cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
An - Nisa`
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
KESETARAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN ISLAM W, Wardanah
An - Nisa` Vol 4, No 2 (2011)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Book Revisi)Judul                     : Pendidikan islam adil jender di madrasahPengarang             : wawan Junaedi dan Iklilah MuzayyanahPenerbit                 : PUSTAKA STAINU, Jakarta. Cet, I, 2010Halaman                : xxvii +122
Emansipasi Wanita Dalam Perspektif Hukum Islam Ani, Fitriyani
An - Nisa` Vol 6, No 2 (2013)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Emansipasi wanita adalah prospek pelepasan wanita dari kedudukan sosial ekonomi yang rendah, serta pengekangan hukum yang membatasi kemungkinan untuk berkembang dan maju. Islam sangat memuliakan wanita. Al-quran dan sunnah memberikan perhatian yang sangat besar serta kedudukan yang terhormat kepada wanita, baik sebagai anak, istri, ibu, saudara maupun peran lainnya. Begitu pentingnya hal tersebut, Allah mewahyukan sebuah surah dalam al-Quran kepada Nabi Muhammad yaitu Surat An-Nisa yang sebagian besar ayat dalam surat ini membicarakan persoalan yang berhubungan dengan kedudukan, peranan dan perlindungan hukum terhadap hak-hak wanita. sesungguhnya Islam menempatkan wanita di tempat yang sesuai pada tiga bidang: Pertama, bidang kemanusiaan, Islam mengakui hak wanita sebagai manusia dengan sempurna sama dengan pria. Kedua, Bidang sosial, terbuka lebar bagi wanita di segala jenjang pendidikan, diantara mereka menempati jabatan-jabatan penting dan terhormat dalam masyarakat sesuai dengan tingkatan usianya, semakin bertambah pula hak-hak wanita, usia kanak-kanak; kemudian sebagai seorang istri, sampai menjadi seorang ibu yang menginjak lanjut usia (lansia), yang lebih membutuhkan cinta, kasih dan penghormatan. Ketiga, Bidang Hukum, Islam mempergunakannya tatkala sudah mencapai usia dewasa dan tidak ada seorang pun yang berkuasa atasnya baik ayah, suami atau kepala keluarga.
UPAYA MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKEADILAN GENDER PERSPEKTIF ISLAM hasim, sarifa suhra
An - Nisa` Vol 4, No 1 (2011)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the fulfillment form of the rights and obligations of every individual is education. In Islam, the rationality and spiritual fulfillment can be done by learning to obtain a broad of knowledge as a way to understand the religion and solutions in building the world. Islam as a religion calls for all believers to seek knowledge whatever, as long as not contrary to the mission af humanity and as a servant of , God and the caliph on earth without exception. This means that Islam gives recognition of the rights to all people including womens education are limitless from basic education to higher education, according to each individuals interests. This paper tries to rip off that is essentially the spirit of Islamic education is the "freedom and democracy" are not looking at gender.Therefore, Islamic education is a process of transfer of knowledge from educators to the learners towards the achivement of perfect man of harmony, balance without distinguishing between men and women, this paper further explains that achieves the gender equitable education on Islamic perspective, it would require educators and learners who understands the values of equatity and gender justice.
HAK-HAK PEREMPUAN MENURUT HUKUM KELUARGA ISLAM syamsidar, syamsidar
An - Nisa` Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak-hak perempuan diperlukan dan harus terus dikembangkan guna merekonstruksi pemikiran yang selama ini cenderung konservativ agar hukum tidak dipahami suatu aturan yang melanggengkan ketidakadilan gender. Penetapan hak dan kewajiban dalam keluarga dimaksudkan sebagai upaya untuk membentuk keluarga sakinah mawaddah dan warahma, di mana penetapan hak dan kewajiban tersebut harus dilandasi keseimbangan dan keadilan antara suami istri olehnya itu, Hak-hak perempuan dijamin persamaan haknya dengan laki-laki. Hal ini membawa pengaruh positif dalam berbagai sektor kehidupan seperti perekonomian, kebudayaan, politik, pendidikan, kesehatan dan bidang-bidang lainnya. Akan tetapi disisi lain masih terdapat peraturan perundang-undangan yang memuat atau membedakan hak antara perempuan dengan laki-laki seperti laki-laki adalah kepala-rumah tangga dan perempuan adalah ibu rumah tangga. Berbagai produk perundang-undangan yang telah dibentuk sebagai realisasi tuntutan persamaan hak dan kedudukan perempuan dengan laki-laki antara lain Undang-undang dasar, Undang- undang Perkawinan, konstitusi RCIS, UUDS, Undang-undang tentang hak asasi manusia dan adanya KHI yang telah memberikan prinsip kesetaraan gender karena perempuan diberikan beberapa hak yang sama dengan laki-laki yakni sama-sama menjadi subjek hukum, perempuan bisa memiliki dan menguasai harta benda sendiri, membuat perjanjian karena mampu melakukan perbuatan hukum sendiri. Dalam Al-Quran prinsip kesetaraan gender dapat dilihat bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama sebagai hamba, sama-sama sebagai khalifah dan sama menerima perjanjian primordal.
THE INFLUENCE OF PARENTS LANGUAGE PATTERNS DIVERSITY ON CHILDRENS LANGUAGE DEVELOPMENT (Women Language Study) Hasanah, Uswatun
An - Nisa` Vol 4, No 2 (2011)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang orang tua yng berbeda memberikan pengaruh pada perkembangan bahasa anak. Anak yang didik dan dibesarkan dalam situasi perbedaan bahasa akan memunculkan bahasa campuran yang diproduksi oleh anak. Pengaruh bahasa yang tebesar adalah dari ibu. Ibulah yang memiliki kepekaan serta kedekatan secara lahiriah dan psikologis yang lebih intens terhadap anak dibandingkan ayah. Karena itu ibu adalah pendidik yang pertama dan utama.Proses pendidikan pada anak dimulai sejak anak masih dalam kandungan. Dengan demikian seorang ibu memberikan kontribusi yang sangat besar pada diri seorang anak. Seorang ibu yang mempunyai peran yang besardalam mendidik dan berinteraksi dengan anak perlu menyadari kenyataan bahwa anak-anak hidup dengan apa yang mereka terima dan pelajari. Bahasa yang digunakan oleh anak diperoleh dengan cara meniru dari orang tuanya. Anak-anak tidak mengerti pada makna bahasa yang mreka dengar, mereka juga tidak mengetahui apakah bahasa yang mereka dengar adalah sesuatu yang baik atau justru sebaliknya. Dengan demikian bahasa yang pantas atau sesuai terlebih dahulu perlu dipahami oleh seorang ibu sebelum mereka mengajarkannya kepada anak-anaknya.
An analysis of male and female students archievements on efl writing through self assessment Hasanah, Uswatun
An - Nisa` Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tulisan ini mengkaji mengenai kemampuan siswa pria dan wanita pada pembelajaran keterampilan menulis bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL Writing) dengan menggunakan teknik penilaian diri. Pada penelitian ini, penulis menerapkan metode experimental. Partisipan yang terlibar dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris semester V tahun akademik 20l3/2014. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan berupa penerapan penilaian diri dalam pembelajaran menulis. Selain itu hasil analisis data menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, kemampuan siswa laki-laki dan perempuan tidak berbeda secara signifikan. Hal ini berarti siswa laki-laki dan siswa perempuan khususnya mahasiswa STAIN Watampone Program Studi Bahasa Inggris semester V memiliki kemampuan yang sama pada pembelajaran keterampilan menulis Bahasa Inggris.
KEADILAN SUAMI YANG BERPOLIGAMI DALAM PERSPEKTIF KLASIK, KONTEMPORER, DAN KEINDONESIAAN abdulahanaa, abdulahanaa
An - Nisa` Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Via this study, reader is introduced about polygamy in classic view, contemporer view and Indonesian perspective. So implication is pictured clearly that apparently marriage problem of classic term thus far have experienced developing that regarded by culture and trend is epoch. Mohammed Aaw’s words about polygamy needs interpretation and correlation with cultural context of marries that already happens various cleft the world in particular at Arabic peninsula on term before islam coming,  later and thus far. Reader is expected to get understanding about polygamy’s essence and justice meaning in their family. One presumably it gets to be reached, therefore focuses west critics and Islamic liberal streaming can be answered scientifically and factual as it were has already been described on study.
PORNOGRAFI DALAM PERIKLANAN Abidin, Kurniati
An - Nisa` Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article see the pornography in advertisement, where placing women body as object. Pornography problem have been arranged in law and regulation like KUHP, UU number 40 year 1999 about pers, UU number 23 year 2002 about children protection, and UU number 44 year 2018 about pornography, but seems hitherto this problem is still pro and contra event that deduction come from the women itself.
Harta bersama barang perhiasan (Analisis Putusan Hakim Nomor 57/Pdt.G/2004/PA. Watampone) Jasmani, Jasmani
An - Nisa` Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Community property is one marriage asset type that ruled deep legislation at Indonesian. The importance for appearance community property while happens marriage dispersal, well by separate and also effect death scene. Female ornamental goods is marriage asset that becomes difference opinion judge, so problem appearance marriage happens community property or not. Concerning with that things, this writing explains one analysis academic.
PEREMPUAN,PEMANASAN GLOBAL,DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN Nur, Suriani
An - Nisa` Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : PSW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: The woman’s participation has related to the quality of environmental. If the woman is active, the environment will be clean, green, regular, and respect, On the contrary if the environment is damage, the most suffering are woman and children. The woman role that relates to the environment activities, are for example domestic or residence,  workplace, agriculture environment, and more relevant places.The woman role cannot be denied in giving a good contribution to improve and or lessen the global warming, because culture patriarkhi which still stick in this part of society. That, the woman reside in domestic region, manage children and all their need, manage hygiene, also the woman are as bursar going shopping and so on, in everyday requirement accomplishment. So that environmental arrangement in smallest structure from global world namely family reside in on-hand woman, it is included in environtmental friendlyproduct election reside must be in on-hand of them.

Page 8 of 22 | Total Record : 212