cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GEA, Jurnal Pendidikan Geografi
ISSN : 14120313     EISSN : 25497529     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Geografi Gea is the information media academics and researchers who have attention to developing the educational disciplines and disciplines of Geography Education in Indonesia. GEA taken from the Greek Ghea means "God of Earth." Jurnal Geografi Gea provides a way for students, lectures, and other researchers to contribute to the scientific development of Geography Education. GEA received numerous research articles in the field of Geography Education Science and Geography.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2019)" : 9 Documents clear
ESTIMASI KOORDINAT TITIK KONTROL PEMANTAUAN DEFORMASI BENDUNGAN SERMO DENGAN METODE PARAMETER BERTAHAP DARI DATA BASELINE HASIL PENGOLAHAN GAMIT Affriani, Asri Ria; Widjajanti, Nurrohmat; Yulaikhah, Yulaikhah
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.20715

Abstract

Bendungan Sermo merupakan suatu bangunan struktur yang berfungsi sebagai penampung air untuk air bersih, irigasi pengairan, serta pencegah banjir di Kabupaten Kulon Progo. Oleh karena pentingnya bangunan tersebut, perlu dilakukan pemantauan guna mendeteksi adanya deformasi. Adanya pergerakan geodinamik, perluasan area pemantauan, dan deteksi retakan tanah (crack) memerlukan penambahan jumlah titik kontrol pemantauan deformasi. Penambahan titik kontrol dalam suatu pengukuran dapat mempengaruhi ketelitian hasil pengolahan data sehingga memerlukan strategi khusus pengolahan data. Oleh karena itu, digunakan hitung perataan metode parameter bertahap. Tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasi nilai koordinat 3D dan perbedaan ketelitian titik kontrol pemantaun deformasi yang dihasilkan dari pengolahan dengan metode parameter bertahap serta teridentifikasi signifikansi perbedaan koordinat dan ketelitian hasil pengolahan metode parameter bertahap dengan hasil pengolahan dengan perangkat lunak GAMIT/GLOBK.Penelitian ini menggunakan data pengamatan GNSS 10 titik kontrol pemantauan deformasi Bendungan Sermo yang diukur pada day of year (doy) 250 tahun 2014 selama ± 2 jam dan doy 129 tahun 2015 ± 8 jam. Pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak GAMIT untuk mendapatkan panjang baseline dan ketelitiannya dengan pengikatan lokal pada enam stasiun CORS BIG. Nilai panjang baseline dan ketelitiannya digunakan sebagai input dalam pengolahan dengan hitung perataan parameter bertahap sehingga dihasilkan nilai koordinat titik kontrol pemantauan deformasi dan ketelitannya. Pada perataan bertahap tahap pertama digunakan lima titik kontrol dengan satu titik dianggap fixed. Perataan bertahap tahap kedua ditambahkan lima titik kontrol. Analisis yang dilakukan meliputi analisis perbedaan ketelitian pada titik kontrol pemantauan hasil pengolahan data dengan metode parameter bertahap dan perbandingan koordinat 3D hasil pengolahan metode parameter bertahap dengan hasil pengolahan GAMIT/GLOBK.Analisis perbedaan ketelitian hasil pengolahan data menggunakan metode parameter bertahap menunjukkan bahwa terdapat peningkatan ketelitian pada kelima titik kontrol yang diolah pada tahap pertama. Peningkatan ketelitian berkisar antara 0,193 cm s.d. 5,450 cm. Berdasarkan uji perbandingan dua varian sampel, ketelitian hasil pengolahan tahap pertama berbeda signifikan dengan ketelitian hasil pengolahan tahap kedua. Hasil uji signifikansi beda dua parameter menunjukkan bahwa hasil pengolahan koordinat 3D dengan metode perataan bertahap tidak berbeda signifikan dengan hasil pengolahan dengan perangkat lunak GAMIT/GLOBK secara statistik.
PERUBAHAN TEMPERATUR PERMUKAAN LAHAN DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009-2018 Himayah, Shafira
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.20697

Abstract

Kegunaan teknologi penginderaan jauh diantaranya adalah dapat merekam area yang sama dalam waktu yang berbeda, diistilahkan sebagai resolusi multi temporal. Keunggulan ini dapat digunakan untuk mengamati fenomena dinamis permukaan bumi seperti perubahan temperatur permukaan lahan. Hasil perekaman temperatur lahan oleh sensor thermal penginderaan jauh dapat diobservasi di berbagai skala pengamatan, begitu pula dengan distribusinya. Kota Bandung merupakan Ibu Kota Provinsi yang senantiasa mengalami perubahan, termasuk dalam hal pertambahan penduduk. Keunikan lokasi Kota Bandung yang terletak di pusat Cekungan Bandung dengan topografi cenderung landai hingga bergelombang menjadi dasar dilakukannya penelitian dengan tujuan : 1) Menganalisis perubahan temperatur permukaan lahan di Kota Bandung tahun 2009 - 2018, 2) Menganalisis pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perubahan temperatur permukaan lahan di Kota Bandung.Penelitian ini menggunakan metode pengolahan saluran infra merah dan infra merah termal untuk memperoleh perubahan nilai Land Surface Temperature (LST), dan analisa statistik data pertumbuhan penduduk untuk kemudian dilakukan komparasi antara kedua variabel tersebut. Hasil komaparasi antara data statistik pertambahan penduduk dengan hasil pengukuran LST menunjukkan bahwa secara teori dan konsep pertumbuhan penduduk memiliki andil dalam meningkatnya suhu permukaan lahan di suatu daerah. Namun terdapat faktor-faktor lain yang dapat dipertimbangkan sebagai penyebab kenaikan suhu pemukaan lahan di suatu daerah seperti kelas penutup lahan. Pertumbuhan penduduk yang sedikit namun terdapat pada area yang penggunaan lahannya banyak terkonversi menjadi lahan terbangun cenderung memiliki nilai suhu permukaan lahan yang tinggi dibandingkan area dengan peningkatan jumlah penduduk yang signifikan namun memiliki penggunaan lahan alami yang tidak banyak terkonversi.
Sampul GEA Vol 19, No 2 Oktober (2019) Gea, Geografi
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.20816

Abstract

Please download the pdf file to see the cover and list of contents
PEMANFAATAN PRODUK FOTOGRAMETRI DIGITAL UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN Ihsan, Muhammad; Sugandi, Dede
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.19358

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam media pembelajaran telah berkembang dalam dua dekade terakhir. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghasilkan media pembelajaran adalah dengan fotogrametri digital. Dengan memanfaatakan konsep fotogrametri, yaitu menghasilkan informasi spasial dari intersesi dari dua foto yang bertampalan, produk yang dihasilkan dapat berupa peta ortophoto dan model tiga dimensi. Hasil dari fotogrametri memiliki visualisasi yang merepresentasikan objek aslinya sehingga lebih mudah untuk diteliti maupun dianlisisi. Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan fotogrametri digital yang dapat digunakan untuk empat bidang seperti bidang kedokteran, arsitektur, sejarah, dan geografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dari hasil penelitian tentang fotogrametri digital. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah produk yang dihasilkan dari fotogrametri digital dapat membantu dalam melakukan pembelajaran seperti membantu dalam menganalisis anatomi tubuh untuk bidang kedokteran, sebagai sarana dalam menganalisis bentuk dan ukuran bangunan bersejarah untuk bidang arsitektur, menganalisa bentuk relief dan objek sejarah, dan menganalisis bentuk lahan dan dinamika muka bumi untuk bidang geografi. Pemanfaatan teknologi dalam media pembelajaran telah berkembang dalam dua dekade terakhir. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghasilkan media pembelajaran adalah dengan fotogrametri digital. Dengan memanfaatakan konsep fotogrametri, yaitu menghasilkan informasi spasial dari intersesi dari dua foto yang bertampalan, produk yang dihasilkan dapat berupa peta ortophoto dan model tiga dimensi. Hasil dari fotogrametri memiliki visualisasi yang merepresentasikan objek aslinya sehingga lebih mudah untuk diteliti maupun dianlisisi. Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan fotogrametri digital yang dapat digunakan untuk empat bidang seperti bidang kedokteran, arsitektur, sejarah, dan geografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dari hasil penelitian tentang fotogrametri digital. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah produk yang dihasilkan dari fotogrametri digital dapat membantu dalam melakukan pembelajaran seperti membantu dalam menganalisis anatomi tubuh untuk bidang kedokteran, sebagai sarana dalam menganalisis bentuk dan ukuran bangunan bersejarah untuk bidang arsitektur, menganalisa bentuk relief dan objek sejarah, dan menganalisis bentuk lahan dan dinamika muka bumi untuk bidang geografi. w:LsdException Lo
PENGARUH MODA TRANSPORTASI TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT SECARA SPASIAL DI GUNUNG GAMBIR, KECAMATAN SUMBERBARU, KABUPATEN JEMBER Rozaq, Dimas Abdur
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.17769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik di Gunung Gambir, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan pada 5 Mei 2019 dengan menggunakan metode deskriptif, dimana  peneliti menjabarkan tentang kejadian atau fenomena yang terjadi di lokasi penelitian. Menggunakan teknik analisi data geografi spasial. Menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana transportasi sangat berperan penting dalam sektor perekonomian di Gunung Gambir, karena dengan adanya sarana transportasi dapat membantu memudahkan kegiatan perekonomian. Dengan adanya sarana transportasi tersebut masyarakat sekitar dapat menjual hasil perkebunananya pada masyarakat luar daerah tersebut. Gunung Gambir terkenal dengan hasil perkebunan teh, kopi dan karet yang melimpah, sehingga pendapatan ekonomi yang dominan di daerah desa Suci ini diperoleh dari hasil perkebunan teh, kopi dan karet.
PENERAPAN METODE ANALITICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PEMBUATAN ZONA NILAI TANAH Mabrur, Adkha Yulianandha
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.19546

Abstract

Tanah merupakan suatu penunjang kehidupan seseorang, kebutuhan akan tanah semakin lama semakin meningkat. Hal ini dikarenakan berkembangnya fungsi dari pemanfaatan tanah. Penilaian orang atas sebidang tanah akan menjadi sangat berbeda, karena tanah memiliki beberapa dimensi dan ukuran yang berbeda-beda pula. Oleh karena itu dalam menilai tanah perlu suatu keahlian tersendiri. Model penilaian tanah yang digunakan oleh BPN untuk pembuatan peta Zona Nilai Tanah (ZNT) adalah model penilaian tanah secara masal dengan menggunakan prosedur perbandingan pasar dalam satu zona. Tingkat pengetahuan dan pengalaman penilai pada model penilaian ini berpengaruh terhadap hasil zona dan penilaian yang lebih bersifat subjektif. Oleh karena itu metode Analitical Heirarchy Proccess (AHP) dipilih untuk dapat mendekatkan besaran atau ukuran secara lebih objektif dan untuk mengeliminasi subjektifitas. Melalui perhitungan dengan AHP maka diperoleh kriteria faktor penentu nilai tanah yaitu aksebilitas dengan bobot kepentingan 58%, penggunaan lahan 14%, dan fasilitas umum 28%. Dari perhitungan bobot kepentingan menggunakan AHP diaplikasikan kedalam analisi spasial sehingga dapat kelompokan kedalam satu area dengan bobot yang sama dengan mengasumsikan bahwa area yang mempunyai kemiripan bobot maka mempunyai nilai tanah yang hampir sama.
ANALISIS TINGKAT BAHAYA EROSI PADA WADUK WADASLINTANG DENGAN APLIKASI ARCGIS mekarsasi, rindang
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.17947

Abstract

Erosi merupakan salah satu peristiwa yang tidak bisa dihindari dalam ekosistem, terjadinya erosi membuat berbagai macam kerugian, oleh karena itu dibutuhkan suatu analisis perhitungan tingkat bahaya erosi untuk mengetahui jenis konservasi tanah yang sesuai untuk menanggulanginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Bahaya Erosi (TBE) yang terjadi pada tahun 2010, 2011 dan 2012 pada DAS Wawar Waduk Wadaslintang dengan menggunakan aplikasi ArcGIS dan metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) merupakan salah satu metode untuk menganalisis erosi yang menggunakan empat variabel penentu erosi diantaranya erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS) serta penggunaan lahan/penutup lahan dan tindakan konservasi tanah (CP). Tingkat Bahaya Erosi yang terjadi pada DAS Wawar Waduk Wadaslintang didominasi dengan tingkat sangat ringan, dimana pada tahun 2010-2012 secara berturut-turut terjadi pada lahan seluas 15912,9226 ha (69,3377%), 17842,0105 ha (77,7434%), 18071,5515 ha (78,7436%).
PERAN PENGEMBANGAN PERKEBUNAN KOPI TERHADAP KONDISI EKONOMI MASYARAKAT DESA PACE KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER Rahmadianto, Andika Pratama
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.17750

Abstract

Desa Pace merupakan salah satu desa di Kecamatan Silo yang memanfaatkan sumber daya alam sebagai sumber mata pencaharian warganya sehari hari. Sumber daya alam yang digunakan yaitu dari jenis kopi dan karet. Mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani kopi khususnya kopi Robusta. Tujuan penelitian ini adalah sebagai untuk (1) menganalisis dan mengidentifikasi peran pengembangan kopi dalam kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember; (2) karateristik pendapatan pertanian di daerah tertentu; (3) strategi peningkatan dan pemasaran produksi, produktivitas, serta kualitas komoditas kopi; (4) Rekomendasi untuk meningkatkan produksi, produktivitas, dan kualitas komuditas kopi. Alat analisis yang digunakan (1) analisis biaya dan analisis pendapatan; (2) analisis deskriptif. Kegiatan pertanian di Desa Pace tidak hanya terfokus dengan tanaman kopi tetapi ada juga yang menanam tanaman alpukat, kelapa, ubi, sengon dan karet.
PERKEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA TRANSPORTASI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA KOLANG KECAMATAN KUWUS BARAT, KABUPATEN MANGGARAI BARAT, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Kristiano, Rikardus; Suryana, Suryana
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.19886

Abstract

 Perkembangan sarana dan prasarana transportasi  merupakan yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan terutama dalam mendukung kegiatan perekonomian  masyarakat dan dalam meningkatkan pengembangan wilayah baik di daerah pedesaan maupun daerah perkotaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan sarana dan prasarana transportasi dan bagimana hubunganya dengan perekonomian masyarakat di Desa Kolang, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur.Metode yang digunakan dalam  penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. yang merupakan  suatu metode penelitian dalam meneliti setatus dari sekelompok manusia , suatu obyek, suatu sistem pemikiran, suatu set kondisi, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa saat ini. Sedangkan untuk teknik pengumpulan datanya  mengunakan teknik wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. sementara untuk  populasi berjumlah 230 kk, sample dengan jumlah 47 kk, dan  dari 47 sample tersebut di ambil secara random.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sarana dan prasarana transportasi yang kurang baik akan berpengaruh terhadap tingkat ekonomi, tingkat pendidikan di suatu wilayah, khususnya di Desa Kolang dengan tingkat pengaruhnya terhadap pendapatan ekonomi mencapai 47%.

Page 1 of 1 | Total Record : 9