cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
agrimetaunmas@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Agrimeta: Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
ISSN : 20882521     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrimeta merupakan jurnal pertanian yang berbasis keseimbangan ekosistem dengan tagline "Selamatkan Bumi Pertanian Melalui Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan".
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA TANAMAN KAKAO (THEOBROMA CACAO L) DI KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN Mahima, N M Anugrah; Martiningsih, Ni Gst. Ag. Gde Eka; Hanum, Farida
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.981 KB)

Abstract

This study entitled the diversity of insects in cocoa plants (Theobroma cacao L) in Marga District, Tabanan Regency. The implementation began in November 2017. This study aims to determine the types of insects found in cocoa plants. By carrying out observations of land for data collection, starting from taking pictures and counting the number of insects in cocoa plantations. The results show that the one that dominates the type of insect is the small red ant insect Oechophylla smaragdina with 68 tails. Based on the results of the study it can be concluded that the types of insects found in cocoa plantations in the Marga district of Tabanan Regency consist of 8 types of insects namely black ants (Dolichoderus thoracicus smith), large black ants (minimum Monomorium), small red ants (Oechophylla smaragdina), crickets (Gryllidae), Orong-orong (Gryllotalpidae), Beetles (Coleoptera), Spiders (Araneae), Snails (Achatina fulica). It can be suggested that we know the role of each type of insect.
PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI SUBAK SEMBUNG KELURAHAN PEGUYANGAN KECAMATAN DENPASAR UTARA Galgani, Florianus; Arnawa, I Ketut; Sukerta, I Made
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.486 KB)

Abstract

Subak Sembung is an area located in the green area of Peguyangan urban village of Denpasar. One of the agricultural sub-sectors is rice crops because rice includes staple food which is very dominant to survive, so that rice farming is still the mainstay of farmers to fulfill their household needs and community needs. The purpose of this research is to know (1) paddy farming income income in Subak Sembung Kelurahan Peguyangan District of North Denpasar (2) level of efficiency value of paddy field farming in Subak Sembung Kelurahan Peguyangan District of North Denpasar. This research was conducted in Peguyangan Village, North Denpasar District of Denpasar Regency with "Purposive Sampling" method. Respondents were taken by simple random sampling of 50 farmers who worked on rice field farming. The results of this study showed that the average income earned by farmers amounted to Rp 21,110,328 and R / C value of 4.59. This means that every single rupiah spent will receive a revenue of Rp 4.59 at the end of production. So it is very important role in the income of farmers Subak Sembung Kelurahan Peguyangan. Based on the results of research in rice farming is expected to continue to be developed so that increased rice efficiency. 
EKSPLORASI BAHAN ALAMI SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI BAHAN TAMBAHAN PANGAN (BTP) SINTETIK W, Swastike; E, Suryanto; Rusman, Rusman; Jamhari, Jamhari; Jumeri, Jumeri
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.141 KB)

Abstract

This study aims to explore natural ingredients so that they can be used as alternatives to synthetic additives. The ingredients consist of red dragon fruit, red dragon fruit peel, carrots, beet root and purple sweet potatoes. The results showed that the best sources that have the potential as natural BTP (flavonoid content, antioxidant activity, vitamin C, and the natural color) were beet root carrots and purple sweet potatoes.
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI PADI CIGELUIS DI SUBAK ANYAR SIDEMBUNUT KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI Sukerta, I Kadek Agus; Kardi, Cening; Yudiarini, Nyoman
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.411 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know: (1) the influence of rice seed production factor, phonska fertilizer, organic fertilizer, urea fertilizer, and labor to cigeluis paddy farm production in Subak Anyar Sidembunut Bangli District Bangli, and (2) Efficiency of farm production factor usage Cigeluis rice in Subak Anyar Sidembunut Bangli District of Bangli.        This research is a survey research conducted in Subak Anyar Sidembunut Bangli District of Bangli District. This location is found by simple random sampling, while the determination of respondents using census method. The production function of this research is the production function of "Cobb-Douglass". Meanwhile, to know the efficiency of the use of the factors of production is done with the value of production with the price of production factors used.            The result of the research showed that: cigeluis rice seed production, phonska fertilizer, organic fertilizer, urea fertilizer and cigeluis rice labor significantly increased the production of cigelis paddy farming in Subak Anyar Sidembunut Bangli Subdistrict of Bangli Regency; (2) the use of production factor (rice seed , Phonska fertilizer, urea fertilizer, and labor in cassava rice iesatani in Subak Anyar Sidembunut Bangli District Bangli District Not yet efficient or still needs to be upgraded from average usage.
PERSEPSI MASYARAKAT TANI PENERAPAN DEWASA AYU DALAM UPAYA MENGHINDARKAN PETANI DARI KERUGIAN AKIBAT HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI PADA PERTANIAN Pare, Angela Marici Sri Intan; Pratiwi, Luh Putu Kirana; Ariningsih, Gusti Ayu Dita; Putri, Ni Putu Ayu Agustini
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.681 KB)

Abstract

Saat ini, sering terlihat bahwa petani padi terkendala saat menjelang musim tanam. Mulai dari adanya kendala pada saat pergantian cuaca yang tidak menentu, hingga yang disebabkan oleh hama dan penyakit pada tanaman padi. Hal-hal inilah yang menyebabkan petani sering sekali mengalami kerugian di musim panen. Untuk menghindari hal tersebut, petani perlu menerapkan sistem penanggalan hari baik atau dewasa ayu sehingga kondisi alam maupun cuaca yang sedang berlangsung dapat diprediksi dengan baik. PKM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat dalam penerapan dewasa ayu dalam memilih waktu tanam yang produktif dalam upaya peningkatan hasil produksi pertanian pada tanaman padi menurut kalender Bali, untuk mengetahui persepsi masyarakat melalui penentuan dewasa ayu dalam melakukan berbagai ritual kegamaan hindu agar dapat menghindarkan petani dari kerugian akibat hama dan penyakit tanaman padi menurut kalender Bali, untuk mengetahui kelayakan penerapan dewasa ayu untuk diterapkan sepanjang masa dalam pertanian di Bali. Metode penelitian menggunakan analisis persepsi masyarakat tani terhadap penerapan dewasa ayu melalui  kuesioner dengan ditelusuri dari aspek yakni persepsi aspek pengetahuan, musim tanam, hama penyakit, produkstivitas, dan implementasi dewasa ayu dalam kehidupan melalui ritual upakara hindu di subak. Jawaban dari beberapa responden akan dianalisa dengan teknik scoring menggunakan skala likert pada setiap jawaban dengan sebelumnya ditentukan skor total terendah dan tertinggi. Populasi pada penelitian ini adalah 75 orang petani, sampel yang dipilih berdasarkan cencus sampling adalah semua petani di Subak Umalayu sebesar 75 orang.
ANALISIS PENDAPATAN KOPI KINTAMANI KOPI KINTAMANI Nuriasih, Ni Nyoman; Viprianti, Ni Nyoman Utari; Tariningsih, Dian
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.861 KB)

Abstract

Kopi Indonesia merupakan salah satu komoditas perkebunan yang telah di ekspor ke pasar dunia. 67%  produksi kopi yang dihasilkan oleh Indonesia, diekspor sedangkan sisanya 33%  untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Desa Binyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli memiliki beberapa desa penghasil kopi arabika. Daerah ini merupakan tempat yang cocok untuk kegiatan usahatani kopi, karena sesuai dengan keadaan iklim dan kondisi tanah dari komoditi tersebut. Beberapa tahun terakhir perkembangan produksi komoditi kopi arabika di Kabupaten Bangli mengalami penurunan. Sehingga penelitian yang dilakukan di Desa Binyan untuk mengetahui pendapatan usahatani tanaman kopi di Desa Binyan, serta mengetahui  keunggulan komperatif komoditas kopi arabika kintamani.       Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Binyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli  menunjukkan bahwa: Pendapatan rata-rata yang diperoleh petani kopi Arabika Biji merah sebesar Rp 12.442.214. Sedangkan pendapatan petani dari kopi Arabika   biji kering diperoleh sebesar Rp 173.062.727 hal ini disebabkan oleh selisih biaya yang dikeluarkan antar kedua jenis biji kopi tersebut adalah 37%. Akan tetapi ketika petani menjual hasil panen kopinya dalam bentuk olahan biji kering, penerimaan petani lebih besar 89% dan pendapatannya pun lebih tinggi 93% dibandingkan menjual hasil panen langsung berupa biji petik merah. Kopi Arabika di Desa Binyan, Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, memiliki keunggulan komparatif ditinjau dari produktivitas lahannya.
ANALISIS VEGETASI POHON DI KAWASAN TAMAN MUMBUL SEBAGAI KAWASAN POTENSI WISATA Ananda, Komang Dean; Ariati, Putu Eka Pasmidi; Suparyana, Pande Komang
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.682 KB)

Abstract

Kawasan Taman Mumbul merupakan daerah yang memiliki struktur vegetasi yang kerapatannya cukup tinggi, dan memiliki cukup banyak sumber mata-air. Adanya tegakan vegetasi pohon di suatu lahan memberikan peran penting menjaga stabilitas air tanah. Stabilitas air tanah ini akan menjadi sumber mata air yang memiliki banyak manfaat khususnya bagi masyarakat lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari struktur vegetasi pohon di Kawasan Taman Mumbul dan melihat potensi wisata yang ada untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Penelitian dilakukan di Kawasan Taman Mumbul, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Analisis vegetasi pohon dilakukan dengan Point of Center Quarter Method (PCQM). Dari hasil penelitian, diperoleh jumlah individu spesies terbanyak di area sebelah timur Pura Utama Taman Mumbul yakni Tectona grandis/Jati dan sebelah barat Pura Utama Taman Mumbul yakni, Theobroma cacao/Cokelat. Nilai INP tertinggi dimiliki oleh Tectona grandis/Jati sebesar 370,43% (timur) dan Cocos nucifera/Kelapa sebesar 150,46% (barat). Indeks Keanekaragaman (H?) di kedua area (timur dan barat) tergolong rendah. Indeks Kemerataan (e) di area timur tergolong rendah dan di area sebelah barat tergolong sedang. Keadaan tersebut menggambarkan pentingnya komposisi vegetasi yang baik agar dapat membantu menjaga ketersediaan air di dalam tanah. Keasrian dan stabilitas debit air menjadi potensi utama kawasan ini sebagai kawasan wisata lokal.
IDENTIFIKASI KERAGAMAN TANAMAN PELINDUNG PADA BERBAGAI JENIS SALAK DI DESA SIBETAN Guna, I Komang Iwan Adi; Sumantra, I Ketut; Javandira, Cokorda
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.046 KB)

Abstract

Penelitian tentang identifikasi tanaman pelindung pada tanaman salak ini dilakukan di Banjar Dukuh, Telaga, Karanganyar, Kresek, Kecing dan Jungutan, Desa Sibetan, Kabupaten Karangasem pada bulan Desember 2016-Maret 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman pelindung yang digunakan pada tanaman salak di daerah Sibetan dan mengetahui keragamannya. Penelitian ini menggunakan analisis Frekuensi Relatif, Kerapatan Relatif, Dominasi Relatif dan Indeks Nilai Penting untuk mengetahui keragaman dari tanaman pelindung. Untuk mengetahui distribusinya, digunakan rasio antara nilai standar deviasi dengan nilai rata-rata jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman dadap sangat dominan sebagai tanaman pelindung pada tanaman salak di Banjar Dukuh, Telaga, Karanganyar, Kresek, Kecing dan Jungutan, Desa Sibetan, Kabupaten Karangasem. Hal ini ditunjukkan dengan nilai INP dari tanaman dadap yang paling tinggi diantara pohon pelindung lainnya. Untuk pola ditribusinya, semua tanaman pelindung yang digunakan memiliki pola penyebaran yang berkelompok. Hal ini nampak dari nilai rasio antara nilai standar deviasi dengan nilai rata-rata jenis yang lebih dari 1.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN BENIH DENGAN BAKTERI BACILLUS SPP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH Pandango, Semi; Widnyana, I Ketut; Sapanca, Putu Lasmi Yulianthi
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.468 KB)

Abstract

Penelitian tentang pengaruh lama perendaman benih tanaman kacang tanah dengan bakteri Bacillus spp terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L) dilakuakan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas mahasaraswati Denpasar dan di Jln. Jimbaran, Perum Puri Gading, Gang Persada No 6, Kuta Selatan Badung Bali, dari bulan Mei - Agustus 2017. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan perendaman dan lama perendaman benih kacang tanah dengan bakter Bacillus spp terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan Bakteri Bacillus spp, dangan menggunakan media NB dengan waktu perendaman selama 15, 30, 45 dan 60 menit + control. Data yang diperoleh di Sidik Ragam dengan uji F pada taraf nyata 5%. Jika F hitung lebih besar dari F tabel 5%, maka dilanjutkan dengan uji Duncan?s Multiple Range Test (DMRT). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah tanaman, berat basah akar, berat basah batang, panjang akar, berat kering tanaman, berat kering akar dan berat kering batang. Hasil percobaan menunjukan bahwa lama waktu 15 menit perendaman benih kacang tanah dengan bakteri Bacillus spp terhadap sebagian besar parameter pengamatan berpengaruh nyata  terhadap terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Tanaman kacang tanah merupankan tanaman penghasil biji pada perlakuan pengaruh lama waktu 15 menit perendaman dengan bakteri Bacillus spp (P1) paling dominan memberikan hasil pengaruh nyata dengan jumlah biji 42,4 dibandingkan dengan kontrol (P0) yang jumlah bijinya sekitar 35,2 biji dan perlakuan lainnya.
ADOPSI TEKNOLOGI SISTEM PERTANIAN TERINTEGRASI BAGI PETANI DALAM USAHA MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN DAN UTILITAS Sukanteri, Ni Putu; Lestari, Putu Fajar Kartika; Suryana, I Made
Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.9 KB)

Abstract

Technological changes in agriculture and information flow of increasingly advanced and growing farming system requires agricultural actors to be better understood with the current technological sophistication. Technological advances are expected to assist farmers in staggering the results of their farming. Integrated agricultural systems are developed to increase production per hectare of land. Based on the background, it is necessary to conduct research on the adoption of integrated agricultural system technology in Tabanan. The purpose of this research is to know the response of farmers to adoption of integrated agricultural system technology in Tabanan, and factors influencing the process related to transfer adoption technology integrated agriculture system in Tabanan.The research was conducted in Selemadeg Timur of Tabanan Regency, with the consideration that there are three groups of farmers implementing integrated Agriculture System built by the Provincial Office of Agriculture of Bali-based and producing their own bio pesticide from livestock waste. research shows that the farmer's response to adoption of integrated agricultural system technology in Tabanan is very fast, this is indicated by the time required by farmers to adopt the technology within 5 years. Factors affecting the process associated with the adoption of agricultural technology transfer system integrated in Tabanan is education, frequency follow the broadcast.

Page 3 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 15 No. 1 (2025): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 14 No. 2 (2024): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 14 No. 1 (2024): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 13 No. 26 (2023): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 13 No. 25 (2023): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 12 No. 24 (2022): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 12 No. 23 (2022): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 11 No 22 (2021): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 11 No. 22 (2021): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 11 No. 21 (2021): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 11 No 21 (2021): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 10 No. 20 (2020): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 10 No 20 (2020): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 10 No. 19 (2020): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 10 No 19 (2020): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 9 No 18 (2019): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 9 No. 18 (2019): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 9 No. 17 (2019): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 9 No 17 (2019): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 8 No. 16 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol. 8 No. 15 (2018): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 8 No 15 (2018): Jurnal Agrimeta Vol. 7 No. 14 (2017): Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem Vol 7 No 14 (2017): Jurnal Agrimeta More Issue