cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding SENDI_U
Published by Universitas Stikubank
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,228 Documents
POTENSI EKONOMI IKAN DAN PRODUK PERIKANAN INDONESIA DALAM LINGKUP MASYARAKAT EKONOMI ASEAN
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang kelautan, terutama sektor perikanan laut danproduk perikanan. Produksi perikanan tangkap laut berdasarkan data terakhir mencapai sekitar 5 juta tondengan pertumbuhan sekitar 3,5 persen per tahun dihitung sejak tahun 1991 hingga tahun 2012. Paper inibertujuan untuk menganalisis potensi ekonomi perikanan Indonesia, khususnya dari sisi aspek perdaganganinternasional di lingkup ASEAN. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekspor ikan dan produk perikananIndonesia secara umum masih tersebar dalam tiga blok kawasan: negara maju (Jepang, Amerika Serikat danChina), ASEAN (Singapura, Malaysia, Vietnam dan Thailand) dan negara industri baru (Taiwan, Hongkongdan Korea Selatan). Indeks konsentrasi ekspor dengan menggunakan Indeks Herfindahl (IH) menghasilkankoefisien sebesar 0,102 dengan ekuivalen negara tujuan sekitar 10 negara jika tujuan ekspor relatif setara.Hasil uji regresi dengan sampel empat negara ASEAN menunjukkan permintaan ekspor ikan dan produkperikanan Indonesia lebih sensitif terhadap pertumbuhan konsumen. Sementara itu faktor obyektifmakroekonomi seperti pertumbuhan ekonomi dan inflasi di masing-masing negara tidak berpengaruhsignifikan. Studi ini menyimpulkan bahwa Indonesia sangat berpeluang menjadi pemain utama dalam sektorperikanan laut di kawasan ASEAN dalam beberapa waktu yang akan datang.Kata kunci: Sektor Perikanan, Konsentrasi Ekspor, Keunggulan Komparatif
DAMPAK SOSIAL dan EKONOMI ATAS PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR 2/PERMEN-KP/2015 (Studi Kasus Kecamatan Juwana Kabupaten Pati)
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pro dan kontra penerapan pelaksanaan Permen KP Nomor : 2/PERMEN-KP/2015 tentang larangan penggunaan alatpenangkapan ikan pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine nets) di wilayah pengelolaan perikanan negara RepublikIndonesia masih terus berlangsung. Seluruh masyarakat perikananan yang menjadikan perikanan sebagai sumberpenghidupan (livelyhood) merasakan beragam implikasi dengan terbitnya Permen ini. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui dampak sosial dan ekonomi yang timbul khususnya bagi masyarakat perikanan dengan diterapkanperaturan ini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif eksploratif yaitu penelitian yang mengedepankan hasil observasidilapangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball, melalui wawancara pada nelayan yang diwakilioleh anak buah kapal, pemilik kapal yang menggunakan cantrang dan masyarakat sekitar pelabuhan atau pangkalanikan pada Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.Hasil penelitian menujukkan bahwa dengan diberlakukannyaPERMEN KP No 2 berdampak : (1) sosial: pengangguran meningkat, kesejahteraan masyarakat nelayan menurundan tingginya kejahatan, (2) ekonomi : penurunan hasil tangkap, penghasilan turun, dengan kondisi ekonominelayan : meliburkan diri(30%),beralih ke usaha lain(40%), dan serabutan pangkalan ikan (30%).Kata Kunci: Pukat Hela, Pukat Tarik, Dampak Sosial, dan Dampak Ekonomi
KESIAPAN INDUSTRI TEKSTIL DALAM MENDUKUNG POROS MARITIMDAN PENINGKATAN DAYA SAING
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini industri tekstil dan produk tekstil (TPT) sering dijadikan sebagai sektor industi unggulan yangkenyataanya belum unggul.Karena itu, upaya peningkatan daya saing industri TPT ini mutlak harus terus dilakukanbaik dalam jangka pendek, menengah dan panjang untuk mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia danpeningkatan daya saing.Jika dapat terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia, tentu banyak manfaat,peluang dan tantanganserta resiko bagi kehidupan ekonomi bangsa.Indonesia bisa menjadi kawasan industri danperdagangan antarbangsa.Namun jika Indonesia tidak berupaya untuk meningkatkan daya saingsektor unggulannya,maka dikuwatirkan hanya akan menjadi penonton di negeri sendiri.Daya saing menjadi kata kunci dalam memasukiera Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 dan memastikan kesiapan Indonesia menjadi poros maritim untukkawasan industri dan perdagangan dunia agar mampu memperoleh manfaat optimal.Pemanfaatan teknologi baruuntuk meningkatkan produktivitas dan menyempurnakan kualitas produk industri tekstil dan produk tekstil (TPT),serta pembukaan pasar baru melalui poros maritim perdagangan dunia akan menjadi faktor kunci keberhasilanpembangunan jangka panjang suatu perusahaan. Keberadaan industri TPT sangat penting bagi perekonomianIndonesia karena merupakan salah satu penyumbang devisa dan penyerap tenaga kerja terbesar. Dalam jangkapendek dan menengah harus segera dibangun core business dan grand design lengkap, sedangkan dalam jangkapanjang perlu dilakukan peningkatan faktor pendukung industri, membangun kemampuan kapasitas sumber dayamanusia, dan pembangunan riset serta pengembangan industri.Keyword: Daya saing, industri tekstil dan poros maritim.
KEBIJAKAN PENGELOLAAN USAHA PERIKANAN TANGKAP NELAYAN SKALA KECIL DI PANTURA JAWA TENGAH
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solusi pembangunan perikanan saat ini belum dapat memecahkan berbagai permasalahan yang muncul, yaituminimnya kesejahteraan nelayan dan indikasi hasil tangkap yang berlebih (over fishing) di pantai utara JawaTengah. Eksploitasi sumberdaya ikan secara berlebih sebagai salah satu cara dalam menambah pundi-pundi sumberPendapatan Asli Daerah (PAD), menjadikan penangkapan sumberdaya ikan secara tidak terkendali karena tanpamempertimbangkan konsep sustainable development. Pantai utara Jawa Tengah sebagai salah satu bagian diProvinsi Jawa Tengah yang memberikan sumbangan cukup besar terhadap produksi perikanan di Pulau Jawa. Tahun2014 tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan sebesar 100,66% dari nilai MSY atau sebesar 163.231 ton. Penelitian inimencoba menjawab faktor-faktor penentu dalam kebijakan pengelolaan perikanan tangkap di Pantai Utara di JawaTengah. Temuan dengan bioeconomics untuk menjawab apakah terjadi indikasi hasil tangkap yang berlebih (overfishing) yang masih dapat berlanjut atau tidak. Data Envelopement Analysis (DEA) untuk menganalisis keadaanjumlah alat tangkap yang optimal. Terdapat 7 jenis alat tangkap utama yang digunakan para nelayan pantai utara diJawa Tengah yaitu pukat tarik, pukat kantong, pukat cincin/purse seine, jaring insang/gillnet, jaring angkat, pancing,alat pengumpul, dan alat tangkap lainnya. Jumlah alat tangkap tersebut saat ini berdasarkan hasil analisis sudahmelampaui carrying capacity yang ada. Beberapa alternatif kebijakan yang dapat dipergunakan dalam pengelolaanperikanan tangkap Pantai Utara di Jawa Tengah adalah (1) pengkonservasian dan perehabilitasian hutan mangrove,(2) pengaturan dan pendistribusian jumlah alat tangkap, (3) pengolahan pasca panen, (4) revitasasi dan modernisasiarmada besar yang beroperasi di wilayah lepas pantai, (5) pelarangan dan pengurangan armada kecil yang tidakefisien dan tidak ramah lingkungan, (6) pengembangan industri hilir dalam hal pengolahan ikan, (7) pengelolaan danpeningkatan kapasitas kelembagaan perikanan dan kelautan, (8) diversifikasi dan pengupayaan mata pencaharianalternatif, (9) kajian dan program pengkayaan stok, (10) mengintensifkan patroli laut guna mencegah illegal fishing.Keywords : Bioeconomics, Efisiensi, Perikanan Tangkap, Nelayan, Pantai Utara Jawa Tengah
PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN, PENGENDALIAN AKUNTANSI, SISTEM PELAPORAN TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA SKPD DI MERAUKE
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aimed to analyze the effect of budget goal clarity, controls accounting and systems reporting forperformance accountability of toward government agencies. respondents in this research is the civil servants whoserved as head of finance , program and evaluation , treasurer and finance staff in 27 SKPD of District Merauke.The amount of samples in this study was 116 respondents. The sample collection method using a basic formulaYamane, while the method of processing data using multiple linear regression analysis. The partial testing resultsshowed that the goal budget clarity, accounting controls and reporting systems have significant effect onperformance accountability of government agencies and simultaneous testing showed significant positive effect onperformance accountability of government agencies in Merauke.Key-Words: budget, accountability, performance, control, system
STUDI EMPIRIS ATAS KUALITAS AUDIT
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether the competence, independence, time budget pressure, and ethicalimpact on audit quality. Research with the theme of quality audit becomes important in two points: first,as a way of seeing reality in compliance auditor to audit standards and the second, while maintaining usertrust. Audit quality on the one hand can increase the reliability of the information, on the other hand isinfluenced by many factors such as the competence, independence, time budget pressure, and ethics. Thisstudy uses the KAP auditor as respondents, by considering two important things: first, in Jakarta and thesecond, the category of non big four, as a way of presenting variation among the existing research. Totalrespondents 106 auditors were selected purposively and proportionally from 17 KAP. The data isprocessed using multiple linear regressions after classical assumption test and instrument questionnairetest. The results showed all four of the above factors have a significant effect on audit quality.Suggestions of this study extend some aspects of the research.Keywords: audit quality competence, independence, time budget pressure, ethics, auditors
MODEL KEUANGAN MIKRO SYARIAH UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN NELAYAN MISKIN DI INDONESIA
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara maritim dengan potensi kekayaan perikanan laut yang besar. Padakenyataannya banyak nelayan miskin yang belum mendapatkan manfaat potensi ini. Salah satumasalah yang dialami oleh para nelayan adalah kesulitan dalam mengakses keuangan. Penelitianini memiliki tujuan untuk mengatasi masalah kemiskinan nelayan melalui model-modelpembiayaan syariah yang tepat sesuai dengan permaslahan yang dihadapi. Metodologi yangdigunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif melalui studi literatur danindepth interview dengan tokoh kunci. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model pembiayaanmikro syariah yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan miskin didasarkan padapermasalahan yang dihadapi oleh nelayan secara bertahap. Jika masalah yang dihadapi nelayanmiskin adalah sebab alamiah, maka model keuangan mikro yang dapat diberikan adalah zakat,qordul hasan dan salam. Jika disebabkan secara kultural, maka model keuangan yang dapatdiberikan melalui pembiayaan qord pendidikan dan qord peralatan produksi. Jika penyebabnelayan miskin adalah teknis, maka model keuangan mikro yang dapat diberikan adalah ijarah,murabahah, musyarakah dan mudharabah Jika penyebabnya adalah struktural, maka modelkeuangan yang dapat diberikan adalah pada level kebijakan melalui sukuk. Dengan berbagaimodel keuangan mikro syariah yang sesuai dengan masalah yang dihadapi insya Allah dapatmeningkatkan kesejahteraan nelayan miskin.Kata kunci : negara maritim, nelayan miskin, keuangan mikro syariah, kesejahteraan nelayan
STUDI PENGARUH PENDIDIKAN PAJAK DAN RASA KEADILAN TERHADAP PENCAPAIAN KEPATUHAN PAJAK PELAKU USAHA SEKTOR UMKM BIDANG KERAJINAN TANGAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan perpajakan dan keadilan pajakterhadap kepatuhan wajib pajak pelaku usaha sektor UMKM. Obyek penelitian ini adalah pelakuusaha sektor UMKM bidang kerajinan tangan yang tersebar pada berbagai kabupaten/kota diPropinsi Jawa Timur yang berjumlah 100 orang. Metode pengambilan sampelnya dilakukandengan cara multistage sampling dengan teknik simple random sampling. Sedangkan metodeanalisis data yang digunakan adalah regresi linier dengan teknik Ordinary Least Square (OLS).Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu Maret-April 2015. Hasil penelitian ini memberikankesimpulan bahwa pendidikan pajak dan keadilan pajak berpengaruh positif dan signifikanterhadap kepatuhan pajak pelaku usaha sektor UMKM kerajinan tangan di kabupaten/kotaPropinsi Jawa Timur. Berdasarkan pada hasil tersebut, maka intensitas kegiatan dalampendidikan pajak bagi masyarakat perlu ditingkatkan guna menjaga keberlanjutan kepatuhanpajak pelaku usaha sector UMKM. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melakukan sosialisasipajak secara langsung yang lebih intensif kepada pelaku usaha sektor UMKM.Kata Kunci : Ordinary Least Square, Multistge Sampling, Keadilan Pajak, dan Kepatuhan Pajak
PENGARUH LABA BERSIH, ARUS KAS OPERASI, LEVERAGE DAN DIVIDEN TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP DIVIDEN TUNAI (Studi Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2013)
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The decision to determine how much of the dividend to be distributed to investors guided by how much money thecompany. Net income, operating cash flow, and leverage may explain the company's financial condition. Payment ofdividend the previous year also can explain the dividend payment for the year. This research aims at analyzing the effectof net margin, operating cash flow, leverage, and dividend payment of previous year to cash dividend. The populationof this research was all of companies that have been included into classification of go public manufacturing industriesand the companies have been administered at BEI from 2010 until 2013. The technique of sampling used was purposivesampling. After collecting the companies appropriate with the category, it was obtained the sample was 21. Because theresearch had been done four years, total of observation was 84. The technique of analysis used was multiple regression.The result of this research proved that net margin, operating cash flow and dividend payment of previous year influencepositively an significantly to cash dividend, while leverage does not influence to cash dividend.Keywords: operating cash flow, cash dividend, net margin, leverage.
MODERN MANAGEMENT PRACTICES AND FIRM’S PERFORMANCE
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To date, the role of technology as factors of success in competitive arena has become a subjectof significant interest amongst practitioners and academicians. This paper is based on a fieldinvestigation via mailed questionnaire that was sent to CEOs (Chief Executive Officer) ofmanufacturing firms Indonesia that involved small and medium companies (SMEs). Thisresearch is an exploratory one that was conducted to invetigate the extent of soft technologyadoption and to examine the relationship between the level of soft technological adoption onfirm performance, in term of financial and manufacturing performance. The significantrelationship was found between the level of soft technological adoption (TQM, MRP2 andBenchmarking) and performance implies the fact that adoption of TQM, MRP2, andbenchmarking can improve the performance of an organization. TQM has an important role forimproving manufacturing performance, while MRP2 plays an important role for enhancingfinancial and manufacturing performance. Further, benchmarking is very importance to be donefor increasing financial performance. This study also indicates that Indonesian manufacturingSMEs that success in adopting TQM, MRP2 and Benchmarking can compete successfully. Inaddition, JIT and TPM seem to be left out by Indonesian manufacturing SMEs. The effect of JITand TPM on financial and manufacturing performance is not significant.