cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
MODUS-Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 08521875     EISSN : 25493787     DOI : -
Core Subject : Economy,
MODUS Journal published twice a year in March and September. This journal publish empirical and conceptual research in the areas of accounting, economics, business and management and first published in 1983 by the Faculty of Economics, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This journal open to researchers and academics who are interested in writing articles in the fields of accounting, economics, business and management to be published.
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
ANALISIS PENGARUH SIKAP, DESAIN TAMPILAN, DAN CITRA SITUS TERHADAP MINAT BELANJA PADA SITUS BELANJA DARING TOKOPEDIA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Herdioko, Jonathan; Widya, Pramatatya Resindra
Modus Journals Vol 31, No 1 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.009 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i1.1921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sikap konsumen, desain tampilan situs, dan citra situs pada situs belanja daring Tokopedia pada minat belanja konsumen. Data penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling pada 210 orang di Jogjakarta yang pernah melihat situs belanja Tokopedia. Hasil pengujian dengan path analysis dan uji beda nilai t menunjukkan adanya perbedaan hasil antara laki-laki dan perempuan akan situs belanja Tokopedia dan pengaruhnya pada minat belanja. Pada laki-laki sikap positif dan desain tampilan situs lebih mempengaruhi minat beli. Sedangkan untuk perempuan, citra situs dinilai penting untuk menumbuhkan minat berbelanja.Kata kunci: minat belanja, sikap, desain tampilan, citra situs, Tokopedia, path analysis
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK, BEBAN PAJAK TANGGUHAN DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA Prasetyo, Novi Catur; Riana, Riana; Masitoh, Endang
Modus Journals Vol 31, No 2 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.975 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i2.2401

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to find out and analyze the effect of tax planning, deferred tax expense and audit quality on earnings management. The population of this research is the automotive and component sub-sector manufacturing companies listed on the Stock Exchange in 2013-2017. The sample method used in this study is purposive sampling with a total of 32 financial statements obtained. Based on the results of multiple linear regression tests assisted by the SPSS 19.0 program, the first hypothesis shows a significant effect on earnings management. The second hypothesis shows that the deferred tax expense does not affect earnings management. The third hypothesis shows that audit quality has a negative effect on earnings management.Keyword : earnings management; tax planning; deferred tax expense; audit qualityABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis pengaruh perencanaan pajak, beban pajak tangguhan, dan kualitas audit terhadap manajemen laba. Populasi riset ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur dalam sub-sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2013-2017. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan total 32 laporan keuangan. Hasil analisis multiple linear regression menggunakan Program SPSS 19.0 menunjukkan pengaruh perencanaan pajak yang signifikan terhadap manajemen laba. Sedangkan beban pajak tangguhan tidak mempengaruhi manajemen laba. Sementara itu, kualitas audit memiliki pengaruh negatif terhadap manajemen laba.Kata kunci: manajemen laba; perencanaan pajak; beban pajak tangguhan; kualitas audit
GAP ANALYSIS IMPLEMENTASI ISO 26000 PADA PERUSAHAAN PUBLIK Suwandi, Suwandi; Akyuwen, Roberto
Modus Journals Vol 31, No 2 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.781 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i2.2405

Abstract

ABSTRACT ISO 26000 have been used as a guideline of Corporate Social Responsibility (CSR) practices in various companies globally. This research is aimed at analyzing the implementation gap of two main subjects of ISO 26000 in PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk (BSP). The two main subjects are human rights and labor practices. A descriptive qualitative approach is used to process various primary and secondary data. Primary data are gathered through series of interview with relevant respondents, while secondary data are collected mainly from the CSR reports in the period of 2016-2017. It is found that, if referred to the ISO 26000 core subjects, there is an implementation gap in BSP?s CSR practices in the context of labour practices and human rights. Several important documents on these two core subjects are not yet developed by the BSP management until recently. Keywords: CSR implementation; human rights; ISO 26000; labor practices ABSTRAK ISO 26000 digunakan sebagai panduan praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di berbagai perusahaan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan (gap) dalam implementasi dua subjek utama dalam ISO 26000 pada  PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk (BSP). Kedua subjek utama tersebut adalah hak asasi manusia dan praktik tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memproses data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan metode wawancara dengan responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan CSR selama periode 2016-2017. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan implementasi di dalam praktik CSR pada BSP, jika ditinjau dari subjek inti ISO 26000, yaitu dalam konteks praktik tenaga kerja dan hak asasi manusia. Beberapa dokumen inti dalam dua subjek utama tersebut belum disediakan oleh manajemen BSP. Kata kunci: implementasi CSR; hak asasi manusia; ISO 26000; praktik tenaga kerja
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN DAN KETERAKSESAN INTERNET FINANCIAL REPORTING OLEH PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA Kurniawan, Christophorus Heni; Scorpianti, Lorencia Novi Kartika
Modus Journals Vol 31, No 2 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.322 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i2.2409

Abstract

ABSTRACT This study aims to identify the factors that influence the availability and accessibility of internet financial reporting by regional governments in Indonesia. The hypothesis of this study is that leverage, audit opinion, and financial autonomy influence the availability and accessibility of internet financial reporting by regional governments in Indonesia. Using purposive sampling, 70 financial statements are obtained. Ordinal logistic regression model is used for the first research model (availability) and linear regression with dummy variables is used for the second research model (accessibility). For the first research model, the results show that leverage negatively affects the availability of internet financial reporting by regional governments, while audit opinion and financial autonomy do not affect the availability of internet financial reporting. For the second research model, this study finds that leverage does not influence the accessibility of internet financial reporting, while audit opinion and financial autonomy positively affect the accessibility of internet financial reporting.  Keywords: internet financial reporting; leverage; audit opinion; financial autonomy of regional government ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ketersediaan dan keteraksesan internet financial reporting oleh pemerintah daerah di Indonesia. Berdasarkan riset terdahulu dapat dihipotesakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi adalah leverage, opini audit, dan kemandirian keuangan pemerintah daerah. Sampel penelitian yang digunakan yaitu website seluruh pemerintah daerah di Indonesia, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Berdasarkan kriteria pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan sejumlah 70 laporan keuangan yang dapat diteliti. Data dianalisis menggunakan model regresi logistik ordinal untuk model penelitian I (ketersediaan) dan regresi linier variabel dummy untuk model penelitian II (keteraksesan). Hasil penelitian model penelitian I menunjukkan bahwa leverage berpengaruh negatif terhadap ketersediaan internet financial reporting oleh pemerintah daerah, sedangkan opini audit dan kemandirian keuangan pemerintah daerah tidak berpengaruh terhadap ketersediaan internet financial reporting oleh pemerintah daerah. Hasil penelitian model penelitian II menunjukkan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap keteraksesan internet financial reporting oleh pemerintah daerah, sedangkan opini audit dan kemandirian keuangan pemerintah daerah berpengaruh positif terhadap keteraksesan internet financial reporting oleh pemerintah daerah. Kata kunci: internet financial reporting; leverage; opini audit; kemandirian keuangan pemerintah daerah
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI BADAN PENGELOLAAN PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH (BPPRD) BANGKA Damayanti, Nia; Julinar, Allivia
Modus Journals Vol 31, No 2 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.684 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i2.2411

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the effect of compensation and work motivation on employee’s job satisfaction. The data used in this study is primary data (questionnaire) obtained from 15 employees. This research was conducted at the Regional Tax and Retribution Management Agency in Bangka with a purposive sampling method. Compensation and work motivation should be done side by side in order to increase the job satisfaction of employees. The analysis of this study uses two methods, namely qualitative and quantitative methods. The steps of data analysis are as follows: (1) distributing and collecting questionnaires, (2) summing each indicator, (3) determining the percentage of each indicator, (4) testing the validity and testing the reliability of each questionnaire indicator, and (5) conducting data analysis with quantitative method. From the results of qualitative tests on the results of questionnaire answers, compensation and work motivation significantly influence job satisfaction, while based on quantitative method research data shows that compensation and work motivation do not significantly influence job satisfaction. Keywords: compensation; work motivation; job satisfaction; employee ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer (kuesioner) yang diperoleh dari 15 pegawai. Penelitian ini dilakukan di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah di Bangka dengan metode purposive sampling. Kompensasi dan motivasi kerja hendaknya dilakukan berdampingan agar dapat meningkatkan kepuasan kerja pegawainya. Analisis penelitian ini menggunakan dua metode, yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Langkah-langkah analisis data adalah sebagai berikut: (1) mendistribusikan dan mengumpulkan kuesioner, (2) menjumlahkan setiap indikator, (3) menentukan persentase masing-masing indikator, (4) menguji validitas dan menguji reliabilitas masing-masing indikator kuesioner, dan (5) melakukan analisis data dengan metode kuantitatif. Dari hasil tes kualitatif pada hasil jawaban kuesioner, kompensasi dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan berdasarkan metode penelitian kuantitatif data menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Kata kunci: kompensasi; motivasi kerja; kepuasan kerja; pegawai
PENGARUH JUMLAH WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DAN BADAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK INDONESIA DENGAN KEPATUHAN PELAPORAN PAJAK SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Indraswono, Cahyo
Modus Journals Vol 31, No 2 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.856 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i2.2393

Abstract

ABSTRACTThis study aims to examine the effect of the number of taxpayers on tax revenue for Indonesia's economic growth with taxpayer compliance as a moderating variable. One indicator in state revenue is the number of taxpayers contained in a country that is expected to be able to contribute to the state revenue. In a country with high taxpayer compliance, it is expected to be able to improve the relationship between the number of taxpayers and tax revenues for Indonesia's economic growth. This research was conducted at the Ministry of Finance of the Directorate General of Tax of the Republic of Indonesia (DGT RI). The Directorate General of Taxation as an entity that has authorization in tax regulation is expected to be able to enforce the law, especially in the field of taxation in order to increase state revenues as part of Indonesia's economic growth. Compliance with taxpayers on the taxation law is allegedly able to increase the influence between the number of taxpayers and tax revenue for economic growth. The hypotheses compiled in this study are: (H1) the number of taxpayers has a positive effect on tax revenue; (H2) that information technology has a positive effect on taxpayer satisfaction; (H3) satisfaction of taxpayers has a positive effect on tax compliance; (H4) law enforcement has a positive effect on tax compliance; (H5) tax compliance has a positive effect on the relationship between the number of taxpayers and tax revenue; and (H6) tax revenue has a positive effect on economic growth. The results of this study indicate that H1, H2, H5 and H6 are supported while H3 and H4 are not supported. Testing of the relationships between variables in this study uses secondary data contained in the annual report of the Directorate General of Tax of the Republic of Indonesia (DGT RI) in 2012-2015 by using multiple regression analysis. Research data used in covering data of all taxpayers located throughout Indonesia, including data of individual taxpayers, treasurers, and corporate taxpayers. Keywords: number of taxpayers; tax revenue; economic growth; taxpayer compliance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jumlah wajib pajak orang pribadi dan badan terhadap penerimaan pajak untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kepatuhan pelaporan pajak sebagai variabel pemoderasi. Salah satu indikator dalam penerimaan negara adalah jumlah wajib pajak yang terdapat dalam suatu negara yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi penerimaan negara. Dalam suatu negara dengan kepatuhan wajib pajak yang tinggi diharapkan mampu meningkatkan hubungan antara jumlah wajib pajak dan penerimaan pajak untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia (DJP RI). Direktorat Jenderal Pajak sebagai badan yang memiliki otorisasi dalam regulasi perpajakan diharapkan mampu menegakkan hukum khususnya dibidang perpajakan guna meningkatkan penerimaan negara sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kepatuhan wajib pajak terhadap peraturan undang-undang perpajakan diduga mampu meningkatkan pengaruh antara jumlah wajib pajak dan penerimaan pajak untuk pertumbuhan ekonomi. Hipotesis yang disusun dalam penelitian ini adalah: (H1) Jumlah wajib pajak berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak; (H2) Teknologi informasi  berpengaruh positif terhadap kepuasan wajib pajak; (H3) Kepuasan wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan pajak; (H4) Penegakan hukum berpengaruh positif terhadap kepatuhan pajak; (H5) Kepatuhan pajak berpengaruh positif  terhadap pengaruh antara jumlah wajib pajak dengan penerimaan pajak; dan (H6) Penerimaan pajak berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan H1, H2, H5 dan H6 terdukung sedangkan H3 dan H4 tidak terdukung. Pengujian terhadap hubungan antar variabel dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang terdapat dalam laporan tahunan Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia (DJP RI) tahun 2012-2015 dengan menggunakan multiple regression analysis. Data penelitian yang digunakan dalam meliputi data seluruh wajib pajak yang terdapat di seluruh Indonesia, meliputi data wajib pajak orang pribadi, bendahara, dan wajib pajak badan. Kata kunci:  jumlah wajib pajak; penerimaan pajak; pertumbuhan ekonomi; kepatuhan wajib pajak
HUBUNGAN TINGKAT LITERASI DAN PERENCANAAN KEUANGAN Mendari, Anastasia Sri; Soejono, Fransiska
Modus Journals Vol 31, No 2 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.047 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i2.2412

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the financial planning of lecturers in Palembang and analyze its relationship with the financial literacy index. The data analysis method used in this study is descriptive analysis, validity, reliability, and normality test data. Hypothesis testing uses Pearson correlation test. The number of respondents in this study was 153 respondents. Data collection techniques use survey techniques with questionnaires. The results showed that the average lecturer was good enough in terms of implementing the steps of financial planning and debt management. The lecturer has realized the importance of insurance but lacks understanding of the insurance products needed. Lecturers are still not optimal in investing. The lecturer realizes the importance of preparing a pension fund, but the average lecturer does not have a retirement plan. Lecturers consider inheritance planning to be important, but they have not planned their inheritance too much. The results of the study also show that there is a relationship between financial literacy and financial planning.Keywords: financial literacy; financial planning; financial managementABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan keuangan para dosen di Palembang dan menganalisis hubungannya dengan indeks literasi keuangan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji validitas, reliabilitas, dan normalitas data. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Pearson correlation. Jumlah responden adalah 153. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode survei dengan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata dosen telah melakukan perencanaan keuangan dan manajemen hutang dengan langkah-langkah yang baik. Para dosen juga sudah memahami pentingnya asuransi, namun kurang mengetahui tipe produk asuransi yang mereka butuhkan. Para dosen juga belum optimal dalam melakukan investasi. Para dosen memahami akan pentingnya menyiapkan dana pensiun, namun rata-rata dosen tidak memiliki perencanaan pensiun. Para dosen memandang warisan sebagai hal yang penting, namun mereka belum memiliki banyak perencanaan mengenai hal tersebut. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan antara literasi keuangan dan perencanaan keuangan. Kata kunci: literasi keuangan; perencanaan keuangan; manajemen keuangan
PENGARUH SERTIFIKASI DIRI (SELF-CERTIFICATION) TERHADAP SLACK ANGGARAN: PERAN PENGENDALIAN INFORMAL DALAM MEMITIGASI PERILAKU OPORTUNIS: PENDEKATAN EKSPERIMEN Yandra, Fachmi Pachlevi; Kusuma, Dheni Indra
Modus Journals Vol 31, No 2 (2019): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.987 KB) | DOI: 10.24002/modus.v31i2.2395

Abstract

ABSTRACT Budget participation raises the problem of opportunistic behavior in the form of budgetary slack. Budget slack occurs when employees try to use information to overestimate the estimated resources needed or reduce the estimated income that can be achieved to make it easier for them to achieve cost efficiency and performance targets, so that they get better performance evaluation scores. In terms of accounting, organizations try to prevent or reduce slack behavior because it has consequences for the loss of opportunities for profits or increased costs. This study aims to conduct laboratory experiments to test the role of self-certification as a variable capable of mitigating budget slack behavior. The participants who will be used in this study are S1 and S2 students of YKPN College of Economics, Yogyakarta. The reason for choosing students as participants is because the assignments given in this experiment only require individual general cognitive abilities, not special abilities that require judgment and individual work experience. Research data collection was carried out using a 1 x 2 experimental design between subjects. The experiment will be carried out using a computer-assisted program. The assignment given was the assignment of "symbol matching" adopted from Nahartyo (2012). Budget slack variables are measured based on the variance between estimation and realization of the success of the task. Variable manipulation of self-certification against participants will be inserted in experimental case material. The hypothesis was tested using ANOVA statistical tools, by comparing the average variance between manipulation groups and control groups. Keywords: budgetary slack; self-certification; budget participation ABSTRAKPartisipasi anggaran memunculkan masalah perilaku oportunis berupa slack anggaran. Slack anggaran terjadi pada saat pegawai mencoba memanfaatkan informasi untuk melebihkan estimasi sumber daya yang dibutuhkan atau menurunkan estimasi pendapatan yang mampu dicapai agar memudahkan mereka mencapai efisiensi biaya dan target kinerja, sehingga mendapat skor evaluasi kinerja yang lebih baik. Dari sudut pandang akuntansi, organisasi mencoba untuk mencegah atau mengurangi perilaku slack karena memiliki konsekuensi terhadap hilangnya peluang keuntungan atau peningkatan biaya. Penelitian ini bertujuan melakukan eksperimen laboratorium untuk menguji peran sertifikasi diri (self-certification) sebagai variabel yang mampu memitigasi perilaku slack anggaran. Partisipan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 dan S2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta. Alasan pemilihan mahasiswa sebagai partisipan adalah karena penugasan yang diberikan dalam eksperimen ini hanya membutuhkan kemampuan kognitif umum individu, bukan berupa kemampuan khusus yang membutuhkan judgment dan pengalaman kerja individu. Pengumpulan data penelitian dilakukan menggunakan desain eksperimen 1 x 2 antar subjek. Eksperimen akan dilaksanakan menggunakan program berbantuan komputer. Penugasan yang diberikan adalah penugasan “pencocokan simbol” yang diadopsi dari Nahartyo (2012). Variabel slack anggaran diukur berdasarkan variansi antara estimasi dan realisasi keberhasilan tugas. Manipulasi variabel sertifikasi diri terhadap partisipan akan diselipkan dalam material kasus eksperimen. Hipotesis diuji menggunakan alat statistik ANOVA, dengan membandingkan rata-rata variansi antar grup manipulasi dan grup kontrol.  Kata kunci : slack anggaran; sertifikasi diri; penganggaran partisipatif
MERGER BPR BKK GROGOL: SUATU TINJAUAN PROFITABILITAS DAN EFISIENSI Cahyaningtyas, Reghita Indah; Atahau, Apriani Dorkas Rambu
Modus Journals Vol 32, No 1 (2020): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v32i1.3213

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the difference in the profitability and efficiency of PD BPR BKK GROGOL before and after merger during the period 2007-2011 (before merger) and 2012-2016 (after merger). Profitability was measured using ROA and ROE indicators, while efficiency was measured using inputs; total assets, total equity and labor costs and using operating income output. Efficiency measurements are carried out using the Data Envelopment Analysis (DEA) method. To find out the difference before and after the merger t test was used (Paired Sample T-Test). The results showed no significant differences in terms of profitability, but when viewed from the efficiency level there were significant differences before and after the merger. The implications of the results of these studies are that government or local governments can consider mergers for less efficient companies..Keywords: merger; profitability; efficiency; DEA ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan profitabilitas dan efisiensi PD BPR GROGOL antara sebelum dan sesudah merger selama periode 2007-2011 (sebelum merger) dan 2012-2016 (sesudah merger). Profitabilitas diukur dengan menggunakan indikator ROA dan ROE, sedangkan efisiensi diukur dengan menggunakan input; total asset, total ekuitas dan biaya tenaga kerja dan menggunakan output laba operasi. Pengukuran efisiensi dilakukan dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Untuk mengetahui perbedaan antara sebelum dan sesudah merger, penelitian ini menggunakan t test (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan profitabilitas, namun dari sisi efisiensi terlihat adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Implikasi hasil penelitian ini adalah pemerintah pusat dan daerah dapat menggunakan merger untuk perusahaan-perusahaan yang kurang efisien. Kata kunci: merger; profitabilitas; efisiensi; DEA
PENINGKATAN IDEOLOGI ETIS MELALUI PEMBELAJARAN ETIKA BISNIS Sri Widodo, Herman Yosef
Modus Journals Vol 32, No 1 (2020): MODUS
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v32i1.3193

Abstract

ABSTRACTEthical idelogy is very important in developing attitudes of students that will become leaders in business and political institution. The way to strengthen ethical ideology of students  can be done by educating them through Business and Professional Ethics. Leaders with strong ethical ideology will behave in the best interest of the organization as a whole; on the other hand leaders with weak ethical ideology will maximize their own interest in the expense of organizations? interest. Many scholars believe that young adulsts cannot be taught ethics because they already have stable values. On the other hand so many researches found that young adults can improve their ethical values during the process of ethical trainings as well as in the process of ethical education in higher learning institution. The purpose of this research is to examine whether ethical ideology can be impoved during the process of education by following Business and Professional Ethics subject.  For this purpose, the data were collected from students of Business and Professional Ethics. The result of this research shows that in the process of education, students can improve their ethical ideology significantly. Keywords: ethics can be taught; ethics cannot be taught; ethical ideologyABSTRAKIdeologi etis merupakan hal yang sangat penting di dalam proses pembentukan sikap mahasiswa-mahasiswa yang merupakan calon pemimpin dalam institusi bisnis dan politik. Salah satu cara untuk meningkatkan ideologi etis mahasiswa adalah mendidik mereka melalui pembelajaran Etika Bisnis dan Profesi. Para pemimpin dengan iedologi etis yang kuat akan bertindak demi kepentingan organisasi secara keseluruhan; sebaliknya, para pemimpin dengan ideologi etis yang lemah cenderung memaksimalkan kepentingan mereka sendiri dan mengorbankan kepentingan organisasi. Banyak ahli meyakini bahwa orang-orang dewasa muda tidak dapat diberikan pendidikan etika karena mereka sudah memiliki nilai-nilai yang stabil. Namun demikian, banyak penelitian yang menemukan bahwa orang-orang dewasa muda dapat meningkatkan nilai-nilai etis mereka melalui pembelajaran di institusi pendidikan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ideologi etis dapat ditingkatkan melalui proses pembelajaran Etika Bisnis dan Profesi. Data penelitian ini diperoleh dari para mahasiswa kelas Etika Bisnis dan Profesi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui proses pendidikan, para mahasiswa dapat meningkatkan ideologi etis mereka secara signifikan.Kata kunci: etika dapat diajarkan; etika tidak dapat diajarkan; ideologi etis

Page 10 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2013 2025