cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
KOMPETENSI USAHA MIKRO KECIL & MENENGAH (UMKM) KOTA BANDUNG DALAM MENGAHADAPI PERSAINGAN MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Martini, Tini
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum kompetensi, kesiapan UMKM dalam bersaing dalam era MEA dengan kompetensi yang dimiliki, serta kompetensi apa saja yang harus dimiliki UMKM Kota Bandung. Penelitian ini menggunakanteknik analisis korelasi Pearson Product Momentyaitu dengan meneliti kompetensi dan daya saing UMKM. Penelitian ini menggunakan 80 orang responden UMKM Kota Bandung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi hubungan antar manusia termasuk dalam kategori tinggi, kompetensi pemasaran adalah yang paling rendah. Adapun korelasi antara kompetensi dan persaingan bisnis adalah sebesar 41,3%. Serta kompetensi yang harus dimiliki adalah kompetensi hubungan antar manusia, kompetensi konseptual, dan kompetensi pemasaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, KOMUNIKASI DAN KONSEP DIRI MATEMATIK SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN GEOGEBRA Yanti, Yanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v16i2.4240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah (KPM), komunikasi (KKM) dan konsep diri (KDM) matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran kontekstual berbantuan geogebra (PKG) sebagai kelas eksperimen dengan siswa yang memperoleh pembelajaran ekspositori (PE) sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII salah satu SMP swasta di kota Bandung dengan sampel dipilih dengan cara kelompok. Instrumen penelitian meliputi tes PKM, KKM dan KDM. Pengolahan data menggunakan uji t, uji t’. Hasil penelitian: (1) Pencapaian KPM siswa yang memperoleh PKG lebih baik daripada siswa yang memperoleh PE, (2) Pencapaian KKM siswa yang memperoleh PKG tidak lebih baik dari siswa yang memperoleh PE, (3) Peningkatan KPM dan KKM siswa yang memperoleh PKG tidak lebih baik dari siswa yang memperoleh PE, (4) Pencapaian KDM siswa yang memperoleh PKG tidak berbeda dengan siswa yang memperoleh PE.
DINAMIKA TRANSFORMASI BUDAYA BELAJAR SUKU BADUY Sutoto, Sutoto
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v17i2.8249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna transformasi budaya belajar dalam adat larangan sekolah pada Suku Baduy di Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Penelitian menggunakan metode etnografi, diawali dari tahapan observasi, wawancara, dan kajian dokumen.Data-data tersebut dianalisis dengan teknik Spradley terdiri dari analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema budaya. Informan penelitian adalah ketua adat, kepala desa, pelaku pendidikan, orang tua murid, dan mahasiswa. Berdasarkan analisis data kualitatif disimpulkan bahwadiperlukan negosiasi untuk mengubah lingkungan organisasi dan transformasi sumber daya manusia, namun adat larangan sekolah tidak boleh diubah. Pemimpin transformasional menerapkan sistem pengendalian budaya belajar berikut: (1) penerimaan peserta didik dengan manajemen tertutup; (2) pergi ke sekolah dengan penyamaran dan bersembunyi; dan (3) kegiatan pendidikan dipusatkan di perbatasan tanah ulayat. Dengan demikian motivasi belajar dapat dioptimalkan dan inovasi budaya belajar dapat diterima pemuka adat.
KONFLIK DALAM TATA KELOLA GURU DI SATUAN PENDIDIKAN Dewi, Prima
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v18i1.11063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai konflik yang terjadi dalam tata kelola guru pada salah satu satuan pendidikan di kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun Subjek dalam penelitian ini adalah Pengurus yayasan, Kepala Sekolah, dan Guru. Hasil yang di tunjukan dalam penelitian ini adalah: (1) Konflik dalam tata kelola guru pada satuan pendidikan di kab. Bandung Barat ini terjadi dalam konsteks perubahan terhadap sistem manajemen, (2) faktorfaktor yang mempengaruhi terjadinyakonflik adalah rasa tertekan yang dialami sebagian besar guru terkait perubahan yang diterapkandalam waktu yang relatif singkat, dan adanya kebijakan pengurangan masa kerja melalui pembaharuan SK guru. Adapun Implikasi dari penelitian ini adalah, bertambahnya kualitas kerja guru, tingginya kreativitas dan rasa tanggung jawab guru dalam melaksakan tugas dan fungsinya pada salah satu satuan pendidikan di kab. Bandung Barat ini.
MINAT SISWI SLTP TERHADAP PERMAINAN SEPAK BOLA WANITA DI SSB QUEEN KOTA BANDUNG Yunisial, Papat
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v17i1.6638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran minat siswi SLTP terhadap permainan sepak bola di Kota Bandung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriktif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SLTP di Kota Bandung yang aktif mengikuti latihan sepak bola di klub Putri Priangan Kota Bandung. Dan yang menjadi sampel penelitian, sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan angket, Teknik analisa data menggunakan uji rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan sub komponen valuing mempunyai dukungan terbesar terhadap terbentu-knya minat, dengan besar dukungan 35.35%, kemudian peringkat kedua adalah sub komponen receiving sebesar 33.03%, sedangkan dukungan terkecil sub komponen responding dengan dukungan sebesar 31.62%.Faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswi SLTP terhadap permainan sepak bola di Kota Bandung adalah, pertama lingkungan 18.38%, kedua diri pribadi 18.03%, ketiga adalah guru / pelatih dan sarana/ prasarana 16, 86%, selanjutnya adalah teman 16.35%, dan yang terakhir adalah faktor program dengan besar dukungan 13.52%.
PENGARUH METODE DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA (STUDI QUASI EKSPERIMEN KELAS VII SMPN 6 BANDA ACEH) Salo, Yulia Ayuningsih
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh suatu rancangan pembelajaran dengan menggunakan metode discovery learning untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 6 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa SMPN 6 Banda Aceh yang berjumlah 60 orang. Analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Ms. Excel dan SPSS. Hasil penelitiaan menunjukan bahwa gambaran umum keaktifan belajar siswa kelas VII SMPN 6 Banda Aceh termasuk pada katagori sedang. Berdasarkan analisis data ditemukan terdapat perbedaan pengaruh keaktifan belajar kelompok eksperimen dan kontrol secara signifikan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SUKU KATA MENGGUNAKAN MODIFIKASI PERMAINAN KARTU DOMINO PADA TUNAGRAHITA SEDANG Puspita, Irine
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui keterbatasan peserta didik tunagrahita sedang kelas VII SMPLB-C1 dalam membaca yang membuat pencapaian beberapa kompetensi pelajaran Bahasa Indonesia dan juga pelajaran lain menjadi tertunda. IQ peserta didik tunagrahita sedang berada pada level 35–40 sampai 50–55. Mereka memiliki kesulitan pada mata pelajaran membaca. Proses membaca permulaan yang diperlukan peserta didik adalah proses recording dan decoding. Peserta didik akan menunjukkan suku kata yang dilihat kemudian mengasosiasikan dalam bunyi bahasa sesuai suku kata yang dilihat dalam rangkaian grafis dua huruf (konsonan dan vokal). Kartu domino yang digunakan merupakan kartu domino yang dimodifikasi. Teknik permainannya hampir sama, perbedaannya terletak pada simbol yang digunakan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus dengan empat peserta didik tunagrahita sedang kelas VII SMPLB-C1 sebagai subjek penelitian. Kegiatan dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2015/2016. Hasil yang diperoleh menunjukkan, bahwa permainan kartu domino berhasil meningkatkan kemampuan belajar membaca suku kata pada peserta didik kelas VII SMPLB-C1. Untuk itu disarankan agar guru membuat alat peraga pendidikan yang bermakna bagi peserta didik tunagrahita sedang.
KONSELING TEMAN SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN EMPATI SISWA Suryawati, Ni Made Rahmi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v16i2.4247

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya memiliki sikap empati dalam kehidupan sehari-hari. Sikap empati merupakan keterampilan dasar dalam menjalin hubungan sosial yang dapat diajarkan, dikembangkan, dan dilatih. Siswa merasa berharga dan bahagia apabila dapat diterima dalam situasi kelompok oleh sebayanya. Kekurangan hubungan sosial pada siswamengakibatkan depresi hinggadrop out sekolah. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan empati siswa melalui konseling teman sebaya (KTS). Secara khusus, bertujuan untuk (1) mengetahui profil empati siswa sebelum diberikan bantuan KTS, (2) mengetahui rumusan hipotetik program KTS pada siswa, dan (3) mengetahui efektivitas KTS untuk meningkatkan empati siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII dengan jumlah 175 orang yang berlokasi di SMP Laboratorium Percontohan UPI Bandung. Pemilihan lokasi penelitian disebabkan fenomena perilaku siswa yang kurang berempati dapat dilihat dari siswa susah bergaul, tidak akrab dengan teman, tidak peduli, ingin lebih populer, dan merasa tidak memiliki teman. Faktanya, terdapat 40% siswa pada kategori rendah, 45% siswa pada kategori sedang, dan hanya 15% siswa yang berada pada kategori tinggi, serta kurangnya jumlah guru bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen-kuasi dengan nonequivalent (pretest-posttest) control group design, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tidak dipilih secara acak, untuk mengetahui perbedaan kelompok yang diberikan intervensi dengan kelompok yang tidak diberikan intervensi. Sebelum memberikan intervensi konselor sebaya diberikan pelatihan keterampilan KTS. Setelah intervensi, siswa yang memiliki empati rendah mendapatkan peningkatan skor dan perubahan prilaku yang positif. Sehingga, hasil temuan penelitian menunjukkan konseling teman sebaya efektif untuk meningkatkan empati siswa kelas VII SMP Laboratorium Percontohan UPI Bandung Tahun Ajaran 2014-2015.
MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, PROFESIONALISME GURU, DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH Abdullah, Mulyana
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v17i3.9612

Abstract

Berbicara tentang pendidikan, hal pertama yang tersirat dalam benak kita adalah “sekolah”. Sekolah dalam hal ini merupakan suatu organisasi publik yang memberikan jasa layanan pendidikan bagi masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas individu masyarakat itu sendiri. Oleh karenanya, menjadi suatu hal yang wajar apabila masyarakat menuntut tersedianya “sekolah yang baik” yang tercermin dari efektifitas kinerja sekolah yang bersangkutan. Di sinilah manajemen mutu pendidikan di sekolah menutut peran kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru, serta partisipasi masyarakat secara optimal. Mutu atau lebih sering disebut dengan istilah kualitas merupakan gambaran karakteristik menyeluruh dari barangatau jasa yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan pihak pengguna. Berkaitan dengan pendidikan di sekolah, mutu pendidikan senantiasa merujuk pada spesifikasi pelayanan pendidikan yang sesuai dengan tujuan atau manfaat dari pendidikan itu sendiri. Itulah sebabnya, dapat dikatakan bahwa keberhasilan suatu program pendidikan yang diselenggarakan oleh suatu organisasi sekolah akan sangat sulit dicapai tanpa adanya keselarasan pandangan antara kepala sekolah, guru dan masyarakat tentang makna pendidikan yang sebenarya, serta bagaimana seharusnya proses pendidikan di sekolah itu dilaksanakan. Oleh karenanya, sudah seharusnyalah pimpinan sekolah yang dalam hal ini adalah kepala sekolah, guru dan masyarakat bekerjasama secara terpadu dalam mewujudkan setiap cita-cita pendidikan untuk membentuk generasi penerus yang berkualitas baik dalam hal pengetahuan, keterampilan, maupun sikap dan moralnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENGGUNAAN MASALAH KONTEKSTUAL MATEMATIKA Zahrah, Riza Fatimah
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v16i2.4229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan menyelesaikan soal cerita dan motivasi belajar siswa sebagai akibat dari. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen, dengan desain yang digunakan adalah ‘nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Manisloor dan siswa kelas V SDN 2 Maniskidul. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan menyelesaikan soal cerita dan angket skala serta lembar observasi untuk menganalisis motivasi belajar siswa. Analisis statistic yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah independent sample t-test, Mann Whitney U. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan menyelesaikan soal cerita dan motivasi belajar siswa antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan masalah kontekstual matematika dan siswa yang memperoleh pembelajaran langsung berdasarkan skor N-gain; ditinjau berdasarkan level kemampuan awal menyelesaikan soal cerita menunjukan bahwa pengelompokkan berdasarkan level kemampuan awal menyelesaikan soal cerita berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menyelesaikan soal cerita. Terdapat perbedaan pengaruh peningkatan kemampuan menyelesaikan soal cerita siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan masalah kontekstual matematika ditinjau berdasarkan kemampuan awal menyelesaikan soal cerita (tinggi, sedang dan rendah).

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 2 (2025) Vol 25, No 1 (2025) Vol 23, No 1 (2023): Pendidikan Vol 22, No 3 (2022) Vol 22, No 2 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 3 (2020) Vol 20, No 2 (2020) Vol 20, No 1 (2020): MEDIA PEMBELAJARAN Vol 19, No 3 (2019): PERMASALAHAN PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2019): PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN More Issue