cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
ISSN : 14403346     EISSN : 25274902     DOI : -
Jurnal IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi merupakan jurnal penelitian dalam bidang komunikasi dan teknologi informasi yang diterbitkan oleh Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Yogyakarta. BPPKI Yogyakarta adalah Unit Pelayan Teknis di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Jurnal IPTEK-KOM pertama kali terbit tahun 1998. Saat itu, BPPKI Yogyakarta masih bernama Balai Penelitian Pers dan Pendapatan Umum (BP3U) di bawah naungan Departemen Penerangan RI. Jurnal IPTEK-KOM fokus pada bidang komunikasi, kebijakan publik, serta teknologi informasi dan komunikasi Jurnal IPTEK-KOM terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
Pengaruh Kampanye Imunisasi Measles Rubella melalui Iklan Layanan Masyarakat oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terhadap Perilaku Masyarakat (The Influence of Rubella Measles Immunization Campaign through Public Service Announcement by the Indonesia Ministry of Health on Community Behavior) Siti Maryam; Mila Amalia Rahman; Anjang Priliantini
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 21, No 1 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.449 KB) | DOI: 10.33164/iptekkom.21.1.2019.43-57

Abstract

Pada tahun 2015 terdapat 8.185 kasus MR di Indonesia. MR merupakan salah satu penyakit yang paling banyak mengakibatkan kematian di dunia. Oleh karena itu, pemerintah melakukan imunisasi MR secara massal di tahun 2017 dan 2018. Namun, masih ada beberapa daerah yang tidak mencapai target cakupan nasional sebesar 95%, seperti di Tangerang Selatan. Berbagai metode sosialisasi telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI, salah satunya melalui Iklan Layanan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kampanye imunisasi MR oleh Kementerian Kesehatan RI terhadap perilaku masyarakat dalam rangka menekan jumlah korban MR. Model yang digunakan adalah Model Kampanye Nowak dan Warneryd, sedangkan metode yang digunakan ialah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Responden penelitian ini adalah ibu-ibu di Tangerang Selatan yang berusia 21– 45 tahun dan memiliki anak usia 9 bulan sampai 9 tahun, yang dipilih dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dan purvosive sampling. Untuk mengetahui adanya pengaruh, peneliti menggunakan uji korelasi, koefisien determinasi, dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup signifikan antara kampanye melalui Iklan Layanan Masyarakat oleh Kementerian Kesehatan RI terhadap perilaku masyarakat terhadap imuniasi MR. Sebagian besar perilaku masyarakat ditentukan oleh kampanye imunisasi MR melalui Iklan Layanan Masyarakat oleh Kementerian Kesehatan RI, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pengetahuan, paparan media massa, dan lingkungan sosial.
Strategi Komunikasi Crowdfunding melalui Media Sosial (Crowdfunding Communication Strategy through Social Media) Ferdiza Barthelemy
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.21.2.2019.155-168

Abstract

Internet telah memasuki setiap segi kehidupan kita dan merubah cara kita berinteraksi dengan orang lain. Kini masyarakat dapat dengan mudah melakukan penggalangan dana maupun menyumbangkan dana yang mereka miliki secara online. Hal ini yang disebut dengan crowdfunding. Crowdfunding merupakan metode pendanaan berbasis Internet untuk merealisasikan suatu inisiatif melalui kontribusi pendanaan dari kelompok besar orang yang didistribusikan secara online dalam jangka waktu terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Kitabisa.com sebagai salah satu platform crowdfunding merumuskan strategi komunikasi organisasinya sehingga kini menjadi platform crowdfunding terpopuler di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Dalam pembahasan dan analisis data digunakan kerangka konsep teoritis mengenai strategi komunikasi yang meliputi 5 (lima) kategori, yaitu penentuan tujuan komunikasi, penentuan segmentasi khayalak, penyusunan dan metode penyampaian pesan, pemilihan media, dan peranan komunikator.
Kecenderungan Isi Sistem Informasi Desa Kabupaten Gunungkidul (Village Information System Content Trends in Gunungkidul Regency) Evi Nilawati
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.21.2.2019.169-184

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui  kecenderungan isi pada Sistem Informasi Desa di Kabupaten Gunungkidul, yang dikenal dengan istilah Sida Samekta. Objek penelitian terdiri dari Sida Samekta Karangmojo, Sawahan, Girisuko, Nglanggeran, dan Wonosari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sida Samekta mempunyai 3 (tiga) kategori muatan isi, yaitu: literasi, partisipasi, dan inovasi. Berdasarkan isinya, keberadaan Sida Samekta memberikan manfaat dalam meningkatkanliterasi warga, melembagakanpartisipasi warga, dan mendorong inovasi warga masyarakat desa di Kabupaten Gunungkidul.
Respon Pengguna Twitter terhadap Regulasi Pengendalian Akses Ponsel Ilegal melalui Validasi IMEI (Twitter User’s Response to Regulation of Contraband Cell Phone Access Control through IMEI Validation) Cut Medika Zellatifanny
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.21.2.2019.139-154

Abstract

AbstrakRegulasi pemerintah yang dikeluarkan pada awal bulan juli 2019 mengenai pengendalian akses ponsel ilegal melalui validasi IMEI ramai diperbincangkan oleh semua kalangan masyarakat, baik itu konsumen, produsen bahkan perusahaan pun turut aktif memberikan pendapat mengenai aturan yang rencananya di tandatangani pada bulan agustus 2019 tersebut. Pendapat yang muncul baik di dunia nyata maupun di dunia maya tentunya memunculkan reaksi yang beragam dan tentunya akan membentuk opini baik positif, netral maupun negatif. Twitter menjadi salah satu dari sekian banyak media sosial yang digunakan untuk menyampaikan pendapat secara massif mengenai aturan tentang pengendalian akses ponsel ilegal melalui validasi IMEI. Penelitian ini menganalisa isi twit opini pengguna Twitter mengenai aturan pemerintah tersebut dengan menggunakan metode data mining melalui big data tools yakni IPA (Intelegence Perception Analysis). Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa sentimen pengguna twitter terhadap regulasi tersebut didominasi oleh respon negatif dengan dimensi emosi yang paling banyak diungkapkan adalah antisipatif dan surprise.
Tata Kelola Institusi, Teknologi, dan Manusia: Bagaimana Pemerintah Daerah Menangani Komponen Smart City (Institutional, Technology, and Human Governance: How Local Governments Manage the Smart City’s Components) Inasari Widiyastuti, ST., MT
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.21.2.2019.93-108

Abstract

Banyak pemerintah daerah yang mengimplementasikan program smart city dengan berbagai niatan strategis. Tata kelola institusi, teknologi, dan manusia adalah komponen yang disepakati pakar sebagai determinan kesuksesan Smart City. Studi konseptual ini membahas tentang bagaimana pemerintah daerah, kabupaten dan kota, mengelola ketiga komponen tersebut berdasarkan konsep yang berkembang. Serangkaian indikator digunakan untuk membandingkan kondisi ketiga komponen tersebut di wilayah penelitian. Data untuk penelitian ini dihimpun melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen regulasi dari enam pemerintah daerah. Hasilnya menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah memiliki niatan strategis terhadap komponen tata kelola dan teknologi, tetapi masih lemah pada komponen sumber daya manusia. Kesenjangan antara tujuan pembangunan dan strategi implementasi mengindikasikan pemahaman yang belum baik. Pemerintah Daerah belum memiliki kepedulian tinggi terhadap penggunaan kecenderungan data dan merangkul masyarakat untuk mengelola daerah.
Studi Eksperimen Peningkatan Literasi Media Sosial Humas Pemerintah Daerah (Experimental Study to Improve Social Media Literacy For Local Government Public Relations) Vieka Aprilya Intanny; Novian Anata Putra
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.21.2.2019.109-122

Abstract

Maraknya penyebaran informasi bohong di media sosial, perlu disikapi oleh humas pemerintah. Oleh karena itu, humas pemerintah perlu meningkatkan keetrampilan literasi digital mereka, salah satunya melalui pelatihan dengan menggunakan modul literasi media baru dari Linn dkk. Penelitian ini mencoba untuk mengukur seberapa jauh pengaruh dari pelatihan tersebut terhadap peningkatan literasi media sosial humas pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi-Experimental. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive non-random sampling. Setelah dilakukan perhitungan nilai pre-test dan post-test melalui T-Test, dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan literasi media sosial humas pemerintah daerah, meskipun belum signifikan. Oleh sebab itu perlu dilakukan beberapa perbaikan pada modul maupun teknik penyampaian materi pelatihan.
Perbandingan Paradigma Otoritarianisme dan Demokrasi dalam Regulasi Media Massa di Indonesia (Comparing Authoritarianism and Democracy Paradigm in Mass Media Regulations in Indonesia) Puji Rianto
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.21.2.2019.123-138

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan perbandingan terhadap paradigma regulasi media di Indonesia, yakni media cetak (pers), penyiaran, dan film. Dengan menggunakan studi komparasi, penelitian ini menemukan bahwa paradigma dominan yang mendasari regulasi media di Indonesia berbeda-beda. Regulasi pers menganut paradigma demokratis, penyiaran semi demokratis, sedangkan film cenderung otoritarian. Ada banyak faktor yang menyebabkan regulasi media di Indonesia menganut paradigma yang berbeda-beda, di antaranya semakin lemahnya tekanan masyarakat sipil, kuatnya oligarki dalam politik kebijakan media di Indonesia, serta menguatnya kelompok status quo (terutama peme­rintah) yang menghendaki pemerintah sebagai regulator media seperti era otorita­rianis­me Orde Baru. Faktor-faktor ini memberikan pengaruh terhadap pilihan paradigma yang dianut dalam mengembangkan regulasi media di Indonesia.
Persimpangan Kebebasan Berekspresi dan Tanggung Jawab Sosial pada Regulasi Jurnalisme Digital di Indonesia (The Intersection of Freedom of Expression and Social Responsibility on Indonesian Digital Journalism Regulation) mufti nurlatifah
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 1 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.1.2020.77-93

Abstract

Kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial merupakan elemen penting dalam praktik jurnalisme, baik dalam platform media konvensional maupun media digital. Karakteristik media digital, seperti hipertekstualitas, multimedia, dan interaktivitas, membuat kebebasan berekspresi juga berkaitan dengan kebebasan berjejaring, kebebasan berelasi, dan kebebasan konektivitas. Implikasinya, kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial pada jurnalisme digital juga perlu diartikulasikan dalam kerangka yang berbeda. Dilema yang terjadi di Indonesia, spirit kebebasan berekspresi pada jurnalisme digital ini tidak berjalan beriringan dengan regulasi media, salah satunya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penelitian ini bermaksud menguraikan bagaimana implementasi kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial pada UU ITE. Penelitian ini menggunakan desk study untuk menganalisis transformasi kebebasan berekspresi yang terjadi di media digital dan bagaimana perubahan tersebut termanifestasi dalam regulasi media di Indonesia.
E-Government Readiness: Penilaian Kesiapan Aktor Utama Penerapan E-Government di Indonesia (E-Government Readiness: Main Actor Readiness Assessment for E-Government Application in Indonesia) Rossi Adi Nugroho; Yuyun Purbokusumo
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 1 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.1.2020.1-17

Abstract

E-Government telah terbukti dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan keadilan dalam penyediaan layanan publik. Sistem ini juga menciptakan birokrasi yang efektif dan efisien serta mendorong partisipasi pemangku kepentingan dalam perumusan kebijakan publik. Indonesia telah menerapkan e-government selama hampir dua dekade, sejak diberlakukannya Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2003  tentang Kebijakan dan Strategi Nasional. Akan tetapi, penerapan e-Government belum menunjukkan hasil yang optimal karena belum dilakukan secara merata dan levelnya berada di bawah rata-rata regional Asia Tenggara. Kegagalan penerapan e-government disebabkan oleh ketidakpahaman pemerintah tentang e-readiness dan pengambilan keputusan tanpa mempertimbangkan bukti yang memadai.  Penelitian ini menilai tingkat kesiapan Kementerian Kominfo sebagai aktor utama penerapan e-government dengan mengadopsi dan memodifikasi framework STOPE. Hasilnya menunjukkan bahwa Kementerian Kominfo berada dalam kondisi cukup siap. Akan tetapi, terdapat beberapa permasalahan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan anggaran, SDM, regulasi, teknologi dan infrastruktur serta kurangnya lingkungan yang mendukung.
Wacana Product Placement Tropicana Slim dalam Branded Web Series (The Discourse of Tropicana Slim’s Product Placement in Branded Web Series) Stara Asrita; Deani Prionazvi Rhizky
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 1 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.1.2020.109-123

Abstract

Youtube menjadi media sosial yang paling populer bagi masyarakat Indonesia. Brand Tropicana Slim memanfaatkan peluang itu dengan membuat iklan digital kreatif agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Strategi pemasaran yang digunakan adalah product placement untuk mengikuti perilaku konsumen yang lebih banyak mengakses internet. Pendekatan soft selling dipilih Tropicana Slim dalam membangun citra diri dengan menciptakan branded web series.  Audiens disuguhkan cerita yang eksklusif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari agar tidak merasa sedang menonton iklan. Riset ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengetahui wacana product placement Tropicana Slim yang muncul dalam web series “Sore” (2017) dan “Janji” (2019).. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menyatakan bahwa wacana product placement yang digunakan Tropicana Slim adalah Implicit Brand dengan dimensi plot connection dimension.

Page 9 of 16 | Total Record : 154


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 1 (2024): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 25 No 2 (2023): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 25 No 1 (2023): Bahasa Indonesia Vol 24 No 2 (2022): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 24 No 1 (2022): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 23, No 2 (2021): JURNAL IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 22, No 2 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 21, No 1 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 20, No 2 (2018): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 20, No 1 (2018): Jurnal IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 19, No 2 (2017): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 19, No 1 (2017): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 18, No 2 (2016): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 18, No 1 (2016): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi) Vol 17, No 2 (2015): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi) Vol 17, No 1 (2015): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi) Vol 16, No 2 (2014): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi Vol 16, No 1 (2014): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi Vol 15, No 2 (2013): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi Vol 15, No 1 (2013): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi More Issue