cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Neo Societal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 272 Documents
DAMPAK SOSIAL MINUMAN KERAS (Studi Pada Remaja di Desa Maabhodo Kecamatan Kontunaga) Haikul Randa Bali, Bahtiar, dan Ambo Upe
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.165 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Dampak Sosial Minuman Keras di Desa Maabhodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Informan penelitian sebanyak 13 orang yang terdiri dari 2 Remaja 4 Orang Tua Remaja 2 Pemerintah Desa 2 Tokoh Masyarakat 2 Masyarakat setempat dan 1 Pihak Kepolisian Kontunaga. Teknik pengumpulan data terdiri dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Bagaiman Dampak Sosial Minuman Keras di Desa Maabhodo. Dampak sosial minuman kerasberupa perilaku menyimpang seperti perkelahian antar remaja dan ugal-ugalan di jalanan. Hal ini tentunya berdampak juga pada keluarga, seperti rusaknya nama baik keluarga, buruknya hubungan antar orang tua dan anak dan terjadi tindak kekerasan dalam keluarga. Selain itu berdampak pula pada lingkungan sosial seperti memberi contoh yang tidak baik bagi remaja lainnya dan mengganggu kenyamanan masyarakat setempat.
PROBLEMATIKA SOSIAL MASYRAKAT SEKITAR AKTIVITAS PERTAMBANGAN NIKEL PT SAMBAS MINERALS MINING (Studi Di Desa Watudemba Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan) Gusbin, Sulsalman Moita, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.302 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masalah sosial masyarakat sekitar kegiatan penambangan nikel di Desa Watudemba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk teknik untuk menentukan informan, Pengambilan Sampel Purposive digunakan. Teknik analisis data berlangsung atau mengalir (flow model analysis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan penambangan nikel di Desa Watudemba memiliki masalah sosial masyarakat sekitar termasuk: (1) Konflik antara masyarakat dan manajemen tambang; (2) Pengabaian tanah yang telah dikelola oleh tambang; (3) Mengurangi kegiatan gotong royong di antara masyarakat sekitar tambang.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN WISATA MAOBU DI DESA LALIBO KECAMATAN MAWASANGKA TENGAH KABUPATENBUTON TENGAH Innuh Indrawan, Muh. Arsyad, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 3, No 4 (2018): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.762 KB) | DOI: 10.52423/jns.v3i4.7718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam dalam pengembangan objek wisata Maobu di desa Lalibo. 2) Untuk mengetahui Faktor-faktor yang menjadi pendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata Maobu di desa Lalibo. Penelitian ini menggunakan teknikpuposive sampling yaitu teknik  penentuan informan secara sengaja, yakni peneliti telah menentukan responden menjadi sampel penelitiannya dengan anggapan atau menurut pendapatnya sendiri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata maobu di desa Lalibo meliputi 2 yaitu: partisipasi masyarakat dalam bentuk nyata dan partisipasi dalam bentuk tidak nyata,  partisipasi nyata contohnya partisipasi dalam bentuk tenaga dengan cara gotong royong melakukan kerja bakti, dan partisipasi dalam bentuk uang dimana masyarakat memberikan sumbangan guna mengembangkan objek wisata dan menghibahkan tahan kepada dinas pariwisata. Sedangkan partisipasi dalam bentuk tidak nyata berisi ide/gagasan, kritik, dan saran dalam pengembangan objek wisata Maobu. Faktor-faktor yang menjadi pendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata Maobu meliputi kemauan masyarakat untuk berpartisipasi karena masyarakat sadar bahwa objek wisata Maobu adalah ikon desa setempat, serta kemampuan merupakan pendorong bagi masyarakat untuk sadar dalam mendukung perkembangan wisata Maobu, dan kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan objek wisata Maobu.
PERAN GANDA ORANG TUA TUNGGAL DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN KELUARGA (Studi Di Desa Tambakua Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara) Ikawati Moita, Juhaepa, Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 4 (2019): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.082 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i4.8945

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam terkait dengan Strategi single father (duda) dalam menyelesaikan tugas domestik (rumah tangga), dan Strategi single father dalam memenuhi kebutuhan domestik keluarga di Desa Tambakua Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi Penelitian Desa Tambakua Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara, teknik pengumpulan data melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan, yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini adalah bahwa suami yang berstatus sebagai duda di Desa Tambakua  harus bisa menjalankan dua peran yaitu peran suami itu sendiri dalam mencari nafkah serta menggantikan peran sang isteri di dalam rumah tangga. Ketika mencari nafkah selain pekerjaan pokok yang dilakukan mereka juga mempunyai pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mereka juga membiasakan untuk menyimpan penghasilannya. Suami selalu berusaha menciptakan suatu keakraban dalam rumah tangga dan suami juga selalu memprioritaskan pendidikan pada anak. Ayah selalu protektif dalam melindungi anak dengan cara memberikan batasan-batasan bermain pada anak. Dalam hal kasih sayang suami mampu mengganti kasih sayang yang biasanya diberikan ibu kepada anak, ayah memberikan kasih sayang dan perhatian lebih kepada anak dengan selalu mengajak anak jalan-jalan. Walaupun terkadang ayah juga harus menitipkan anaknya kepada saudaranya ketika ia sudah mulai sibuk untuk bekerja.
EKSISTENSI ADAT KARIA’A AJAMANI DI KELURAHAN WALI KECAMATAN BINONGKO KABUPATEN WAKATOBI Lismawati, Muhammad Rusli, Tanzil
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 4 (2019): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.809 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i4.8090

Abstract

Tujuan  dari penelitian ini adalah:  (1) untuk mengetahui eksistensi adat karia’a ajamani di Kelurahan Wali dan (2) untuk mengetahui peran tokoh adat dalam mempertahankan adat karia’a ajamani agar tetap eksis di Kelurahan Wali. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kelurahan Wali Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan berjumlah 7 orang dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan model Miles dan Hubermas yang dimulai dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Eksistensi adat karia’a ajamani masih terus bertahan dan dilaksanakan oleh masyarakat selama kurun waktu 8 tahun sekali karena merupakan warisan leluhur juga karena mengandung makna yang sampai saat ini masih diyakini oleh masyarakat. Dan bukti yang terlihat dari eksistensi adat karia’a ajamani adalah dari prosesi pelaksanaannya masih sama dari dulu hingga sekarang dengan tiga tahap pelaksanaan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap perayaan. (2) Peran tokoh adat dalam mempertahankan eksistensi adat karia’a ajamani agar tetap eksis di Kelurahan Wali yaitu dengan memberikan sosialisasi, memberikan teladan, dan memelihara tradisi.
KONSEKUENSI SOSIAL IBU RUMAH TANGGA YANG BERPERAN GANDA DI SEKTOR PUBLIK (Studi Di Desa Tanggobu Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe) Meri Andani, Jamaluddin Hos, Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.583 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i1.9498

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Untuk mengetahui penyebab ibu rumah tangga menjalankan pekerjaan di sector public di Desa Tanggobu Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe; (2) Untuk mengetahui konsekuensi sosial ibu rumah tangga yang berperan ganda di Desa Tanggobu Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe. Informan penelitian ini berjumlah 19, selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan data kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penlitian ini adalah dengan melalui penelitian lapangan yang dilakukan dengan teknik pengamatan dan teknik wawancara dan selanjutnya dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab ibu rumah tangga melakukan pekerjaan di sektor publik adalah: (1) faktor ekonomi, (2) factor sosial, (3) faktor waktu. Konsekuensi sosial ibu rumah tangga yang berperan ganda di sektor publik adalah: (1) terhadap pendidikan anak, (2) terhadap pelayanan suami, dan (3) terhadap pengelolaan rumah tangga.
PELAKSANAAN TRADISI DUATA (PENGOBATAN) PADA MASYARAKAT BAJO (Studi di Desa Mola Selatan Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi) Suharty Roslan, dan Megawati Asrul Tawulo, Erlianti,
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.446 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i1.9503

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pelaksaan tradisi Duata (pengobatan) pada masyarakat Bajo di Desa Mola Selatan Kabupaten Wakatobi (2) Untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung pada tradisi Duata (pengobatan) pada masyarakat Bajo di Desa Mola Selatan Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi dan (3) Untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam mempertahankan tradisi Duata (pengobatan) pada masyarakat Bajo di Desa Mola selatan Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. Sumber data penelitian ini menggunakan data primer yaitu data melalui kegiatan observasi dan wawancara guna menjawab permasalahan penelitian dan data sekunder yaitu data yang berupa catatan-catatan dan dokumentasi tentang keadaan geografis lokasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara mendalam dan observasi. Untuk tehnik pengambilan sampel digunakan tehnik Snowball  sampling.  Tehnik analisis data yang  digunakan  yaitu  analisis model interaktif yang menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA IBU RUMAH TANGGA PERANTAU Eti Maronta, Juhaepa, Dewi Anggraini
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.328 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i2.9508

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kondisi sosial ekonomi keluarga ibu rumah tangga perantau di Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah dan faktor-faktor apakah yang mendorong dan menarik para ibu rumah tangga merantau dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi keluarga ibu rumah tangga perantau di Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah .Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Lakudo Kacamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui penelitian lapangan yaitu observasi dan wawancara mendalam dengan informan 10 keluarga ibu rumah tangga perantau yang dipilih secara sengaja (purposive sampling) yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi sosial ekonomi keluarga ibu perantau di Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah dari segi sosial bahwa masyarakat Lakudo sudah menyadari bahwa pendidikan sangatlah penting dalam kehidupan sehingga para ibu rumah tangga rela merantau demi menyekolahkan anak-anak mereka dan interaksi yang terjalin antara masyarakat Lakudo dan para ibu penrantau terjalin cukup baik. Dari segi ekonomi menujukan bahwa para ibu rumah tangga perantau ini dapat memenuhi kebutuhan hidup dalam keluarganya melalui kiriman yang dikirimkan setiap bulannya dan dapat menyekolahkan anak-anak mereka melalu pendapat mereka di daerah rantau.
POLA JARINGAN SOSIAL EKONOMI MIGRAN BUGIS SEBAGAI PEDAGANG SAYUR (Studi di Pasar Baruga Kota Kendari) Nilam Sari, Muh. Arsyad, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.263 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i0.9514

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui jarinag sosial ekonomi migran Bugis sebagai pedagang sayur di pasar Baruga Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mendorong dan penghambat masyarakat Bugis migran memilih menjadi pedagang sayur di Pasar Baruga Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Baruga Kota Kendari. Penentuan informasi dilakukan secara purposive sampling yaitu teknik penentuan informan secara sengaja yang berjumlah 16 orang dan data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan interview serta dianalisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jaringan sosial ekonomi migran di Pasar Baruga Kota Kendari berjalan dengan baik dan faktor-faktor yang memengaruhi adalah faktor keinginan dan kondisi sosial ekonomi.
Muh. Rusli, dan Tanzil Wa Ode Amanah, Muh. Rusli, Tanzil
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.765 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i1.9518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertama hubungan kenalan remaja dengan fungsi sosial keluarga, kedua untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja, dan yang ketiga untuk mengetahui upaya-upaya yang idlakukan untuk menanggulangi kenakalan remaja. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melalui penelitian lapangan yang dilakukan dengan tekhnik wawancara, observasi, dengan menggunakan 20 orang informan selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) hubungan kenakalan remaja dengan fungsi sosial keluarga dilihat dari (1) Hubungan antara pekerjaan orang tua dengan tingkat kenakalan remaja (2) Hubungan antara keutuhan keluarga dengan tingkat kenakalan remaja (3) Hubungan antara kehidupan beragama keluarga dengan tingkat kenakalan remaja. (b) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja bersumber pada pertama, lingkungan keluarga. Kedua lingkungan masyarakat. Ketiga lingkungan sekolah. (c) Upaya-upaya untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja yaitu dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Ketiga hal tersebut saling berkaitan untuk menanggulangi kenakalan remaja.