cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
ISSN : 14403346     EISSN : 25274902     DOI : -
Jurnal IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi merupakan jurnal penelitian dalam bidang komunikasi dan teknologi informasi yang diterbitkan oleh Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Yogyakarta. BPPKI Yogyakarta adalah Unit Pelayan Teknis di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Jurnal IPTEK-KOM pertama kali terbit tahun 1998. Saat itu, BPPKI Yogyakarta masih bernama Balai Penelitian Pers dan Pendapatan Umum (BP3U) di bawah naungan Departemen Penerangan RI. Jurnal IPTEK-KOM fokus pada bidang komunikasi, kebijakan publik, serta teknologi informasi dan komunikasi Jurnal IPTEK-KOM terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
Model Literasi Digital untuk Melawan Ujaran Kebencian di Media Sosial (Digital Literacy Model to Counter Hate Speech on Social Media) Muannas Muannas; Muhammad Mansyur
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 2 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.2.2020.125-142

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara pengguna media sosial terbesar di dunia dan dikenal cerewet di media sosial. Sayangnya, masyarakat Indonesia memiliki tingkat literasi yang masih rendah sehingga menyebabkan mereka sering lepas kendali yang berbuah ujaran kebencian. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui model literasi digital dalam melawan ujaran kebencian di media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi digital untuk melawan ujaran kebencian tidak cukup hanya menggunakan model critical consuming, functional prosuming, dan critical prosuming tetapi perlu ditambahkan moral value. Model moral value mencakup dua indikator, yaitu ethical behavior dan motivation skill. Pasalnya ujaran kebencian tidak hanya muncul dalam hoaks, namun juga informasi yang benar. Selama ini, literasi digital lebih banyak berfokus untuk melakukan penelusuran informasi hoaks.
Jurnalisme Digital dan Etika Jurnalisme Media Sosial (Studi pada Akun Instagram @tempodotco dan @tribunjogja) (Digital Journalism and The Ethics of Social Media Journalism (Study in the Instagram Account @tempodotco and @tribunjogja)) Rani Dwi Lestari
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 2 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.2.2020.159-174

Abstract

Media sosial kini tidak hanya digunakan sebagai sarana untuk eksistensi diri, namun juga digunakan sebagai sumber untuk mendapatkan informasi. Penelitian ini membahas mengenai fenomena penggunaan media sosial instagram sebagai sarana penyebaran berita media massa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana instagram digunakan sebagai sarana penyebarluasan berita oleh perusahaan media dan bagaimana penerapan kaidah etika jurnalistik dalam praktik jurnalisme digital di instagram. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan objek akun instagram @tempodotco dan @tribunjogja. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan monitoring media sosial instagram. Temuan penelitian menunjukkan bahwa instagram menjadi sarana publikasi karya jurnalistik yang memuat foto, caption, video dan narasi berita, yang melengkapi platform lain yakni media cetak dan media online milik Tempo dan Tribun Jogja. Kaidah etika jurnalistik yang diterapkan dalam praktik jurnalisme media sosial yakni dengan verifikasi berita, akurasi, menyajikan berita faktual, dan memenuhi ketentuan pedoman pemberitaan media siber dimana instagram melekat pada media siber Tempo dan Tribun Jogja sebagai institusi pers.
Komunikasi Krisis Pemerintah Indonesia di Masa Pandemi Covid-19 melalui Media Sosial (Crisis Communication of Indonesia Government During Pandemic Covid-19 using Social Media) Happy Indah Nurlita Goeritman
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.1.2021.1 - 19

Abstract

Makalah ini merangkum argumen pembahasan ilmiah terkait komunikasi publik pemerintah di masa krisis dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komuniksi berupa media sosial. Penggunaan media sosial oleh pemerintah bukan hal baru, namun fungsinya telah bergeser dari propaganda menjadi komunikasi yang transparan dan melibatkan publik. Peran media sosial menjadi krusial bagi pemerintah ketika praktik jurnalistik menjadi terbatas di masa pandemi covid-19 karena kebijakan pembatasan sosial secara menyeluruh. Makalah konseptual ini mensintesis teori komunikasi krisis yang dipraktikkan pemerintah pada saluran media sosial. Artikel ini bertujuan untuk memberikan diskusi yang komprehensif tentang pemanfaatan media sosial pemerintah di masa pandemi Covid-19 dikaitkan dengan praktik komunikasi krisis. Artikel ini juga mengusulkan arah masa depan serta solusi dari masalah yang mungkin ditimbulkan dari penggunaan media sosial oleh institusi pemerintahan. 
Cyberspace: Dampak Penyimpangan Perilaku Komunikasi Remaja (Cyberspace: The Impact of Adolescent Communication Behavior Deviation) Suci Wahyu Fajriani; Bintarsih Sekarningrum; Munandar Sulaeman
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.1.2021.63 - 78

Abstract

Cyberspace telah menjadi bagian dari kehidupan dan kebutuhan sehari-hari remaja dalam berkomunikasi melalui koneksi internet melalui aplikasi. Penyimpangan perilaku remaja akibat komunikasi remaja melalui cyberspace dengan teman sebaya atau orang lain yang berdampak pada kepribadian remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak penyimpangan perilaku komunikasi remaja dalam cyberspace. Teori asosiasi diferensial pada poin komunikasi remaja dalam subkultur menyimpang digunakan untuk proses analisis dalam artikel ini. Artikel ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksplanatori, dengan sampel 100 remaja SMA Kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner online melalui Google Form. Hasil menunjukkan bahwa kepribadian yang terbentuk dari hasil penyimpangan perilaku komunikasi remaja adalah: (1) .embentuk kepribadian yang agresif (30%); (2) Membentuk kepribadian yang mudah emosi (27%); (3) Membentuk kepribadian yang cemas/stress (25%); dan Membentuk kepribadian yang lebih berani mencoba untuk hal baru (18%). Kesimpulan penelitian menunjukkan dalam membentuk kepribadian remaja berdampak kepada empat hal pada hasil penelitian yang disebabkan oleh aktivitas remaja pada cyberspace.
Analisis Aksesibilitas Website berdasarkan Web Content Accessibility Guidelines (WCAG): Ulasan Literatur Sistematis (An Analysis of Website Accessibility Based on Web Content Accessibility Guidelines (WCAG): A Systematic Literature Review) Dwi Fithriyaningrum; Sri Suning Kusumawardhani; Sunu Wibirama
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.1.2021.79 - 92

Abstract

Website memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi. Akan tetapi, masih banyak website yang sulit diakses oleh pengguna penyandang disabilitas karena belum mengikuti pedoman Web Content Accessibility Guidelines (WCAG). WCAG merupakan pedoman aksesibilitas website yang disepakati dunia internasional. Makalah ini akan memaparkan mengenai kajian literatur penelitian aksesibilitas website yang menggunakan alat evaluasi otomatis. Rujukan penelitian ini adalah makalah yang diterbitkan mulai dari tahun 2015 sampai 2020. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa alat evaluasi yang banyak digunakan oleh peneliti adalah Wave, Taw, dan Achecker. Pemilihan alat evaluasi disesuaikan dengan hasil laporan yang diinginkan oleh peneliti. Sebagian besar website yang telah diteliti sampai saat ini belum ada yang sepenuhnya memenuhi standar level A. Text alternative, use of color, link purpose, headings and labels merupakan kekurangan yang sering ditemukan dan menyebabkan website tidak memenuhi standar. Penelitian aksesibilitas banyak dilakukan terhadap website perguruan tinggi dan website pemerintahan agar lebih inklusif. Makalah ini dapat berkontribusi untuk memberikan wawasan mengenai aksesibilitas website supaya lebih mudah diakses oleh pengguna, termasuk pengguna penyandang disabilitas.
A Critical Discourse Analysis of News Reports on Covid-19 in People’s Daily and The New York Times (Analisis Wacana Kritis Laporan Berita tentang Covid-19 di People’s Daily dan The New York Times) Yin Yan Wang
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.1.2021.49 - 62

Abstract

Critical Discourse Analysis aims to explore the ideology implicit in the discourse, thereby exposing the injustice, discrimination and prejudice in the discourse. The sudden epidemic has become the world's biggest event in 2020. Such international news is a special public discourse, and the discourse system and ideology displayed by various countries are different. This paper uses Fairclough’s Three-dimensional Framework and Halliday’s Systemic Functional Grammar as analysis tools, and selects 12 reports from the People’s Daily and The New York Times on the Covid-19 epidemic for Critical Discourse Analysis. After analysis, it is found that People’s Daily and The New York Times both use a lot of negative and derogatory terms, the difference in the focus of the media coverage of the two countries reflects the ideological difference caused by the cultural difference.
Infrastructure as Code (IaC) Menggunakan OpenStack untuk Kemudahan Pengoperasian Jaringan Cloud Computing (Studi Kasus: Smart City di Provinsi Bali) (Infrastructure as Code (IaC) Using OpenStack for Ease of Operation of A Cloud Computing Network (A Case Study of Smart City in Bali Province) I Putu Agus Eka Pratama
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.1.2021.93 - 106

Abstract

Implementasi smart city memerlukan adanya teknologi cloud computing, sebagaimana  dijumpai pada implementasi Bali Smart Island di Provinsi Bali. Di balik kemudahan dan manfaat yang diberikan, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi oleh pengguna terkait dengan implementasi cloud computing. Salah satunya adalah lamanya waktu operasional cloud computing, yang dapat memengaruhi kualitas layanan publik dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Untuk itu, pada penelitian ini diusulkan solusi penggunaan IaC berbasis OpenStack menggunakan Neo-CLI untuk mempersingkat waktu operasional pada cloud computing. IaC dalam bentuk orkestrasi OpenStack, dilakukan pada dua belas node (stack) di dalam jaringan, yang meliputi node untuk provinsi, kabupaten, dan kota di Provinsi Bali. Pengujian dilakukan dengan melakukan development hingga stack terbentuk, kemudian mencatat waktu masing-masing proses. Dari pengujian yang dilakukan, diperoleh hasil waktu rata-rata sebesar 9,1 detik untuk terbentuknya proses development node. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa usulan implementasi IaC berbasis OpenStack menggunakan Neo-CLI mampu mempersingkat waktu pengoperasian cloud computing. Hasil pengujian juga turut membuktikan hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini. 
Kecenderungan Tanggapan Masyarakat Terhadap Vaksin Sinovac Berdasarkan Lexicon Based Sentiment Analysis (The Trend of Public Response to Sinovac Vaccine Based on Lexicon Based Sentiment Analysis) Dewi Hernikawati
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.1.2021.21 - 31

Abstract

Vaksin sinovac menjadi topik pembicaraan masyarakat sebagai salah satu solusi mencegah infeksi virus Corona. Pada penelitian ini tujuannya adalah melihat tanggapan masyarakat terhadap vaksin Sinovac, apakah sentimen yang diberikan lebih banyak yang positif, netral, atau negatif berdasarkan data Twitter. Dari hasil tersebut dibandingkan dengan tanggapan masyarakat internasional terhadap vaksin Sinovac. Metode Lexicon Based digunakan untuk melakukan analisis sentimen. Hasilnya bahwa opini netral (37.6 %) memiliki prosentase tertinggi jika dibandingkan dengan opini positif (35.4 %) dan opini negatif (27.0 %). Analisis sentimen masyarakat dunia juga mendapatkan hasil yang sama yaitu opini netral (69,4%) lebih dominan dibandingkan opini yang lain. Prosentase opini netral dunia lebih tinggi jika dibandingkan dengan prosentase opini netral di Indonesia. Opini netral menunjukkan bahwa masyarakat tidak mendukung dan tidak menolak dengan adanya vaksin Sinovac
Disiplin Verifikasi dalam Jurnalisme Media Online detikcom (Verification Discipline in detikcom Online Media Journalism) Kristina Kristina; Benni Setiawan
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.1.2021.33 - 48

Abstract

Pers online menjadi media dengan tingkat preferensi paling tinggi di kalangan masyarakat. Akan tetapi, fleksibilitas media online dalam menyajikan berita berpotensi menimbulkan masalah dalam keberimbangan dan akurasi. Verifikasi fakta menjadi aspek utama dalam menyelesaikan problematika keakuratan berita. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui standar verifikasi yang diterapkan oleh jurnalis media online detikcom, dan 2) mengetahui objektivitas berita yang dihasilkan dari proses penyuntingan skeptis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnometodologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Standar verifikasi detikcom dilaksanakan dengan metode cross-check data di lapangan dan membandingkannya dengan narasumber terpercaya. Jurnalis detikcom melakukan verifikasi untuk memperoleh akurasi dan keberimbangan berita melalui double verification; 2) Penyuntingan secara skeptis dapat menghasilkan produk jurnalistik yang objektif dan berkualitas. Sikap kritis dalam jurnalisme menjadi hal penting untuk menciptakan objektivitas dan independensi berita. Kajian sejenis selanjutnya dapat memfokuskan pada salah satu elemen verifikasi dalam jurnalisme online untuk memberikan pemahaman secara komprehensif ditinjau dari berbagai sudut pandang
Implementasi Relevant Feedback Menggunakan Algoritma Genetika pada Dokumen Bahasa Indonesia (Implementation of Relevant Feedback Using Genetic Algorithm in Indonesian Documents) Ika Oktavia Suzanti; Fifin Ayu Mufarroha
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 23, No 2 (2021): JURNAL IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.23.2.2021.125-139

Abstract

Mesin pencarian telah banyak digunakan untuk membantu user dalam mendapatkan informasi  yang dibutuhkan. Pada mesin pencarian saat ini, terdapat keterbatasan pada query. Sering kali, query tidak tepat tetapi user beranggapan bahwa informasi yang dibutuhkan ada pada mesin pencarian. Hasilnya, mesin pencarian akan menampilkan hasil meskipun query kurang spesifik.  Oleh karena itu, untuk dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam menemukan dokumen yang sesuai, dibutuhkan mesin pencarian informasi baru. Pada penelitian ini, diterapkan metode relevance feedback menggunakan algoritma genetika untuk meningkatkan pencarian dokumen dengan memperbaiki query. Terdapat dua metode seleksi yang digunakan, yaitu roulette wheel selection dan tournament selection. Dengan menggunakan 1000 data, diperoleh hasil 58% rata - rata precision , 89% rata - rata recall, dan 59% rata-rata F-Measure pada roulette wheel selection. Adapun pada tournament selection diperoleh 57% rata - rata precision,  92% rata-rata recall, dan  60% rata-rata f-measure. Waktu komputasi roullete wheel selection rata-rata 10,23 detik, sedangkan untuk tournament selection adalah 5,97 detik.

Page 11 of 16 | Total Record : 154


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 1 (2024): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 25 No 2 (2023): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 25 No 1 (2023): Bahasa Indonesia Vol 24 No 2 (2022): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 24 No 1 (2022): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 23, No 2 (2021): JURNAL IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 23, No 1 (2021): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 22, No 2 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Vol 21, No 2 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 21, No 1 (2019): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 20, No 2 (2018): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 20, No 1 (2018): Jurnal IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 19, No 2 (2017): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 19, No 1 (2017): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 18, No 2 (2016): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI) Vol 18, No 1 (2016): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi) Vol 17, No 2 (2015): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi) Vol 17, No 1 (2015): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi) Vol 16, No 2 (2014): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi Vol 16, No 1 (2014): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi Vol 15, No 2 (2013): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi Vol 15, No 1 (2013): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi More Issue