cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK PEMBIMBING TERHADAP MUTU PROSES PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) DAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN Solihati, Siti Aminah
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi profesional merupakan kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan mengelola pembelajaran. Prakerin merupakan bagian dari program pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh setiap peserta didik di dunia kerja. Sikap kewirausahaan merupakan kesiapan merespon secara konsisten dalam bentuk positif atau negatif terhadap obyek atau situasi. Artikel ini menelaah pengaruh kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik terhadap mutu proses prakerin dan sikap kewirausahaan siswa SMK AL-Huda Sariwangi Tasikmalaya.Kata Kunci:  Kompetensi Profesional, Kompetensi Pedagogik, Mutu Proses Prakerin dan Sikap Kewirausahaan
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN STS (SCIENCE-TECHNOLOGY SOCIETY) UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN MAHASISWA TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP PADA MATAKULIAH EKOLOGI MANUSIA Kastolani, Wanjat
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v15i1.1279

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui proses identifikasi masalah lingkungan hidup yang dapat dilakukan mahasiswa pada matakuliah Ekologi Manusia, mengembangkan prosedur model pembelajaran STS pada matakuliah Ekologi Manusia, dan membandingkan tingkat efektivitas model pembelajaran STS dengan model konvensional yang selama ini dilakukan pada perkuliahan Ekologi Manusia. Disain Eksperimen yang akan digunakan adalah Pretest-postest, Non-Equivalent Control Group Design. Dengan design ini, subjek penelitian ditest sebelum mendapat perlakuan (pretest). Pretest dalam desain penelitian ini digunakan untuk pengontrolan secara statistic (statistical control) dan untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap capaian skor (gain score). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil test awal (pretest) nilai rata-rata yang diperoleh oleh responden hanya 17,0 dari 40 soal yang diajukan artinya jauh di bawah rata-rata. Standar deviasi dari rangkaian skor nilai adalah sekitar 4,8. Selanjutnya dari data hasil posttest ada kenaikan rata 22,7 yang menjawab dengan benar dari 40 soal. Dengan demikian, sudah dapat disimpulkan bahwa metode STS dapat meningkatkan prestasi mahasiswa.Keywords: STS teaching and learning model, students’ awareness, environment
KOMPARASI BIAYA UPAH PEKERJAAN BETON BERDASARKAN ANALISA KONVENSIONAL DENGAN ANALISA MODERN Nurasiyah, Siti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v15i2.1297

Abstract

Anggaran biaya merupakan salah satu unsur fungsi perencanaan proyek konstruksi. Penyusunan anggaran merupakan perencanaan secara detail perkiraan biaya bagian atau keseluruhan kegiatan proyek, yang selanjutnya digunakan untuk menerapkan fungsi pengawasan dan pengendalian biaya serta waktu pelaksanaan. Perhitungan anggaran biaya biaya terdiri dari 5 (lima) hal yang pokok, yaitu tenaga kerja, bahan, alat, overhead, dan profit. Tenaga kerja merupakan salah satu sumber daya proyek yang menentukan keberhasilan proyek harus memiliki kualifikasi, keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan untuk mencapai sasaran proyek. Salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan tenaga kerja adalah produktivitas tenaga kerja. Perhitungan anggaran biaya dengan menggunakan analisa modern menetapkan produktivitas tenaga kerja secara jelas dan lebih detail sesuai dengan ukuran dari bahan yang digunakan dan masing-masing rincian aktivitas, dengan satuan waktunya jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar biaya upah dengan analisa konvensional (AHSP) dan analisa modern pada pekerjaan beton bertulang, serta untuk mengetahui besar perbedaan biaya upah pekerjaan beton dengan analisa konvensional (AHSP) dan analisa modern. Hasil yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah dapat mengetahui komparasi besarnya biaya upah pada pekerjaan beton bertulang yang diamati berdasarkan analisa konvensional (AHSP) dan analisa modern. Besar biaya upah pekerjaan beton dengan Analisa Konvensional (AHSP PU) adalah sebesar Rp 78.320.606. Besar biaya upah pekerjaan beton dengan Analisa Modern (koefisien rendah) adalah sebesar Rp 22.828.020, sedangkan biaya pekerjaan beton dengan Analisa Modern (koefisien tinggi) adalah sebesar Rp 46.688.319. Selisih biaya RAB upah pekerjaan beton antara AHSP Kementerian Pekerjaan Umum dengan Analisa Modern (koefisien rendah) adalah sebesar Rp 55.492.585 (70,85%), sedangkan selisih biaya RAB upah pekerjaan beton AHSP Kementerian Pekerjaan Umum dengan Analisa Modern (koefisien tinggi) adalah sebesar Rp 31.632.287 (30,39%). Biaya upah pada pekerjaan beton dengan menggunakan AHSP Kementerian Pekerjaan Umum meliputi biaya langsung dan biaya tidak langsung termasuk biaya umum (overhead), transportasi, dan lain-lain, sehingga perlu diidentifikasi berapa besar biaya tak langsung yang disisipkan pada produktivitas tenaga kerja dan biaya satuan pada AHSP Kementerian Pekerjaan Umum, untuk mendapatkan biaya aktual pelaksanaan di lapangan.Kata kunci: analisa modern, analisa konvensional, AHSP, RAB
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KEBERAKSARAAN BERORIENTASI BUDAYA LOKAL UNTUK MENUNTASKAN TUNAAKSARA DEWASA PADA MASYARAKAT PESISIR KABUPATEN CIREBON Kuswara, Kuswara
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): Penelitian Pendidikan
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dari indeks pembangunan orang-orang Indonesia cenderung turun naik dan selalu di belakang Cina, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Program pemberantasan buta huruf adalah salah satu usaha dalam mengajar pencapaian peningkatan kampanye pendidikan yangsecara relatif  akan memeprtinggi perbaikan / peningkatan index pendidikan sebagai bagian dari  komponen HDI. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengidentifikasi kondisi sosial budaya; 2) menggambarkan situasi gerakan pemberantasan buta huruf; 3) merancang model hipotesis kebudayaan local yang berorientasi pada pembelajaran; dan 4) mengevaluasi keefektifan budaya lokal yang berorientasi pada pendidikan dalam gerakan pemberantasan buta huruf pada kelompok coastal di desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Proses model pembangunan mengarah pada prosedur yang dikembangkan oleh Borg dan Gall (1989 : 784–785). Kajian ini menunjukan bahwa indeks HDI Kabupaten Cirebon pada tahun 2011 adalah 69,27 yang merupakan angka di bawah rata-rata dari indeks HDI Provinsi Jawa Tengah (72,73), dengan 3,36 nilai ketidaksesuaian, sementara jumlah yang buta huruf adalah 88.550 orang. Hasil analisis mengenai keefektifan budaya local berorientasi pada model pembelajaran melek huruf/pemberantasan buta huruf menunjukan bahwa model tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pendidikan, pendidikan bahasa Indonesia, kemahiran pekerjaan tertentu, peningkatan budaya local, penguasaan diri, kemahiran dan keterampilan dalam aplikasi IT. Keefektifan ujian secara statistic yang diukur menunjukan perubahan pada level keterampilan dan kemahiran pendidikan dari tidak memilikinya sampai dengan mahir/cekatan.Kata kunci: Buta huruf, melek huruf, budaya local.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TEMA BERMAIN DENGAN BENDA-BENDA DI SEKITAR Hamdu, Ghullam
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  mendeskripsikan perancangan media pembelajaran berbasis masalah sebagai media pembelajaran yang mengembangkan kemampuan berpikir dan kemampuan mengatasi masalah bagi siswa kelas V. Media pembelajaran berbasis masalah ini diperuntukkan pada pembelajaran tematik Tema Bermain dengan Benda-benda di sekitar. Menurut Piaget, kemampuan berpikir siswa Sekolah Dasar berada pada tingkat operasional konkret. Siswa belum mampu memahami simbol dengan mudah. Menurut Edgar Dale dalam Kerucut Pengalamannya menjelaskan bahwa manusia memperoleh pengetahuannya berawal dari pengalaman langsung, mengamati dunia di sekitarnya, belajar melalui benda tiruan dan sampailah pada kemampuan tertingginya memahami simbol. Hal ini berarti bahwa pembelajaran konvensional yang selama ini banyak diterapkan di Sekolah Dasar kurang tepat bagi siswa.Untuk menerjemahkan simbol-simbol dalam pembelajaran, guru perlu bantuan media pembelajaran sebagai saluran atau bentuk yang menjadi perantara antara sumber pesan ke penerima pesan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di tiga Sekolah Dasar di UPT Dinas Pendidikan Wilayah Utara Kota Tasikmalaya, penggunaan media pembelajaran masih jarang dilakukan. Penggunaannya pun masih sebatas pada penerjemah simbol. Maka dari itu, peneliti bermaksud untuk merancang media pembelajaran berbasis masalah yang membantu proses penyelidikan siswa guna mencari jawaban dari setiap masalah yang diajukan guru. Hasil penyelidikan inilah yang digunakan siswa untuk merekonstruksi pengetahuannya.Dalam membuat media pembelajaran berbasis masalah ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian Design-Based Research (DBR). Praktikan dan siswa kelas V SD dilibatkan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan kuesioner. Dari hasil uji coba, disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis masalah cocok menjadi wadah penyelidikan bagi pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Kehadiran guru sebagai tutor dalam PBM hendaknya mengetahui potensi media yang digunakan dan memahami benar materi ajar yang harus dipahami siswa sehingga guru dapat mengoptimalkan peran media dalam pembelajaran.Kata kunci:  pembelajaran tematik, bermain dengan benda-benda di sekitar, media pembelajaran berbasis masalah
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS STORYTELLING: SEBUAH TEROBOSAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN OUTPUT PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI Setyarini, Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini terfokus pada pengembangan model pembelajaran berbasis Storytelling dalam upaya meningkatkan hasil pembelajaran bahasa Inggris anak usia dini. Subyek penelitian ini adalah kelas 4A SD PN Setiabudhi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis cerita seperti apa yang sesuai untuk siswa SD, bagaimana mengimplementasikan dan apa kendala dan solusi yang perlu diambil. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus. Selain hasil observasi kelas sebagai hasil selama tindakan, interview kepada guru dan siswa juga dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat yang melengkapi data dari observasi kelas. Untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam berbahasa Inggris, Pre-assesemen diberikan. Sebaliknya untuk mengetahui sejauhmana kemampuan siswa meningkat, mereka diberi post-assesment. Materi dalam Pre dan Post assesmen tidak sama persis tetapi beberapa soal disusun secara acak penomerannya sehingga siswa tidak dapat menghafal jawabannya. Data yang terkumpul dari beberapa sumber dianalisis dengan mengacu pada teori pembelajaran anak usia dini dan menginterpretasikannya. Hasil analisis kemudian dideskripsikan untuk menjawab beberapa pertanyaan penelitian. Secara umum, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Storytelling dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan hasil pembelajaran bahasa Inggris  bagi siswa SD. Hal ini dikarenakan model ini dapat menawarkan banyak kesempatan kepada siswa untuk berlatih berkomunikasi dalam bahasa Inggris.Namun demikian, ada beberapa kendala yang masih dihadapi oleh guru dalam menerapkan metode ini, diantaranya: bahan cerita yang masih terbatas, tidak memadainya waktu untuk pelajaran bahasa Inggris, kelas yang besar, dan target pencapaian materi yang ditentukan oleh kurikulum dan silabus membuat guru kurang leluasa dalam menerapkan metode ini. Mempertimbangkan kendala tersebut, mereka mengajukan beberapa solusi yaitu: membuat sistem co-teachers dengan dosen EYL(English for young learners), penambahan jam pelajaran, meningkatkan sarana dan prasarana, dan partisipasi aktif dari stakeholders.Kata kunci: storytelling, pre-assesmen, post-assesmen,solusi,inovasi, fun
STUDI EVALUATIF PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PAUD MELALUI MODEL PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG) TAHUN 2013 Haenilah, Een
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi keberagaman kemampuan guru Pendidikan Anak Usi Dini (PAUD) sebagai peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Dalam waktu yang sama mereka dihadapkan pada target yang sama, yaitu harus lulus uji kompetensi untuk mendapatkan legalitas sertifikasi sebagai pendidik profesional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan PLPG dalam meningkatkan kompetensi akademik dan pedagogik guru. Populasi penelitian adalah semua guru PAUD peserta PLPG tahun 2013 dengan menggunakan metode ex post facto. Teknik analisis data menggunakan t-test. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada tingkat signifikansi 95% ternyata PLPG dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAUD tetapi tidak berhasil untuk meningkatkan kompetensi akademik.Kata kunci: kompetensi akademik, kompetensi pedagogik, ex post facto, t-tes
LIMBANGAN ARCHAEOLOGICAL SITE CULTURE AS A SOURCE TO STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL Suhartini, Ani
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Limbangan, secara administratif menjadi  bagian masyarakat Kabupaten Garut. Penelitian ini berkenaan dengan Temuan Situs Budaya Limbangan dan pembelajarannya dengan fokus kajian pada (1) Jenisjenis Situs Budaya Limbangan; (2) Keunikan-keunikannya; dan (3) Penyusunan untuk bahan ajar seni budaya SMP. Penelitian ini menggunakan metoda kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data lewat observasi, studi dokumen dan wawancara. Penelitian ini mengurai secara deskriptip sebagai temuan yakni bermacam situs budaya diseputarGunung Sangiang berupa bangunan kuno, monolit, tempat pemujaan, makam dan berbagai perkakas batu bervariasi. Keunikan dari masing-masing situs budaya Limbangan tampak dari bentuk, bahan baku dan tehnik pengerjaanya. Situs Limbangan dijadikan sebagai bahan ajar untuk  siswa SMP kelas VII untuk peningkatan pengetahuan, keterampilan dan  sikap apresiatif. Situs budaya Limbangan, makna dan ceritanya merupakan budaya local yang harus dijunjung kelestarianya.Kata kunci: situs budaya Limbangan, keunikan situs, bahan ajar seni budaya
PENGARUH PENERAPAN INTERACTIVE LECTURE DEMONSTRATION (ILD) BERORIENTASI CONCEPTUAL CHANGETERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP PADA MATERI HUKUM NEWTON Kurniawan, Yudi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v15i1.1285

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilakukan karena pentingnya pemahaman konsep bagi siswa dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam (I PA), khususnya pembelajaran Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang perbedaan peningkatan pemahaman konsep siswayangmendapatkan pembelajaran ILD berorientasi conceptual change (CC)dibandingkan dengan peningkatan pemahaman konsep siswa yang mendapatkan pembelajaran ILD berorientasi common sense (CS) pada materi Hukum Newton. Penelitian ini berupa penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design yang dilakukan pada kelas IX di sebuah SMP Negeri di Kabupaten Pandeglang. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep siswa yang mendapatkan pembelajaran ILD berorientasi CC (g 0.42) pada materi Hukum Newton lebih signifikan dibandingkan peningkatan pemahaman konsep siswa yang mendapatkan pembelajaran ILD berorientasi CS (g 0.32) pada materi Hukum Newtondengan kategori sedangpada taraf signifikansi 5%.Kata kunci: Hukum Newton, ILD berorientasi CC, ILD berorientasi CS, pemahaman konsep
PEMBELAJARAN KESENIAN REJUNG MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK PENANAMAN NILAI BUDAYA LOKAL DI UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG Hidayatullah, Fadhilah
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v15i2.1303

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya pewarisan budaya lokal pada seni rejung. Terkait hal tersebut, maka desain pembelajaran vokal dasar seni rejung harus di apresiasi oleh peserta didik. Permasalahan yang dikembangkan yakni aplikasi desain pembelajaran vokal dasar seni rejung di Universitas PGRI Palembang. Teori utama yang digunakan yakni pembelajaran melalui pendekatan saintifik pada seni rejung. Penelitian ini menggunakan metode “action research”, sedangkan subjek nya yakni kelas VI.A yang berjumlah 30 mahasiswa. Teknik dalam pengumpulan data yakni menggunakan lembar observasi, kuesioner, serta dokumentasi. Sedangkan analisisnya menggunakan penghitungan data hasil observasi, dan kuesioner. Adapun hasil pada penelitian ini yakni mahasiswa dapat memahami dalam menyanyikan seni rejung. Dengan demikian, hasil dari desain pembelajaran vokal dasar seni rejung menggunakan pendekatan saintifik, pada mahasiswa Prodi Pendidikan Sendratasik Universitas PGRI Palembang dapat di aplikasikan dengan baik.Kata Kunci: pembelajaran vokal dasar seni rejung, dan pendekatan saintifik

Page 2 of 35 | Total Record : 346


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 2 (2025) Vol 25, No 1 (2025) Vol 23, No 1 (2023): Pendidikan Vol 22, No 3 (2022) Vol 22, No 2 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 3 (2020) Vol 20, No 2 (2020) Vol 20, No 1 (2020): MEDIA PEMBELAJARAN Vol 19, No 3 (2019): PERMASALAHAN PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2019): PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN More Issue