cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding SENDI_U
Published by Universitas Stikubank
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
Search results for , issue " 2016: SENDI_U" : 115 Documents clear
PENGADMINISTRASIAN HARTA BENDA WAKAF DI KECAMATAN WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ASET PUBLIK Hamzani, Achmad Irwan; ., Mukhidin
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.571 KB)

Abstract

Wakaf merupakan ajaran Islam yang menyangkut kehidupan masyarakat. Harta benda wakaf dapat digunakanuntuk pembiayaan dakwah, pendidikan, kesehatan, pembangunan sarana dan prasarana ibadah, sosial,pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan lainnya. Berbagai aturan dibuat oleh pemerintah Indonesia untukmelindungi harta benda wakaf secara hukum. Harta benda wakaf dapat terlindungi secara hukum apabiladiaministrasikan. Tujuan penelitian ini adalah; 1) Mendeskripsikan harta benda wakaf yang ada di KecamatanWiradesa Kabupaten Pekalongan. 2) Mendeskripsikan kondisi pengadministrasian harta benda wakaf sebagai upayaperlindungan hukum terhadap aset publik di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian ini feildresearch dengan pendekatan sosiologis. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis datamenggunakan metode induksi-itepretasi-konseptualisasi. Hasil penelitian menunjukkan kesadaran untukmengadministrasikan harta benda wakaf masih rendah. Harta benda wakaf umumnya berupa tanah dan bangunan,mayoritas belum tersertifikasi. Penggunaan wakaf umumnya untuk masjid, langgar, dan lembaga pendidikan. Potensipenyimpangan sangat besar seperti beralih kepemilikan menjadi aset pribadi.Key word: pengadministrasian, harta benda wakaf, perlindungan hukum, aset publik.
DAMPAK KEBIJAKAN PENINGKATAN TECHNO-ECONOMY PADA INDUSTRI TEKSTIL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING BANGSA Prasetyo, P. Eko
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.144 KB)

Abstract

Kunci utama kemandirian bangsa adalah daya saing nasional yang mampu menciptakan keunggulan kompetitif.Peningkatan kapasitas IPTEK dan produktivitas adalah kunci succes meraih daya saing industri dan bangsa secaraberkelanjutan. Kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas SDM melalui pengembangan IPTEK danproduktivitas berkelanjutan yang kuat harus didukung oleh pembangunan nasional semesta berencana di bidangekonomi, sosial, budaya dan lingkungan secara seimbang merupakan syarat mutlak dalam upaya meningkatkan dayasaing global secara berkelanjutan. Paradigma baru “Techno-economy” atau Technopreneur di era globalisasi lebihmampu memberikan kontribusi signifikan melalui peningkatan kapasitas, produktivitas dan inovasi dalampeningkaan daya saing bangsa berkelanjutan. Artinya, untuk mewujudkan daya saing nasional berkelanjutan, di eraglobal harus diukur dari seberapa besar kemampuan IPTEK sebagai faktor utama ekonomi dalam menggantikanperan modal, lahan, energi untuk peningkatan daya saing bangsa. Hasil riset menegaskan bahwa kebijakanpemerintah dalam peningkatan kapasitas SDM melalui penguasaan IPTEK pada industri Tekstil dan Produk Tekstil(TPT) lebih mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing kompetitif melalui peningkatan efisiensi,produktivitas, kreatifitas dan inovasi yang dibangun melalui integrasi “Techno-economy” yang berwasan lingkunganglobal berkelanjutan. Artinya, upaya peningkatan daya saing bangsa, harus direncanakan dan dibangun melaluitekno-ekonomi yang berwawasan lingkungan, karena era baru pembangunan nasional dan daya saing global harusberbasis pada pembangunan kapasitas manusia dan kelestarian lingkungan berkelanjutan.Kata Kunci: Techno-economy” atau technopreneur, inovasi, produktivitas dan daya saing
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT: BELAJAR DARI KABUPATEN TANGERANG Handoyo, Eko
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.953 KB)

Abstract

Pembangunan merupakan upaya perubahan menuju peningkatan kehidupan yang diinginkan. Tanpa adanya pembangunan, tidak mungkin suatu negara atau daerah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesejahteraan. Sebelum era reformasi, daerah tidak memiliki keleluasaan untuk melaksanakan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kini, daerah memiliki otonomi untuk menjalankan pembangunan atas dasar potensi dan kreativitas yang dimiliki. Tulisan ini membahas dan menjawab permasalahan mengenai kebijakan apa yang diambil pemerintah kabupaten Tangerang yang mempunyai dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tulisan ini disusun berdasarkan kajian dan review literatur. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Berdasarkan data dan pembahasan diperoleh simpulan bahwa kebijakan pembangunan pemerintah kabupaten Tangerang berpihak kepada masyarakat, yang ditunjukkan melalui program-program pro-rakyat, seperti bantuan dana bergulir bagi UMKM, gebrak sikumis, gebrak sipintar, serta satu kecamatan satu produk.Kata Kunci: kesejahteraan, masyarakat, pembangunan, pemerintah kabupaten.
KESADARAN DOSEN AKUNTANSI FE UII TERHADAP SERTIFIKASI PROFESI: SEBUAH ANALISIS DESKRIPTIF Khotijah, Siti Afidatul; ., Suwaldiman
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.161 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kesadaran Dosen Akuntansi FE UII terhadapsertifikasi profesi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan model pengumpulan datawawancara dan observasi. Informan dalam penelitian ini adalah sebagian Dosen Akuntansi FE UII baik yangsudah memiliki sertifikasi profesi maupun yang belum. Keabsahan data diuji dengan metode triangulasi. Datadianalisis dengan menggunakan analisis open coding, axial coding dan selective coding. Penelitian ini menemukanbahwa Dosen Akuntansi FE UII sudah mengetahui mengenai sertifikasi profesi, namun dengan tujuan berbedatergantung siapa yang memaknai. Faktor yang mempengaruhi Dosen Akuntansi FE UII mengambil sertifikasidiantaranya untuk menambah kemampuan, keinginan untuk berpraktik, keinginan untuk mendapat kepercayaanlebih, dll. Sedangkan faktor penghambatnya adalah waktu. Dosen Akuntansi FE UII secara keseluruhan sudahmemiliki kesadaran akan sertifikasi profesi, namun masih terkendala dengan beberapa hal yang lebih penting darisertifikasi profesi, sehingga kebanyakan dosen merencanakan sertifikasi profesi dalam jangka panjang.Kata Kunci: sertifikasi profesi, kesadaran, dosen, prodi akuntansi FE UII, analisis deskriptif
PEMBANGUNAN KEKAYAAN INTELEKTUAL (KI) BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA GLOBAL Ayu Ratna Sari, Mieke Yustia
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.403 KB)

Abstract

Kehadiran teknologi sangat membantu dan mempermudah kegiatan manusia. Peranan teknologi informasi yangsedemikian besar harus dimanfaatkan maksimal dalam pembangunan kekayaan intelektual. Kekayaan intelektualmerupakan hak yang diberikan kepada pemilik atas hasil kreatifitas intelektualnya yang diekspresikan dalam bentukhasil karya yang bermanfaat karena mempunyai nilai ekonomis. Hak eksklusif yang melekat pada kekayaanintelektual diberikan negara melalui pendaftaran. Keberadaan kekayaan intelektual sangat penting karenamendorong perekonomian dan mensejahterakan manusia. Indonesia meratifikasi persetujuan TRIP’s melaluiUndang-Undang No. 7 Tahun 1994 tentang Pengesahan Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia. PersetujuanTRIP’s merupakan norma global yang memuat standar perlindungan bagi kreasi intelektual dan pelaksanaanpenegakan hukum di bidang kekayaan intelektual. Konsekuensi terhadap ratifikasi tersebut adalah penyesuaianhukum nasional, penyesuaian sistem administrasi, kerjasama dengan luar negeri, serta sosialisasi serta penegakanhukum kekayaan intelektual. Penelitian ini berada dalam ranah ilmu hukum empiris yang dipengaruhi olehkenyataan dalam masyarakat. Pemahaman norma hukum berawal dari realitas masyarakat, fakta sosial menjadi titiktolak menjelaskan persoalan hukum. Teknologi informasi membantu proses pembangunan kekayaan intelektualdalam proses permohonan pendaftaran dan publikasi kekayaan intelektual. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektualmengembangkan sistem e-filing dan ‘layanan data dan informasi’ di bidang kekayaan intelektual sebagai saranainformasi dan pengajuan permohonan terhadap hasil karya intelektual bagi masyarakat.Keyword : Kekayaan Intelektual, TRIP’s, Teknologi Informasi
PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR (OCB) DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Triwibowo, Wahyu; Arsanti, Tutuk Ari
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.44 KB)

Abstract

Organizational Citizenship Behavior can arise from various factors within the organization, including the existenceof high employee job satisfaction and organizational commitment. When employees have work satisfaction,employee will work optimally, even doing some things that may be beyond their duties. As well as when a personhas a high commitment to the organization, employees will do anything to advance his company. According to theprevious research, it found that there is effect of work satisfaction to OCB directly or indirectly. Organizationalcommitment is a mediator variable that has found in previous research. The purpose of this study to determinewhether the organizational commitment mediates the effect of job satisfaction on Organizational CitizenshipBehaviour (OCB). This research used a quantitative method with survey approach. The population of this researchare all employees who work at Villa Almarik Resort, 75 employees. Path analysis through Sobel test is used toanalysis the hypothesis. The results showed that the indirect effect of job satisfaction variables on OCB throughorganizational commitment can be accepted. This suggests that the effect of job satisfaction on OCB would behigher if through organizational commitment.Keywords: Job Satisfaction, Organizational Commitmentand, Organizational Citizenship Behavior
DISEMINASI MODEL FILM ANIMASI BERBASIS REVITALISASI BAHASA RUPA RELIEF LALITAVISTARA BOROBUDUR PADA INDUSTRI KREATIF Budi Harto, Dwi
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4906.296 KB)

Abstract

Penelitian multiyear pada tahun ke-2 ini merupakan kelanjutan dari penelitian tahun ke-1 dan didasarkan ataskepentingan peningkatan kualitas SDM industri kreatif, sehingga hasil penelitian tahun ke-1 perlu didiseminasikankepada industri kreatif. Secara metodologis, diseminasi ini dilakukan melalui kegiatan pelatihan terhadap crewindustri kreatif melalui studio research. Setelah didiseminasikan akhirnya dihasilkan beberapa luaran produk yangberupa: (1) 25 desain karakter; (2) 15 storyboard; dan (3) 1 model film animasi (MFA), berbasis revitalisasibahasa rupa RLCB (relief Lalitavistara candi Borobudur). Model-model tersebut dihasilkan dengan memilih 120panel RLCB secara purposif menjadi 8 cerita. Setelah diadakan pendataan dan analisis kebutuhan terhadap 3entitas perancangan maka dilanjutkan dengan proses perancangan hingga menghasilkan model. Luaran utamanyaadalah MFA berbasis revitalisasi bahasa rupa RLCB sequence “Menaklukkan Serangan Mara” yang terdiri dari 18scene, berformat VCD-PAL dan DVD-PAL, berdurasi 05’:18”, dengan total gambar = 7950 frame. Revitalisasiyang muncul pada MFA hasil penelitian tahun ke-2 adalah penggunaan 80% bahasa rupa tradisi, diantaranya:wimba tunas pohon Bodhi, dari kepala ke kaki, tepi bawah = garis tanah, sejumlah latar, rinci diperbesar,diperbesar, aneka tampak, dissmix, tidak ada belahan, tidak ada batas sekuen semu, cara lihat tengah ke pinggir,dekoratif, cara baca pradaksina/dari sisi kanan ke kiri, dan lain-lain.Kata Kunci: diseminasi, bahasa rupa, Lalitavistara, revitalisasi, candi Borobudur
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN DPD KESULITAN MENEMBUS BENTENG AMANDEMEN KELIMA KONSTITUSI Warsito, Warsito
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.415 KB)

Abstract

Wacana amandemen kelima konstitusi masa bhakti anggota MPR dari periode ke periode, selalu gaduhdiperbincangkan di gedung bulat Senayan. Kebisingan usulan amandemen UUD 1945 itu memantik perhatianpublik, menjadikan DPD tidak fokus memperjuangkan aspirasi rakyat daerah yang diwakilinya. Dewan PerwakilanDaerah (DPD) selalu gencar mengusulkan perubahan konstitusi. Bersebab, lembaga negara ini dilahirkan, tetapitidak diberikan kewenangan sedikit pun oleh UUD 1945 layaknya lembaga-lembaga negara lain. Ketiga fungsi yangdimiliki DPD, baik fungsi legislasi, fungsi pertimbangan dan fungsi pengawasan apabila tidak ditindaklanjuti olehDPR tidak memiliki implikasi yuridis. Dalam batas penalaran logis, untuk apa lembaga negara bernama MajelisPermusyawaratan Rakyat (MPR), yang sebelum amandemen memiliki kekuatan purbawisesa sebagai lembagatertinggi negara berwenang mengangkat dan memberhentikan Presiden, kini melahirkan lembaga negara DPD yangtidak memiliki arti (meaningless). MPR telah melakukan amandemen UUD 1945 sejak 1999-2002, hasil perubahanitu antara lain, membubarkan DPA (Dewan Pertimbangan Agung). Sisi lain, MPR menukargantikan DPD yangsecara substantif sama dengan DPA. Bedanya, jika pertimbangan DPA diberikan kepada presiden, tetapi,pertimbangan DPD disampaikan kepada DPR yang kedua-duanya tidak memiliki implikasi yuridis, jika sebuahpertimbangan itu tidak ditindaklanjuti. Sepanjang sejarah MPR melakukan amandemen konstitusi, kesalahan besar(big mistake) terletak pada kelahiran DPD yang dalam sistem ketatanegaraan tidak dapat menggenapkan juga tidakmengganjilkan. Wajar, dari periode ke periode masa bhakti anggota DPD selalu gencar dan gaduh mengusulkanamandemen kelima UUD 1945 untuk memperkuat kelembagaanya agar kuat dan sejajar dengan DPR (strongbicameralisme). Selama ini, DPD praktis sebagai lembaga negara asessories dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.Pasang surut usulan amandemen kelima UUD 1945 terus mengemuka di gedung bulat, setelah tahun 2007 usulanDPD kandas ditengah jalan, padahal sudah diusulkan sejumlah 238 anggota MPR,tetapi sulit menembus bentengkeperkasaan DPR karena ada upaya-upaya penggembosan, usulan amandemen berkurang menjadi 208 anggotaMPR, sehingga dinyatakan tidak memenuhi syarat perubahan lagi. Perubahan konstitusi diharapkan tidak secaraparsial terkait penguatan kelembagaan DPD, tetapi perubahan yang bersifat komprehensif termasuk didalamnyamenata ulang organ-organ kelembagaan negara agar keberadaannya dapat melakukan kegiatan fungsi salingmengontrol dan saling mengimbangi (cheks and balances). Dengan perubahan konstitusi yang tidak ditumpangikepentingan-kepentingan politik sesaat, maka konstitusi yang dihasilkan akan dapat menjangkau jauh ke masadepan Indonesia tidak akan mudah lapuk dan usang dimakan zaman (verourded).Kata Kunci: Amandemen UUD 1945, DPD meaningless, cheks and balances.
STRATEGI PEMBENTUKAN KOPERASI PERTANIAN SYARIAH DI JAWA TENGAH: PENDEKATAN ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP) Pujiyono, Arif; Susanta Nugraha, Hari
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.92 KB)

Abstract

Pertanian di Jawa Tengah memiliki potensi yang besar ditinjau dari nilai produk, penyerapan tenaga kerja danpenerimaan devisa. Potensi ini ternyata tidak didukung dengan sistem kelembagaan termasuk keuangan. Koperasiyang selama ini sebagai lembaga soko guru perekonomian dan dekat dengan petani ternyata juga tidak berperanmaksimaL dalam mendukung pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan strategipembentukan koperasi pertanian syariah di di Jawa Tengah dan skim pembiayaan yang paling tepat untuk sektorpertanian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode Analytical Network Process(ANP). Hasil analisis metode ANP menunjukkan bahwa strategi pembentukan koperasi pertanian syariah di JawaTengah menghasilkan empat aspek utama, yaitu aspek manajemen, sumber daya manusia, regulasi pemerintah dansosialisasi. Aspek sumber daya manusia menjadi prioritas utama dengan hasil perbandingan berpasangan(Pairwise Comparison) dengan nilai rata-rata sebesar 0,3512, diikuti dengan aspek sumber daya manusia dengannilai rata-rata 0,2506, aspek sosialisasi dengan nilai rata-rata 0,2037 dan terakhir aspek regulasi pemerintahdengan nilai rata-rata 0,0604. Adapun strategi pembentukan koperasi syariah yang paling tepat untuk diterapkanadalah melalui peningkatan pengelolaan manajemen koperas dengan nilai rata-rata sebesar 0,3240, diikuti denganpeningkatan kualitas sumber daya manusia dengan nilai rata-rata sebesar 0,3223, peningkatan dukungan regulasipemerintah dengan nilai rata-rata sebesar 0,2385 dan terakhir peningkatan sosialisasi pentingnya koperasipertanian syariah dengan nilai rata-rata sebesar 0,1149. Adapun skim pembiayaan yang dapat diberikan secarabertahap dan sesuai dengan permasalahan petani adalah qordul hasan, qord, murabahan bi staman ajal,murabahah, salam/istishna, musyarakah dan mudharabah.Kata Kunci: pembangunan pertanian, koperasi pertanian syariah, analytical network process (ANP), pembiayaan
SI PELITA (SUPERHERO LINGKUNGAN PENYELAMAT LIMBAH RUMAH TANGGA) SEBAGAI MEDIA PENANAMAN KARAKTER 4C (CONSCIOUS, CARE, CREATIVE, CHEER) DI SDN 01 SENDANG MULYO Nur Ahmad, Sutan; Abi Hirzi, Luthfan; Marlena, Indri; S, Rezki; Ulfa, Vivi
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.641 KB)

Abstract

Keadaan sampah semakin banyak di Indonesia, jika sampah di Indonesia diposisikan di daratan Indonesia, makaakan tertutup Indonesia oleh sampah. Kesadaran yang kurang, merupakan masalah klise yang sudah ada sejakdahulu, konsep 3R yang diciptakan pemerintah (Reuse, Reduce, Recycle) pada nyatanya belum mengurangipopulasi sampah di Indonesia. karena banyaknya sampah yang dibuang disana sebenarnya masih berpotensi untukdijadikan bahan ajar, dengan bermodal sampah sampah sisa penggunaan kegiatan rumah tangga seperi, sampahplastik sachet, sampah kemasan, dan lainnya. Ditanamkan juga pandangan dalam melihat sampah, sampahmerupakan hal yang dapat memiliki fungsi lebih jika disikapi secara bijak. Si Pelita adalah solusi yang tepat untukmenumbuhkan semngat kretivitas anak anak SD dengan latar belakang superhero yaitu dengan menerapkan metodesuperhero lingkungan penyelamat limbah rumah tangga (SI PELITA) sebagai media penanaman karakter 4C(conscious, care, creative, cheer) terhadap lingkungan di SDN 01 Sendang Mulyo, Metode yang digunakan adalahpengenalan superhero, yang terbuat dari kreasi siswa sendiri, terkait dengan pengolahan limbah rumah tangga, yaituSapeli (satwa peduli lingkungan), Sogi bot (robot gosok gigi), Rosipah (roket pengusir sampah), luripah (lukisandari sampah) hal ini diharapkan menjadi ikonik bagi siswa, dan pada akhir akan dilakukan pementasan drama darikarakter tersebut.Kata Kunci: Superhero, Pendidikan Karakter, Budaya Cinta Lingkungan, Limbah rumah Tangga.

Page 10 of 12 | Total Record : 115