cover
Contact Name
Sulha
Contact Email
ojs_mk@uho.ac.id
Phone
+628114097029
Journal Mail Official
ojs_mk@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, KENDARI 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25032712     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jmk.v7i2
Adapun bidang-bidang yang tercakup di dalam ruang lingkup Jurnal Media Konstruksi, namun tidak terbatas pada, antara lain: - Teknologi Informasi dan Komunikasi - Pemukiman dan Bencana - Bangunan Berorientasi Lingkungan - Transportasi - Teknologi Proses - Kelautan - Geoteknik - Struktur - Manajemen Konstruksi - Keairan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016): MedKons" : 7 Documents clear
PENGARUH BAHAN TAMBAH FLY ASH, SEMEN TONASA, SEMEN HOLCIM TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-225 Jefryanto Londongsalu; Rini Sriyani; Masykur Kimsan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.452 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27176

Abstract

Abstract Concrete is ingredients composite (mixed) from some materials, that ingredients primarily that composed from medium mixed between cement, aggregate smooth, aggregate rude, water and ingredients additional  other with comparison certain.Research this aim for knowing so far where influence addition fly ash on mix design could reduce strong press concrete K-225.Use cement holcim on mix desigh produce strong  press that more high.  Abstrak Beton merupakan bahan komposit (campuran) dari beberapa materia, yang bahan utamanya yang terdiri dari medium campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar, air, serta bahan tambahan lain dengan perbandingan tertentu.Penelitian in bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan fly ash pada mix desain dapat mengurangi kuat tekan beton K-225.Pengunaan semen holcim pada mix desain menghasilkan kuat tekan beton yang lebih tinggi. 
PENGUJIAN MATERIAL TANAH DESA E’E RINERE KEC. KULISUSU UTARA KAB. BUTON UTARA SEBAGAI CAPPING LAYER PADA KONSTRUKSI PEKERJAAN JALAN Sitti Kosma Asmatun; Umran Sarita; Wayan Mustika; Sulha Sulha
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.177 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27181

Abstract

Abstract Soil consists of mineral substances formed by the disintegration or decomposition of rocks. Water content and soil gradation are other properties that greatly affect the ability of the soil to support loads by binding to each other between the particles in the soil layer. Subgrade in road construction is the base surface for laying pavement parts. The subgrade also determines whether a road construction is expensive or not.In certain conditions, the subgrade has a field CBR of less than 2%, this can lead to soil instability, so it is necessary to use a support layer from the selected embankment which is used to increase the carrying capacity of the subgrade. The purpose of this study was to determine the physical and mechanical properties, as well as the appropriateness of the soil of E'e Rinere Village as an alternative material for the support layer on road pavements..Based on the results of research and examination, the values obtained are: CBR = 11.61%, Soil Characteristic = NP (Non Plastic), Optimum Water Content = 17.22%, Maximum Dry Density 1.49gr/cm3, Specific weight = 2.46, Mud Content = 30.20%, Type of soil GP (in USCS classification system) and A-3 (in AASHTO classification system). The test results show that E'e Rinere Village Land meets the specifications as the material for the capping layer.   Abstrak Air dan gradasi butiran tanah merupakan sifat lain yang sangat mempengaruhi kemampuan tanah untuk mendukung beban dengan saling mengikat antar partikel-partikel dalam lapisan tanah. Tanah dasar (subgrade) pada konstruksi jalan raya, merupakan permukaan dasar untuk perletakan bagian-bagian perkerasan. Tanah dasar pula yang menentukan mahal atau tidaknya suatu pembangunan  jalan. Pada kondisi tertentu, subgrade mempunyai CBR lapangan kurang 2%, hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan tanah sehingga perlu menggunakan lapis penopang dari timbunan pilihan yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas daya dukung tanah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan sifat fisik dan mekanik, serta kelayakan tanah Desa E’e Rinere sebagai alternatif bahan untuk lapis penopang  pada perkerasan  jalan.Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan maka didapat nilai-nilai antara lain : Nilai CBR = 11.61%,  Karakteristik Tanah = NP (Non Plastis), Kadar Air Optimum = 17.22%, Kepadatan Kering Maksimum 1.49 gr/cm3, Berat Jenis = 2.46, Kadar Lumpur = 30.20%, Jenis Tanah GP (dalam sistem klasifikasi USCS) dan A-3 (dalam sistem klasifikasi AASHTO). Hasil pengujian tersebut menunjukan bahwa Tanah Desa E’e Rinere memenuhi spesifikasi sebagai bahan untuk Capping Layer.  
ANALISIS KETERSEDIAAN AIR DAERAH IRIGASI GUNUNG JAYA KABUPATEN KOLAKA TIMUR Nuviar Nuviar
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.135 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27177

Abstract

Abstract Irrigation Mount Jaya area with an area of 945 ha of land function is irrigation of the area to get water supply from the river Andowengga, is one of the few watershed in District East Kolaka. This study aims to determine availability of river water Andowengga against water needs and to determine the water needs in the building making irrigation area of Mount Jaya. In this research, analysis of supply and deman of water by using daily rainfall data provided that data years 2003-2013 and climatogical data for the past 1 year. The results of the analysis the availability of water irrigation area of mount jaya concluded that avaibility of water/mainstay flow rate (Q80) on average in the watershed Andowengga is 172 ltr/sec with water supplies irrigation (KAI) average irrigation area of mount jaya at 4.18 ltr/sec/ha, the water needs in door building intake (DR) on average is 1.46 ltr/sec/ha.  Abstrak Daerah irigasi gunung jaya dengan luas fungsi lahan 945 ha adalah darah irigasi yang mendapatkan suplay air dari Andowengga, merupakan salah satu dari beberapa daerah aliran sungai yang ada di wilayah kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan air sungai Andowengga terhadap kebutuhan air dan untuk mengetahui kebutuhan air di bangunan Pengambilan Daerah Irigasi Gunung Jaya. Dalam penelitian ini digunakan analisis ketersediaan dan kebutuhan air dengan menggunakan data curah hujan harian yang tersedia yaitu data tahun 2003-2013 dan data klimatologi selama 1 tahun terakhir. Hasil analisis ketersediaan air daerah irigasi gunug jaya disimpulkan bahwa ketersediaan air/debit andalan (Q80) rata-rata DAS Andowengga adalah 172 ltr/det dengan Kebutuhan Air Irigasi (KAI) rata-rata daerah irigasi gunung jaya sebsar 4.18 ltr/det/ha. Kebutuhan air di pintu Bangunan Pengambilan (DR) rata-rata adalah 1.46 ltr/det/ha. 
ANALISIS HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS Adhitya Eka Putra; Adris Ade Putra; Rini Sriyani
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.106 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27182

Abstract

Abstract Kendari was road one of the roads is pretty solid, this is caused beecause the road were the lowliest market where a lot of the public who Transact buy and sell around the standards Development, with areas such as this much community activity that occurs on the side of the road, such as pedestrians, vehicle parking, slow vehiclesand vehicle exit/entrance on the side of the road.This research was conducted on the Development road of future fish auction market city of kendari. The data were taken, the situation is the primary data such as the geometric conditions of the road, traffic volume and speed, and the factors of the side barriers around the site of the research. While secondary data are population and location map.Based on the results of analysis and discussion, the highest side barriers on the Development road of Kendari is with frequency weighting Genesis 1365.1 the value entered into the classroom side barriers are very high (VH). The obstacles the side effect on traffic flow, reduced speed, reduced volume and high density. Influence of barriers against capacity can be seen from the decline in capacity without any obstacles the side of 2759.7 units of passenger cars/hour and with a side barrier into 2513.8 units of passenger cars/hour. the results of calculations for the degree of saturation, i.e. 0.26 Development Roads because of the results of the analysis below from 0.75 then no need to do planning, based on the degree of saturation level of service standards for the city of Kendari Enter category "B" Current stable but speed peration start is limited by the conditions of traffic, the driver has enough freedom to choose speed. as for speed when market entry category "E" operational flow of unstable (heavy traffic, but the density is not all the way) and when the market no longer belongs to the category "A" Free flow (the flow of relatively undisturbed,Sometimes it happens a little stop).  Abstrak Ruas jalan pembangunan Kota Kendari salah satu ruas jalan yang culkup padat,hal ini di sebabkan karena ruas jalan tersebut berada dikawasan pasar yang dimana banyak masyarakat yang bertransaksi jual beli di sekitar ruas Jalan Pembangunan dengan wilayah seperti ini banyak aktivitas masyarakat yang terjadi di samping jalan seperti pejalan kaki, kendaraan parkir, kendaraan lambat dan kendaraan keluar/masuk pada samping jalan.Penelitian ini dilakukan di ruas Jalan Pembangunan depan pasar pelelangan ikan Kota Kendari. Data yang diambil dilapangan adalah data primer seperti kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas dan kecepatan, dan faktor-faktor hambatan amping di sekitar lokasi penelitian. Sedangkan data sekunder adalah jumlah penduduk dan peta lokasi.Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan, hambatan samping tertinggi pada as Jalan Pembangunan Kota Kendari ini adalah dengan frekuensi bobot kejadian 1365,1 nilai tersebut masuk ke dalam kelas hambatan samping sangat tinggi (VH).Hambatan samping tersebut berpengaruh terhadap arus lalu lintas, kecepatan menjadi berkurang, volume berkurang dan kepadatan tinggi. Pengaruh hambatan terhadap kapasitas bisa dilihat dari penurunan kapasitas tanpa adanya hambatan samping sebesar 2759,7 Smp/Jam dan dengan adanya hambatan samping menjadi 2513,8 Smp/Jam. Hasil perhitungan untuk derajat kejenuhan Ruas Jalan Pembangunan yaitu 0,26 karenan hasil analisa di bawah dari 0,75 maka tidak perlu di lakukan perencanaan ulang, berdasarkan nilai derajat kejenuhan tingkat pelayanan ruas Jalan Pembangunan Kota Kendari Masuk kategori B Arus stabil tapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu-lintas, Pengemudi memiliki kebebasan yang cukup untuk memilih kecepatan. Sedangkan untuk kecepatan saat pasar beroperasi masuk kategori E Aliran tidak stabil dalu lintas padat, tapi kepadatan tidak sepanjang jalan) dan n saat pasar tidak beroperasi masuk dalam kategori A Free flow (aliran relative tak terganggu, kadang- kadang terjadi sedikit stop). 
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PROYEK PENINGKATAN JALAN KABUPATEN MUNA BARAT DENGAN METODE PLANNING AND CONTROL CYCLE (Studi Kasus Jalan Mafinde – Maperaha) Yana Imbrawati; Baso Mursidi; Rini Sriyani
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.295 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27178

Abstract

Abstract Axis road Lafinde – Maperaha is the main road as access population Sawerigading sub-distict towar the centre of actifity Muna west. Besides, axis road Lafinde – Maperaha as road links between some district and sub-district in Southeast Sulawesi particularly city Raha. Transports so many who croses a street this every day. This study attempts to analyze the cost and time the project plan to improving road shaft Lafinde – Maperaha, and to know control time on project improving road the shaft Lafinde – Maperaha.  Abstrak Jalan poros Lafinde – Maperaha merupakan jalan utama sebagai akses penduduk kecamatan Sawerigading menuju pusat kegiatan Kabupaten Muna Barat. Selain itu, jalan poros Lafinde – Maperaha sebagai jalan penghubung antar kabupaten dan beberapa kecamatan di Sulawesi Tenggara khususnya kota Raha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa biaya dan waktu rencana proyek peningkatan jalan poros Lafinde – Maperaha, dan untuk mengetahui pengendalian waktu pada proyek peningkatan jalan poros Lafinde – Maperaha. 
PERENCANAAN STRUKTUR BETON PADA SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) Reni Darfilun; Awilliambuth Awilliambuth; Aloysius A. Prima Mangiri
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.52 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27179

Abstract

Abstract The main Emotion of a system planning concrete structure at a special moment frame bearers is the design of reinforced concrete structures with detailing that produces a flexible structure (having high ductility).given that the traditional Indonesian archipelago located in areas prone to earhquakes because it requires a good plan against the danger of earhquakes that did not happen the level of large losses. This thesis discusses the structural design of reinforced concrete building on 5 floors includes beam column design strong column weak beam with methods SRPMK. Planning is done with the aid program Etabs version 9.7.2. and based on the procedures for calculation of concrete structures (SK SNI 03-2847-2013) and procedures for earthquake resistance for buildings (SK SNI 03-1726-2012). Calculation of earthquake loads cam'ed by the earthquake map short period (Ss) and the period of 1 sec (Sl) corresponding (SK SNI 03-1726-2012). Storey 5 building structure was designed by Etabs version of the 9.7.2 and then structure is calculated based on the analysis Etabs manual 9.7.2. corresponding (SK SNI 032847-2013). Design strong column weak beam analyzed using Etabs 9.7.2. then calculated manually. The design of the building was analyzed using restriction deviation earthquake resistant building (SK SNI 03-1726-2012). Etabs version 7.9.2 ixsed to determine the fundamental period of the structure and the style..  Abstrak Fungsi utama dari Perencanaan Struktur Beton Pada Sistim Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) adalah desain struktur beton bertulang dengan pendetailan yang menghasilkan struktur yang fleksibel (memiliki daktilitas yang tinggi). Mengingat bahwa kepulauan Indonesia terletak didaerah rawan gempa. Oleh karena itu diperlukan suatu perencanaan yang baik terhadap bahaya gempa agar tidak terjadi tingkat kerugian yang besar. Tugas akhir ini membahas mengenai perencanaan struktur atas beton bertulang gedung 5 lantai meliputi kolom, balok, desain strong kolom weak beam dengan metode SRPMK. Perencanaan dilakukan dengan bantuan program Etabs versi 9.7.2 dan berdasarkan Tata Cara Perhitungan Struktur Beton (SK SNI 032847-2013) dan Tata Cara Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung (SK SNI 03-1726-2012). Perhitungan beban gempa dilakukan berdasarkan peta gempa periode pendek (Ss) dan periode 1 detik (Sl) sesuai SK SNI 03-1726-2012. Struktur gedung 5 lantai didesain oleh Etabs versi 9.7.2. Kemudian sturktur dihitung manual berdasarkan analisis Etabs 9.7.2. Sesuai SK SNI 03-2847-2013. Desain Strong Kolom Weak Beam dianalisis menggunakan Etabs 9.7.2. Kemudian dihitung manual. Desain sirnpangan gedung di analisis menggunakan batasan simpangan gedung tahan gempa (SK SNI 03-1726-2012). Etabs versi 9.7.2. digunakan untuk mengetahui perioda fundamental struktur dan gaya. 
TINJAUAN MANAJEMEN WAKTU MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY ON NODE (AON) (Studi Kasus: Gedung Ruang Tunggu Terminal Type A Baruga) Milasari Milasari; Fitriah Mas'ud; Aloysius A. Prima Mangiri
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.245 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27180

Abstract

Abstract The purpose of this research is determining critis activity for the project of terminal building and knowing the diference o time and cost between project planning by contractor and researcher using AON method. Activity On Node (AON) method is the activity of the project planning which performend by text box. The correlation and linking of each tex box, showed through the lines of its AON links.Data collection is doing by comparing the activites and cost of the project from contractor. Data contais project schedule and duration of each activity. The activites followed by abalize the data and counting the cost of the project using its method. As the result of this research there are differences between the project contractor and researcher.  It was 8 days faster by counting the project using this method and expenditure cost by Rp.1.903.295.294,98 from real cost  Rp.2.090.328.612,28. It means that the project can save the cost around Rp.187.033.371,30  Abstrak Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menentukan kegiatan kritis pada proyek pembangunan terminal dan mengetahui perbedaan dalam penentuan waktu kritis serta biaya yang digunakan antara pihak kontraktor dan peneliti dengan menggunakan metode Activity On Node (AON).Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Activity On Node (AON). AON adalah sebuah aktifitas yang ditampilkan oleh sebuah kotak. Keterkaitan atau hubungan antara aktivitas-aktivitas yang ditunjukan oleh garis-garis antara kotak pada jaringan AON.Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan mendapat durasi masing-masing kegiatan proyek dari kontrak. Setelah mendapatkan durasi masing-masing kegiatan proyek tersebut, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengolahan data. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode AON (Activity On Node) dilanjutkan dengan perhitungan seberapa besar biaya yang keluar setelah menggunakan metode AON. Dari hasil penelitian yang di peroleh, terdapat perbedaan lamanya proyek selesai antara perencanaan proyek dari 

Page 1 of 1 | Total Record : 7