STUDI ANALISIS KEGAGALAN KOMUNIKASI POINT TO POINT PADA PERANGKAT TRANSMISI NEC PASOLINK V4 Said Attamimi; Okkie Adhie Darmawan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.786 KB) | DOI: 10.22441/jte.v5i3.767

Abstract

Pada penelitian ini terdapat dua studi kasus yang akan dibahas yaitu kegagalan komunikasi point to point link JKT_06A330 ITC BSD facing JKT_06B1052 IBS BSD Junction dan kegagalan omunikasi point to point link JKT_06N412 Klebet kemiri facing JKT_06N411 Kampung kelapa. Peneliti menganalisis penyebab kegagalan tersebut dengan melakukan perbandingan nilai receive level (RSL) yang dapat dimonitoring lewat PNMT ketika terjadi gangguan dan setelah dilakukan perbaikan, dengan menggunakan metode perhitungan secara empiris ( rumus) dan dengan menggunakan software ( menggunakan Pathloss). Kesimpulan yang peneliti tarik dari analisis ini permasalahan terletak pada sisi instalasi dan kondisi cuaca . Pemasangan sistem grounding pada ODU dan kekencangan instalasi menjadi fokus utama yang harus diperhatikan. Faktor lain diluar sisi teknis, keadaan cuaca yang buruk seperti hujan,angin dan petir dapat menyebabkan terjadinya kegagalan sistem komunikasi point to point tersebut .Untuk meminimalisasi gangguan tersebut sebaiknya dalam jangka waktu satu sampai tiga bulan sekali dilakukan pengecekan instalasi yang meliputi pengecekan sistem grounding perangkat transmisi, sistem instalasi fixedstruth untuk antenna dengan diameter 1.2 m atau lebih, sistem instalasi kabel IF dan pengecekan lainnya yang ditemukan di lapangan . Kata kunci : Komunikasi point to point , Receive level (RSL), Instalasi
Smart Planter Based On IoT Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.82 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.002

Abstract

Tanaman hias, terutama yang langka, indah dan tidak murah merupakan tanaman yang cenderung memiliki kebutuhan dan perawatan khusus yang harus dijaga dan dipantau secara teratur oleh pemiliknya.Maka diperlukan teknologi yang berfungsi pemeliharaan tanaman secara otomatis yang dapat mengendalikan dan memantau tanaman dari jarak jauh menggunakan smartphone android seperti penyiram tanaman, pendeteksi jarak ketinggian dan kekosongan tangki air, menyalakan atau mematikan cahaya LED, mengetahui suhu dan kelembaban udara sekitar tanaman. Sistem ini dapat dioperasikan dengan mode auto atau manual pada aplikasi android. Jika menyalakan mode auto, maka sistem bekerja berdasarkan pembacaan sensor, dan akan menampilkan status serta nilai pada setiap pembacaan masing-masing sensor. Apabila menyalakan mode manual maka hanya dapat melakukan perintah menyalakan atau mematikan pompa air penyiraman tanaman dan LED grow light. Berdasarkan hasil pengujian, sensor kelembaban tanah akan bernilai 1 jika lembab akan menyebabkan pompa berhenti bekerja dan akan bernilai 0 jika kering akan menyebabkan pompa bekerja, sedangkan persentase kesalahan rata-rata sensor ultrasonic adalah 3.58%, persentase selisih pertumbuhan tanaman dengan sinar LED dan cahaya matahari mencapai 45 %, persentase kesalahan dari pengukuran suhu sebesar 1.72% dan kelembaban sebesar 8.61 %, hal ini membuktikan dengan sedikitnya kesalahan persentase pembacaan sensor, maka sensor soil moisture, ultrasonic, LDR dan DHT22 ini baik untuk di aplikasikan pada alat yang dibuat.
PERANCANGAN KABEL TELEPON UDARA UK.100 x 2 x 0.6 mm di PT. SUCACO Tbk. DENGAN MENENTUKAN DIAMETER ISOLASI SESUAI STEL K-001-2003 VERSI 2.1 Yohanes Bayu Kristanto; Mudrik Alaydrus
Jurnal Teknologi Elektro Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.684 KB) | DOI: 10.22441/jte.v3i1.734

Abstract

Kabel dirancang untuk mempunyai karaktek tertentu yang mana akan membuatnya cocok untuk tujuan atau penggunaannya. Dalam hal kabel telepon yaitu untuk mentransmisikan suara, maka hal-hal yang perlu diperhatikan adalah diameter konduktor dan diameter isolasi, dimensi ini sangat mempengaruhi tahanan konduktor dan nilai mutual capacitance.Selain hal tersebut diatas, pada tiap tahapan prosespun harus diperhatikan hasil dan spesifikasi yang telah ditentukan sehingga apa yang akan di buat dan apa yang dihasilkan sesuai dengan rancangannya.Kata kunci : tahanan konduktor, mutual capacitance
Rancang Bangun Alat Transportasi Vertikal Menggunakan Atmega328 Aditya Wahyu Perdana; Fadli Sirait
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.988 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i1.002

Abstract

Abstrak—Semakin dibutuhkannya transportasi vertikal dengan biaya terjangkau tetapi tetap memenuhi standar keselamatan, diperlukan banyak inovasi yang sesuai dengan teknologi saat ini yaitu salah satunya menggunakan mikrokontroler sebagai kontrol basis utama mengoperasikan beberapa system kerja alat transportasi vertikal, salah satunya dirancang prototype  lift dengan media yang relatife kecil dan mudah didapatkan yaitu Arduino. Alat transportasi vertikal dirancang menggunakan sebuah mikrokontroler berbasis arduino sebagai kontrol operasi utama lift, motor gearbox sebagai pengungkit pergerakan arah timing belt antara bandul dan sangkar lift, akrilik dipilih sebagai bahan prototype lantai, longdrat sebagai tiang pancang utama, kanal U berbahan akrilik juga dipilih sebagai rail untuk membatasi pergerakan sangkar dan bandul supaya tetap pada jalurnya, push button spst dipilih sebagai tombol pemanggil sangkar lift, pengarah tujuan lift dan emergency stop sangkar lift ketika terjadi masalah pada system, lampu led sebagai indicator arah tujuan sangkar lift dan posisi sangkar lift, batangan tembaga sebagai media level lantai. Penelitian ini mampu menghasilkan prototype dari sebuah lift dan sesuai dengan cara kerja lift dikehidupan nyata. Waktu tempuh satu lantai 12 detik dengan tinggi lantai 20 cm maka kecepatan dirumuskan (jarak tempuh antar lantai)/(waktu tempuh)=(20 cm)/(12 detik) = 1.6666667cm/det. Dalam pengoperasian alat simulator ini dalam waktu 8 jam mampu melayani 170 kali perjalanan bolak balik
SIMULATOR PENGATUR OTOMATIS SUHU AIR HANGAT 37°C - 55 °C PADA WATER HEATER BERBASIS MICROKONTROLLER ATMEGA 8535 Zaki Rokhandi; Bekti Yulianti; Binsar Pangaribuan; Nurwijayanti KN
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 3 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.938 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i3.2181

Abstract

Pemanas air (water heater) merupakan alat yang digunakan untuk memanaskan air yang menggunakan energi sebagai sumber pemanas. metode penggunaan Pemanas air (water heater) yang digunakan pada saat ini masih menggunakan indera perasa untuk mengetahui seberapa besar suhu air hangat yang diinginkan dan penggunaannya pun masih dengan cara manual yaitu dengan mengkombinasikan keran air panas dengan keran air normal untuk mendapatkan suhu air hangat yang diinginkan. Simulator pengatur suhu otomatis warm water, merupakan simulator alat dengan fungsi warm water yang akan dikendalikan oleh microkontroller atmega 8535 sebagai pengontrol suhunya. Untuk suhu tetapan (setting point) yang di gunakan adalah 37°C, jika suhu kurang dari setting point maka heater on, dan jika suhu lebih dari setting point maka heater off. Sehingga suhu pada tanki pemanas stabil atau konstan secara otomatis.Hasil dari pengujian validasi sensor DS18B20 terhadap alat yang sudah di validasi hasilnya sesuai. Selisih perbandingan nilai pembacaan kalibrasi antara sensor DS18B20 dengan thermometer digital dan thermometer analog (air raksa) masih dalam batas toleransi yaitu masih di bawah rata-rata < 1.5°C dengan error setiap pembacaan maksimal < 4 %. Dari hasil pengukuran didapat nilai ketidakpastian relative untuk pengukuran 10 cm pada sensor SRF-04 sebesar 0.003 %, pengukuran 20 cm pada sensor SRF-04 sebesar 0.001%. Kata Kunci— water heater, microkontroller atmega 8535, simulasi
ROBOT PEMBERSIH LANTAI BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SENSOR ULTRASONIK Yuliza Yuliza; Umi Nur Kholifah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 3 (2015)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.465 KB) | DOI: 10.22441/jte.v6i3.800

Abstract

Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sangatlah pesat, terutama di bidang  teknologi  elektronika  mempengaruhi  kehidupan  masyarakat  untuk melangkah lebih maju, praktis dan simple. Pada prinsipnya tujuan penciptaan robot adalah untuk mempermudah pekerjaan manusia, apalagi kemajuan zaman menuntut pekerjaan manusia yang efektif dan efisien. Dalam urusan membersihkan rumah terkadang seseorang terlalu mengabaikan karena lelah bekerja.Untuk itu dibuatlah robot/alat pembersih lantai otomatis agar memudahkan ibu rumah tangga dalam membersihkan lantai. Robot pembersih ini bergerak secara otomatis dengan arduino sebagai otak robot. Robot ini bergerak maju sampai bertemu halangan berupa tembokmaka robot/ alat ini akan berbelok ke kiri otomasis sebesar 90 derajat untuk menghindari halangan dan terus membersihkan lantai yang belum di bersihkan, sehingga robot ini sangat cocok digunakan untuk para ibu rumah tangga yang tidak mempunyai waktu untuk membersihkan rumah.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan bahwa robot pembersih ini dapat bekerja dengan baik. Bergerak maju mengunakan motor DC dan mengepel lantai menggunakan sikat yang dikendalikan oleh motor DC. Sensor Ultrasonik yang terpasang pada depan robot berfungsi sebagai penentu jarak. Robot ini dapat mempermudah pekerjaan ibu rumah tangga.Kata kunci : Robot pembersih lantai otomatis, Mikrokontroller, Sensor Ultrasonik
Pengaruh Inertial Measurement Unit (IMU) MPU- 6050 3-Axis Gyro dan 3-Axis Accelerometer pada Sistem Penstabil Kamera (Gimbal) Untuk Aplikasi Videografi Rosada Tri Asnada; Sulistyono Sulistyono
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.493 KB) | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i1.007

Abstract

Otomasi sistem merupakan penggabungan antara mekanik, dan software menjadi sebuah fungsi tertentu sebagai cara untuk mempermudah kehidupan manusia. Otomasi sistem pada bidang fotografi memiliki prospek yang cukup menarik untuk dikembangkan peralatan otomatis yang menunjang keperluan fotografi. Dengan adanya sistem penstabil kamera (gimbal), videografer bisa mengambil gambar dengan hasil kualitas yang memadai di tempat manapun tanpa harus memikirkan getaran maupun gerakan yang akan mengganggu kamera saat pengambilan video. Sistem yang diimplementasikan ini menggunakan mikrokontroller dan sensor MPU6050 yaitu sebuah sensor yang memiliki 3-axis gyroscope dan 3-axis accelerometer. Gimbal merupakan salah satu perangkat sinematografi yang digunakan untuk menjaga posisi kamera agar kamera dapat mengambil gambar dengan baik pada suatu sudut pandang tertentu. Untuk mengetahui sudut pada gimbal dapat digunakan sensor IMU yang terdiri dari sebuah accelerometer dan gyroscope. Sensor accelerometer dapat mengukur sudut dengan baik saat diam, dan sensor gyroscope dapat mengukur sudut saat benda bergerak. Berdasarkan hasil analisa dan pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini akan memungkinkan kamera untuk bergerak bebas tanpa menghasilkan goyangan saat pengambilan gambar. Alat penstabil kamera ini menggunakan sensor gyroscope dan accelerometer dengan tipe MPU6050. Untuk bagian pengendali menggunakan modul mikrokontroler Arduino Nano ATMega328 dan sebagai penggeraknya digunakan 3 buah motor servo yang berfungsi untuk mempertahankan posisi kamera pada set point yang sudah ditentukan. Diharapkan dengan perancangan prototype ini akan dapat membantu meningkatkan hasil kualitas video
PORTABLE MEDICAL DEVICE UNTUK APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK BERBASIS IOT Trie Maya Kadarina
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3654.404 KB) | DOI: 10.22441/jte.v9i2.4074

Abstract

Dalam makalah ini dijelaskan perancangan dan realisasi portable medical device untuk aplikasi pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) berbasis Internet of Things. Pelayanan kesehatan berbasis IoT memungkinkan dokter dan paramedis melakukan pemantauan jarak jauh secara real time dan pendeteksian dini terhadap kondisi darurat untuk segera ditangani. Sistem ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan KIA dan menurunkan angka kematian ibu dan anak yang masih cukup tinggi di Indonesia. Dalam penelitian ini diimplementasikan sebuah portable medical device yang berfungsi untuk mengambil, mengolah, merekam dan menganalisa data besaran fisiologis vital pasien yaitu: nilai denyut jantung dan kadar saturasi oksigen dalam darah (SpO2). Kemudian data tersebut dikirim ke cloud untuk dianalisis lebih lanjut oleh dokter spesialis melalui mobile device atau paramedis di fasilitas kesehatan kesehatan (puskesmas/klinik atau rumah sakit) melalui PC. Portable medical device ini terdiri dari modul sensor dan Raspberry Pi. Modul sensor direalisasikan menggunakan IC Max 30102 dan Arduino Uno yang berfungsi untuk mengambil dan mengolah data denyut jantung dan SpO2 dengan metoda pulse oximetry. Hasil penelitian menujukkan bahwa modul sensor telah mampu mengambil data denyut jantung dan SpO2 dengan baik. Selain itu, telah dapat dilakukan fog computing berupa analisa keadaan tidak normal pasien oleh Raspberry Pi sebelum dikirim ke cloud.Kata Kunci— arduino, fog computing, internet of things, kesehatan ibu dan anak, portable medical device, pulse oximetry, raspberry Pi.