cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
MODUS-Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 08521875     EISSN : 25493787     DOI : -
Core Subject : Economy,
MODUS Journal published twice a year in March and September. This journal publish empirical and conceptual research in the areas of accounting, economics, business and management and first published in 1983 by the Faculty of Economics, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This journal open to researchers and academics who are interested in writing articles in the fields of accounting, economics, business and management to be published.
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
PENURUNAN BUNGA KUR DAN DAMPAK NEGATIFNYA TERHADAP LOYALITAS NASABAH UMKM BANK NON PENYALUR KUR PADA SEKTOR MIKRO KECIL Sumantika, Ahsan; Ardiyanto, Faizal
Modus Journals Vol 30, No 2 (2018): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v30i2.1699

Abstract

KUR atau kredit usaha rakyat merupakan skema pembiayaan modal kerja dan atau investasi yang khusus diperuntukkan bagi usaha mikro kecil dan menengah di bidang usaha produktif yang sebenarnya merupakan subsidi dari pemerintah kepada bank-bank yang ditunjuk. Pemberian bunga yang rendah di satu sisi diharapkan dapat menggerakkan sektor riil. Tetapi bagi bank-bank swasta, bank BPR di sektor mikro kecil yang tidak menyalurkan KUR, pemberian kredit dengan bunga yang terlalu rendah dapat berpotensi mengancam eksistensi bank yang dapat berpengaruh pada melambatnya penyaluran kredit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rendahnya suku bunga KUR dapat berpengaruh terhadap loyalitas nasabah mikro kecil di bank lain non penyalur KUR. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi. Jumlah sampel untuk sebanyak 53 responden yang merupakan nasabah kredit di bank non penyalur KUR. Hasil penggujian menunjukkan bahwa rendahnya suku bunga KUR (X) berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah bank non penyalur KUR (Y) dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05 dengan R Square sebesar 0,09. Artinya masih terdapat faktor-faktor sebesar diluar suku bunga KUR sebesar 91% yang menentukan variasi dalam loyalitas nasabah.
BENARKAH KARYAWAN YANG PUAS AKAN BERIMPAK PADA KEPUASAN PELANGGAN? Manggarani, Cynthia Ayu
Modus Journals Vol 30, No 2 (2018): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v30i2.1703

Abstract

Kepuasan karyawan dewasa ini mulai menjadi perhatian bagi berbagai perusahaan. Beberapa temuan berhasil membuktikan bahwa kepuasan karyawan memiliki pengaruh secara langsung pada kepuasan pelanggan. Sebaliknya, beberapa ahli berpendapat bahwa karyawan yang puas tidak ada hubungannya dengan kepuasan pelanggan. Di sisi lain, ada juga yang berpendapat bahwa kepuasan karyawan mungkin saja berpengaruh pada kepuasan pelanggan namun tidak bisa secara langsung. Oleh karena itu, selain menguji hubungan antara kepuasan karyawan dan kepuasan pelanggan secara langsung, penelitian ini juga menguji peran mediasi variabel yang berpotensi menjadi perantara hubungan kedua variabel kepuasan tersebut. Literatur terdahulu menunjukkan bahwa karyawan yang puas akan menciptakan pengalaman jasa yang baik bagi pelanggan (excellent customer experience). Pengalaman jasa bagi pelanggan ini lebih lanjut akan berpengaruh pada kepuasan pelanggan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini juga menguji peran pemediasi variabel pengalaman jasa yang baik bagi pelanggan dalam hubungan antara kepuasan karyawan dan kepuasan pelanggan. Sejumlah 64 karyawan dan 64 pelanggan salah satu salon di Jakarta menjadi responden penelitian ini. Hasil analisis data menunjukkan bahwa seluruh hipotesis yang ada dalam penelitian ini terdukung. Kata kunci: kepuasan karyawan, kepuasan pelanggan, excellent customer experience, excellent customer experince sebagai pemediasi
PERSEPSI DAN PERSONALITAS APLIKASI SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI NIR-KERTAS Ratnaningsih, Dewi
Modus Journals Vol 30, No 2 (2018): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v30i2.1707

Abstract

Sistem teknologi informasi nir-kertas (paperless office) sudah mulai banyak digunakan di organisasi bisnis maupun nirlaba. Universitas juga sudah mulai menggunakan sistem teknologi informasi nir-kertas misalnya untuk pengisian nilai ujian mahasiswa langsung ke portal, pengiriman undangan rapat lewat e-mail dan lainnya. Penelitian ini mempunyai tujuan menguji dan membandingkan pengaruh persepsi dan personalitas dalam kaitannya dengan menggunakan teknologi nirkertas. Penelitian ini menggunakan model TAM dan TPB yang ditambahkan dengan variabel-variabel personalitas. Hipotesis-hipotesis diuji dengan menggunakan Partial Least Square. Penelitian ini menemukan hasil yang penting, yaitu tiga variabel personalitas signifikan mempenaruhi niat perilaku menggunakan sistem teknologi nir-kertas.Tiga dari lima variabel personalitas yang digunakan signifikan dan terdukung, yaitu variabel kesetujuan (agreeableness) dan kesupelan (extraversion) yang berhubungan positif dan signifikan mempengaruhi niat perilaku (intention), serta variabel kelambanan (neuroticism) yang berhubungan negatif dan signifikan mempengaruhi niat perilaku (intention). Kata kunci: teknologi nir-kertas, kegunaan persepsian, kemudahan penggunaan persepsian, niat perilaku, perilaku, kontrolabitas, keyakinan-sendiri, kesetujuan, kesungguhan, kesupelan, kelambanan, keterbukaan terhadap pengalaman.
KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE OLEH MAHASISWA: KELOMPOK ACUAN ATAU GAYA HIDUP? Harnoto, Tri; Silintowe, Yunita Budi Rahayu
Modus Journals Vol 30, No 2 (2018): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v30i2.1708

Abstract

Smartphone merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi saat ini. Perkembangan teknologi ini berdampak pada penggunaan smartphone di negeri ini yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Smartphone juga digunakan oleh mahasiswa untuk sarana komunikasi bersama teman atau kelompok, mengirim tugas kuliah, bermain game, dan mengisi waktu luang. Saat memilih smartphone, setiap konsumen memiliki alasan yang berbeda-beda. Pemilihan smartphone dapat dipengaruhi oleh gaya hidup atau kelompok tertentu. Penelitian ini akan meneliti seberapa besar pengaruh kelompok acuan dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian smartphone. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 200 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok acuan dan gaya hidup secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone. Variabel gaya hidup berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian dan merupakan variabel yang berpengaruh paling dominan. Kelompok acuan juga berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Kata kunci: smartphone, keputusan pembelian, kelompok acuan, gaya hidup
PENERAPAN MANAJEMEN KUALITAS PADA HOTEL NON-BINTANG DI KOTA YOGYAKARTA Wahyuni, Mega Intan; Ambarriani, Anastasia Susty
Modus Journals Vol 31, No 1 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.488 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i1.1946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen kualitas pada hotel non bintang di Kota Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer (kuesioner) yang didapat dari 65 manajer hotel non bintang di Kota Yogyakarta. Dalam pengukuran penerapan manajemen kualitas menggunakan empat indikator (fokus pada pelanggan, obsesi terhadap kualitas, perbaikan sistem secara berkesinambungan, dan keterlibatan dan pemberdayaan karyawan). Analisa yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik perhitungan skor penerapan manajemen kualitas dibagi dengan skor ideal. Adapun langkah-langkah analisis datanya adalah sebagai berikut (1) menyebarkan dan mengumpulkan kuesioner, (2) menjumlahkan masing-masing indikator manajemen kualitas, (3) menentukan presentase penerapan manajemen kualitas dengan membagi jumlah masing-masing indikator dengan skor ideal, kemudian (4) melakukan uji validitas dan reliabilitas pada masing-masing item kuesioner. Hasil yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan adalah penerapan manajemen kualitas pada hotel non bintang di Kota Yogyakarta menunjukkan persentase yang tinggi yaitu sebesar 82,28% dengan interpretasi bahwa hotel non bintang sudah menggunakan dan menerapkan indikator pengukur penerapan manajemen kualitas pada bisnisnya dengan baik. Kata Kunci : Manajemen Kualitas, Total Quality Management (TQM), Hotel Non Bintang.
PERBANDINGAN EFISIENSI BANK UMUM PEMERINTAH DAN BANK UMUM SWASTA DENGAN PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS Ersangga, Devita; Atahau, Apriani Dorkas Rambu
Modus Journals Vol 31, No 1 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.885 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i1.1950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat perbedaan efisiensi antara bank-bank umum pemerintah dengan bank-bank umum swasta dalam periode tahun 2014-2016. Efisiensi diukur dengan menggunakan pendekatan kuantitatif Data Envelopment Analysis (DEA), dimana perhitungannya menggunakan Variable Return to Scale (VRS). Dengan menggunakan purposive sampling technique, 43 bank dipilih untuk periode 2014-2016. Data diperoleh dari www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat efisiensi antara bank-bank umum pemerintah dan bank-bank umum swasta, namun terdapat efek dari ukuran bank, dimana bank-bank besar cenderung lebih efisien daripada bank-bank kecil. Implikasi dari hasil ini adalah pentingnya mempertimbangkan ukuran bank ketika mengukur efisiensi bank.Kata kunci: efisiensi, DEA, bank umum pemerintah, bank umum swasta
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN ULTIMAT DAN STRUKTUR DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO Perwira, Hendrik; Ratnaningsih, Dewi
Modus Journals Vol 31, No 1 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.116 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i1.1956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh struktur kepemilikan ultimat dan struktur dewan komisaris terhadap dividend payout ratio. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis korelasi point biserial dan korelasi spearman rank digunakan untuk menguji hipotesis-hipotesis.Penelitian ini menggunakan 87 sampel perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013 sampai 2015. Hasil penelitian menunjukkan struktur kepemilikan keluarga berpengaruh negatif terhadap dividend payout ratio, dan struktur kepemilikan pemerintah berpengaruh positif terhadap dividend payout ratio. Struktur kepemilikan investor asing dan struktur dewan komisaris berpengaruh positif terhadap dividend payout ratio. Kata Kunci:    struktur kepemilikan ultimat, struktur kepemilikan keluarga, struktur kepemilikan pemerintah, struktur kepemilikan investor asing, struktur dewan komisaris, dividend payout ratio.
KERUGIAN KONVERGENSI IFRS DI INDONESIA Itasari, Rachmadani Nur; Kristanto, Ari Budi
Modus Journals Vol 31, No 1 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.855 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i1.1915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja kerugian dari konvergensi IFRS di Indonesia. Penelitian ini melakukan studi pustaka terhadap hasil dari studi empiris dari penelitian terdahulu mengenai konvergensi IFRS. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari hasil penelitian terdahulu yang dilakukan berkisar tahun 2013-2017 yang diperoleh menggunakan mesin pencari Google Scholar. Data diperoleh dengan menggunakan kata kunci “konvergensi IFRS”, “adopsi IFRS” dan “IFRS Indonesia” pada mesin pencari Google Scholar. Penelitian ini akan mengidentifikasi dan menganalisis hasil temuan empiris tentang kerugian dari konvergensi IFRS di Indonesia. Kerugian yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi hasil konvergensi IFRS yang tidak sesuai harapan dan timbulnya dampak yang merugikan dari konvergensi IFRS. Hasil penelitian menunjukkan adanya sebagian hasil yang tidak sesuai dengan harapan bahkan menunjukkan adanya kerugian dari konvergensi IFRS terhadap beberapa variabel yang diteliti. Varibel tersebut meliputi kualitas informasi akuntansi, asimetri informasi, relevansi nilai informasi akuntansi, manajemen laba, konservatisme akuntansi, lama waktu terbit, audit delay, fee audit dan earning response coefficient.Kata kunci: IFRS, kualitas informasi, kerugian IFRS.
ANALISIS PERBANDINGAN PENILAIAN JAMINAN KREDIT OLEH PENILAI INTERNAL DENGAN PENILAI INDEPENDEN Pramita, I Putu Bayu; Achsin, M; Ghofar, Abdul
Modus Journals Vol 31, No 1 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.102 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i1.1957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai perbandingan penilaian jaminan kredit oleh penilai internal bank dan penilai independen yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif yang menjelaskan mengenai prosedur penilaian yang dilakukan oleh penilai internal bank dan penilai independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian yang dilakukan oleh bank memperhatikan pada Peraturan Bank Indonesia PBI No. 7/2/PBI/2005 sedangkan penilai independen berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI) dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI). Perbedaan prosedur penilaian jaminan kredit oleh penilai internal bank dan penilai independen terlihat pada lingkup penugasan dimana dalam hal ini bank sebagai pengguna laporan sedangkan KJPP sebagai pihak yang diberi tugas untuk melakukan penilaian. Penilai internal bank menggunakan prosedur penilaian yang sama namun tetap memperhatikan adanya risiko kredit yang dapat diterima oleh karena itu terkadang bank menggunakan nilai terendah terkait dengan pengajuan kredit. Sedangkan untuk melakukan analisis dan dasar penilaian obyek kedua penilai mengunakakan prosedur yang sama dengan menggunakan pendekatan pasar dan pendekatan biaya. Penilai internal bank membuat laporan secara rinci dan ringkas, sedangkan penilai independen membuat laporan secara rinci, ringkas, dan terbatas. Kata Kunci : penilai internal, penilai independen, jaminan kredit 
IMPLEMENTASI AKTIVITAS KUALITAS LINGKUNGAN PADA USAHA PENATU DI KECAMATAN DEPOK SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Wirjono, Endang Raino; Raharjono, Agus Budi
Modus Journals Vol 31, No 1 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.701 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i1.1918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan survei penerapan aktivitas-aktivitas kualitas lingkungan yang telah dilakukan oleh usaha penatu di Kecamatan Depok Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan observasi secara langsung. Daftar pertanyaan dalam wawancara meliputi pertanyaan tentang aktivitas kualitas lingkungan yaitu aktivitas yang timbul untuk menjaga agar kualitas lingkungan tempat usaha tetap terjaga baik. Aktivitas kualitas lingkungan dibagi menjadi empat komponen yaitu: aktivitas pencegahan lingkungan (prevention), aktivitas deteksi lingkungan, aktivitas kegagalan internal (internal failure), dan aktivitas kegagalan eksternal (external failure). Responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar usaha penatu di Kecamatan Depok belum melakukan aktivitas kualitas lingkungan secara optimal.Kata kunci: aktivitas pencegahan lingkungan, aktivitas deteksi lingkungan, aktivitas kegagalan internal, aktivitas kegagalan eksternal, usaha penatu

Page 9 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2013 2025