cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SAINS MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN CD INTERAKTIF PADA TOPIK MATTER AND ITS STATE KELAS VII SISWA RSBI Jarwadi, Jarwadi, Sugiyanto, A. Yulianto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2015.5.2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran sains dengan model kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) berbantuan CD interaktif pada materi Matter and Its State kelas VII yang valid dan efektif. Valid jika memenuhi validitas isi yang ditentukan oleh para ahli. Efektif jika  memenuhi tiga indikator keefektifan :  (1) lebih dari 50% siswa memberi respon minat positif terhadap perangkat pembelajaran, (2) 75% siswa tuntas belajar secara klasikal (3) keaktifan siswa selama proses pembelajaran menunjukkan peningkatan skor. Populasi uji coba  dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ungaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan modifikasi model 4-D dengan tahap define, design, dan develop, (desseminate ditiadakan). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi lesson plan, worksheet, CD interaktif dan tes prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan perangkat pembelajaran seperti disebutkan di atas sudah dilakukan revisi secara bertahap sesuai penilaian dari para ahli dan teman sejawat, hasilnya adalah penilaian lesson plan berkriteria sangat baik (rata-rata 89,3 dari skor teringgi 100), penilaian worksheet berkriteria sangat baik (rata-rata 3,57 dari skor maksimum 4,00), dan penilaian CD interaktif berkriteria sangat baik (rata-rata 3,81 dari skor maksimum 4,00). Jadi perangkat tersebut valid untuk diimplementasikan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan ketuntasan pembelajaran mencapai 91,7%, keaktifan mengalami peningkatan mencapai rata-rata 3,57 dalam kategori cukup aktif, dan 91,66% siswa menunjukkan respon minat positif terhadap pembelajaran. Hal tersebut menunjukkan perangkat pembelajaran mencapai  valid dan efektif.
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA IAIN WALISONGO SEMARANG siswanah, emy
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trigonometri merupakan pelajaran yang bersifat abstrak. Agar ma- teri yang bersifat abstrak menjadi mudah dipahami diperlukan suatu me- dia pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran trigonometri adalah media animasi. Efek animasi pada media animasi membuat media tersebut menjadi lebih menarik se- hingga mampu menarik perhatian mahasiswa. Pemanfaatan media ani- masi dalam pembelajaran dapat membangkitkan keinginan, minat, serta meningkatkan motivasi mahasiswa. Penggunaan media animasi mampu merangsang kegiatan belajar mahasiswa, membantu keefektifan proses pembelajaran, memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi yang diberikan. Selain itu, penggunaan media ani- masi juga dapat menjelaskan materi yang bersifat abstrak menjadi konkret sehingga membantu mahasiswa dalam memahami pelajaran trigonometri. Hal ini berakibat pada meningkatnya hasil belajar mahasiswa pada kelas yang pembelajarannya menggunakan media animasi. Dengan demikian penggunaan media animasi dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa Tadris Matematika IAIN Walisongo Semarang.
SOSIO EMOSIONAL DALAM MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA DITINJAU DARI KOGNITIF SISWA MADRASAH ALIYAH hidayah, malikhatul
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi bela- jar kimia dengan kondisi sosio emosional yang mencipkatan suatu kondisi yang belajar yang baik,efektif serta efisien: (1) antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran eksplorasi, elaborasi, konfirmasi (EEK), (2) terhadap pengaruh interaksi model pembelajaran dengan gaya kognitif, (3) antara siswa yang mengikuti model pembela- jaran berbasis masalah dan pembelajaran EEK pada siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, dan (4) antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan EEK pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2 posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X  Madrasah Aliyah Walisongo Jepara tahun pela- jaran 2013/2014. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik intake kelas. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan Anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) perbedaan signifikan terhadap variable prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa se- cara bersama-sama (F=2,944; p<0,05). Artinya, prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa bersama-sama menunjukkan perbedaan signifikan antara model pembelajaran; (2) interaksi antara model pembela- jaran dan gaya kognitif secara bersama terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa (F=47,456; p<0,05); (3) perbedaan signifikan variabel model pembelajaran terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa untuk siswa yang bergaya kognitif field independent (F=34,337; p<0,05); (4) perbedaan signifikan variabel model pembelajaran terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent (F=17,912; p<0,05).
PEMETAAN HASIL UJIAN NASIONAL TAHUN 2013 MATA PELAJARAN MATEMATIKA MADRASAH ALIYAH Abstrak DI KOTA SEMARANG choirunissa, lulu
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa ujian akhir lebih difokuskan pada aspek kelulusan dan pencitraan satuan pendidikan. Padahal  sebagaimana tercantum dalam PP no.19 Tahun 2005, fungsi ujian nasional yang pertama adalah untuk pemetaan pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan. Sayangnya pemetaan ini dapat dikatakan belum dilakukan, khususnya untuk madrasah. Oleh karena itu rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana peta distribusi hasil ujian nasional 2013mata pelajaran matematika untuk Madrasah Aliyahdi Kota Semarang berdasarkan daya serap dari materi yang diujikan dengan memperhatikan faktor status dantingkat akreditasi madrasah. Penelitian dilakukan dengan metode survei.Data yang berupa hasil ujian nasional 2013Madrasah Aliyah se-Kota Semarang diambil dengan teknik dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis deskriptif kuantitatif, independent sample t test dan ANOVA.
PERSEPSI ATASAN TERHADAP KINERJA LULUSAN TADRIS shaleh, minhayati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah: Untuk mengetahui persepsi Atasan terhadap kinerja lulusan Tadris Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner yang die- darkan ke responden. Populasi adalah seluruh atasan atau pimpinan tempat lulusan Tadris bekerja. Untuk pemilihan sampel digunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ra- ta-rata kinerja lulusan tadris secara keseluruhan 3,16 yaitu kategori baik, sedangkan indikator dari kinerja  yang be- rada di bawah rata-rata adalah kemampuan bahasa asing. Oleh sebab itu lulusan perlu diberi bekal yang lebih pada kompetensi tersebut.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VII SEMESTER II SMP NEGERI 2 PULOKULON darmadi, agus
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pokok yang akan dipecahkan lewat Penelitian Tindakan Kelas ini adalah: apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Tujuannya untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA..Penelitian ini merupakan tindakan guru untuk memperbaiki hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pulokulon Semester 2 Tahun Pelajaran 2013/2004, dan pelakunya adalah guru IPA. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dan meliputi 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan,pengamatan dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keseluruhan siklus yang telah dilakukan motivasi dan perolehan nilai siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pulokulon Semester 2 Tahun Pelajaran 2013/2004 mengalami peningkatan dari satu siklus ke siklus berikutnya. Jadi secara keseluruhan siklus yang telah dilakukan, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan  hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA.
KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBIASAN CAHAYA PADA SISWA KELAS X SMA Saputro, A. Sopyan, B. Subali, E. Bambang
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengajarkan pokok bahasan pembiasan cahaya, terdapat kendala yang mendasar di SMA Negeri 1 Mijen Demak, yaitu visualisasi tentang jalannya sinar pada peristiwa pembiasan. Oleh karena itu untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika perlu dilakukan terobosan baru dalam menyajikan pokok bahasan ini, salah satunya adalah dengan menggunakan media pembelajaran interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi media pembelajaran interaktif dengan macromedia flash profesional 8 terhadap peningkatkan pemahaman konsep pembiasan cahaya. Subyek dalam PTK ini adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Mijen Demak Tahun 2008/2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif program macromedia flash professional 8 dapat meningkatkan pemahaman konsep pembiasan cahaya. Pada siklus I nilai rata-rata adalah 63,07 dan ketuntasan klasikal 64,10 %. Setelah siklus II nilai rata-rata meningkat  menjadi 74,10 dan ketuntasan klasikal  menjadi 92,31 %.. Dari hasil uji t diperoleh nilai thitung sebesar 4,66 dan ttabel sebesar 1,68. Nilai thitung >ttabel, berarti terjadi peningkatan yang signifikan untuk pemahaman siswa dari siklus I ke siklus II. Simpulan dari penelitian adalah media pembelajaran interaktif berkontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman siswa.
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA DASAR BERBASIS MULTIPEL LEVEL REPRESENTASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Rahmawati, Atik
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2015.5.2.76

Abstract

Rendahnya kemampuan mahasiswa yang mengikuti kuliah Kimia Dasar dalam merepresentasikan konsep-konsep kimia pada keempat level representasi kimia, serta belum tersedianya bahan ajar yang merepresentasikan konsep-konsep kimia pada keempat level representasi, mendorong peneliti untuk mengembangkan modul Kimia Dasar berbasis multipel level representasi kimia. Tujuan dari penelitian ini  adalah : a. Bagaimana desain dan sistematika modul kimia dasar berbasis multipel level representasi kimia pada materi stoikiometri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa? b. Bagaimana kelayakan modul kimia dasar berbasis multipel level representasi kimia, ditinjau dari validasi ahli?Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Model pengembangan mengikuti model Thiagarajan 4-D yang  memiliki 4 tahap utama yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate.Hasil penelitian dan pengembangan telah dihasilkan Modul Kimia Dasar berbasis Multipel Level Representasi dengan susunan sebagai berikut : cover, petunjuk penggunaan modul, tujuan pembelajaran, Kegiatan Belajar 1 (meliputi materi konsep massa atom, massa atom relatif rata-rata dan massa molekul relatif rata-rata; persamaan reaksi kimia; konsep mol; persen komposisi senyawa; penentuan rumus empiris dan rumus molekul; pereaksi pembatas; dan persen hasil). Pada Kegiatan Belajar 2 materinya meliputi larutan, konsentrasi larutan, pembuatan kelarutan dengan kemolaran tertentu, pengenceran larutan, stoikiometri larutan (analisis gravimetri, titrasi asam-basa). Setiap materi dilengkapi dengan contoh soal, latihan yuk, dan uji kompetensi. Modul dilengkapi dengan gambar yang dapat menjelaskan konsep kimia skala makroskopis pada level mikroskopis dan simbolis, serta interkoneksi antar ketiga level representasi kimia tersebut sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.Penilaian kelayakan (validasi) modul kimia dasar berbasis multipel level representasi kimia oleh ahli menunjukkan bahwa draft modul dalam kategori sangat baik dan baik sehingga tidak perlu dilakukan revisi.
APLIKASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK METODE INQUIRY BASED LEARNING PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN HUKUM-HUKUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN FLUIDA STATIS DAN DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK mahzum, m
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun pelajaran 2013/2014 seluruh SMA dan SMK Negeri di Indo- nesia mulai mengimplementasi kurikulum 2013. Proses pembelajaran kurikulum 2013 pada  jenjang tersebut dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan saintifik. Cakupan pendekatan saintifik ini meliputi tiga ranah yaitu pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Penerapan pendekaan saintifik dirangkai dengan   salah satu metode pembelajaran yaitu metode inquiry based learning atau problem based learning atau project based learning. Penilaian hasil belajar dengan pendekatan saintifik telah dipatok KKMnya sebesar  75 yang setara dengan 2,66 atau B-.Dari uraian tersebut penulis mencoba melakukan peneletian tinda- kan kelas untuk mengetahui kegiatan aplikasi pendekatan pembelajaran saintifik metode inquiry based learning pada kompetensi dasar menerap- kan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statis dan dinamis, dan untuk mengetahui peningkatan   hasil belajar kompetensi dasar terse- but  pada siswa kelas X TKBT2 SMK Negeri 3 Semarang tahun pelajaran 2013/2014.Penelitian tindakan kelas ini menggunakan 2 siklus pada pokok bahasan  tekanan  hidrostatik,gaya Archimedes,hukum Pascal,tegangan permukaan,viskositas  dan  hukum  Stokes.  Siklus  pertama  diberlaku- kan pada pokok bahasan tekanan hidrostatik,gaya Archimedes,hukum Pascal. Siklus kedua diberlakukan pada pokok bahasan tegangan permukaan,viskositas dan hukum Stokes.Data  hasil belajar diambil melalui observasi dan tes. Data observasi untuk memperoleh nilai sikap dan nilai keterampilan, data tes untuk mem- peroleh nilai pemahaman. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitaif   dibantu program SPSS versi 17.0 dan dibantu dengan grafi. Pada siklus pertama rata-rata nilai ranah sikap 76,57   rata-rata nilai ranah ketarmpilan 76,67 dan rata-rata nilai ranah pemahman 75,60. Sedangkan pada siklus kedua rata-rata nilai ranah sikap 80,56 ,rata-rata nilai ranah keterampilan 81,86, dan rata-rata ranah pemahaman 80,54.Kesimpulan bahwa kegiatan yang dirancang dalam aplikasi pembe- lajaran dengan pendekatan saintifik metode inquiry based learning pada kompetensi dasar menerapkan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statis dan dinamis sesuai dengan landasan teori, dan dapat mening- katkan hasil belajar siswa kelas X SMK.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KONSEP SISTEM KOORDINASI DAN ALAT INDERA MELALUI METODE PERMAINAN WHO WANTS TO BE A SMART STUDENT PADA SISWA KELAS IX F SMP NEGERI 1 BANDUNGAN TAHUN 2013/2014 riptyawati, eni
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil refleksi awal pembelajaran IPA menunjukkan pen- capaian ketuntasan secara klasikal rendah yaitu 53,8%. Ren- dahnya hasil belajar siswa karena guru belum memanfaatkan metode yang kreatif sehingga pelajaran menjadi membosankan. Rendahnya hasil belajar ini memacu guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran   dengan menggunakan metode quis Who Wants to be A  Smart Student. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar konsep Sistem Koor- dinasi dan Alat Indera melalui metode permainan Who Wants to be A Smart Student.  Penelitian ini dilakukan pada siswa ke- las IX F SMP Negeri 1 Bandungan Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pembelajaran model permainan Who Wants to be A Smart Student berhasil apabila standar kompetensi yang diharapkan tercapai. Indikatornya adalah apabila 85 % siswa dapat mencapai hasil belajar dengan SKBM 70 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 hingga siklus 2.Peningkatan tersebut meliputi rerata hasil belajar dari 73,4 pada siklus 1 menjadi 81,3 pada siklus 2, sehingga terjadi kenaikan sebesar 7,9 poin. Ketuntasan belajara secara klasikal juga mengalami kenaikan dari 65,4 % pada siklus 1 menjadi 88,5 % pada siklus 2, sehingga mengalami kenaikan sebesar 23,1 %. Aktifitas siswa mengalami kenaikan sebesar 25 % dari siklus 1 sebesar 66,7 % menjadi 87,5 % pada  siklus 2.Berdasarkan hasil analis data di atas dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran dengan menggunakan permainan Who Wants to be A Smart Student dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IX F SMP Neg- eri 1 Bandungan Tahun Pelajaran 2013/2014. Meningkatnya hasil belajar ini dibuktikan dengan perolehan hasil belajar siswa yang telah memenuhi standar ketuntasan belajar minimal yang telah ditetapkan. Penggunaan metode permainan Who Wants to be A Smart Student merupakan salah satu metode alternatif bagi guru dalam pembe- lajaran yang disarankan untuk digunakan pada kompetensi dasar mendeskripsikan sistem koordinasi dan alat indera dan hubungannya dengan kesehatan. 

Page 5 of 45 | Total Record : 448


Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue