cover
Contact Name
Moh Syahri Sauma
Contact Email
syahrima@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
annidasby@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/I. Kec Mulyorejo. Kota Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nida': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 25984012     EISSN : 23546328     DOI : -
FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Komunikasi dan Penyiaran yang meliputi Komunikasi, Dakwah, Strategi, Penyiaran, Media, Jurnalistik.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2019): Maret" : 6 Documents clear
Dakwah Membangun Peradaban Islam Mashud
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika mencermati kondisi umat Islam belakangan ini, betapa tantangan internal (insider) dan eksternal (outsider) umat Islam perlu mendapat perhatian para da?i dan lembaga dakwah Islam. Krisis soliditas insider umat Islam sampai saat ini belum bisa dibanggakan, kondisi outsider Islam masih ada oknum masyarakat yang membangun sitgma negatif pada Islam. Krisis dan kesulitan umat Islam adalah betapa berat membangun soliditas, mempertahankan komitmen (iltizam), keteguhan (tsabat), kesabaran, serta konsistensi (istiqamah) dalam menjalankan syariat Islam di tengah-tengah berbagai tantangan insider dan outsider tersebut. Di sisi lain insider umat Islam patut bangga dengan maraknya kebangkitan ummat Islam (nahdhatul ummah). Fenomena kesadaran beragama para mahasiswa, intelektual, kaum perkotaan semakin menggeliat. Sementara outsider, sebagian  mereka berusaha secara maksimal untuk membendung gejala kesadaran  kembali ke Islam. Nampaknya kebangkitan Islam itu tidak bisa diredam dan diredupkan, usaha mereka hanya sia-sia belaka. Jadi tidak kita saja yang menderita kesulitan, mereka juga merasakan kesulitan dalam menghadapi banyaknya kaum terpelajar, bangsa-bangsa di negara maju yang ingin kembali kepada ajaran yang sesuai dengan fithrah mereka. Tulisan ini mencoba untuk mengurai dakwah membangun peradaban Islam solusi berbagai krisis umat Islam,  diawali dengan uraian mengenal berbagai krisis umat Islam lalu uraian tentang bagaimana solusinya dengan dakwah membangun peradaban Islam.   
Komunikasi Kontemporer Bisnis Islam (Studi Kasus di PT Arofah Mina Surabaya) Nasrul Syarif
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi. Bisnis dan komunikasi sebagai satu proses sosial, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa komunikasi adalah bisnis dan sebaliknya, bisnis adalah komunikasi. Kemajuan di bidang teknologi informasi (TI komunikasi) juga berlangsung sangat pesat, sehingga informasi tentang keadaan tertentu dapat disampaikan tanpa tergantung jarak geografis. Kemajuan dibidang komunikasi kontemporer ( media baru ; internet, media online, media sosial, dll ) telah mempengaruhi pola-pola bisnis antarmanusia termasuk bisnis Islam ( Travel umrah dan haji plus ) Metode  penelitian kualitatif dengan Studi  di PT Arofah Mina Surabaya. Berdasarkan latar belakang masalah yang kemudian dijabarkan menjadi tujuan penelitian. Adapun tujuan penelitian  ini  adalah  sebagai berikut :pertama; Menkontruksi model komunikasi bisnis PT Arofah Mina dalam mewujudkan kompetitif bisnis.Kedua; Mendiskripsikan dan menganalisis implementasi komunikasi bisnis di PT Arofahmina Surabaya. Ketiga; Menggali dan mendiskripsikan  key succes  bisnis PT Arofah mina dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Adapun  hasil  penelitian ini sebagai berikut : pertama; Model  komunikasi bisnis PT Arofah Mina menggunakan  Integrated Marketing Communication ( IMC ) untuk meningkatkan ekuitas  merek. Kedua: Implementasi IMC PT Arofah Mina dengan menggunakan komunikasi kontemporer ( Internet : web, fb, IG, Aplikasi gadget ) mampu meningkatkan ekuitas merek ternyata berdampak pula pada peningkatan omzet penjualan  dari 1710 orang  tahun 2017/2018 menjadi 4320 orang di tahun 2018/2019. Ketiga: Kunci Sukses bisnis PT  Arofah Mina adalah  Integritas perusahaan dalam menerapkan nilai nilai islam dalam bisnis, meningkatkan kompetensi SDM dan penguasaan komunikasi kontemporer dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Membangun dan  memperluas  networking dengan kemitraan strategis.  
Studi Surah al-Mudatstsir tentang Bimbingan Dakwah dalam Kitab Al-Tafsir al-Munir Karya Wahbah Al-Zuhaili. Mohamad Nur Fuad
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini punya beberapa alasan : (1) Surah al-Muddatstsir mengandung  bimbingan dakwah secara sistematis, mendasar dan komprehensif, (2) Penelitian terdahulu tentang bimbingan dakwah dalam surah  al-Muddatstsir secara keseluruhan dari awal surah sampai akhir surah dalam kitab al-Tafsir al-Mun?r  karya wahbah al-Zuhail? belum penulis temukan, (3) Bimbingan  dakwah memberikan dampak dan energi positif secara langsung kepada petugas dakwah, sosial kemasyarakatan  serta memberikan solusi terhadap problematika masyarakat, (4) Hasil dakwah akan lebih maksimal dan efektif jika dakwah dilakukan sesuai dengan bimbingan Allah pemberi tugas dakwah dalam al-Qur?an seperti dalam surah al-Muddatstsir. Tujuan penelitian ini untuk menemukan bimbingan dakwah yang difokuskan pada semua ayat dalam surah al-Muddatstsir (ayat 1 sd 56 ) dalam kitab al-Tafsir al-Mun?r  karya Wahbah al-Zuhail?. Sumber primer penelitian ini adalah kitab al-Tafsir al-Mun?r  karya Wahbah al-Zuhail?. Sumber sekunder berupa jurnal yang terkait dengan judul di atas,  kitab-kitab tafsir lain yang relevan, kitab-kitab akhlak dan buku-buku  dakwah  yang ditulis oleh sarjana muslim terdahulu dan sekarang. Kitab-kitab dan buku-buku tersebut dikaji dengan metode content analysis dan interpretasi kemudian ditarik kesimpulan tentang bimbingan dakwah dalam kitab al-Tafsir al-Mun?r  karya Wahbah al-Zuhail?.  
Fikih Dakwah Kepada Munkarot ( Kajian Psikologi Mad’u) Moh Syahri Sauma
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah adalah aktivitas menyeru manusia kepada Allah Ta?ala dengan hikmah dan pelajaran yang baik dengan harapan agar objek dakwah (mad?u) yang kita dakwahi beriman kepada Allah Ta?ala dan mengingkari thaghut (semua yang diabdi selain Allah) sehingga mereka keluar dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya Islam. Jika kita mencermati ayat-ayat Al-Quran maupun hadits-hadits Rasulullah shallallahu ?alaihi wa sallam, kita akan banyak menemukan pembicaraan mengenai fadhail (keutamaan) dakwah yang luar biasa. Penting bagi kita untuk mengetahui, memahami, dan menghayati tentang fikih dakwah ini, agar memiliki motivasi yang kuat untuk berdakwah dan bergabung bersama kafilah dakwah dimanapun ia berada; juga dapat menjaga konsistensi, semangat, serta menjadikan kita merasa ringan menghadapi beban dan rintangan dakwah betapapun beratnya. Fikih Dakwah ini menyajikan berbagai resep dakwah, utamanya menyangkut prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah dakwah sebagai acuan bagi da?i dalam bertindak terhadap kemungkaran, sekaligus koreksi atas banyaknya fenomena penyimpangan di jalan dakwah. Kata ?munkar? lebih bersifat umum dari pada kata ?maksiat?. Kata-kata ?munkar? tidak khusus untuk dosa-sosa besar saja, termasuk juga di dalamnya berduaan dengan wanita lain (yang bukan muhrimnya) dan meilhat pada hal-hal yang diharamkan, semua itu termasuk shagha?ir dan wajib dicegah. Oleh karena itu, penting bagi pendakwah untuk memahami fikih dakwah terhadap kemungkaran yang berpijak pada psikologi mad?u.  
Dakwah Antar Budaya di Era Cyber Alim Puspianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam adalah agama?Rahmatan lil amamin? yang memberikan kedamaian dan ketenangan bagi seluruh alam. Sehingga kegiatan dakwah yang dilakukan oleh para pekalu dakwah tidak menggunakan kekerasa akan tetapi kegiatan dakwah tersebut selalu dilakukan dengan damai, bijak dan menggunakan pendekatan pendekatan budaya yang dianut oleh calon mad?unya. Perkembangan Islam dari masa ke masa sampai di era modern seperti sekarang ini tidak lepas dari semnagt dakwah para da?i da?i nya.Sejarah telah mencatat bahwa Agama Islam yang tadinya hanya di jazirah Arab saja sekarang sudah bisa masuk dan diterima oleh masyarakat dunia.Kalau kita perhatiakan secara seksama kesusksesan dakwah Islam tersebut tidak lepas dari pendekatan pendekatan budaya sesuai dengan kearifan lokal dimana mad?u berada.Dunia dakwah Islam khususnya dakwah antar budaya menemukan babak barunya ketika masyarakat dunia berbondong bondong masuk ke dunia baru yang bernama cyberspacy. Pada tulisan ini penulis akan membahas tentangdakwah antar budaya di era cyber. Dimana kegiatan dakwah antar budaya diera cyber ini merupakan sebuah keniscayaan.Karena mau tidak mau dunia dakwah akan dipaksa masuk kedalam dunia baru yang bernama cyberspacy. Yaitu sebuah dunia maya yang terbebas dari ruang dan waktu sehinggamampumenghubungkan seluruh masyarakat dunia dengan segala keanekaragaman budayanya. Dari kajian yang disajikan penulis menyimpulkan bahwadi era modern seperti sekarang ini dakwah antar budaya harus masuk dan ikut mewarnai kehidupan di cyberspacy.Untuk masuk dan ikut mewarnai kehidupan di dunia maya tersebut diperlukan tenaga tenaga da?i dengan keahlian khusus.Sehingga dengan kreatifitas dan inovasinya, konten dakwah khususnya materi dakwah antarbudaya.Dimana konten dakwah antarbudaya ini juga harusdisesuaikan dengan ?permintaan pasar? dan media yang dijadikan sebagai tujuan.Tentunya dengan memperhatikan budaya budaya yang dianut oleh masyarakat cyberspacy.Adapun media media yang dimaksud adalah media media yang berdomisili di ?alam maya? baik berupa WEB, facebook, instagram, WA, youtube, twitter dan media media sejenisnya.
Pesan Komunikasi dalam Kepemimpinan Dakwah Rasulullah SAW Miftakhuddin
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammad SAW sebagai seorang utusan  Allah  SWT, punya tugas utama membawa kabar gembira dan memberi peringatan kepada seluruh umat manusia. Kegiatan  penyampaian wahyu  dan  ajaran  beriman  kepada Allah biasanya  disebut  dakwah. Beliau melaksanakan fungsi dakwah ini selama 23 tahun. Para sejarahwan menbagi periode dakwah yang dilakukan oleh Muhammad SAW ke dalam beberap tahapan.  Dakwah tahap  pertama dilakukan secara sirriyah atau tetutup di lingkungan keluarganya sendiri dengan  sanak famili terdekat. Tahapan berikutnya, Kemudian Muhammad SAW melakukan dakwah secara jahriyah (terang-terangan). Meskipun dakwah ini belum memperoleh hasil yang menggembirakan. Dakwah  secara  luas mulai dilakukan,di periode Madinah. Setelah kaum muslimin mulai punya kekuatan dan disegani di Jazirah Arab dan pada akhirnya dakwah Islam bisa dapat diterima. Fungsi kerasulan yang ditugaskan kepada Muhammad SAW menuntutnya untuk memiliki sifat-sifat yang mulia agar apa yang disampaikan dapat diterima dan diikuti oleh umat manusia. Ada banyak sifat-sifat mulia yang dimiliki Muhammad SAW sebagai seorang pemimpin dakwah. Sifat-sifat itu antara lain disiplin wahyu, memberikan teladan, komunikasinya  efektif selalu dekat dengan umatnya, memberi wewenang serta pengkaderan. Pemimpin dapat dipastikan untuk senantiasa melakukan komunikasi. Tanpa komunikasi maka proses kepemimpinannya tidak akan akan berlangsung dengan baik. Dalam konteks inilah dapat juga dikatakan bahwa kepemimpinan dapat juga dikatakan bahwa kepemimpinan pada hakekatnya juga proses komunikasi terus menerus, dalam pengertian komunikasi dilakukan oleh seorang pemimpin.

Page 1 of 1 | Total Record : 6