Jurnal Kajian Komunikasi
JKK aims to encourage research in communication studies. Topics addressed within the journal include but not limited to: -Political communication is a communication that employs message and political actor or related to power, government, and policy. -Cross-cultural communication is a communication between people with different culture (for instance race, ethnic, or socio-economic) -Business communication is an idea or opinion exchange, information, instruction among people (personal or non-personal) through a various symbol to achieve company goal. -Organizational communication discusses organizational behavior and explained about interactions between people within the organization. -Health communication discusses communication strategy to distribute health information within community or society. The aim of health communication is persuading individual or society in making decision about health activity
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
" Vol 4, No 2 (2016)"
:
10 Documents
clear
PERAN HUMAS DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN PANTAI PANGANDARAN SEBAGAI EKOWISATA MELALUI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PANGANDARAN
Komariah, Kokom;
Subekti, Priyo
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.476 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.7741
Pangandaran merupakan pantai yang diproyeksikan untuk dijadikan tempat wisata nasional oleh pemerintah kabupaten Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran humas dalam pengembangan pantai Pangandaran sebagai ekowisata melalui kearifan lokal masyarakat Pangandaran. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan data kualitatif dan sample purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas pemerintah berperan sebagai mediator dan fasilitator antara pemerintah dengan masyarakat dengan mengggunakan: komunikasi antarpersonal (menggunakan trik trik komunikasi secara psikologis); pendekatan Humas dengan komunikasi terbuka antara pemerintahan dengan masyarakat, dengan menggunakan opinion leader (tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh keamanan); pendekatan media yaitu promosi melalui media massa terutama media cetak; melakukan hubungan baik dengan media (media relations) dengan wartawan dari berbagai media melalui sebuah kerja sama resmi melalui MoU. Humas Kabupaten Pangandaran memanfaatkan berbagai saluran komunikasi untuk mensosialisasikan program pemerintahnya terkait dengan pembentukan Pangandaran sebagai ekowisata dan sentral wisata pantai di Jawa Barat DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.5
STRATEGI MEDIA RELATIONS PT. PELABUHAN TANJUNG PRIOK DALAM MENANGGAPI KRISIS
Febriyansyah, Andi Refandi;
Christin, Maylanny;
Imran, Ayub Ilfandy
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (709.268 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.8017
PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang kepelabuhanan ini memiliki permasalahan internal perusahaan yaitu Direktur Utama Richard Joost Lino yang terdakwa sebagai tersangka kasus korupsi mobile crane Pelindo II. Krisis mulai menjadi ancaman citra perusahaan maupun anak perusahaannya, PT. Pelabuhan Tanjung Priok, yaitu sejak pemberitaan permasalahan ini tersebar luas di media cetak maupun elektronik pada bulan Agustus 2015 mengenai penggeledahan kantor Direktur Utama Pelindo II oleh Penyidik Bareskrim Polri. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik in-depth interview, observasi langsung penelitian di PT. Pelabuhan Tanjung Priok dan juga didukung oleh data dokumentasi dari perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi media relations PT. Pelabuhan Tanjung Priok dalam menanggapi krisis yang dihadapi oleh holding company. Berdasarkan hasil pengelolahan data, maka dapat diketahui bahwa kaitan antara kegiatan humas anak peruaahaan dengan holding company yaitu saling mendukung dan membantu segala kegiatan yang dilakukan oleh humas holding company. Namun, pada saat terjadi krisis, humas PT. Pelabuhan Tanjung Priok tidak ikut berkontribusi banyak dalam penanganan krisis melainkan hanya membantu dalam penyebaran informasi yang positif dan benar kepada media cetak maupun elektronik. DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.10
PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR KELUARGA BERENCANA JAKARTA BARAT
Irawan, Dede;
Venus, Antar
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (877.272 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.7367
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh iklim komunikasi organisasi yang terdiri dari kepercayaan, partisipasi dalam pembuatan keputusan, kejujuran, keterbukaan komunikasi kepada pegawai, mendengarkan dalam komunikasi dari pegawai dan memperhatikan tujuan kinerja pegawai yang tinggi terhadap kinerja pegawai di Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Barat Penelitian ini menggunakan metode survei eksplanatori yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat di antara variabel-variabel penelitian dengan pengujian statistik inferensial analisis jalur. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Barat dengan mengambil seluruh populasi yang ada sebanyak 95 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kepercayaan diantara para pegawai, kejujuran di antara para pegawai dan memikirkan tujuan kinerja pegawai yang tinggi mempunyai pengaruh yangsignifikan terhadap kinerja pegawai. Sedangkan faktor partisipasi pegawai dalam pembuatan keputusan, keterbukaan komunikasi kepada pegawai dan mendengarkan dalam komunikasi dari pegawai tidak berpengaruh secara signifikan, namun memberikan komstribusi positif terhadap kinerja pegawai di lingkungan Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 82,1%, sedangkan sisanya sebesar 17,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh iklim komunikasi organisasi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja pegawai di lingkungan Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Barat DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.1
CITRA KAWASAN STRATEGIS NASIONAL CEKUNGAN BANDUNG MELALUI INSTAGRAM PADA PENGGUNA HASHTAG #EXPLOREBANDUNG
Perdana, Rangga Putera;
Christin, Maylanny;
Malau, Ruth Mei Ulina
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1158.271 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.7951
Penelitian ini berjudul âCitra Kawasan Strategis Nasional (KSN) Cekungan Bandung Melalui Instagram (Studi Deskriptif pada Pengguna Hashtag #explorebandung). Alasan mengambil judul tersebut karena penggunaan hashtag #explorebandung yang sudah mencapai jutaan foto dengan keterkaitannya pada citra KSN Cekungan Bandung itu sendiri. Penelitian ini difokuskan pada citra KSN Cekungan Bandung melalui perspektif pengguna hashtag #explorebandung di Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra KSN Cekungan Bandung dari sisi pengguna hashtag #explorebandung, dengan menggunakan ragam informan, baik itu warga asli Bandung ataupun wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara mendalam dan observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra KSN Cekungan Bandung dilihat dari sudut pandang pengguna hashtag #explorebandung ialah bagus dan positif. Selain itu, bentuk kegiatan yang dilakukan oleh pengguna hashtag #explorebandung dalam keterkaitannya akan citra KSN Cekungan Bandung adalah dengan mengikuti kegiatan Worldwide Instameet (WWIM) yang diselenggarakan oleh komunitas Explorebandung.DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.6
KINERJA HUBUNGAN MASYARAKAT PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA BARAT
Rahmat, Agus;
Bakti, Iriana
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (762.067 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.8612
Kebutuhan pemerintah Indonesia atas Humas pemerintah tidak lagi dalam tataran wacana atau sekedar konsep secara keIlmuan, keberadaan Humas pemerintah didorong atas kebutuhan pemerintah untuk menjelaskan apa yang dilakukan oleh pemerintah kepada ,asyarakat guna memperoleh dukungan dan untuk menerangkan apa dan bagaimana yang dilakukan pemerintah sehingga lingkungan masyarakat dalam dan masyarakat luar percaya. sudah sejak lama pemerintah di Indonesia termasuk pemerintah daerah memiliki Humas pemerintah, bahkan khusus di lingkungan pemerintah, profesi ini tergabung dalam wadah BakoHumas. Fakta yang ada dan berkembang mengisyaratkan sekaligus mempertanyakan mengenai kinerja Humas Pemerintah selama ini. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsi kinerja Humas pemerintah khususnya Humas Pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat. Untuk mencapai tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa: pertama, kinerja Humas pemerintah lebih banyak menerimaan teguran dibanding pujian/penghargaan atas hasil kerja; kedua, pegawai di bagian Humas pemerintah sangat sedikit yang berlatar belakang pendidikan formal komunikasi, terlebih lulusan keHumasan selain itu pegawai juga jarang mendapat pendidikan non formal bidang keHumasan; ketiga, aktivitas Humas pemerintah lebih tertumpu pada kegiatan rutin berupa penyediaan informasi bagi media. Konsekuens dari temuan penelitian ini adalah perlunya pengembangan kompetensi pegawai Humas pemerintah melalui linieritas bidang kerja dan pendidikan bagi pegawai baru dan pelatihan bidang keHumasan bagi petugas yang sudah ada.DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.2
PENGEMBANGAN MODEL KOMUNIKASI KELOMPOK FASILITATOR KELURAHAN BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PERBAIKAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KOTA CIMAHI PROPINSI JAWA BARAT
Koswara, Iwan;
Mulyana, Slamet
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (841.806 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.7814
Penduduk Propinsi Jawa Barat berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010 berjumlah 43,7 juta jiwa, dengan pertumbuhan 1,49 persen per tahun diproyeksikan pada tahun 2030 jumlah penduduk Jawa Barat akan mencapai 60 juta jiwa, suatu jumlah yang fantastis. Ledakan penduduk seperti itu akan akan menciptakan berbagai persoalan pelik seperti krisis pangan, kemiskinan, keterbatasan lahan tempat tinggal, kerusakan lingkungan, dan tingginya angka kriminalitas. Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga tidak saja mencakup aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Pemerintah Jawa Barat memiliki komitmen untuk memperbaiki kondisi kesejahteraan masyarakat miskin melalui program perbaikan rumah tidak layak huni. Kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni di wilayah perkotaan Provinsi Jawa Barat (9 Kota) sampai pada tahun 2014 sebanyak 17.511 unit yang tersebar di 378 kelurahan. Penelitian ini berusaha untuk melihat sejauhmana pengembangan model komunikasi kelompok Fasilitator Kelurahan terhadap upaya mensukseskan program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di 3 kecamatan di Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model komunikasi kelompok Fasilitator Kelurahan Badan Keswadayaan Masyarakat dalam menjalankan tugasnya menyukseskan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis penelitian yang digunakan adalah studi kasus berdasarkan metode, data, dan triangulasi sumber. Dalam penelitian ini akan digali hal-hal yang berkenaan dengan model komunikasi Fasilitator Kelurahan dan perannya dalam meyukseskan program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat. DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.7
LITERASI MEDIA SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI TIM SUKSES RELAWAN PEMENANGAN PEMILIHAN PRESIDEN JOKOWI JK DI BANDUNG
Senova, Annisa
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1687.544 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.7411
Memahami kegiatan literasi media yang terjadi dalam kehidupan berorganisasi akan memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan mengidentifikasi, menentukan, mengorganisir, dan menggunakan media, serta menjadikan informasi sebagai bahan pertimbangan pembuatan keputusan tim sukses relawan pemenangan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Bandung. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menemukan kegiatan literasi media sebagai strategi komunikasi tim sukses relawan pemenangan pemilihan presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan triangulasi data sumber. Media sosial menjadi media utama dalam proses penyampaian pesan kepada khalayak di kota Bandung. Terdapat beberapa jenis media sosial yang akan digunakan secara rutin dalam proses tersebut, yaitu Twitter, Facebook, Instagram, dan Youtube. Namun, timses relawan media sosial hanya fokus kepada dua jenis media sosial yang dianggap dapat mempengaruhi pandangan publik. Twiter dan Instagram dianggap mampu menjadi jejaring sosial yang efektif dalam proses penyampaian pesan politik pemilu 2014. Penyampaian informasi oleh timses relawan media sosial kepada masyarakat melalui Twitter dan Instagram dianggap sangat efektif dan tepat. Konten-konten yang disediakan oleh akun Twitter sangat mudah untuk diakses oleh semua kalangan. Penelitian tantang proses literasi media tim sukses relawan pemenangan presiden Jokowi-Jk ini dapat menambah masukan bagi ilmu komunikasi, terutama dalam bidang literasi media, bahwa saat ini keberadaan media dapat menjadi sebuah strategi komunikasi yang cukup efektif. DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.3
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DENGAN MOTIVASI WIRAUSAHA PEBISNIS DARING (ONLINE) DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS
Yasundari, Yasundari
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (755.707 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.7737
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara penggunaan media sosial Instagram dengan motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family dalam meningkatkan produktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan teknik analisis data inferensial. Teknik pengambilan data berupa kuesioner (angket), wawancara, observasi, dan studi pustaka. Kuesioner dibagikan kepada sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 orang dengan teknik pengukuran menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Instagram memiliki hubungan yang signifikan cenderung kuat dengan motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family. Penggunaan media sosial Instagram memiliki hubungan yang signifikan cenderung sedang dengan peningkatan produktivitas. Motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family memiliki hubungan yang signifikan cenderung cukup sedang dengan peningkatan produktivitas. Saran bagi pebisnis daring anggota SFS Family, agar dapat lebih kompak dan memaksimalkan penggunaan media sosial Instagram dan lebih berhati-hati dengan cybercrime yang sangat rentan di transaksi dunia daring.
KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU DAN SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INKLUSI
Nuryani, Nuryani;
Hadisiwi, Purwanti;
Karimah, Kismiyati El
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (786.204 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.6134
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi komunikasi guru padasiswa ABK di SMK Balai Perguruan Putri Bandung, bagaimana komunikasi instruksional yang dilakukan guru pada siswa ABK di SMK BPP, dan mengapa sekolah memilih untuk melaksanakan komunikasi pembelajaran yang menggabungkan siswa ABK dan nonABK. Penelitian ini menggunakan tradisi studi kasus dengan metode kualitatif serta menggunakan beberapa teori yang melandasi penelitian yakni teori interaksi simbolik dan teori konvergensi simbolik. Kesimpulan penelitiaan ini adalah 1) beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan komunikasi pembelajaran di antaranya kompetensi guru, kesiapan siswa, dan dukungan lingkungan sekolah. Termasuk juga dukungan orang tua dan pendamping. 2) Komunikasi pembelajaran dilaksanakan dalam dua saluran yakni komunikasi pembelajaran di depan kelas dan komunikasi individual antara guru dan siswa. Teknik yang digunakan mulai dari ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan juga tutor sebaya. Bahasa verbal dan nonverbal digunakan seperti raut muka ekspresif, suara lantang, artikulasi jelas, gaya tubuh dan bahasa tubuh ekspresif, disertai dengan sentuhan, belaian, tatapan mata. 3) Alasan yang melatar belakangi penyelenggaraan komunikasi instruksional yang menggabungkan siswa ABK dan nonABK di SMK BPP Bandung dilakukan demi kepentingan tiga pihak, yakni siswa ABK, organisasi, serta siswa non ABKDOI: 10.24198/jkk.Vvol4n2.4
PENGALAMAN KOMUNIKASI PEMULUNG TENTANG PEMELIHARAAN KESEHATAN DIRI DAN LINGKUNGAN DI TPA BANTAR GEBANG
Nurtyasrini, Sarah;
Hafiar, Hanny
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1019.14 KB)
|
DOI: 10.24198/jkk.v4i2.10437
Kebersihan diri dan lingkungan merupakan hal yang penting bagi setiap diri manusia. Setiap individu memiliki cara masing-masing untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan mereka. Begitu juga dengan pemulung di TPA Bantar Gebang yang setiap hari dikelilingi oleh sampah yang di dalamnya banyak terdapat virus dan bakteri yang bisa mengakibatkan berbagai macam penyakit. Pemulung ini memiliki cara yang berbeda dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengalaman komunikasi pemulung dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan di TPA Bantar Gebang. Teori yang digunakan adalah teori fenomenologi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan tradisi fenomenologi. Data yang digunakan dalam penelitian adalah melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka terhadap subjek penelitian yang dipilih (purposif). Hasil Penelitian penelitian ini menunjukan terdapat dua jenis kategori pemulung, yaitu 1. Pemulung sadar kesehatan diri dan lingkungan, dan 2. Pemulung tidak sadar kesehatan diri dan lingkungan. Cara mereka mendapatkan informasi tentang kesehatan diri dan lingkungan adalah berasal dari teman sesame pemulung, tetangga, televisi, radio, dan koran.DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.9