cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Geosaintek
ISSN : 24609072     EISSN : 25023659     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal GEOSAINTEK adalah jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ITS dan Departemen Teknik Geofisika ITS. Terbit pada bulan Januari-April, Mei-Agustus, dan Septermber-Desember pada setip tahunnya. Jurnal Goeaintek mempublikasi dan menerbitkan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang kebumian. Terbuka bagi peneliti, praktisi, serta akademisi dari berbagai lembaga.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Identifikasi Bahaya Tanah Longsor Menggunakan Metode Very Low Frequency (VLF) Di Bedeng Rejo, Merangin, Jambi Ichy Lucya Resta; Futra Kibayutullah; Amelia Fitri Ramadhani; Muhammad Yuwanda; Muhammad Rifqi
Jurnal Geosaintek Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v8i2.13930

Abstract

Desa Bedeng Rejo dikenal sebagai salah satu daerah yang berpotensi dalam terjadinya tanah longsor. Metode Very Low Frequency (VLF) digunakan untuk identifikasi bahaya tanah longsor berdasarkan parameter konduktivitas batuan yang didukung kemiringan lereng (slope). Penelitian ini dilakukan menggunakan T-VLF dengan panjang lintasan 200 meter, jarak antar titik ukur 10 meter dan frekuensi pengukuran sebesar 22200 Hz (Jepang). Jenis pengukuran VLF yang digunakan yaitu mode tilt-angle. Ditemukan anomali konduktif yang berada pada rentang 100 - 120 meter dan di bawah permukaan bumi pada 10 - 40 meter dan 170 - 190 meter dengan kedalaman 10 - 30 meter. Perhitungan kemiringan lereng pada lintasan VLF, didapatkan pada jarak 100 – 120 meter yaitu 25% dan pada jarak 170 – 190 meter yaitu 12,5 - 16,67% merupakan lahan dengan kemiringan lereng curam, yang rentan terhadap bahaya tanah longsor, dan mudah tererosi.
URBAN HEAT ISLAND DI KOTA TANGERANG SELATAN Agita Devi Prastiwi; Supriatna Supriatna; Rudy P. Tambunan; Mangapul Parlindungan Tambunan
Jurnal Geosaintek Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v8i2.11721

Abstract

Abstract. The industrial revolution opened up opportunities in changing people’s lives from an agrarian economic activity to an industry-based economy so that many people mass produced the phenomenon of migration. In 2018, 55% of the world’s population live in urban areas and by 20150 this will increase to 70 percent (United Nations, 2019). Migration disturbs the heat energy balance in urban areas as compared to suburban or surrounding areas, resulting in a temperature difference phenomenon known as urban heat island (Sharma et al. 2019). South Tangerang is one of the districts adjacent to the city of DKI Jakarta which is known as the world’s big city so it has vulnerability as a migration destination. So it is necessary to conduct a study that can provide an overview of the future phenomena of the emergence of potential urban heat island (UHI) that can be used as mitigation of the impacts of climate changes. As a results, from 2004 and 2020 there was an increase 0,30C UHI Index. The UHI phenomenon that occurs in South Tangerang City is also a result of existing developments in DKI Jakarta for areas that are directly connected to DKI Jakarta, such as Pondok Karya, Pondok Betung, and Cirendeu will experience urban growth.
Pemetaan Kerawanan Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendo Kabupaten Banyuwangi Berbasis Sistem Informasi Geografis Ilyas Madani; Syamsul Bachri; Septianto Aldiansyah
Jurnal Geosaintek Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v8i2.11907

Abstract

DAS Bendo adalah sebagian daerah yang berkontribusi terhadap kejadian banjir di Kabupaten Banyuwangi. Guna mengetahui tingkat kerawanan banjir di DAS Bendo dipakai parameter curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan, ketinggian lahan, dan kerapatan sungai dalam penelitian ini. Metode scoring dan overlay digunakan untuk mengolah parameter melalui software ArcGIS 10.4 sehingga dapat dihasilkan peta tingkat kerawanan banjir. Peta yang dihasilkan cukup akurat dengan menunjukkan tiga tingkat kerawanan banjir di DAS Bendo yaitu tidak rawan, cukup rawan, dan sangat rawan. Daerah tidak rawan banjir berada di bagian hulu DAS sebesar 30%/12,0km2. Daerah rawan banjir sebesar 43%/17,3km2 berada pada bagian tengah DAS. Sementara itu, daerah sangat rawan banjir berada pada bagian hilir DAS sebesar 27%/10,7km2. Tingkat kerawanan banjir tersebut dominan dipengaruhi oleh kemiringan lereng di DAS Bendo.
ANALISIS SEISMIK ATRIBUT UNTUK IDENTIFIKASI PERSEBARAN RESERVOIR BATUPASIR PADA FORMASI BALIKPAPAN, LAPANGAN V Nisya Aviani; Dwa Desa Warnana; Eki Komara; Ramsyi Faiz Afdhal
Jurnal Geosaintek Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v8i2.13619

Abstract

Lapangan V terletak di Formasi Balikpapan, Cekungan Kutai, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sebagai salah satu bukti keekonomisan reservoir Cekungan Kutai. Fokus area penelitian pada zona utama (VMZ) dipilih karena pada penelitian internal yang tidak dipublikasikan oleh Pertamina Hulu Mahakam (PHM), zona utama (VMZ) memiliki dominasi sedimen endapan delta dan reservoir utama berupa fasies mouth bar dan fasies distributary channel, dimana fasies distributary channel berupa batupasir. Zona Utama (VMZ) pada strata Miosen Tengah yang digunakan ialah Horizon SU4 - SU5e yang didalamnya terdapat horizon 4a, 4e, 4h-1, 5a dan 5e dengan dominasi batupasir dan batubara. Untuk memetakan persebaran reservoir batupasir pada Horizon SU4 - SU5e menggunakan analisis seismik atribut, yaitu atribut amplitudo RMS, dan amplitudo sweetness dengan menggunakan data seismik 3D PSTM, borehole checkshot, well log dan lima sumur sebagai kontrol. Peta waktu struktur dibuat dengan cara interpolasi konvergen gridding dari hasil picking horizon seismik. Analisis menggunakan atribut amplitudo RMS, dan amplitudo sweetness karena hampir seluruh marker horizon yang digunakan, yaitu SU4 - SU5e mempertimbangkan seluruh data yang dimiliki baik positif maupun negatif. Berdasarkan hasil analisis atribut seismik menunjukkan bahwa atribut amplitudo RMS, dan amplitudo sweetness tidak memiliki perbedaan yang signifikan dalam mengidentifikasi persebaran batupasir reservoir pada SU4 - SU5e. Namun, atribut sweetness memiliki nilai korelasi paling baik, yaitu 0.861 dibandingkan atribut RMS. Hal tersebut membuktikan bahwa atribut sweetness memperlihatkan keberadaan anomali reservoir yang lebih baik. Pola persebaran batupasir dominan di bagian timur laut-tenggara dengan dominasi channel berada pada dim area. 
APLIKASI ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) UNTUK MENENTUKAN INTERFACE AIR TAWAR DAN AIR ASIN DI PESISIR PULAU TERNATE Elisabet Ade Saputri Simamora; Rizka Rizka; Wahyudi W. Parnadi; Ramdani Salam
Jurnal Geosaintek Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v8i2.13827

Abstract

Pulau Ternate merupakan pulau gunungapi kecil, dimana terjadinya intrusi air asin lebih cepat pada pulau gunungapi kecil. Di samping itu, seiring dengan pertambahan penduduk maka kebutuhan air tawar akan semakin meningkat, sehingga eksploitasi air tawar berlebihan akan memicu terjadinya intrusi air asin. Intrusi air asin merupakan penyusupan air asin ke dalam akuifer di pesisir. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi zona intrusi air asin pada daerah penelitian. Salah satu metode geofisika yang dapat memberikan informasi bawah permukaan menggunakan metode geolistrik Electrical Resistivity Tomography (ERT). Metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) dapat memberikan gambaran vertikal dan lateral 2D dari zona intrusi air asin karena kemampuannya untuk mendeteksi variasi resistivitas pada suatu formasi. Pada penelitian ini pengolahan data geolistrik Electrical Resistivity Tomography (ERT) menggunakan software ResIPy. Penelitian ini dilakukan pada pesisir Pulau Ternate pada lokasi Tabam, Taman Eva, dan Togafo. Berdasarkan hasil pengolahan yang diperoleh, pada lokasi penelitian menunjukkan nilai resistivitas 2,8 Ωm – 198,7 Ωm. Berdasarkan hasil penampang resistivitas pada daerah penelitian diduga bahwa lintasan Tabam dan Taman Eva mengalami intrusi air asin. Kedalaman interface teridentifikasi pada lintasan Tabam yaitu 28 m, Taman Eva adalah 25 m, dan Togafo 25 m.

Page 1 of 1 | Total Record : 5