cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Neo Societal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 272 Documents
STRATEGI PERAN GANDA IBU RUMAH TANGGA PEDAGANG (Studi Pada Pedagang Pakaian Di Pasar Sentral Mina-Minanga Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara) Darlis, H. Jamaluddin Hos, dan Hj. Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.21 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i1.9502

Abstract

Tujuan penelitian ini: (1) Untuk mengetahui strategi pelaksanaan peran ganda antara peran sosial dan peran ekonomi rumah tangga pedagang pakaian di pasar sentral Mina-minanga. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat peran ganda ibu rumah tangga pedagang pakaian di pasar sentral Mina-minanga. Metode dalam penelitian ini: 1) teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, dan penelitian lapangan, 2) teknik analisis data yakni seluruh hasil data yang dikumpulkan ataupun diperoleh dalam hasil penelitian akan dianalisa secara kualitatif. Hasil penelitian ini: strategi pelaksanaan peran ganda yaitu (a) mengatur waktu (b) mengendalikan tingkat pengeluaran rumah tangga/berhemat; (c) memanfaatkan pendapatan untuk menabung dan investasi; (d) memanfaatkan jaringan sosial; Faktor Pendukung yaitu: (a) faktor ekonomi; (b) faktor pendidikan; (c) kesempatan kerja; (d) waktu; Faktor Penghambat yaitu barang dagangannya tidak setiap hari laku dan harus memperbaharui barang dagangannya dan aktifitas sebagai ibu rumah tangga terhambat diakibatkan sibuknya mengurus dagangannya supaya laris, sehingga mengakibatkan anak-anaknya tidak diurus ketika pulang sekolah keluyuran tidak ada yang atur.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP SUNAT TRADISIONAL (Studi di Desa Sainoa Indah Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan) Rahiudin, Syaifudin S. Kasim, Tanzil
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.771 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i2.9507

Abstract

Penelitian ini bertujuan a) untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap sunat tradisional di Desa Sainoa Indah Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan?, b) Untuk mengetahui proses pelaksanaan sunat tradisional di Desa Sainoa Indah Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan?, c) Untuk mengtahui faktor-faktor yang menyebabkan eksistensi sunat tradisional di Desa Sainoa Indah Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan? Hasil penelitian menunjukkan bahwa a)persepsi masyarakat terhadap sunat tradisional adalah adanya keyakinan bahwa sunat tradisional adalah bagian ajaran agama yang harus dipatuhi, selain itu sunat tradisional juga dilatarbelakangi oleh adanya keyakinan bahwa sunat tradisional adalah tradisi leluhur yang harus dilestarikan, dan adanya kepercayaan “sani” tradisional menyimpan najis dan kotoran. b) merupakan sebuah tradisi yang ada di Desa Sainoa Indah, sehingga dalam pelaksanaannya dirayakan secara terbatas atau sederhana. Proses sunat tradisional berlangsung dalam 3 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap sesudah pelaksanaan sunat tradisional. Proses pelaksanaan sunat tradisional dilakukan oleh dukun atau Bisa. c) Faktor-faktor penyebab bertahannya sunat tradisional yaitu: 1) adanya keyakinan bahwa sunat tradisional adalah tradisi leluhur yang harus dilestarikan, 2) adanya kepercayaan membuang najis dan kotoran,  3), faktor kesakralan dari sunat tradisional, 4) faktor kewajiban sosial dari sunat tradisional, 5) faktor fungsional dari tradisi sunat tradisional.
KONFLIK SOSIAL PADA PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi di Desa Lamboo Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan) Naska Widayanti Syaifudin S. Kasim, dan Ambo Upe
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.05 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i1.7028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan konflik sosial pada pemilihan kepala desa, dan bentuk resolusi konflik sosial pada pemilihan kepala desa di Desa Lamboo Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dimana informan yang dipilih terdiri dari 15 informan yakni 2 calon kepala desa, 1 tokoh agama, 4 tokoh pemuda, dan 8 sebagian dari pen-dukung calon kepala desa. Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sumber data dalam penelitian ini data primer dan data sekunder, sedangkan pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab konflik dalam pemilihan kepala desa, meliptui: (1) Sikap ambisius antar masyarakat pendukung calon; (2) Tidak mau menerima kekalahan; (3) Perbedaan kepentingan antara individu/kelompok. Adapun bentuk resolusi konflik sosial pada pemilihan kepala desa yaitu melalui proses mediasi dengan menghadirkan orang ketiga yang dijadikan sebagai penengah yang sifatnya tidak memihak salah satu kubuh yang sedang berselisih, dilakukan pada saat ada acara-acara di Desa Lamboo Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan seperti acara pernikahan, aqiqah, dan tahlilan yang bertujuan untuk memper-temukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan penyelesaian.Kata Kunci: Konflik Sosial, Pemilihan, Kepala Desa.
FUNGSI BUDAYA MESOKO DALAM SOLIDARITAS MASYARAKAT TOLAKI (Studi Pada Masyarakat di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan) Dewianti, H. Sulsalman Moita, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.634 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i1.9512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi budaya Mesoko dalam solidaritas masyarakat Tolaki serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi bertahannya budaya Mesoko dalam kehidupan masyarakat di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi budaya Mesoko dalam solidaritas masyarakat Tolaki di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, terdapat 5 fungsi yakni (1) menjaga keutuhan dan kekeluargaan, (2) sebagai sarana solidaritas, (3) sebagai sosial kontrol, (4) terpenuhinya kebutuhan fisik/non fisik, (5) aplikasi budaya Mesoko yang cenderung lebih membantu dalam hal perkawinan maupun bantuan biaya pendidikan. Adapun faktor-faktor apa yang mempengaruhi bertahannya budaya Mesoko dalam kehidupan masyarakat adalah (1) kuatnya ikatan modal sosial dalam kehidupan masyarakat, (2) peranan lembaga keluarga yang cenderung masih membudayakan tradisi Mesoko terhadap anak-anaknya, serta (3) kepemimpinan informal yang dimiliki oleh para tokoh adat serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya dalam mempertahankan budaya Mesoko.
AKULTURASI BAHASA DAERAH DAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DI KELURAHAN BONEOGE KECAMATAN LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH Nirman, Jamaluddin Hos, dan Hj. Suharty Roslan
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.599 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i1.9517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses akulturasi bahasa daerah di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah; dan untuk mengetahui penyebab terjadinya perubahan sosial budaya di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang berlangsung pada bulan Desember 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam menentukan informan dilakukan secara Purposive sampling, yaitu teknik penetuan informan, yaitu Toko Adat, Lurah Boneoge, Kepala Rumah Tangga, dan masyarakat yang berada dalam Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang berjumlah 17 orang. Jenis data yang diambil dan digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu pengamatan (observasi), wawancara (interview), dan studi dokumentasi (documentation). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses akulturasi bahasa daerah di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah dipengaruhi oleh masyarakat pendatang dan masyarakat perantau dan penyebabperubahan sosial budaya di Kelurahan Boneoge
INTERAKSI SOSIAL ANTAR KOMUNITAS (Studi Sosio-Antropologi Pada Etnik Bugis dan Etnik Muna Di Kelurahan Alolama Kecamatan Mandongan Kota Kendari) Rahmat Rullah, Jamaluddin Hos, Peribadi
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.268 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i1.9522

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk interaksi sosial antara Etnik Muna dan Etnik Bugis di Keluarahan Alolama Kecamatan Mandonga Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui fakt-faktor apa yang mempengaruhi interaksi sosial antara Etnik Muna dan Etnik Bugis di Keluarahan Alolama Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Metode dalam penelitian ini adalah : Penelitian deskriptif kualitatif yaitu mendeskriptifkan secara ilmiah mengenai bentuk hubungan interaksi antar Etnik Muna dan Etnik Bugis dan faktor penghambat dan  pendukung interaksi antara Etnik Muna dan Etnik Bugis. Penentuan informan dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yang berjumlah 15 orang data data dalam penelitian ini diperoleh melalui pangamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokemun serta di analisisi secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa bentuk sosial antar komunitas (studi sosio-antropologi pada Etnik Bugis dan Etnik Muna di keluarahn alolama Kecamatan Mandonga Kota Kendari) benar-benar membawa pengaruh yang cukup besar terhadap kedua etnuk dimana pada bentuk interaksi sosialnya yaitu assosiatif dan dissosiatif terdapat kerjasama, asimilasi, akulturasi amalgamasi dan persaingan dan factor-faktor yang memengaruh terjadinya interaksi adalah faktor imitasi, identifikasi, sugesti dan simpati
HUBUNGAN ANTARA MASYARAKAT LOKAL DENGAN MASYARAKAT TRANSMIGRAN DALAM ADAPTASI PERTANIAN (Studi Di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan) Justian, Juhaepa, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.077 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i0.9527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adaptasi masyarakat lokal (etnis Tolaki) dengan masyarakat Transmigran (Etnis Jawa). Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan, dengan pertimbangan bahwa di lokasi penelitian ini dalam kehidupan sehari-hari menggambarkan hubungan sosial antara masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran. Tipe penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif yaitu tipe penelitian yang menggunakan pemaparan data pada umumnya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi. Informan penelitian ini terdiri masyarakat lokal dalam hal ini etnis Tolaki sebanyak 7 orang dan masyarakat transmigran atau etnis Jawa sebanyak 7 orang, total jumlah informan adalah 14 orang. Berdasarkan hasil wawancara dari semua informan menemukan hasil mengenai adaptasi masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran, Hubungan Sosial masyarakat lokal dan Masyarakat Transmigran pada Sistem Mata Pencaharian di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan Kerjasama antara masyarakat lokal (Etnis Tolaki)  dan masyarakat transmigran (etnis Jawa)  dalam Membuka Lahan Pertanian, Dan Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Menanam, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Memelihara Hasil Tani, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam memanen Hasil Pertanian
STRATEGI ADAPTASI TRANSMIGRAN SUKU JAWA DI DAERAH TUJUAN TRANSMIGRASI (Studi Desa Mekar Jaya Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan) Juniati Ningsih, Hj. Suharty Roslan, Dewi Anggraini
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.906 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i0.9532

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah:(1). Untuk mengetahui strategi adaptasi transmigran Suku Jawa di daerah transmigrasi (2). Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi transmigran Suku Jawa dalam beradaptasi di daerah transmigrasi. Manfaat penelitian: (1). Memberikan sumbangsi pemikiran dalam pemikiran pengetahuan secara luas khususnya strategi adaptasi warga transmigrasi (2). Sebagai bahan acuan dan informasi dalam merumuskan kebijakan dalam upaya untuk memberikan pemahaman kepada warga transmigrasi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mekar Jaya Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Penentuan informasi dilakukan secara purposive sampling (secarasengaja) dengan jumlah informan 15 orang dan data penelitian ini diperoleh melalui observasi (pengamatan), interview (wawancara) serta dianalisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1). Strategi adaptasi transmigran Suku Jawa di daerah tujuanya itu: a). Pilihan pekerjaan, b). Proses interaksi, c). Penyesuaian budaya, (2). Kendala-kendala yang dihadapi lingkungan transmigran: a). Kondisi fisik lingkungan: potensi alam (SDA), letak geografis, dan kondisi tanah, b). Kondisi ekonomi: pendapatan, lapangan kerja, dan kebutuhan sehari-hari, c). Kondisi sosial: sistem budaya, sistem interaksi, dana daptasi sosial.
DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP DINAMIKA SOSIAL DI PEDESAAN (Studi di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna) Jarot Pangestu, Jamaluddin Hos, Ambo Upe
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.882 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak teknologi informasi (handphone dan televisi) terhadap dinamika sosial di pedesaan, khususnya di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menentukan informan secara snowball sampling yaitu penentuan informan menggunakan teknik bola salju. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, dinamika sosial yang terjadi di dalam masyarakat Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna yang di sebabkan dari berbagai alat teknologi informasi berupa handphone dan televisi. Dinamika sosial yang terjadi akibat dampak negatif teknologi informasi hanphone yaitu mengurangi silaturahmi antar sesama masyarakat, berkurangnya dan menghambat interaksi langsung atau interaksi tatap muka. Dinamika sosial yang terjadi akibat positif teknologi informasi handphone yaitu mempermudah proses interaksi sosial, memberikan banyak informasi dan pengetahuan. Dinamika sosial yang terjadi akibat dampak negatif teknologi informasi televisi yaitu menghambat proses sosialisasi di dalam keluarga, Dinamika sosial yang terjadi akibat dampak positif teknologi informasi televisi yaitu menambah wawasan dan pengetahuan, memberikan banyak informasi.
DAMPAK PERKAWINAN USIA DINI (Studi di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan) Umar, Hj. Suharty Roslan, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.025 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i0.9537

Abstract

Penelitian ini bertujuanm untuk mengetahui faktor penyebab perkawinan usia dini di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana dan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat perkawinan usia dini di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 17 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkawinan usia dini yang terjadi di desa waemputtang disebabkan karena adanya beberapa faktor yaitu: faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor orang tua, faktor media elektronik. Perkawinan usia dini di Desa Waemputtang menimbulkan beberapa dampak yang terjadi yaitu dampak negatif dan dampak positif. Dampak negatif yang ditimbulkan terhadap suami istri, dampak terhadap orang tua dan dampak terhadap anak-anaknya. Sedangkan dampak positif perkawinan usia dini yaitu dapat mengurangi beban ekonomi orang tuanya dan dapat mencegah terjadinya perzinaan.