cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
Pemodelan matematika Masalah Lingkungan untuk Meningkatkan Kesadaran Pelestarian Lingkungan bagi Siswa SMP Gunardi, Egidius; Malo, Maria Wilda; C. Situmorang, Elisa Maria
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.2.1126

Abstract

Pemodelan matematika masalah lingkungan adalah salah satu sarana dalamupaya mematematikakan realita serta untuk menyadarkan siswa akanpentingnya pelestarian lingkungan hidup.Tujuan penelitiaan ini adalahmeningkatkan kemampuan siswa dalam memodelkan matematika dankesadaran terhadap pelestarian lingkungan. Penelitian ini dilakukan padasiswa SMP Santo Aloysius Turi kelas VII. Jenis penelitian yang digunakanadalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan discovery learning. Penelitiandiawali dengan memberikan soal kepada setiap kelompok, kemudianmenganalisis hasil pekerjaan siswa untuk mengetahui tingkat pemahamandan berakhir pada refleksi terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup.Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pekerjaan antarkelompok dan dari hasil wawancara serta refleksi dari siswa. Hasilnyamenunjukkan bahwa melalui pemodelan yang di peroleh mereka mampumengetahui jumlah peningkatan sampah untuk 2025 tahun mendatang.Pemodelan masalah lingkungan ini juga berdampak pada meningkatnyakesadaran siswa terhadap pelestarian lingkungan.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Sains Materi Suhu dan Kalor Sugianto, A. D. Paramita A. Rusilowati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.1.1495

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis literasi sains materi suhu dan kalor.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan subjek ujicoba siswa kelas X SMA 1 Bae Kudus tahun pelajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Uji kelayakan dan keterbacaan menggunakan angket dan tes rumpang sedangkan uji keefektifan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design.Produk akhir penelitian ini berupa bahan ajar yang memiliki muatan literasi sains dengan perbadingan 2:1:1:1.  Hasil analisis kelayakan dan keterbacaan menunjukkan bahwa bahan ajar memiliki kriteria sangat layak dan mudah dipahami dengan persentase keterbacaan 74,11%.Uji gain menunjukkankemampuan literasi sains kelas eksperimen sebesar 0,63 sedangkan kelas kontrol 0,38. Hasil tersebut menunjukkanbahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan literasi sains antara siswa yang menggunakan bahan ajar yang dikembangkan dengan bahan ajar yang digunakan di sekolah.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW DENGAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI TEORI KINETIK GAS Joko Budi Poernomo, Siti Nurjanah,
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.2.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektifkah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TTW (Think Talk Write) dengan TSTS (Two Stay Two Stray) terhadap hasil belajar siswa materi teori kinetik gas. Penelitian ini dilakukan di SMA Futujiyyah Mranggen Demak, merupakan penelitian eksperimen dengan posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa jurusan IPA kelas XI SMA Futuhiyyah Mranggen Demak tahun pelajaran 2014/2015. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan mengambil dua kelas secara acak dari populasi sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes.  Analisis uji gain memberikan hasil peningkatan 0.170 untuk siswa yang diajar menggunakan kooperatif tipe Think Talk Write dengan Two Stay Two Stray dan -0,206 untuk siswa yang diajar menggunakan konvensional. Kesimpulannya adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dengan Two Stay Two Stray efektif meningkatkan hasil belajar siswa materi teori kinetik gas.
INSTRUMEN ANGKET SELF-ESTEEM MAHASISWA DITINJAU DARI VALIDITAS DAN RELIABITAS Setyawati, Rina Dwi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.2.1932

Abstract

One of the important thing in a study is instrument. There are several forms of instruments that can be used to measure student’s self-esteem. One of them is a questionnaire. Self-esteem Questionnaire developed to measure the aspects of self-esteem, i.e: significance, competence, power, and virtue. Validity evidenced from the self-esteem questionnaire includes content validity and construct validity. Content validity is evidenced in face validity and logical validity. Validation results on the content validity are appropriate questionnaire to be used after 2, 3, 5, 6, 8, 9, 10, 11, 13, 14, 15, 26, 29, and 30 revised. The result of construct validity is model factor as a whole according to p-Chi-Square> 0.05, RMSEA≤0,08, NNFI> 0,9, CFI> 0,9, and IFI> 0,9. The test results of these parameters individually show each path having a value of t> 1.96 so that the paths are significant. This can be interpreted as a fit model factor and does not need to be done. Calculation of self-esteem questionnaire results obtained reliability  and standard error measurement . The value in question is the self-esteem questionnaire score of the student is likely to be 4.34 points above or below the actual score.
PENINGKATAN TUNTAS BELAJAR FISIKA MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MATERI AJAR BERWAWASAN SETS DAN PENDEKATAN SETS PADA POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS DAN DINAMIS KELAS XI-IA SEMESTER 2 SMA NEGERI 2 SEMA s, sumarno
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2013.3.2.142

Abstract

Nilai Ulangan Blok Semester I tahun ajaran 2006-2007 siswa kelas XI IA-3 SMA Negeri 2 Semarang 55% tidak tuntas belajar Fisika. Hal ini disebabkan karena materi ajar dan pendekatan pembelajaran Fisika kurang menarik perhatian siswa. Untuk meningkatkan jumlah siswa yang mencapai tuntas belajar Fisika diberikan materi ajar Fisika berwawasan SETS dengan pendekatan SETS. Pada siklus I dengan konsep Fluida Statis. Pembagian kelompok merupakan bagian dari pendekatan SETS dibentuk berdasarkan pilihan siswa, dan terbentuk 6 kelompok beranggotakan 7 siswa untuk kelompok 1 sampai 4, sedangkan kelompok 5 dan 6 beranggotakan 8 siswa. Hasil yang dicapai pada siklus I : Aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar meningkat, ditandai dengan peningkatan perilaku siswa, dan jumlah siswa yang mencapai tuntas belajar meningkat menjadi 75 %. Kelemahan pada siklus I, terletak pada jumlah anggota kelompok terlalu banyak, dan kemampuan akademik kelompok tidak merata.          Pada siklus II dengan konsep Fluida Dinamis, pembagian kelompok yang merupakan bagian dari pendekatan SETS diubah dengan menambah jumlah kelompok menjadi 8 kelompok, kelompok 1 sampai 4 beranggotakan 5 siswa sedangkan kelompok 5 sampai 8 beranggotakan 6 siswa. Pembagian anggota kelompok berdasarkan kemampuan akademik. Dengan mengubah jumlah kelompok dan anggota kelompok pada siklus II ternyata proses belajar mengajar menjadi lebij baik. Dalam menyelesaikan masalah anggota kelompok lebih aktif. Hasil yang dicapai pada siklus II : Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I, jumlah siswa yang mencapai tuntas belajar menjadi 84 %.          Dari hasil yang telah dicapai pada siklus I dan siklus II, dapat disimpulkan bahwa materi ajar berwawasan SETS dengan pendekatan SETS dengan pembagian kelompok berdasarkan kemampuan akademik dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan jumlah siswa yang mencapai tuntas belajar. Materi ajar Fisika berwawasan SETS dan pendekatan SETS dengan pembagian kelompok berdasarkan kemampuan akademik dapat menjadi salah satu model pembelajaran Fisika bagi guru.
Analisis Pengaruh Prestasi Pengajaran Mikro dan Kemampuan Disposisi Matematika terhadap Kemampuan Mengajar Matematika dalam Program Pengalaman Lapangan (PPL) Purwaningsih, Sofri Rizka Amalia Dian
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.1.1490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prestasi pengajaran mikro terhadap kemampuan mengajar matematika dalam PPL, menganalisis pengaruh kemampuan disposisi matematika  terhadap kemampuan mengajar matematika dalam PPL, dan menganalisis pengaruh prestasi pengajaran mikro dan kemampuan disposisi matematika terhadap kemampuan mengajar matematika dalam PPL. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika Universitas Pancasakti Tegal dan UNiversitas Peradaban Bumiayu. Pengambilan subjeknya dengan purposive sampling. Subjek dalm penelitian ini adalah mahasiswa semester VIII program studi pendidikan matematika Universtas Peradaban Bumiayu, dan Universitas Pancasakti Tegal. Analisis dalam penelitian ini dengan  uji regresi menggunakan SPSS 16. Hasil analisis penelitian ini adalah ada pengaruh positif prestasi pengajaran mikro terhadap kemampuan mengajar matematika dalam PPL, ada pengaruh positif kemampuan disposisi matematika terhadap kemampuan mengajar matematika dalam PPL, ada pengaruh positif prestasi pengajaran mikro dan kemampuan disposisi matematika terhadap kemampuan mengajar matematika dalam PPL.
PENINGKATAN PARTISIPASI DAN KOMPETENSI MATEMATIS MELALUI BLENDED LEARNING Kristi Liani Purwati, Edi Prayitno Badjuri
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.2.1058

Abstract

Fenomena maraknya permainan Pokemon Go di antara para siswa dan mahasiswa mencerminkan kemudahan dan keterampilan warga memperoleh akses informasi di dunia maya. Fenomena ini juga mencerminkan banyaknya waktu luang yang dimiliki para siswa di rumah. Ketersediaan waktu luang dan kemudahan akses informasi di dunia maya dapat kita manfaatkan untuk menambah intensitas partisipasi belajar di luar pembelajaran.Saat kita memaparkan suatu materi di kelas, tidak tertutup kemungkinan terdapat beberapa siswa yang sudah menguasai materi yang kita sajikan.Mereka telah mempelajarinya berdasarkan suatu sumber yang diperoleh secara online. Akibatnya paparan materi saat pembelajaran di kelas tidak sepenuhnya diikuti oleh para siswa. Selain merupakan suatu ‘kerugian waktu’ dari proses pembelajaran yang telah direncanakan oleh guru, kejadian ini juga membuka kesempatan terjadinya informasi yang saling bertentangan antara materi yang disajikan dengan materi yang ada telah dipelajari siswa dari dunia maya. Terbukanya akses berbagai sumber materi secara online seharusnya sudah kita sadari. Sejak awal seharusnya kita sudah memperhitungkan keberadaan materi online dan memfasilitasi siswa untuk mengaksesnya secara terarah melalui rancangan pembelajaran berbantuan media online. Rancangan pembelajaran berbantuan media online ini dapat meningkatkan partisipasi siswa di luar jam pembelajaran tatap muka untuk memaksimalkan prestasi belajar.Blended Learning merupakan salah satu bentuk pendidikan yang memanfaatkan e-Learningdalam proses pelaksanaannya. Kombinasi antara kegiatan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran onlinememungkinkan siswa memperoleh tambahan waktu mengikuti proses pembelajaran dan kesempatan untuk memperluas cakrawala materi melalui sumber lain. Partisipasi yang biasa diperoleh siswa dalam pembelajaran tatap muka dibatasi waktunya setelah paparan materi
STUDI TENTANG KESADARAN BERPIKIR METAKOGNISI MAHASISWA SEMESTER I JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UHO Misu, La
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.2.1124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meninjau kesadaran metakognisi mahasiswa JurusanPendidikan Matematika FKIP UHO secara umum, (2) meninjau kesadaran metakognisimahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UHO berdasarkan nilai UN Matematikadi SMA, (3) meninjau kesadaran metakognisi mahasiswa Jurusan Pendidikan MatematikaFKIP UHO berdasarkan asal SMA, dan (4) meninjau kesadaran metakognisi mahasiswaJurusan Pendidikan Matematika FKIP UHO berdasarkan jenis kelamin. Kedasaranmetakognisi mahasiswa terdiri atas 4 tingkatan/level yakni level 1 (tacit use), level 2(aware use), level 3 (strategic use), dan level 4 (reflective use). Berdasarkan hasilpenelitian disimpulkan bahwa: (1) Umumnya (53,9%) Tingkat Kesadaran Metakognisimahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UHO berada pada level 1 (tacit use),dan sebagian kecil (12,7%) berada pada level 4 (reflective use). (2) Umumnya (55,82%)mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UHO yang memiliki nilai UNmatematika antara 70 sampai 90, dan hanya 13,95% memperoleh nilai UN matematika90 ke atas. Dari nilai UN matematika mahasiswa yang kurang dari 90, umumnya masihberada pada level 1 (tacit use), sedangkan nilai UN matematika mahasiswa 90 ke atasumumnya sudah berada pada level 4 (reflective use). (3) Umumnya (53,97%) mahasiswaJurusan Pendidikan Matematika FKIP UHO berdomisili di luar kota. Dan dari mahasiswayang berdomisili diluar kota tersebut, umumnya (61,77%) tingkat kesadaran metakognisimahasiswa masih berada pada Level 1 (tacit use), dan hanya 2,94% berada pada level 4(reflective use). Sedangkan mahasiswa yang berdomisili di kota, tingkat kesadaranmetakognisi mahasiswa yang berada pada Level 1 (tacit use) hanya 44,83%), dan padalevel 4 (reflective use) ada 24,14%. Dan (4) Umumnya (63,49%) mahasiswa JurusanPendidikan Matematika FKIP UHO adalah perempuan. Sedangkan tingkat kesadaranmetakognisi mahasiswa antara laki-laki dan perempuan relatif sama.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DASAR I MATERI DIODA II MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UIN WALISONGO TAHUN 2015 Agus Sudarmanto, M. Najib Mustaqim Wenty Dwi Yuniarti
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.1.1496

Abstract

Modul praktikum merupakan bentuk bahan ajar yang digunakan mahasiswa sebagai panduan dalambelajar praktikum secara mandiri.Modul belum sepenuhnya memudahkan mahasiswa dalam mengerjakan praktikumdanditemukan kesalahan memahami prosedur kerja, terutama pada modul Praktikum Elektronika Dasar I materi Dioda II(sebagai penyearah). Oleh karena itu peneliti mengembangkan modul berbasis multimedia interaktif yang memberi gambaran Praktikum Elektronika Dasar I Materi Dioda II.Penelitian ini merupakan penelitian R & D (Research and Development) dengan prosedur  pengembangan yaitu (1) Analisis kebutuhan, (2) Perancangan, (3) Pembuatan, (4) Pengujian, (5) Pengoperasian dan Pemeliharaan. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 mahasiswa pra-penelitian, 4 Dosen penilai, 2 mahasiswa uji terbatas dan 13 mahasiswa uji luas. Teknik pengumpulan data  menggunakan  teknik  observasi, dokumentasi,dan  angket.  Teknik  analisis  data  yang digunakan menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian Pengembangan Modul Praktikum BerbasisMultimedia Interaktif pada Praktikum  Elektronika Dasar I Materi Dioda II  Mahasiswa Pendidikan Fisika UIN Walisongo Tahun 2015 diperoleh nilai rata-rata hasil uji keseluruhan 3,59 dan persentase keidealan 83% dengan rincian dari uji ahli bahan ajar sebesar 3,92 dan persentase keidealan 78%, dari uji ahli media sebesar 3,71 dan persentase keidealan 75%, dari dosen pengampu praktikum sebesar 3,72 dan persentase keidealan 94%, dari uji lapangan terbatas sebesar 3,30 dan persentase keidealan 83% dan dari uji lapangan luas sebesar 3,32 dengan persentase keidealan 83%. Dari data tersebut maka modul praktikum berbasis multimedia interaktif sangat baik digunakan mahasiswa sebagai panduan dalam melaksanakan praktikum.
ANALISIS DISPOSISI MATEMATIKA BERDASARKAN HIGHER ORDER THINKING TAKSONOMI BLOOM (Studi Kasus Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Cirebon) Lusiyana, Desy; Sumliyah, S
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2018.8.1.2477

Abstract

Mathematical dispositions should be considered in the learning process. The purpose of this study is to determine the disposition possessed by students in thinking of Higher Order Thinking (HOT). The mathematical disposition studied is the students high-order thinking mathematical disposition, so knowing students attitudes and levels makes it easy for educators to make learning tools both teaching materials, teaching aids, and appropriate and meaningful methods. The method used in this study is qualitative and quantitative. Data collection is used namely tests and questionnaires. Based on the analysis obtained sig 1.6%. The results of data analysis showed that there were differences in mathematical dispositions based on students level of thinking based on HOT and a more dominant mathematical disposition, namely self-confidence and role appreciation. So that it can be concluded that the higher the level of thinking of students, the more mathematical dispositions they have. 

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue