Articles
272 Documents
PERAN PEMUKA MASYARAKAT DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK DI GUNUNG JATI KECAMATAN KENDARI BARAT
Lilin Handriani, Bahtiar, dan Hj. Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.514 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9523
Problems in Research It Is What Community Leaders Role in Resolving Conflict In Gunung Jati subdistrict of West Kendari. This study aims to describe the role of Community Leaders, Local Government And Public Institutions to Address Conflict Inter-group in the Village Gunung Jati And Jati Mekar Village Kendari. This research Located In Village Gunung Jati And Mekar Jati village. This research Implemented With How to Collect Data Through Observation Form Field Research And Depth interview. Results of this study indicate that role of the Government of the District, Public Agencies, as well as The Police's been running as it should be complied with Tasks and Functions of Each For The First In Decision Making and Policy Although Handling Government is still quite weak, Will but in this case the Local Government Neutral Position already without distinction to Each Lain.Untuk resolving the conflict in the Village Gunung Jati And Jati Mekar Village, Village Government And Community Leaders To mediation order for this problem to Achieve Peace Point.
DAMPAK PEMEKARAN WILAYAH DESA TERHADAP PELAYANAN PUBLIK (Studi Di Desa Kaumbu Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton)
Mega Ardana Anaisa, Juhaepa, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.125 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i0.9528
Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimanakah dampak pemekaran Desa Kaumbu terhadap pelayanan publik setelah terbentuk menjadi Desa baru dan 2). Apakah faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik di Desa Kaumbu Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui dampak pemekaran Desa Kaumbu terhadap pelayanan publik setelah terbentuk menjadi Desa baru dan 2). Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik di Desa Kaumbu Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Kaumbu, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton. Informan penelitian diperoleh dengan menggunakan purposive sampling (disengaja). Informan yang telah diambil dalam penelitian ini sebanyak 15 orang dan data penelitian ini deproleh melalui observasi (pengamatan), interview (wawancara) dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dampak pemekaran wilayah Desa terhadap pelayanan publik pada Desa Kaumbu berdampak positif dan negatif terhadap masyarakat Desa Kaumbu terkait pelayanan di bidang administrasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik di Desa kaumbu adalah 1). Rendahnya tingkat pendidikan dan Keterampilan Aparat dan Masyarakat Desa kaumbu dan 2). Kurangnya sarana dan prasarana di Kantor Desa Kaumbu.
REVITALISASI LEMBAGA KUD DAN GAPOKTAN (Studi di Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan)
Risky Dwi Alamsyah, Bahtiar, Peribadi
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.77 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i0.9533
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah strategis dalam upaya revitalisasi KUD dan Gapoktan. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif yang dilaksanakan di Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah teknik snowboll (bola salju) yaitu peneliti akan mewancarai informan kunci terlebih dahulu, kemudian meminta rekomendasi untuk informan berikutnya sampai pada data jenuh. Teknik pengumpulan data baik data primer maupun data sekunduer diperoleh melalui studi kepustakaan (library reseach), penelitian lapangan (field research), pengamatan langsung, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini adalah langkah strategis dalam paya revitalisasi lembaga KUD yaitu: (1) Melakukan repositioning image KUD. (2) KUD dilibatkan secara aktif dalam kegiatan revitalisasi pertanian. (3) Pemerintah bekerjasama dengan KUD dalam melengkapi sarana dan prasarana pertanian. (4) KUD diberikan keleluasaan yang bertangungjawab. Kemudian langkah strategis dalam paya revitalisasi lembaga Gapoktan yaitu; (1) Mekanisme kerja gapoktan dalam meningkatkan pegetahuan anggotanya. (2) Usaha yang dilakukan gapoktan dalam merubah pola pikir petani. (3) Mekanisme gapoktan sebagai mediator dalam memenuhi kebutuhan modal untuk usaha pertanian anggotanya. (4) mekanisme gapoktan dalam mengkoordinasi hasil produksi pertanian agar mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi.
EKSISTENSI BUDAYA KASEISE (TOLONG-MENOLONG) DALAM PENYELENGGARAAN PERNIKAHAN SUKU MUNA (KAKAWI/KAGA)
Julaman K., Bahtiar, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.042 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v4i3.7706
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk budaya kaseise, nilai-nilai sosial kaseise, dan faktor yang menyebabkan budaya kaseise dalam penyelenggaraan Pernikahan Suku Muna (kakawi/kaga) masih tetap eksis di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu data melalui kegiatan observasi, dan wawancara guna menjawab permasalahan penelitian dan data sekunder yaitu data berupa catatan-catatan dan dokumentasi tentang keadaan geografis lokasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa budaya Kaseise dalam penyelenggaraan pernikahan suku Muna (Kakawi/kaga) di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi mempunyai empat bentuk yaitu Kaseise dalam bentuk uang, Kaseise dalam bentuk bahan makanan, Kaseise dalam bentuk alat-alat dapur dan Kaseise dalam bentuk non materi. Nilai-nilai sosial yang terkandung pada budaya Kaseise dalam penyelenggaraan Pernikahan suku Muna (kakawi/kaga) di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi yaitu nilai religi/agama, nilai kebersamaan, dan nilai ekonomi. Adapun faktor yang menyebabkan budaya Kaseise dalam penyelenggaraan pernikahan suku Muna (Kakawi/kaga) masih tetap eksis di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi karena dua faktor yaitu faktor pengembangan budaya dan faktor kewajiban sosial.
PERAN TOKOH ADAT DALAM PENYELESAIAN PERSELISIHAN WARGA MASYARAKAT MENURUT HUKUM ADAT MUNA (Studi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna)
Wa Ode Yusnaniar, Bahtiar, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.596 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i0.9538
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perselisihan yang terjadi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna dan untuk mengetahui peran tokoh adat dalam penelesaian perselisihan warga masyarakat di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, dimana data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari sejumlah informan penelitian melalui tahapan wawancara dengan jumlah informan sebanyak 12 orang yakni 4 orang informan kunci, 7 orang masyarakat serta 1 orang informan pendukun. Dan data sekunder yaitu data yang berupa cataan-catatan dari dokumen yang terdapat di kantor Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna mengenai jumlah penduduk dan data relevan dengan permasalahan penelitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk perselisihan yang terjadi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna yaitu (a) sengketa tanah (b) perselisihan dalam perkawinan (c) perkelahian antar pemuda. (2) peran tokoh adat dalam penyelesaian perselisihan yang terjadi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna yaitu (a) peran dalam pemeriksaan sengketa (b) peran dalam persidangan pidana dan perdata (c) dalam pemulihan sengketa atau perselisihan.
SRATEGI JANDA DALAM MEMENUHI NAFKAH KELUARGA (Studi Kasus di Desa Anduna Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan)
Alniyanti, Jamaluddin, dan Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.109 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v4i3.7673
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial ekonomi janda, kendala-kendala yang dihadapi janda dalam memenuhinafkah keluarga, dan strategi janda dalam memenuhi nafkah keluarga.Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu dengan menentukan individu yang dianggap dapat memberi informasi sesuai dengan kriteria-kriteria yang relevan dengan objek penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi janda dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu aspek ekonomi,aspek pendidikan,aspek komsumsi, dan aspek kesehatan. Sedangkan masalah-masalah yang sering dihadapi janda yaitu adanya masalah ekonomi diantaranya biaya pendidikan anak-anaknya dan kebutuhan makan sehari-hari, kemudian adanya masalah emosional dimana seorang janda yang telah ditinggal cerai mempunyai masalah emosi yang berbeda- beda dimana para janda harus belajar sabar, tegar dalam menjalani hidup tanpa seorang suami dan menerima keadaan, kemudian masalah emosional dimana interaksi seorang janda dengan kehidupan sosialnya sebagian menutup diri dan sebagian lagi tidak menutup diri menjalani hidup seperti biasanya Selain sebagai ibu yang mendidik anak dan mengurus masalah yang ada didalam rumah tangga, janda juga berperan untuk mencari nafkah di antaranya bekerja sebagai aparat pemerintahan desa, pedagang atau berwarung dan bertani.
STUDI DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL ANTAR KELOMPOK ETNIK DI DAERAH TRANSMIGRASI KECAMATAN WONGGEDUKU KABUPATEN KONAWE
Alimuddin Alimuddin;
Jamaluddin Hos;
Muhammad Arsyad
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.788 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v4i3.8555
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis dinamika interaksi sosial antarkelompok etnik di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis secara kualitatif pula. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data wawancara dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika interaksi sosial antar kelompok etnik yang terdiri dari etnik Jawa, Bali, Sunda, Sumba, Bugis dan Tolaki di daerah transmigrasi bersifat dinamis. Kerjasama antar kelompok etnik dalam melaksanakan pekerjaan bertani dan berkebun serta toleransi dan saling silaturahmi antar warga yang ada di daerah transmigrasi. Interaksi dalam persaingan usaha untuk mencapai hasil usaha yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Interaksi dalam menyelesaikan konflik-konflik yang terjadi di dalam masyarakat antar kelompok etnik seperti sengketa lahan, kawin lari dan perkelahian antar remaja dan interaksi dalam mengakomodasi penyaluran bantuan sarana dan prasarana pertanian serta mengakomodasi penyelesaian konflik-konflik yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat sehingga tercapai suatu keadaan yang damai dan kondusif di daerah transmigrasi.
KONSTRUKSI SOSIAL TERHADAP CALON LEGISLATIF PEREMPUAN (Studi Pada Pemilu Tahun 2019 Kota Kendari)
Wa Ode Muharam, Sulsalman Moita, Aryuni Salpiana Jabar
Jurnal Neo Societal Vol 3, No 4 (2018): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.66 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v3i4.7945
Tujuan dalam penelitian adalah 1) mengkaji citra terkonstruksi terhadap calon legislatif perempuan pada pemilu tahun 2019 Kota Kendari .2) mengkaji kendala calon legislatif perempuan pada Pemilu tahun 2019 Kota Kendari. Dalam penelitian ini di ambil informan sebanyak 16 orang, tipe penelitian yaitu menggunakan Deskriptif Analisis, Jenis dan Sumber Data yaitu jenis data kualitatif dan Sumber Data dalam penelitian ini adalah jenis data primer dan data sekunder. Sedangkan Teknik Pengumpulan Data pada penelitian ini dilakukan melalui Observasi, Wawancara Mendalam dan Dokumentasi. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa Citra Terkonstruksi Terhadap Calon Legislatif Perempuan pada pemilu tahun 2019 Kota Kendari.Pertama, citra terbangun dari individu calon legislatif.Kedua, citra terbangn dari keluarga calon legislatif.Ketiga, citra terbangun dari masyarakat.Adapun Kendala Calon Legislatif Peremuan pada pemilu tahun 2019 Kota Kendari. Pertama, kendala tradisi organisasi politik.Kedua, kendala sistem sosial budaya.Ketiga, kendala psikologis.Keempat, kendala sosial ekonomi.
UPAYA PASANGAN YANG BELUM MEMILIKI KETURUNAN UNTUK MEMPERTAHANKAN KEUTUHAN KELUARGANYA (Studi Desa Pongo Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi)
Wa Mely, Bahtiar, Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 4 (2019): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.376 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v4i4.7687
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) problem sosial yang dihadapi keluarga yang belm mempunyai keturunan untuk mempertahankan keutuhan keluarganya di Desa Pongo Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi (2) upaya suami isteri yang belum mempunyai keturunan untuk mempertahankan keutuhan keluarganya di Desa Pongo Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di Desa Pongo Timur Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi dengan Jumlah informan 10 orang yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan cara pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa problem social yang dihadapi keluarga yang belum mempunyai keturunan untuk mempertahankan keutuhan keluarganya: a). psikologi diantaranya: 1) merasa cemas, 2) merasa kesepian, 3) tertekan. b). problem social diantaranya: 1) perselingkuhan 2) keuangan. c). keluarga besar diantaranya: 1) ketidak hadirnya seorang anak 2) mertua ikut campur 3) banding-bandingkan. Upaya keluarga tidak memiliki anak dalam mempertahankan keutuhan rumah tanganya yaitu : a). kerjasama suami istri diantaranya : 1) pupuk tabung 2) buka hati selsebarnya b). berusaha menyenangkan pasangan diantaranya : 1) mengatasi persoalan bersama 2) terus terang. 3) berusaha saling mengenal dan memahami. c). melakukan pengangkatan anak diantaranya: 1) sebagai pemancing untuk mendapatkan anak 2) adopsi. Salah satu tujuan pernikahan adalah untuk meneruskan keturunan, namun kenyatanya dalam kenyataanya tidak untuk pasangan ini yang belum memiliki keturunan tetapi keluarga in tetap harmonis.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POLITIK UANG PADA PILKADA SERENTAK (Studi Di Desa Ronta Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara)
La Ode Suprianto Muh. Arsyad, Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.824 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v2i1.9494
Tujuan penelitian ini adalah untuk nendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap politik uang (money politic) pada pemilihan kepala daerah serentak; dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap politik uang pada pemilihan kepala daerah serentak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap politik uang terdiri atas beberapa faktor yaitu: (1) faktor internal berhubungan dengan sistem yaitu kesesuaian antara kebutuhan masyarakat dengan adanya politik uang, nilai yang berhubungan dengan kegunaan adanya politik uang terhadap kehidupan masyarakat Desa Ronta, tujuan berkaitan dengan pengetahuan masyarakat terhadap tujuan adanya politik uang tersebut, (2) faktor eksternal berkaitan dengan lingkungan yang dipengaruhi oleh adanya praktik politik uang.