cover
Contact Name
Felicia Risca Ryandini
Contact Email
felicia_riska@stikestelogorejo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@stikestelogorejo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 22526854     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang meruapkan jurnal yang memfasilitasi bagi peneliti atau penulis yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya pada area keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini juga dapat menjadi wahana belajar bagi masyarakat khususnya dosen dan mahasiswa terkait dengan hal-hal kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
PENGARUH TERAPI RELAKSASI MASASE PUNGGUNG TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI BEDAH MAYOR Marina Liyanti Nano; Sri Puguh Kristiyawati; S. Eko Ch. Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.894 KB)

Abstract

Pembedahan atau operasi adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Secara garis besar pembedahan di bagi menjadi dua yaitu bedah mayor dan minor. Bedah mayor adalah tindakan bedah besar yang menggunakan anestesi umum atau general anestesi. Pembedahan akan menimbulkan respon psikologis yaitu kecemasan, untuk mengurangi kecemasan dapat diatasi dcngan masase punggung, karena masase punggung merangsang tubuh melepaskan senyawa endorphin yang merupakan pereda sakit alami dan juga menciptakan rasa nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi masase punggung terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah mayor di RSUD Tugurejo Semarang. Desain penelitian ini menggunakan Quasi eksperitnental, dengan rancangan penelitian "one group pre test — post test desing". Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah 32 responden. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah paired sample Hest Hasil penelitian ini menunjukan Rata-rata skor rentang kecemasan sebelum melakukan relaksasi masase punggung yaitu sebesar 43,44 setelah dilakukan relaksasi masase punggung turun menjadi 29,03, Maka selisihnya sebesar 14,41 artinya ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi masase punggung pada pasien pre operasi bedah mayor dengan p= 0,000 atau < 0,05. Rekomendasi penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam mengontrol tingkat kecemasan pasien pre operasi bedah mayor dan Sebagai bahan masukkan dalam proses pembelajaran khususnya pengendalian dan penanganan non farmakologi terutama dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi agar tidak mempengaruhi proses operasi yang akan dilakukan pada plata.Kata kunci: Keeemasan, relaksasi masase punggung, dan pre operasi
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KLIEN GAGAL GINJAL KRONIS TETAP MENJALANI HEMODIALISIS SEUMUR HIDUP Ida Dwiningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1180.345 KB)

Abstract

Motivasi adalah penggerak perilaku yang dipengaruhi oleh faktor internal dan ekstemal. Informasi yang didapat dari ruang hemodialisis Rumkital Dr. Ramelan hampir tidak ditemukan kasus droup out pada klien Gagal Ginjal Kronis (GGK) yang menjalani hemodialisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi klien GGK yang menjalani hemodialisis seumur hidup. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 responden klien GGK yang sedang menjalani hemodialisis dengan kriteria lama menjalani hemodialisis minimal 2 tahun, pengambilan sampel dilakukan secara acak. Alat pengumpul data berupa kuesioner yang terdiri dari 5 data umum responden dan 12 pertanyaan berkaitan dengan faktor internal dan ekstemal yang mempengaruhi motivasi. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 1-2 Januari 2007. Data yang diperoleh diolah dan dianalisa dengan menggunakan distribusi frekuensi dan tendensi sentral. Hasil penelitian menunjukkan ada empat faktor internal yang cukup mempengaruhi motivasi klien GGK yaitu spiritual (X = 3,47), kebutuhan akan dicintai (X = 3,43), kebutuhan untuk mempertahankan diri (X = 3,23), dan proses kehilangan (X= 3,07). Faktor ekstemal yang teridentifikasi adalah dukungan perawat (X= 3,43), dukungan keluarga (X = 3,40), penyuluhan pre hemodialisis (X= 3,37), lingkungan terapeutik (X = 3,33), dan tersedianya program (X = 3,23). Untuk memperkuat hasil penelitian ini perlu dilakukan penelitian kembali dengan mcnggunakan instrumen lebih lengkap dan melakukan uji reliabilitas dan validitas terhadap alat ukur instrumen dan penelitian dapat dikembangkan untuk mengetahui sejauh mana faktor-faktor internal dan eksternal tersebut mempengaruhi motivasi klien GGK yang menjalani hemodialisis seumur hidup.Kata kunci: Motivasi, GGK, Hemodialisis, seumur hidup
PERAN KELUARGA SECARA INFORMAL DALAM MELAKUKAN PERAWATAN PADA LANJUT USIA DENGAN DIMENSIA Mikha Meilina Wahyuningtiyas; Suhadin -; Mamat Supriyono
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.598 KB)

Abstract

Demensia adalah kerusakan fungsi kognitif global yang biasanya bersifat progresif dan mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari. Lansia adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun keatas. Peran keluarga informal adalah keluarga berperan sebagai sahabat, keluarga berperan sebagai pengasuh, keluarga berperan sebagai motivator, pendamai dan penyelaras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga secara informal dalam melakukan perawatan pada lansia dengan demensia di desa bondo. Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomeologis. Penelitian dilakukan di desa bondo dengan pengambilan 4 partisipan dengan melakukan indepth interview dengan alat bantu rekam suara (HP). Kemudian melakukan analisis data dengan mencari kata kunci dan kategori sehingga mendapatkan tema. Hasil penelitian didapatkan usia, genetik, toksin amiloid sebagai faktor demensia dan keluarga sebagai sahabat, keluarga sebagai motivator dan keluarga sebagai pengasuh. Kesimpulan dari penelitian ini adalah usia, genetik dan toksin amiloid adalah faktor dari terjadi demensia dan lansia sangat membutuhkan kasih sayang dari keluarga, dengan ini keluarga dapat melakukan perannya dengan sebagai sahabat, sebagai pengasuh, sebagai motivator, dalam melakukan perawatan pada lansia dengan demensia.Kata Kunci: peran keluarga informal, lansia, demensia
HUBUNGAN KONSELING OLEH BIDAN TENTANG KB IUD DENGAN PEMILIHAN KB IUD DI MASYARAKAT Iswatun Nadhofah; Runjati -; Chr. Lia Uripmi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2919.208 KB)

Abstract

Konseling merupakan aspek yang sangat penting dalam pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Dengan melakukan konseling berarti petugas membantu klien dalam memilih dan memutuskan jenis kontrasepsi yang akan digunakan sesuai dengan pilihannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Apakah ada hubungan konseling oleh bidan tentang KB IUD dengan pemilihan KB IUD di masyarakat di Puskemas Kccamatan Kota Kendal". Penelitian ini bertujuan untuk mengctahui persepsi akscptor pengguna IUD 1 tahun tentang konseling dan untuk menganalisa pemilihan KB IUD dimasyarakat serta untuk menganalisa hubungan konseling dcngan pemilihan KB IUD oleh masyarakat. Penclitian ini menggunakan metodc korelasi dengan dcsain penelitian Retrospektif, dengan penarikan sampel secara jenuh yaitu jumlah seluruh akseptor KB Baru dengan jangka waktu penggunaan dalam 3 bulan terakhir tcrhitung mulai bulan Maret tahun 2009 sejumlah 57 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hubungan konseling tentang KB IUD yang dilakukan oleh bidan dengan pemilihan KB IUD dimasyarakat diketahui bahwa jumlah responden yang memilih untuk menggunakan kontrascpsi IUD berjumlah 23 (40.4%) orang ini lebih kecil bila dibandingkan dengan jumlah responden yang memilih untuk menggunakan kontrasepsi selain IUD yang berjumlah 34 (59.6%) orang. Mclalui analisis data menggunakan rumus Chi Square dengan basil hitung (7.643) lebih besar nilainya dari X2 table (5,591). Hal ini memberi arti bahwa ada hubungan konseling tcntang KB IUD yang dilakukan oleh bidan dengan pemilihan KB IUD dimasyarakat, sehingga disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya Bidan untuk meningkatican konseling dalam mempromosikan alat kontrasepsi IUD dimasyarakat. Kata kunci: Konseling, KB IUD, Pcmilihan KB IUD.
HUBUNGAN UMUR, PENGETAHUAN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN STATUS EKONOMI DENGAN KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU (STUDI KASUS DI RW X KEL, GEMAH SEMARANG) Yuninda Asih Wilangsari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 1 (2009): Desember 2009
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.943 KB)

Abstract

Di Jawa Tengah tahun 2006 terdapat 2.046 kasus balita dengan kematian 17 anak dan 1.108 anak dapat disembuhkan. Tahun 2007 di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon dari 5831 balita rata-rata kedatangan ke posyandu perbulannya 5023 balita (86,1 %). Sedangkan di kel. Gemah saja pada tahun 2007 tingkat kunjungan ke posyandu sebesar 83,1 % atau dari 998 balita yang aktif datang sebanyak 830 anak. Berdasarkan data tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan faktor umur, pengetahuan ibu tentang posyandu, tingkat pendidikan dan status ekonomi terhadap kunjungan balita ke posyandu di RW 10, kel. Gemah, kec. Pedurungan, Semarang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan umur, pengetahuan ibu tentang posyandu, tingkat pendidikan dan status ekonomi terhadap keteraturan ibu membawa balitanya ke posyandu di RW 10 kel. Gemah, Kec. Pedurungan, Semarang. Metodologi penelitian dalam ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional, yang bertujuan menganalisa hubungan umur, pengetahuan tentang posyandu, tingkat pendidikan dan status ekonomi dengan kunjungan balita ke posyandu di RW X, Kel. Gemah, Kec. Pedurungan, Semarang. Sampel ditentukan melalui porposive sampling, dan data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner selanjutnya diolah menggunakan analisa statistik Chi Square melalui program SPSS. Hasil penelitian: ada hubungan yang signifikan antara usia ibu terhadap kunjungan balita ke posyandu di Rw X, Kel. Gemah, Kec. Pedurungan, Semarang dengan p = 0,004 (p < 0,05). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu terhadap kunjungan balita ke posyandu di Rw X, Kel. Gemah, Semarang dengan p = 1 (p > 0,05). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga terhadap kunjungan balita ke posyandu di Rw X, Kel. Gemah, Semarang dengan p = 0,554 (p > 0,05). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang posyandu terhadap kunjungan balita ke posyandu di Rw X, Kel. Gemah, Kec. Pedurungan, Semarang dengan p = 0,048 (p < 0,05).Kata kunci : Umur, pengetahuan, tingkat pendidikan, status ekonomi, perilaku.
PENGARUH IMMOBILISASI DAN KOMPRESI BANTAL PASIR TERHADAP PENCEGAHAN PERDARAHAN AKSES FEMORAL PASCA PERCUTANEUS CORONARY INTERVENTION (PCI) M. Syamsul Arief; Iis Sriningsih; A. Pangestua -
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 8 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.01 KB)

Abstract

Immobilisasi dan kompresi bantal pasir merupakan suatu alat dan metode untuk mencegah perdarahan pada akses tusukan pasca tindakan Percutaneus Coronary Intervention (PCI) atau pemasangan stent koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tindakan immobilisasi dan kompresi bantal pasir dalam mencegah perdarahan pada akses femoral pasca PCI di RSUP Dr Kariadi Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pra-eksperimen terhadap 15 responden paska tindakan PCI yang ditentukan dengan teknik total sampling dalam kurun waktu 1 bulan. Penelitian ini dilakukan dengan observasi sebelum dan sesudah immobilisasi dan kompresi bantal pasir dan hasilnya diolah menggunakan tabel silang dan uji hipotesis Mc Nemar Test dengan SPSS. Hasil yang didapatkan dari uji Mc Nemar diperoleh nilai p = 0.03. Dengan demikian ada pengaruh immobilisasi dan kompresi bantal pasir terhadap pencegahan perdarahan akses femoral pasca PCI di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sehingga disarankan immobilisasi dan kompresi bantal pasir dapat tetap digunakan tetapi harus disertai dengan pengawasan untuk komplikasi lain yang bisa terjadi saat dilakukan perlakuan.Kata kunci: Immobilisasi, Kompresi Bantal Pasir, Pencegahan Perdarahan, Pasca PCI
INTERVENSI TERAPI MUSIK RELAKSASI DAN SUARA ALAM (NATURE SOUND) TERHADAP TINGKAT NYERI DAN KECEMASAN PASIEN (LITERATURE REVIEW) Dody Setyawan; F. Sri Susilaningsih; Etika Emaliyawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 8 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1934.85 KB)

Abstract

Penatalaksanaan nyeri dan kecemasan yang dialami oleh pasien dapat dilakukan dengan pendekatan farmakologis dan non-farmakologis. Pemberian analgetik dan sedatif tidak bisa langsung menghilangkan nyeri dan kecemasan pasien bahkan jika berlebihan bisa menimbulkan depresi pernapasan dan ketidakstabilan kardiovaskuler sehingga perlu dilengkapi dengan pendekatan non-farmakologis seperti penggunaan terapi musik relaksasi dan suara alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektifitas musik relaksasi, suara alam dan kombinasi keduanya terhadap nyeri dan kecemasan pasien. Metode yang digunakan adalah literature review dengan studi kepustakaan dan pencarian elektronik yang menggunakan search engine EBSCOhost (MEDLINE), GALE (infotract.galegroup) dan google dengan kata kunci yang digunakan yaitu patients, anxiety, pain, relaxation, music, dan nature. Kriteria pemilihan sumber antara lain artikel, karya ilmiah atau buku yang membahas tentang teknik relaksasi, terapi musik, dan suara alam yang difokuskan pada nyeri dan kecemasan serta dipublikasikan tahun 2002-2012 dengan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Hasil dari pencarian didapatkan 20 artikel penelitian (dua di antaranya systematic review) yang memenuhi kriteria. Hasil review dari beberapa artikel penelitian tersebut menunjukkan bahwa 76% perawatan standar ruangan yang dikombinasikan dengan terapi musik lebih efektif menurunkan tingkat kecemasan dan 76,2% efektif menurunkan tingkat nyeri pada pasien dibandingkan tanpa terapi musik. Tujuh piluh lima persen (75%) perawatan standar yang dikombinasikan dengan terapi suara alam lebih efektif menurunkan kecemasan dan 100% efektif menurunkan tingkat nyeri pasien dibandingkan tanpa terapi suara alam. Perawatan standar yang dikombinasikan dengan gabungan antara terapi musik relaksasi dan suara alam menunjukkan bahwa 100% efektif menurunkan nyeri dan kecemasan pasien. Intervensi keperawatan non-farmakologis seperti terapi musik, suara alam dan kombinasi keduanya bukan bersifat menggantikan fungsi manajemen nyeri dan kecemasan pasien namun sebagai pelengkap intervensi farmakologi dalam tatanan klinik.Kata Kunci: kecemasan, musik relaksasi, nyeri, suara alam
EFEKTIFITAS KONSELING DIET CAIRAN TERHADAP PENGONTROLAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PASIEN HEMODIALISIS DI RS TELOGOREJO SEMARANG Bagus Ananta Tanujiarso; Ismonah -; Supriyadi -
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 10 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1835.991 KB)

Abstract

Di Indonesia, angka kejadian CKD pada tahun 2010 sebanyak 2 juta kasus. Sedangkan pasien CKD yang menjalani hemodialisis baru sekitar 100.000 orang. Masalah yang sering terjadi pada pasien hemodialisis adalah peningkatan IDWG yang dapat dipengaruhi oleh ketidakpatuhan pasien dalam pembatasan asupan cairan. Upaya untuk mencegah peningkatan IDWG dapat dilakukan dengan pemberian konseling diet cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling diet cairan terhadap pengontrolan IDWG pasien hemodialisis di RS Telogorejo Semarang. Rancangan penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan desain penelitian pre-test and post-test with control. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 52 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Friedman dan dilanjutkan dengan analisis post hoc menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling diet cairan terbukti efektif terhadap pengontrolan IDWG dengan p value 0,000. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar perawat menerapkan konseling diet cairan pada setiap pasien hemodialisis supaya mencegah peningkatan IDWG yang berlebihan.Kata Kunci: CKD, hemodialisis, IDWG, konseling diet cairan
PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN SISWA KELAS VI MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEKOLAH DI SD NEGERI KARANGJATI 01 Eko Septiarto; Asti Nuraeni; Mamat Supriyono
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 10 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1584.298 KB)

Abstract

Kecemasan atau ketakutan merupakan masalah yang umum dan biasa dirasakan oleh setiap individu. Reaksi ini sering dialami oleh anak khususnya siswa kelas VI ketika menghadapi Ujian Akhir Sekolah. Masih sedikitnya cara yang diketahui siswa untuk mengatasi kecemasannya dapat menimbulkan dampak negatif misalnya kepanikan, tidur tidak nyenyak, konsentrasi belajar menurun. Banyak sekali cara untuk mengurangi kecemasan salah satunya dengan melakukan senam otak. Senam otak merupakan suatu gerakan senam yang sederhana melalui olah tangan dan kaki yang dapat menyeimbangkan setiap bagian otak. Gerakan senam otak akan merangsang neocortex dan saraf parasimpatik sehingga dapat mengurangi peningkatan hormon adrenalin dan menurunkan kecemasan. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan pengaruh senam otak terhadap penurunan tingkat kecemasan siswa kelas VI menghadapi ujian akhir sekolah di SD Negeri Karangjati 01. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment pre dan post control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu 33 responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner HRSA sebagai instrumennya. Analisi data yang digunakan yaitu Wilcoxon dan didapatkan hasil p-value 0,000. Nilai tersebut menunjukkan bahwa p-value (0,000) < a (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh senam otak terhadap penurunan kecemasan yang dialami oleh siswa kelas VI menghadapi ujian akhir sekolah di SD Negeri Karangjati 01.Kata kunci : senam otak, kecemasan, ujian akhir sekolah, siswa kelas VI
PENGARUH PENGGUNAAN OBAT NYAMUK SEMPROT TERHADAP SPERMATOGENESIS V. Ririn Marwaningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.244 KB)

Abstract

Penggunaan obat nyamuk di Indonesia sangat tinggi, sedangkan piretroid yang banyak digunakan dalam obat nyamuk diyakini sebagai zat kimia yang berdampak pada kesehatan reproduksi terutama pada saat masa perkembangan organ reproduksi. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan obat nyamuk semprot terhadap spermatogenesis tikus jantan.Penelitian ini menggunakan desain randomized post test only control group pada 24 ekor tikus Wistar usia 3-5 hari. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok:P1 (3ml) P2 (4ml), P3 (5ml)  dan kelompok kontrol. Perlakuan dilakukan selama 28 hari, dipelihara sampai usia reproduksi dan  dilakukan terminasi pada hari ke 50 untuk dilakukan analisa sperma untuk melihat fungsi organ reproduksi dalam proses spermatogenesis.  Hasil analisa menggunakan uji Anova didapatkan motilitas dan abnormalitas morfologi sperma pada kelompook paparan lebih rendah dibanding kelompok kontrol (p<0,001). Hasil analisa menggunakan uji Kruskal Wallis didapatkan jumlah sperma pada paparan obat nyamuk lebih rendah dibanding kelompook kontrol (p = 0,04). Saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pengetahuan kepada masyarakat untuk   kewaspadaan penggunaan obat nyamuk sehari-hari terhadap kesehatan reproduksi pada anak-anak.Kata kunci : obat nyamuk, spermatogenesis.

Page 4 of 31 | Total Record : 309


Filter by Year

2009 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 10, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018 Vol 3, No 3 (2018): Juni 2018 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 3, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 4 (2016): Desember 2016 Vol 8, No 3 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 8, No 2 (2016): Juni 2016 Vol 8, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 2, No 5 (2016): Desember 2016 Vol 2, No 4 (2016): Juni 2016 Vol 1, No 2 (2016): Edisi Khusus September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Edisi Khusus Maret 2016 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 7, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 2, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 2, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 1, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015 Vol 1, No 10 (2014): Juni 2014 Vol 6, No 2 (2014): Desember 2014 Vol 6, No 1 (2014): Juni 2014 Vol 2, No 1 (2014): Desember 2014 Vol 5, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 5, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 9 (2013): Desember 2013 Vol 1, No 8 (2013): Juni 2013 Vol 4, No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1, No 7 (2012): Desember 2012 Vol 3, No 2 (2011): Desember 2011 Vol 3, No 1 (2011): Juni 2011 Vol 1, No 5 (2011): Desember 2011 Vol 1, No 4 (2011): Juni 2011 Vol 2, No 2 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 3 (2010): Desember 2010 Vol 1, No 1 (2009): Desember 2009 More Issue