cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25276271     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN (JSTP) (e-ISSN: 2527-6271) merupakan "Open Acess Publications" yang diterbitkan oleh Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, dengan fokus dan ruang lingkup berupa: Teknologi Pengolahan pangan, bioteknologi pangan, keamanan pangan, mikrobiologi pangan, kimia pangan dan teknologi industri pangan.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 5 (2023):" : 15 Documents clear
Pengaruh Konsentrasi Sari Buah Nanas Terhadap Total Bakteri Asam Laktat, pH dan Keasaman Soygurt Nanas Nasution, Syahrizal; Ulfa, Masayu Nur; Ramadhanti, Annisa Nandha
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023):
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.43469

Abstract

Kacang kedelai merupakan bahan pangan yang banyak diolah. Salah satu olahan kacang kedelai adalah minuman sari kedelai yang dapat diolah lebih lanjut menjadi produk fermentasi berupa soygurt. Proses fermentasi sari kedelai tidak menghilangkan keseluruhan aroma yang tidak diinginkan sehingga perlu penambahan sari buah nanas yang bisa menghilangkan aroma tersebut serta membantu pertumbuhan bakteri asam laktat (BAL), mengatur pH dan keasaman pada soygurt yang berperan dalam menghasilkan mutu soygurt yang sesuai. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh, memperoleh konsentrasi terbaik, serta korelasi dari penambahan sari buah nanas terhadap kandungan BAL, pH dan keasaman soygurt. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga kali ulangan. Perlakuan konsentrasi penambahan sari buah nanas sebanyak 0%, 5%, 10% dan 15% serta parameter uji berupa total BAL, pH dan keasaman. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan uji ANOVA (α=95%), setiap konsentrasi sari buah nanas berpengaruh terhadap karakteristik produk soygurt. Peningkatan penambahan sari buah nanas mampu meningkatkan total BAL dan keasaman serta menurunkan pH soygurt. Penggunaan 15% sari buah nanas adalah konsentrasi terbaik yang dapat ditambahkan pada soygurt berdasarkan uji Duncan (α=95%). Selain itu, total BAL meningkat sejalan dengan penambahan konsentrasi sari nanas serta berkorelasi positif dengan keasaman (R²=0.9844) namun berbanding terbalik dengan pH pada produk soygurt (R²=0.8487).
PENGARUH PENAMBAHAN EKTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum, L.) DAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) TERHADAP SIFAT FISIK TABLET EFFERVESCENT DINI NOVITA SARI; Siti Nurlani Harahap
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.43420

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak bawang putih (Allium sativum, L.) dan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) terhadap sifat fisik tablet effervescet meliputi pemeriksaan penampilan fisik tablet dan larutan effervescent, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan tablet dan waktu larut. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 jenis perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu perlakuan perbedaan konsetrasi bubuk ekstrak bawang putih yang digunakan pada penelitian ini, yaitu: A = 10% B = 14,28% C = 18,57% D = 22,86% E = 27,14%, tablet effervescent dari bubuk ekstrak bawang putih dan ditambahkan ekstrak bunga telang sebanyak 0,2% untuk setiap perlakuan. Sehingga menghasilkan 15 unit perlakuan. Data di analisis menggunakan Analisys Of Varian (ANOVA) dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Penambahan ekstrak bawang putih dan ekstrak bunga telang berpengaruh nyata terhadap ketebalan tablet, waktu larut dan berpengaruh tidak nyata terhadap keseragaman bobot dan diameter tablet.
KARAKTERISTIK COOKIES TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus Vulgaris L.) : PUREE PISANG CAVENDISH (Musa Acuminata Cavendish) DENGAN PENAMBAHAN MARGARIN Urania, Samii’unida’ Llona; Sarofa, Ulya
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023):
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.45892

Abstract

Tepung kacang merah diketahui dapat meningkatkan kandungan protein cookies. Penambahan puree pisang cavendish pada cookies memberikan rasa, aroma dan tambahan nilai gizi namun, dapat mengurangi kerenyahan produk sehingga ditambahkan margarin yang diharapkan dapat meningkatkan kerenyahan cookies. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan organoleptik formulasi terbaik cookies kacang merah yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Penentuan formulasi terbaik melalui metode de Garmo. Formulasi ini disusun secara Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 2 kali ulangan. Faktor I proporsi tepung kacang merah : puree pisang cavendish : tepung terigu (36:24:40),(30:30:40),(24:36:40) (%b/b) dan faktor II penambahan margarin (30, 35, dan 40 gram). Data yang diperoleh dianalisa dengan ANOVA dilanjutkan uji DMRT 5%. Hasil formulasi cookies perlakuan terbaik tepung kacang merah : puree pisang cavendish : tepung terigu (30:30:40) dengan penambahan margarin 40 gram memenuhi syarat mutu Standar Nasional Indonesia (SNI 01-297-2011) yang memiliki kadar protein 5,24%, kadar air 4,75%, kadar abu 1,31%, kadar lemak 6,92%, karbohidrat 81,79%, daya serap air 4,39 ml/g, daya cerna pati in vitro 54,89% dan daya cerna protein in vitro 40,28% dengan nilai organoleptik warna 4,30, aroma 4,35 , rasa 3,85 dan tekstur 3,10. Kata kunci: Ayam tiren, Halal, Rapid test kit, Tasikmalaya.
APLIKASI TEPUNG KULIT SINGKONG (Manihot esculenta) MODIFIKASI PADA COOKIES BEBAS GLUTEN (KAJIAN: PENAMBAHAN SIRUP FRUKTOSA DAN MARGARIN) Prihandayaningsingsih, Nur Cahyani; Sarofa, Ulya; Yulistiani, Ratna
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023):
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.43531

Abstract

Pengolahan singkong menghasilkan limbah, persentase limbah kulit singkong mencapai 10-20% dari umbinya. Pemanfaatan kulit singkong dapat dijadikan produk tepung termodifikasi melalui proses fermentasi dengan Lactobacillus casei. Penerapan tepung kulit singkong yang dimodifikasi dapat dijadikan produk kue. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh margarin dan sirup fruktosa terhadap sifat cookies. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari 3 taraf dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah sirup fruktosa yang terdiri dari 3 taraf (25%, 35%, dan 45%). Sedangkan faktor kedua adalah margarin yang terdiri dari 3 taraf (65%, 75% dan 85%). Pengujian cookies secara analitik meliputi Uji Fisika (Hasil, Kekuatan Tarik dan Daya Bengkak), Uji Organoleptik dan Uji Kimia (Uji Kadar Air dan Lemak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi margarin dan sirup fruktosa tidak berpengaruh nyata terhadap sifat warna pada cookies, dengan nilai perlakuan terbaik sebesar 57,47% untuk rendemen, 4,6N untuk daya patah dan 116,98% untuk volume pengembangan. Hasil uji kimia pada cookies terbaik mempunyai kadar air 3,90% dan kadar lemak 33,95%. Uji organoleptik menghasilkan nilai 3,95 (Suka) untuk warna, 3,9 (Suka) untuk aroma, 3,6 (Suka) untuk tekstur dan 3,55 (Suka) untuk rasa.
KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TEH HERBAL KULIT PALA (Myristica fragrans Houtt) DENGAN VARIASI LAMA PENGERINGAN MATAHARI Siti Maryam Eka Putri Kaplale; Syane Palijama; Rachel Breemer
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.43371

Abstract

This study aims to determine the appropriate sun drying time for the chemical and organoleptic characteristics of the herbal nutmeg peel. This study used a completely randomized design with 4 levels of sun drying treatment, including: M1 = 10 hours, M2 = 15 hours, M3 = 20 hours, M4 = 25 hours, and repeated 3 times. The results showed the best treatment was sun drying for 25 hours which had 16.74% phenol content, 6.82% moisture content, 32% yield, 10.84% ash content, 58.89% fiber content, and had an average organoleptic test value and organoleptic characteristics of both the hedonic test and the hedonic quality test respectively include: color with a scale value of 3.75 (very like) and 3.58 (very brownish yellow) and taste with a scale value of 3.08 (like) and 3.03 (taste of nutmeg)
PENGARUH PENAMBAHAN DAUN KELOR DAN UBI JALAR UNGU TERHADAP KARAKTERISTIK MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) Erwin Nofiyanto; Antonia Nani Cahyanti
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.28932

Abstract

Pemenuhan kebutuhan Gizi sangat diperlukan terutama pada masa pertumbuhan seorang bayi pada usia 6-24 bulan, pada masa ini kebutuhan energi bayi menjadi semakin besar dan tidak tercukupi hanya dengan ASI saja, sehingga perlu tambahan atau sumber energi lain. Daun kelor (Moringa oleifera) adalah sayuran yang memiliki kandungan zat gizi tinggi dan dapat digunakan sebagai suplemen untuk balita. Ubi jalar ungu memiliki komposisi betakaroten 15 kali lebih banyak dibandingkan dengan wortel dan memiliki kandungan antosianin yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Penambahan Daun Kelor dan Ubi Jalar Ungu Terhadap Karakteristik MP-ASI. Metode penelitian digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, dengan perlakuan perbandingan antara tepung daun kelor dan tepung ubi jalar ungu (0:0, 4:66, 5:65, 6:64). Masing - masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukan Penambahan Daun Kelor dan Ubi Jalar Ungu berpengaruh nyata terhadap kadar protein, kadar karbohidrat, kadar serat pangan, kadar lemak dan vitamin C. Perlakuan terbaik pada Perlakuan P3 dengan kadar Abu 2,21 %, Protein 9,92%, karbohidrat 7,29 g/100 g, serat pangan 1,96%, kadar lemak 2,09%, vitamin c 2,07 mg/100 g.
IDENTIFIKASI AYAM TIREN YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA TASIKMALAYA (Identification of Tiren Chicke Sold in Traditional Markets in Tasikmalaya City Using Rapid Test Kit)MENGGUNAKAN RAPID TEST KIT Pandu Legawa Ismaya; Hadi Yusuf Faturochman
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.43052

Abstract

ABSTRAK Penjualan daging ayam tiren sangat mengkhawatirkan masyarakat yang mengkonsumsi daging ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cemaran ayam tiren yang dijual di pasar tradisional Kota Tasikmalaya dengan menggunakan rapid test kit. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode cara penarikan sampel dengan memilih subjek berdasarkan kriteria spesifik yang ditetapkan peneliti. Penelitian ini menggunakan 14 sampel yang diambil dari 7 pasar tradisional Kota Tasikmalaya. Kontrol positif menggunakan sampel daging ayam tiren yang diperoleh dari tempat peternakan ayam, sedangkan kontrol negatif menggunakan sampel ayam segar yang telah memiliki sertifikat halal. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sampel PO4 terindikasi positif ayam tiren, sedangkan 13 sampel lain nya negatif ayam tiren. ABSTRACT The sale of tiren chicken is very worrying for people who consume chicken meat. This study purpose to identify the contamination of tiren chicken sold in traditional markets in Tasikmalaya City using a rapid test kit. The research method used is descriptive qualitative research method. Sampling used the method of sampling by selecting subjects based on specific criteria set by the researcher. This study used 14 samples taken from 7 traditional markets in Tasikmalaya City. The positive control used samples of chicken meat obtained from chicken farms, while the negative control used samples of fresh chicken that already had a halal certificate. The results of this study can be concluded that the PO4 sample indicated positive for tiren chicken, while the other 13 samples were negative for tiren chicken.
Pengaruh Konsentrasi Tepung Daun Kelor Terhadap Karakteristik Kimia Dan Sensori Bubur Instan Tepung Jagung Putih Syane Palijama; Gilian Tetelepta; Teodora Emray; La Ega
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.44022

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menentukan konsentrasi tepung daun kelor yang tepat untuk pembuatan bubur instan tepung jagung putih. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktor tunggal yang terdiri dari 4 taraf perlakuan konsentrasi tepung daun kelor (2%, 4%, 6%, 8% dan 10%). Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi uji kimia kadar air, kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat serta uji organoleptik meliputi hedonik warna, rasa, tekstur dan overall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubur instan dengan perlakuan konsentrasi tepung daun kelor 2% menghasilkan kadar air 4,8%, kadar abu 1,6%, lemak 0,9%, protein 4,9% karbohidrat 84,6%, serta karakteristik hedonik warna 2,97 (suka), aroma 2,77 (suka), rasa 2,97 (suka), tekstur 3,1 (suka) dan overall 3,07 (suka).
PENENTUAN KONDISI FERMENTASI DALAM PRODUKSI N-ASETILGLUKOSAMIN DARI KULIT UDANG MENGGUNAKAN BAKTERI Providencia stuartii Yuniwaty Halim; Ratna Handayani; Shella Trey Lamtoro; Hardoko Hardoko
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.43422

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan jenis substrat, pH, suhu, dan lama fermentasi terbaik untuk menghasilkan N-asetilglukosamin oleh bakteri Providencia stuartii. Bakteri Providencia stuartii yang digunakan merupakan hasil isolasi dari penelitian sebelumnya. Kondisi fermentasi terbaik ditentukan dengan melakukan fermentasi pada berbagai suhu (32oC, 37oC, dan 42oC), pH (5, 6, 7, dan 8), serta lama fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi N-asetilglukosamin tertinggi dengan menggunakan substrat tepung cangkang udang dihasilkan pada suhu fermentasi 37oC dengan pH media 7 dan lama fermentasi 9 hari, yaitu sebesar 178.752,670 ± 1.774,478 ppm. Sedangkan konsentrasi N-asetilglukosamin tertinggi dengan menggunakan substrat kitin dihasilkan pada suhu fermentasi 37oC dengan pH media 8 dan lama fermentasi 4 hari, yaitu sebesar 68.789,00 ± 2682,65 ppm.
RENCANA IMPLEMENTASI HACCP PADA PROSES PRODUKSI GUDEG KALENG Rafaella Chandraseta Megananda; Antonius Hintono
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v8i5.29091

Abstract

Gudeg merupakan produk makanan dengan masa simpan rendah sehingga dibutuhkan sebuah upaya untuk memperpanjang masa simpan gudeg. Upaya yang dilakukan adalah mengemas gudeg pada kaleng. Selama proses produksi gudeg kaleng dibutuhkan sistem keamanan pangan dengan menerapkan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Kajian penerapan HACCP pada UKM Gudeg Kaleng dilakukan berdasarkan 5 persyaratan dasar HACCP dan 7 prinsip HACCP. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa terdapat 4 tiitk kritis sehingga diperlukan analisis mengenai batas kritis dan tindakan pencegahan. Diperlukan adanya pengawasan pada titik kritis yang telah ditemukan agar produk yang dihasilkan tetap sesuai standart yang telah ditetapkan. HACCP perlu diterapkan dalam industri pangan untuk memberikan jaminan pada konsumen bahwa produk yang dihasilkan aman.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2024): Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1 (2024): Vol 8, No 6 (2023): Vol 8, No 5 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 5 (2023): Vol 8, No 4 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 7, No 6 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 7, No 5 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 7, No 4 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 6 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 5 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 6 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 5 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 4, No 6 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 4, No 5 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 4, No 3 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 4, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 6 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 5 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 3, No 5 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 3, No 4 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 3, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 3, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL FKPT-TPI 2017 Vol 2, No 6 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 2, No 5 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 2, No 4 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 2, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 2, No 2 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 2, No 1 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN More Issue