cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2020)" : 33 Documents clear
PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA HOTEL RESORT DI PULAU HOGA KAB. WAKATOBI Darmansyah, Dino; Ma’ruf, Annas; Hasan, La Ode Amrul
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHotel resort merupakan sebuah kawasan yang didalamnya terdapat berbagai fasilitas seperti akomodasi dan saranahiburan sebagai penunjang dalam kegiatan berwisata. Hotel resort muncul karena beberapa faktor seperti berkurangnyawaktu untuk istirahat, kebutuhan manusia akan rekreasi, kesehatan, keinginan menikmati potensi alam.Wakatobimerupakan salah satu pulau yang mempunyai potensi bahari sangat tinggi, salah satunya berada di pulau hoga kecamatankaledupa , namum potensi tersebut belum dikolala dengan baik sehingga belum dapat mewadahi aktifitas pengunjung yangingin berwisata, hal tersebut merupakan alasan mengapa perlunya perencanaan hotel resort di pulau hoga kabupatenwakatobi yang menyediakan fasilitas-fasilitas yang dapat menunjang kegiatan berwisata. Metode pembahasan yangdigunakan adalah metode deskriptif yang dilakukan dengan mengumpulkan data yakni mengumpulkan teori-teori dariberbagai literature, survey lapangan dan studi literatur. Hotel resort didesain dengan pendekatan arsitektur ekologi yangmengambil bentuk dasar bangunan rumah panggung yang ada di kaledupa, hotel resort ini juga di desain denganmempertimbangkan aspek-aspek penting dalam merancang seperti sirkulasi, penzoningan, dan tata ruang dalam denganharapan dapat memberi kenyamanan bagi pengunjung yang akan berwisata di pulau hoga kabupaten wakatobi,sertakebutuhan pengunjung dapat terwadahi dan mampu memberikan nuansa yang berbeda dengan konsep arsitektur ekologiyang diterapkan dalam perencanaan hotel resort yang ada di pulau hoga kabupaten wakatobi.Kata kunci : ekologi, hotel resort, Kabupaten wakatobiABSTRACTThe resort hotel is area in which there are various facilities such as accommodation and entertainment facilities tosupport tourism activities. Resort hotels arise due to several factors such as reduced time for rest, human need forrecreation, health, desire to enjoy the potential of nature. Wakatobi is one of the islands that has very high maritimepotential, one of which is in hoga island, Kaledupa district, but this potential has not been well managed so that it cannotaccommodate the activities of visitors who want to travel, this is the reason why it is necessary to plan a resort hotel inHoga island which provides facilities that can support tourism activities. The method used in this discussion is descriptivemethod which is done by collecting data, namely collecting theories from various literatures, field surveys and literaturestudies. The resort hotel designed by ecological architectural approach taking the basic form of a stilt house building inKaledupa, resort hotel is also designed by considering important aspects in designing such as circulation, zoning, andinterior layout. The hope is that it can make visitors comfortable tour to Hoga island, Wakatobi districtKeywords: ecology, hotel resort, Wakatobi Regency
PENERAPAN ARSITEKTUR ANALOGI DRAMATURGI PADA GEDUNG BALAI KONSER MUSIK DI KOTA KENDARI Sakti, Bima; Ramadan, Sachrul; Bahri, Alim
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDesain perancangan fisik Gedung Balai Konser Musik dengan Pendekatan Arsitektur Analogi Dramaturgi di KotaKendari merupakan gedung yang fungsi utamanya sebagai pusat pertunjukan musik yang mampu memberikan hiburantersendiri bagi penikmat musik. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah menggunakan metode analisisdeskriptif dengan mengidentifikasi unsur-unsur yang menunjang seperti mengumpulkan data terkait, observasi lapangan,wawancara dan media informasi lainnya yang kemudian disimpulkan dan dijadikan titik tolak dalam penyusunan acuanperancangan secara rinci. Lokasi tapak terletak di kota Kendari tepatnya di kecamatan kadia, antara jalan Antero Hamradan jalan Brigjen M. Yunus By Pass dengan luas lahan ±2,4 Ha. Perencanaan Gedung Balai Konser Musik denganpendekatan Arsitektur Analogi Dramaturgi, yaitu dengan menerapkan karakter dari Arsitektur Dramaturgi, sertamemasukkan unsur-unsur musik kedalam bangunan yang dapat dilihat pada penentuan bentuk dasar dan Tampilanbangunan. Penataan ruang Gedung Balai Konser Musik dengan Pendekatan Arsitektur Dramaturgi di kota Kendariberdasarkan penataan tata akustik ruang yang mampu memberikan kenyamanan bagi penggunanya.Kata kunci: Konser musik, arsitektur analogi DramaturgiABSTRACTThe physical design design of the Music Concert Hall Building with the Dramaturgy Analogy Architectural Approachin Kendari City is a building whose main function is as a music performance center that is able to provide its ownentertainment for music lovers. The method used in this discussion is to use the descriptive analysis method by identifyingsupporting elements such as collecting related data, field observations, interviews and other information media which arethen concluded and used as a starting point in preparing detailed design references. The site is located in the city ofKendari, precisely in Kadia sub-district, between Jalan Antero Hamra and Jalan Brigjen M. Yunus By Pass with a landarea of ± 2.4 Ha. The Planning of the Music Concert Hall Building with the Dramaturgy Analogy Architecture approach,namely by applying the characters of the Dramaturgy Architecture, and incorporating musical elements into the buildingwhich can be seen in determining the basic form and appearance of the building. The spatial arrangement of the MusicConcert Hall Building with the Dramaturgy Architectural Approach in the city of Kendari is based on the arrangement ofthe room acoustics, which is able to provide comfort for its users.Keywords: Music concerts, architectural analogy Dramaturgy
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP ARSITEKTUR BRUTALISME PADA PERENCANAAN PUSAT PAMERAN SENI JALANAN DI KOTA KENDARI Ramadhan, Syahrur; Kadir, Ishak
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini yaitu untuk merencanakan desain bangunan yang dapat mewadahi kegiatan paraseniman jalanan serta menerapkan prinsip-prinsip Arsitektur Brutalisme pada perancangan Pusat PameranSeni Jalanan di kota Kendari. Pembahasan pada penelitian ini berfokus pada lokasi perencanaan bangunan,kebutuhan ruang, dan penerapan prinsip - prinsip Arsitektur Brutalisme pada bangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif bertujuan memperolehgambaran seutuhnya mengenai suatu hal menurut pandangan manusia yang diteliti. Sumber data dalampenelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Lokasi tapak tapak terletak di Kota Kendari tepatnya jalanBrigjend M. Yoenoes, dengan luas lahan ±2,3 Ha. Pusat Pameran Seni Jalanan dengan Konsep ArsitekturBrutalisme merupakan sebuah gedung multifungsi yang memadukan fungsi eksibisi dan konferensi denganfungsi untuk mewadahi seluruh kegiatan tentang segala hal yang berbau seni jalanan. Bentuk bangunan yangunik dan asimetris merupakan Penarapan unsur Arsitektur Brutalisme dalam desain perancangan fisikbangunan. Brutalisme menggambarkan perlawanan terhadap bentuk-bentuk yang terlalu perfeksionis,berkolerasi dengan tema seni jalanan yang merupakan bentuk vandalisme atau perlawanan dari para seniman.Kata Kunci: Pusat Pameran, Seni Jalanan, Arsitektur BrutalismeABSTRACTThe purpose of this study is to plan a building design that can accommodate the activities of street artistsand apply the principles of brutalism architecture in the design of the Street Art Exhibition Center in KendariCity. The discussion in this study focuses on the location of building planning, space requirements, and theapplication of the principles of brutalism architecture in buildings. The method used in this research is aqualitative research model. Qualitative research aims to obtain a complete picture of something according tothe human perspective being studied. Sources of data in this study consisted of primary and secondary data.The site of the site is located in Kendari City to be precise on Jalan Brigjend M. Yoenoes, with a land area of± 2.3 Ha. The Street Art Exhibition Center with the Concept of Brutalism Architecture is a multifunctionalbuilding that combines exhibition and conference functions with the function of accommodating all activitiesregarding all things related to street art. The unique and asymmetrical shape of the building is an element ofbrutalism architecture in the physical design of the building. Brutalism describes resistance to forms that aretoo perfectionist, in correlation with the theme of street art which is a form of vandalism or resistance fromthe artists.Keywords: Exhibition Center, Street Art, Brutalism Architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR HIGH TECHNOLOGY PADA PUSAT DAN STUDIO GIM DI KOTA KENDARI Mustary, Fadel Ahmad; Ramadan, Sachrul; Ma’ruf, Annas
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi telah memberikan dampak di berbagai bidang antara lain: bidang industri, ekonomi, sosial,budaya dan pendidikan. Perkembangan teknologi ini juga mempengaruhi bidang hiburan, tepatnya pada dunia permainandigital atau biasa kita sebut dengan gim. Gim secara umum adalah sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenangsenangdan mengisi waktu luang. Gim biasanya dimainkan sendiri atau secara bersama-sama (multiplayer). Produk gimmengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir yang mengakibatkan terjadi beberapa perubahan yang kemudianmembutuhkan penyesuaian dan ruang untuk mewadahinya. Tulisan ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatifdengan menguraikan permasalahan dan kebutuhan ruangnya. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara.Data sekunder menggunakan buku referensi, dokumen perencanaan tata ruang dan literature lainnya. Hasil dari tulisan inimenunjukkan bahwa lokasi yang terpilih adalah Kecamatan Mandonga dengan pertimbangan kesesuaian pola ruang dalamrencana tata ruang kota, luasan tapak dan aksesibilitas. Desain ruang dianalisis berdasarkan pola aktivitas pelaku,kebutuhan ruang dan pola hubungan ruangnya. Fasilitas studio gim sebagai fasilitas utama yang ditunjang dengan ruanglainnya seperti Tournament venue, restoran dan game bar. Melalui penerapan prinsip-prinsip Arsitektur High Technologysangat terlihat korelasi atau hubungan antara objek rancangan dengan tema yang diusung.Kata Kunci : pusat dan studio gim, arsitektur high technology, KendariABSTRACTTechnological developments have had an impact in various fields including: industrial, economic, social, cultural andeducational fields. The development of this technology also affects the entertainment sector, to be precise in the world ofdigital games or what we usually call gim. A game in general is a recreational activity with the aim of having fun andfilling in free time. Games are usually played alone or together (multiplayer). The game product has had an increase in thelast few years resulting in a number of changes that then require tweaking and space to accommodate it. This paper uses aqualitative descriptive analysis method by describing the problems and space requirements. The primary data werecollected through observation and interviews. The Secondary data using reference books, spatial planning documents andother literatures. The results of this paper indicate that the location chosen was Mandonga District with consideration ofthe suitability of spatial patterns in the city spatial plan, site area and accessibility. The Spatial design is analyzed based onthe activity patterns of the actors, space requirements and patterns of spatial relationships. The game studio facility is themain facility which is supported by other spaces such as the Tournament venue, restaurant and game bar. Through theapplication of the principles of High Technology Architecture, the correlation or relationship between the design objectand the theme is very visible.Keywords: game center and studio, high technology architecture, Kendari
PENERAPAN ARSITEKTUR ECO DESIGN PADA RESORT PULAU PADAMARANG DI KABUPATEN KOLAKA Norma, Norma; Rosyidah, Sitti; Belinda, Siti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPulau Padamarang adalah salah satu pulau terbesar di kabupaten Kolaka yang memiliki potensi dan keindahan alamyang sangat menarik. Pesona keindahan pegunungan , perbukitan, laut dan pantai dapat menjadi daya tarik tersendiri,khususnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia yang tak terbatas, salah satunya kebutuhan manusia untukmelakukan relaksasi dan rekreasi. Untuk mewadahi kegiatan rekreasi tersebut, resort menjadi salah satu pilihan saranaakomodasi di Pulau Padamarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang dilakukan denganmengumpulkan data yakni mengumpulkan teori-teori dari berbagai literature, survey lapangan dan studi literature untukmengetahui potensi objek wisata alam pulau Padamarang. Berdasarkan wilayah pulau Padamarang masuk kategori wilayahpelestarian taman laut dan konservasi yang menjadi tantangan besar untuk membentuk sebuah desain resort yang tidakmerusak lingkungan. Dengan melakukan pendekatan ecodesign pada perancangan resort dalam prinsipnya memperhatikanfaktor alam, diharapkan supaya wisatawan yang menginap dapat merasakan ketenangan, kenyamanan, sekaligus menikmatifasilitas-fasilitas yang disediakan sebagai sarana untuk kebutuhan beristirahat dan rekreasi juga dapat semakinmemperhatikan lingkungan sekitar yang meminimalisir penggunaan energi maupun material yang ramah lingkungan.Kata kunci: Pulau padamarang, Arsitektur, eco designABSTRACTPadamarang Island is one of the largest islands in Kolaka district which has a very interesting potential and naturalbeauty. The charm of the beauty of the mountains, hills, sea and beaches can be a special attraction, especially in thecontext of fulfilling unlimited human needs, one of which is the human need for relaxation and recreation. To accommodatethese recreational activities, resorts are one of the choices of accommodation facilities on Padamarang Island. Theresearch method used is descriptive method which is done by collecting data, namely collecting theories from variousliteratures, field surveys and literature studies to determine the potential of the natural tourism object of PadamarangIsland. Based on the area, the island of Padamarang is categorized as a marine park conservation and conservation areawhich is a big challenge to form a resort design that does not damage the environment. By taking an ecodesign approach toresort design in principle by paying attention to natural factors, it is hoped that tourists who stay overnight can feelserenity, comfort, as well as enjoy the facilities provided as a means for rest and recreation needs and can also pay moreattention to the surrounding environment which minimizes the use of energy and materials. environmentally friendlyKeywords: Padamarang island, architecture, eco design
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR MODERN PADA PERENCANAAN SIRKUIT DRAG BIKE DI KOTA KENDARI Alimin, Alimin; Syukur, La Ode Abdul; Rosyidah, Sitti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan Perencanaan sirkuit Drag Bike ini untuk mewadahi dan mengembangkan hobi dan minat anak muda dalamdunia otomotif agar lebih terarah sehingga tidak ada lagi balap liar dijalan raya. Metode yang digunakan untukmemperoleh data dan informasi mengenai penelitian tentang sirkuit drag bike dengan melakukan wawancara denganbeberapa pembalap dan melalui beberapa jurnal dan artikel tentang Drag Bike. Penelitian ini mampu menghasilkan lokasitapak,pola ruang, besaran tiap ruang ,analisa lokasi mengenai dampak sirkuit didaerah sekitar bentuk tampilan bangunandiambil dari Transformasi bentuk yang pada nantinya bisa menghadirkan keragaman dalam Perancangan Sirkuit Drag Bikedi Kota Kendari, dimana salah satu komponen dalam mesin sebagai acuan utama dalam kecepatan sehingga dihadirkandalam sebuah desain bangunan dengan proses perubahan kecepatan dari pelan ke cepat dapat menghasilkan pergantianbentuk dalam proses desain. Arsitektur modern diterapkan pada bentuk bangunan yang akan menampung seluruh kegiatanyang berlangsung dalam balapan Drag Bike. Konsep dasar yang ingin diterapkan pada perancanaan sirkuit Drag Bikedengan pendekatan Arsitektur Modern, yaitu perkembangan arsitektur dimana ruang menjadi objek utama.Kata kunci : Sirkuit balap , drag bike, arsitektur modern.ABSTRACTThe purpose of this Drag Bike circuit planning is to accommodate and develop the hobbies and interests of youngpeople in the automotive world so that they are more focused so that there is no more wild racing on the road. The methodused to obtain data and information about research on the drag bike circuit by conducting interviews with several racersand through several journals and articles about Drag Bike. This research is able to produce site locations, spatialpatterns, the magnitude of each space, location analysis of the impact of the circuit in the area around the appearance ofthe building taken from the shape transformation which in turn can present diversity in the Drag Bike Circuit design inKendari City, where one of the components in the engine as The main reference in speed so that it is presented in abuilding design with a process of changing speed from slow to fast can result in a change of shape in the design process.Modern architecture is applied to the form of a building that will accommodate all activities that take place in the DragBike race. The basic concept that wants to be applied to the Drag Bike circuit planning with the Modern Architectureapproach, namely the development of architecture where space is the main object.Keywords: Race circuit, drag bike, modern architecture.
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN FUNGSIONALISME PADA PERENCANAAN EDUTAINMENT CENTER DI KOTA KENDARI Sakka, Muh. Syawal Ismail; Kadir, Ishak; Tahir, Muh. Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerencanaan Edutainment Center dengan sasaran penggunanya adalah semua lapisan masyarakat Kota Kendari.Edutainment center merupakan sebuah fasilitas yang mempunyai fungsi sebagai sarana belajar dan ruang baca bagimasyarakat umum kota Kendari. Edutainment center ini akan memiliki fasilitas berupa perpustakaan dan ruang diskusi.Agar kegiatan dalam perpustakaan tetep berlangsung hingga kedepannya, maka perlu adanya strategi untuk menarik minatpengunjung. Seperti perpustakaan akan memadukan perpustakaan digital dan konvensional. Selain menjadi pusat koleksibuku, karena berkonsep edutainment maka juga terdapat fasilitas penunjang seperti ruang khusus anak, ruang galeri untukkeperluan pameran, ruang mini bioskop untuk keperluan audi visual, dan ruang seminar. Untuk mewadahi semua kegiatandalam bangunan maka perlu adanya sebuah pendekatan arsitektur dalam perencanaannya. Pendekatan arsitektur modernfungsionalisme cocok untuk bangunan ini, karena arsitektur modern fungsionalisme merupakan salah satu aliran arsitekturmodern yang lebih mengutamakan aspek fungsional dari sebuah bangunan, menciptakan ruang yang efisien, perletakanruang yang lebih mengalir dan berurutan berdasarkan proses kegiatan dalam bangunan. Perancanaan Edutainment Centerini juga diharapkan untuk mendukung program Pemerintah Kota Kendari dalam meningkatkan minat baca masyarakat dansebagai wadah khususnya untuk semua lapisan masyarakat di Kota Kendari untuk berkumpul, belajar dan berdiskusimenyalurkan bakatnya dibidang pendidikan ataupun di industri kreatif.Kata Kunci : Edutainment center, Arsitektur Moderen FungsionalismeABSTRACTOffice of financial institutions as a means to manage corporate data relating to external and internal data, effectivenessand comfort are the main demands, so a modern architectural approach is used where the simplicity of design that issimple, clean, efficient, easily shaped, broad, becomes a very strong trait. The space groups produced in the design are theboard of commissioners, committee members, financial compliance, board of directors, management manager, showroom,and product warehouse. This study uses qualitative methods, namely by collecting data according to research objectives.Data taken by literature study, data collection, surveys, interviews and comparative studies are then compared betweenone factor with other factors. The research is aimed as follows: (1) To obtain locations and sites that are in accordancewith the standards of the Design of Financial Offices in Kendari City; (2) To get a room in accordance with the standarddesign of the Financial Office in Kendari City; (3) To be able to realize the shape and appearance of buildings inaccordance with modern architectural concepts. This building has 3 room groupings, namely: office space group, supportroom group, and service room group. Raise the basic form of the building so as to create communal spaces for workefficiency in the building, make reductions and additions to create air circulation and lighting spaces so that the resultingbuilding's appearance is formal by following the rules of modern air architecture..Keywords: Edutainment center, modern architecture functionalism
PENERAPAN ARSITEKTUR SIMBOLISME PADA PERENCANAAN GEDUNG KENDARI PROTESTANT CENTER Saputra, Sri Sadono Endra; Faslih, Arman; Arsyad, Muhammad
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan agama Kristen yang terus meningkat berdampak pada bertambahnya aktifitas dan kegiatanyang dilakukan oleh komunitas-komunitas Kristen. Seiring dengan adanya perkembangan kegiatan, tentunyaaspek pelayanannya juga ikut mengalami peningkatan. Sejauh ini fasilitas-fasilitas yang ditawarkan indukorganisasi jemaat hanya diselesaikan dengan terbangunnya sebuah gedung gereja dan pastori yang sering kalimelupakan pertimbangan-pertimbangan akan fasilitas-fasiltas lain yang bisa mendukung berbagai kegiatankegiatankerohanian lainnya. Sedangkan kebutuhan akan fasilitas kerohanian Kristen merupakan kebutuhanyang sangat mendasar dan vital. Maka perencanaan “Kendari Protestant Center” diangkat dengan tujuan agarmenjadi wadah dari berbagai kegiatan yang mendorong terjadinya proses pemeliharaan, pertumbuhan danpengembangan iman. Proses penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dengan mengumpulkan databerdasarkan wawancara, survey lapangan dan studi literatur yang kemudian dianalisa secara kualitatif dankuantitatif. Perancangan menggunakan pendekatan Arsitektur Simbolisme yang menjabarkan makna dari nilainilaiTri Darma gereja sebagai aspek simbolis yang kemudian di aplikasikan ke dalam desain yang meliputipengolahan site, bentuk dasar bangunan, tampilan bangunan, penataan ruang luar, ruang dalam, layout danornamen bangunan. Dari hasil analisis tersebut maka akhirnya akan didapatkan suatu ruang-ruang yangfungsional serta estetis bagi kegiatan pelayanan, persekutuan, dan kesaksian. Serta mencapai sebuahbangunan simbolis yang menggambarkan apa yang menjadi filosofi dari symbol-simbol yang diajarkan dalamagama Kristen Protestan.Kata kunci: Protestant, simbolisme, arsitekturABSTRACTThe development of Christianity which continues to increase has an impact on increasing activities andactivities carried out by Christian communities. Along with the development of activities, of course, theservice aspects have also increased. So far, the facilities offered by the parent congregation organizationhave only been completed with the construction of a church building and a pastry which often forgetsconsiderations of other facilities that can support various other spiritual activities. Meanwhile, the need forChristian spiritual facilities is a very basic and vital need. So the planning of the "Kendari ProtestantCenter" was appointed with the aim of being a forum for various activities that encourage the process ofnurturing, growing and developing faith. The research process was carried out using a descriptive method bycollecting data based on interviews, field surveys and literature studies which were then analyzedqualitatively and quantitatively. The design uses the Symbolism Architecture approach which describes themeaning of the Church's Tri Dharma values as a symbolic aspect which is then applied to the design whichincludes site processing, basic building shapes, building appearance, outer space arrangement, inner space,layout and building ornaments. From the results of this analysis, we will finally find functional and aestheticspaces for service activities, fellowship, and testimony. As well as reaching a symbolic building thatdescribes what is the philosophy of the symbols taught in Protestant Christianity.Keywords: Protestant, Symbolism, Architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA REST AREA DI KECAMATAN TIRAWUTA KABUPATEN KOLAKA TIMUR Yusuf, Muhammad; Ilham, Ilham; Bahri, Alim
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKabupaten Kolaka Timur merupakan jalur penghubung antara Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka. Dengan jaraktempuh yang cukup jauh, maka perencanaan Rest Area perlu sebagai tempat beristirahat.Tepatnya di Kecamatan Tirawuta,memiliki potensi sebagai area terbangun karena merupakan daerah pertengahan dari jalur penghubung Kota Kendari danKabupaten Kolaka. Tujuan perencanaan Rest Area, sebagai tempat beristirahat bagi para pengemudi maupun penumpangyang kelelahan dengan memperhatikan prinsip dari Arsitektur Ekologi. Dalam penelitian ini menggunakan metodedeskriptif, dengan cara melakukan pengamatan langsung dan juga menggunakan studi literatur, yang berkaitan denganpembahasan untuk mendapatkan teori proses perancangan. Hasil dari penelitian ini berupa bangunan rest area yang mampumemenuhi segala kebutuhan pengemudi dan penumpang untuk menghilangkan kepenatan lelah di lokasi kecamatanTirawuta dan penerapan Arsitektur Ekologi dengan penyesuaian terhadap lingkungan alam setempat dan juga menghematpenggunaan energi pada bangunan serta menciptakan kawasan hijau diantara kawasan bangunan, sehingga dapat mewadahiaktivitas penghuninya dengan nyaman dan menyenangkan baik secara fisik maupun psikis.Kata kunci: Rest area, Kolaka Timur, arsitektur ekologiABSTRACTEast Kolaka Regency is the connecting route between Kendari City and Kolaka Regency. With the distance that is quitefar, the Rest Area planning needs to be a place to rest. In Tirawuta District, it has the potential as a built-up area becauseit is the middle area of the connecting route between Kendari City and Kolaka Regency. The purpose of planning a RestArea, as a place to rest for tired drivers and passengers by paying attention to the principles of Ecological Architecture. Inthis study using descriptive methods, by making direct observations and also using literature studies, which are related tothe discussion to get a theory of the design process. The results of this study are in the form of a rest area building that isable to meet all the needs of drivers and passengers to eliminate fatigue in the Tirawuta sub-district and the application ofEcological Architecture with adjustments to the local natural environment and also save energy use in buildings and creategreen areas between building areas, so that can accommodate the activities of its residents comfortably and pleasantlyboth physically and psychologically.Keywords: Rest area, East Kolaka, ecological architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERENCANAAN PUSAT PERBELANJAAN DI KOLAKA Jumriani, Jumriani; Said, Burhan; Tahir, M. Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKolaka merupakan salah satu pintu gerbang lalu lintas perdagangan yang menghubungkan wilayah–wilayah diSulawesi Tenggara dengan Sulawesi Selatan, yang dapat meningkatkan kegiatan perekonomian khususnya di bidangperdagangan, sering kali tidak disertai dengan peningkatan wadah yang sesuai, sehingga perlu adanya fasilitas seperti pusatperbelanjaan yang dapat meningkatkan perekonomian bidang perdagangan di Kabupaten Kolaka. Adapun metodeperancangan yang digunakan adalah pengumpulan data, analisa, dan tahap rancangan. Hasil dari perencanaan pusatperbelanjaan berupa 5 lantai dengan letak lokasi yang strategis, juga dapat dijangkau oleh konsumen dari luar KabupatenKolaka. Pusat perbelanjaan tidak hanya menampung aktivitas jual beli tetapi juga aktivitas bermain, berkumpul, kuliner dankegiatan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung, dengan menanggulangi permasalahan isu yang berkembangbahwa pusat perbelanjaan menjadi sepi di akibatkan keberadaan toko online yang menjadi tren masa kini. Desain bangunanpusat perbelanjaan menerapkan pendekatan arsitektur modern pada desain bentuk, fasad, dan interior untuk menghasilkanbangunan yang fungsional.Kata kunci: Perencanaan, pusat perbelanjaan, arsitektur modernABSTRACTKolaka is one of the gateways for trade traffic that connects areas in Southeast Sulawesi with South Sulawesi, whichcan increase economic activity, especially in the trade sector, often not accompanied by an increase in appropriatecontainers, so it is necessary to have facilities such as shopping centers that can improve the economy in the trade sector inKolaka Regency. The design method used is data collection, analysis, and the design stage. The results of planning ashopping center in the form of 5 floors with a strategic location, can also be reached by consumers from outside KolakaRegency. Shopping centers not only accommodate buying and selling activities but also playing, gathering, culinary andother activities according to the needs of visitors, by overcoming the growing issue of shopping centers being quiet due tothe existence of online stores which are becoming a trend today. The shopping center building design applies a modernarchitectural approach to the design of forms, facades and interiors to produce functional buildings.

Page 2 of 4 | Total Record : 33