cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 (2017)" : 9 Documents clear
MEDIA ICT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN POWERPOINT INTERAKTIF DAN ISPRING PRESENTER AFANDI, AHMAD
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1279.572 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.972

Abstract

Abstract. The target in this extension is the Teachers of AL-Badri Vocational High School. Data collection technique is by observation and interview. Result extension obtained as follow: 1) Participants counseling obtain a lot of information related to interactive ways of teaching and not boring (in condition); 2) Improving knowledge and understanding of teachers in providing interactive learning, so learning in the classroom would be more fun. Abstrak. Sasaran dalam penyuluhan ini Guru-Guru SMK AL-Badri. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan Observasi dan Wawancara. Hasil penyuluhan diperoleh sebagai berikut: 1) Peserta penyuluhan memperoleh banyak informasi terkait dengan cara mengajar yang interaktif dan tidak membosankan; 2) Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru-guru dalam memberikan pembelajaran yang interaktif, sehingga pembelajaran di kelas lebih menyenangkan. Kata kunci: Pembelajaran, Powerpoint, Ispring Presenter
IPTEK PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK MENJADI BIOKOMPOSER PADA KELOMPOK TANI PADI SRI SUKOREJO PASURUAN SWASONO, MUH. ANIAR HARI; MUNIR, MISBACH
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.646 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.977

Abstract

AbstractProgram IbM aims to 1) Establishing independent farmers in meeting the needs of fertilizer in rice farming, 2) create a technology organic waste treatment based on local resources, 3) Improving the knowledge and ability of farmer groups in production management manufacture bio composer, 4) Increasing awareness group peasants in farming that takes into account the principles of sustainable agriculture, 5) Establish new entrepreneurs that can increase farmers’ income. Target in the program IbM among others: 1) each farmer group has insight and knowledge of manufacturing technology bio composer, 2) each farmer group capable of processing organic waste (livestock manure, hump-banana stems, household organic waste), 3 ) each farmer group is able to manage the business bio composer well, managing of raw material supplies, scheduling, and organizing production capacity, 4) any farmer groups have treatment plants bio composer and its place, 5) any farmer groups can utilize thrasher organic materials, making it easier to cutting-banana stem weevil, vegetables or fruit. The method used in this activity are: 1) Training processing organic wastes into bio composer, 2) demo and facilitation manufacture bio composer together with farmer groups, 3) training and development of production management, 4) Training in the management of the finance, 5) leadership training (leadership) for the management, 6) Develop business into new profitable venture and 7) Making the MOL bio composer installation together with all members of the farmer group partners. The result is 1) Most members of farmer groups (Partner) can range from 90% in the manufacturing process bio composer, 2) Most of the members of farmer groups (Partner) around 85% could be in the process of production management (scheduling, setting raw materials and cooperation in the process of making bio composer, 3) Preparation of installation bio composer in farmers’ groups (partners) have completed 100% and readily used by farmer groups, 4) the Chairman of the farmers’ group has adopted the division of tasks according to their respective division and started making administrative performance reports and financial statements, although still modest. AbstrakProgram IbM ini bertujuan untuk 1) Membentuk petani mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pupuk pada usahatani padi, 2) menciptakan teknologi pengolahan limbah organik berbasis sumberdaya lokal, 3) Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kelompok tani dalam manajemen produksi pembuatan biokomposer, 4) Meningkatkan kepedulian kelompok tani dalam berusahatani yang memperhatikan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan, 5) Membentuk wirausaha baru yang dapat menambah pendapatan petani. Target dalam program IbM ini antara lain: 1) setiap kelompok tani memiliki wawasan dan pengetahuan tentang teknologi pembuatan biokomposer, 2) setiap kelompok tani mampu mengolah limbah organik (kotoran ternak, bonggol- batang pisang, limbah organik rumah tangga), 3) setiap kelompok tani mampu mengelola usahabiokomposer dengan baik, mengelola dari kebutuhan bahan baku, penjadwalan, dan mengatur kapasitas produksi, 4) setiap kelompok tani memiliki unit instalasi pengolahan biokomposer beserta tempatnya, 5) setiap kelompok tani dapat memanfaatkan mesin pencacah bahan organik, sehingga lebih mudah dalam pemotongan bonggol-batang pisang, sayur atau buah. Metode pendekatan yang dipakai dalam kegiatan ini adalah: 1) Pelatihan pengolahan limbah organik menjadi biokomposer, 2) demo dan pendampingan pembuatan biokomposer bersama-sama dengan kelompok tani, 3) Pelatihan dan pembinaan manajemen produksi, 4) Pelatihan dalam pengelolaan manajemen keuangan, 5) Pelatihan leadership(kepemimpinan) bagi pengurus, 6) Mengembangkan usaha menjadi usaha baru yang menguntungkan dan 7) Pembuatan instalasi biokomposer MOL bersama- sama dengan seluruh anggota kelompok tani mitra. Hasilnya adalah 1) Sebagian besar anggota kelompok tani (Mitra) berkisar 90% bisa dalam proses pembuatan biokomposer, 2) Sebagian besar anggota kelompok tani (Mitra) berkisar 85% bisa dalam proses manajemen produksi (penjadwalan, pengaturan bahan baku dan kerjasama dalam proses pembuatan biokomposer, 3) Pembuatan instalasi biokomposer di kelompok tani (mitra) sudah selesai 100% dan siap digunakan oleh kelompok tani, 4) Ketua kelompok tani sudah menerapkan pembagian tugas sesuai devisi masing- masing dan mulai membuat administrasi laporan kinerja dan laporan keuangan meskipun masih sederhana.
PEMELIHARAAN IKAN LELE BERSAMA PADI (MINA PADI) SEBAGAI POTENSI KEUNTUNGAN BERLIPAT UNTUK PETANI LESTARI, SRI; RIFAI, MOH.
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.163 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.973

Abstract

AbstractOne of the optimization farming land potential as well as to increase farmers’ income is through the applying method in paddy fields. This method called mida padi which is implminting system to keep the fish farming along paddy. Implementation of Mida padi aims to provide training to citizens on how to grow crops and catfish to reduce the cost of crop production and increase people’s income, Outcomes activities of social service for societies (IbM) are (1) agricultural innovation in the form of mina rice, (2) a decrease in the cost of fertilizer consumption and agricultural production, (3) an increase in agricultural production (4) increased revenue of the societies by caring catfish, and (5) the establishment of village-based self-innovation. Mina rice held at village farmer groups Payaman the District Nganjuk. Implementation of Mina Padi carried out several stages: stages of situation analysis and preliminary observation, horticulture training mina rice and catfish, coaching and mentoring mina padi, the determination of activity indicators of achievement, and the problems that arise. The results obtained from the implementation of IBM are enthusiastic community to implement mida padi cultivation, agricultural and fishery production increased, proved a 4kw rice and catfish 16 kw.  AbstrakSalah satu optimalisasi potensi lahan sawah irigasi teknis sekaligus untuk peningkatan pendapatan petani adalah melalui rekayasa teknologi tepat guna pada lahan sawah. Rekayasa teknologi yang dianjurkan adalah melalui sistim usaha tani dengan memelihara ikan bersama padi di sawah atau disebut juga dengan minapadi. Pelaksanaan Mina padi ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada warga tentang cara bercocok tanam mina padi lele untuk menekan biaya produksi tanaman pangan dan meningkatkan pendapatan masyarakat, Luaran kegiatan IbM ini berupa (1) inovasi pertanian berupa mina padi, (2) penurunan biaya konsumsi pupuk dan produksi pertanian, (3) peningkatan produksi hasil pertanian (4) peningkatan pendapatan masarakat melalui budidaya lele, dan (5) terwujudnya desa mandiri berbasis inovasi. Mina padi dilaksanakan pada kelompok tani desa Payaman Kecamatan Nganjuk. Pelaksanaan Mina Padi dilakukan beberapa tahap: tahapan analisis situasi dan observasi pendahuluan, pelatihan bercocoktanam mina padi dan budidaya lele, pembimbingan dan pendampingan mina padi, penentuan ketercapaian indikator kegiatan, dan permasalahan yang timbul. Hasil yng diperoleh dari pelaksanaan ibm ini adalah masyarakat antusias untuk melaksanakan budidaya mina padi, hasil produksi pertanian dan perternakan meningkat, terbukti mendapat padi 4 kw dan lele 16 kw.
PELATIHAN MANAJEMEN KARIR SERTA ETIKA BEKERJA UNTUK MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI MAHASISWASTIKES BHAKTIALQODIRI JEMBER FIRDAUS, VERA
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.271 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.978

Abstract

AbstractPersonality is one of the dominant factors that determine the attitudes and behavior of humans in order to arrange how to relate to others, work together effectively. Career management means for people to be able to plan his careers to improve his status and salary, ensuring the safety of jobs, and retain his competitive value in the labor market. In order to enter the world of work, the students also need to recognize the strategic function of himself, intelligent and has a competitive value. This strategic function must be framed with ethics, personality and devotion. This training is intended to make students of Nursing and Midwifery Academy of Health (STIKES) Bhakti Al Qodiri Jember have a positive mindset about the direction of his career with organizing themselves, arrange the way of thinking and doing management career. The results of the training program is increasing knowledge and understanding of students about career management and ethics work, the students are able to measure his motivation. Appreciation and enthusiasm for the process of ongoing activities, student involvement in the game, as well the interesting dialogue and as the desire for sustainable activity is a measure of the success of this training program. This program is also to establish good cooperation between STIKES Bhakti Al Qodiri and IKIP PGRI Jember which is signed in a Memorandum of Understanding. AbstrakKepribadian merupakan salah satu faktor dominan yang menentukan sikap dan perilaku manusia agar dapat mengatur bagaimana berhubungan dengan orang lain, bekerja sama secara efektif. Manajemen karir dimaksudkan agar individu mampu merencanakan karir sehingga mampu meningkatkan status dan gaji, memastikan keselamatan pekerjaan, dan mempertahan nilai kompetitif dirinya di pasar tenaga kerja. Dalam rangka memasuki dunia kerja, mahasiswa juga perlu mengenali fungsi strategis dirinya, yang cerdas dan memiliki nilai kompetitif. Fungsi strategis ini haruslah dibingkai dengan etika, kepribadian serta ketaqwaan. Pelatihan ini dimaksudkan agar mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan Akademi Kesehatan (Stikes) Bhakti Al Qodiri Jember mempunyai mindset positif tentang arah karirnya dengan menata diri, menata cara berfikir dan melakukan manajemen karirnya. Hasil yang diperoleh dari program pelatihan adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang manajemen karit dan etika bekerja, mahasiswa mampu mengukur motivasi dirinya. Mahasiwa di Akademi Kesehatan (Stikes) Bhakti Al Qodiri Jember sangat apresiatif terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyakarat ini. Ini tampak pada antusiasme selama proses kegiatan berlangsung, keterlibatan mahasiswa dalam permainan ini. Serta dialog yang berlangsung sangat menarik. Program ini juga mampu menjalin kerja sama baik antara Stikes Bhakti Al Qodiri Jember dengan IKIP PGRI Jember yang ditandai dengan nota kesepakatan bersama.
INTEGRASI PENDIDIKAN BERKARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS OCTAVITA, RR. ASTRI INDRIANA; SARASWATI, RIA
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.726 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.974

Abstract

AbstractThis study is aimed to integrated between character education and teaching of English Language for kindergarten teachers in LPI NUR HIKMAH Kampung Sawah. The Urgent of the theme as an expression that shows to the teachers about how to the implementation of teaching the English Language based on character education. English as an International Language needs to be developed in school learning process, but conventional language learning tends to be centered on the teacher and ignore the existence of learners. Learning English is good not only in developing cognitive abilities but also instill the value of the learners. The values of character education inEnglish subjects are friendly, caring, social, curiosity, democratic, independent, hard work, discipline, and love to read. The values of character education can be embedded in learners with learning English contextually. Constructivism concepts, inquiry, and questioning, are relevant to the values of independence, hard work, and curiosity. Meanwhile, the values of friendship, social care, discipline, love to read, and democracy can be implanted with the concept of modeling reflection and authentic assessment. The values of learning English based on character education are making students construct knowledge of English actively, gain knowledge through experience, discuss in groups and working in groups. In addition, the teacher presents the model as an example of learning, makes the reflection at the end of the meeting, and makes the process of assessment. Therefore, the resulting output is the ability of teachers to implement character education in learning English so that learning English does not tend to be centered on teachers and ignore the existence of learners. The values of character education in English subject are friendly, caring, social, curiosity, democratic, independent, hard work, discipline, and love to read.  Abstrak Tujuan diadakannya pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penerapan pendidikan berkarakter dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi guru TK LPI NUR HIKMAH Kampung Sawah. Bahasa Inggris sebagai Bahasa International, memang perlu dikembangkan dalam pembelajaran disekolah akan tetapi pembelajaran bahasa yang konvensional cenderung berpusat pada guru dan mengabaikan keberadaan peserta didik. Pembelajaran Bahasa Inggris yang baik tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif namun juga menanamkan nilai pada diri peserta didik. Nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran Bahasa Inggris adalah bersahabat, peduli, soial, rasa ingin tahu, demokratis, mandiri, kerja keras, disiplin, dan senang membaca. Nilai-nilai pendidikan karakter dapat ditanamkan pada diri peserta didik dengan pembelajaran Bahasa Inggris secara kontekstual. Konsep contructivism, inquiry, dan questioning relevan dengan nilai-nilai mandiri, kerja keras, dan rasa ingin tahu. Sedangkan, nilai- nilai bersahabat, peduli sosial, disiplin, gemar membaca, dan demokratis dapat ditanamkan dengan konsep learning community modeling reflection dan authentic assessment. Prosedur pembelajaran Bahasa Inggris yang berkarakter adalah membuat peserta didik mengkonstruksi pengetahuan Bahasa Inggris secara aktif, memperoleh pengetahuan melalui pengalaman, berdiskusi dalam kelompok, dan bekerja dalam kelompok. Di samping itu, guru menghadirkan model sebagai contoh pembelajaran, melakukan refleksi di akhir pertemuan, dan melakukan proses penilaian. Oleh karena itu, luaran yang dihasilkan adalah kemampuan guru dalam menerapkan pendidikan berkarakter di dalam pembelajaran Bahasa Inggris sehingga pembelajaran Bahasa Inggris tidak cenderung berpusat pada guru dan mengabaikan peserta didik.Nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran Bahasa Inggris adalah bersahabat, peduli, sosial, rasa ingin tahu, demokratis, mandiri, kerja keras, disiplin, dan senang membaca.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PERAWATAN DIRI KUSTA (KPD) PUSKESMAS SLAHUNG DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PEMBIBITAN TANAMAN BUAH HAMAWI, MAHMUDAH; LAILA, ALFU; ETICA, USE; CAHYANTI, LUTFY DITYA
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.302 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.969

Abstract

AbstractThe purpose of community service activities with the title Empowerment Group Care (KPD) Leprosy at public healthy Service, District Slahung by potential development fruit nursery, first objective are, to helping public healthy Service, District Slahung as the chief of activities KPD leprosy to increasing the participation rate of leprosy patients in KPD to attend the activities KPD by providing activities pull through the empowerment of leprosy patients in agriculture, especially fruit nurseries. The second objective is to increase the potential of agriculture in the district Slahung especially fruit by empowering KPD Leprosy public healthy Service, District Slahung. To achieve the goals of community service which have conducted the faculty team Agroteknologi Gontor Darussalam University, community service activities carried out in the form of materials, discussion and question and answer, simulation and practice. Once completed community service activities, there was an evaluation. Community service activities are carried out in public healthy Service, District Slahung can be concluded that an increase in the participation of members KPD KPD Leprosy activities. KPD members Leprosy quite interested in community service activities in the field of fruit plant nurseries because most members of the KPD Leprosy is a farmer. The KPD members of both leprosy have been able to carry fruit plant nurseries by grafting and cuttings. Abstrak Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Pemberdayaan Kelompok Perawatan Diri (KPD) Kusta Puskesmas Slahung Dalam Pengembangan Potensi Pembibitan Tanaman Buah yang pertama adalah membantu puskesmas selaku pelaksana kegiatan KPD kusta dalam meningkatkan angka partisipasi penderita kusta di KPD untuk hadir di kegiatan KPD dengan memberikan kegiatan yang menarik melalui pemberdayaan penderita kusta di bidang pertanian khususnya pembibitan tanaman buah. Tujuan yang kedua adalah meningkatkan potensi pertanian di kecamatan Slahung khususnya tanaman buah dengan memberdayakan kelompok KPD Kusta Puskesmas Slahung. Untuk mencapai tujuan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan tim dosen Agroteknologi Universitas Darussalam Gontor, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk pemberian materi, diskusi dan tanya jawab, simulasi serta praktek. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat selesai, dilakukan evaluasi. Dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Puskesmas Slahung di Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan partisipasi anggota KPD pada kegiatan KPD Kusta. Anggota KPD Kusta cukup tertarik pada kegiatan pengabdian masyarakat dibidang pembibitan tanaman buah karena sebagian besar anggota KPD Kusta adalah petani. Para naggota KPD kusta sudah mampu melaksanakan pembibitan tanaman buah dengan okulasi dan stek.
BIMBINGAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SD DESA KALIDILEM LUMAJANG SUJIWO, DIMAS ANDITHA CAHYO
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.144 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.975

Abstract

AbstractTutoring is the guidance given by experts to assist individuals in facing and solving problems related to learning.The purpose of tutoring is directing students to his potential optimally. In the process of learning activities, the teacher’s task is to guide students to find various potentials. Tutoring is provided to students of class VI Kalidilem Village Lumajang. the difficulty and cost of an obstacle course for most students. The objective of this activity is to assist students in improving students’ motivation to learn mathematics. Topics studied in this activity is area of plane. The method used in this study guidance activities is a method of assisted props discussion.The number of students in tutoring activities is 8 students.Students were very enthusiastic tutoring activities. Based on the results of activities states that students who obtain a score above 75 is 7 students of 8 students or the percentage of student learning outcomes was 87.5%.Results tutoring activities show that all students are very pleased with the activities of tutoring. Discussion method props aided greatly assist students in understanding the plane.  AbstrakBimbingan belajar adalah bimbingan yang diberikan oleh tenaga ahli untuk membantu individu dalam menghadapi dan memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan belajar. Tujuan bimbingan belajar ini adalah mengarahkan siswa yang sesuai dengan potensinya secara optimal. Dalam proses kegiatan pembelajaran, tugas guru adalah membimbing siswa agar dapat menemukan berbagai potensi yang dimilikinya. Bimbingan belajar ini diberikan kepada siswa kelas VI Desa Kalidilem Lumajang. Kesulitan dan biaya kursus menjadi kendala bagi sebagian besar siswa. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk membantu siswa dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa. Topik yang dipelajari dalam kegiatan ini adalah luas bangun datar. Metode yang digunakan paga kegiatan bimbingan belajar ini adalah metode diskusi berbantuan alat peraga. Jumlah siswa dalam kegiatan bimbingan belajar adalah 8 siswa. Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan bimbingan belajar. Berdasarkan hasil kegiatan menyatakan bahwa siswa yang memperoleh skor di atas 75 adalah 7 siswa dari 8 siswa atau prosentase hasil belajar siswa adalah 87,5%. Hasil kegiatan bimbingan belajar menunjukkan bahwa seluruh siswa sangat senang dengan kegiatan bimbingan belajar. Metode diskusi berbantuan alat peraga sangat membantu siswa dalam memahami bangun datar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH PASAR DAN LIMBAH TERNAK MENJADI BIOGAS DAN KOMPOS DI DESA GERBO KEC. PURWODADI KAB. PASURUAN MAMILIANTI, WENNY; FARIS, FARIS
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.026 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.970

Abstract

IbM program aims to establish an independent and environmentally conscious society, creating waste treatment technology based on local resources, increase the knowledge and ability of the partners in the application of appropriate technology to increase awareness of farmer groups and communities in life which is healthy, clean and safe. IbM targets in the program include: (1) each farmer group members can process animal waste into biogas and compost, where the output of this activity is beneficial for the welfare of their farm and family. Their fuel cost to society is shaded by POSDAYA for domestic use, thereby reducing household expenditure. (2) The quality of human resources and independence of farmer groups increased. (3) creating a partnership or partnerships between board and community to form an effective communication so that the work program can be run well. (4) The formation of a society that is healthy, clean and safe as the form has been the achievement of environmental sustainability can minimize environmental damage. The method used in this activity are: (1) training of livestock waste treatment and market waste into compost and biogas, (2) demo and facilitation of making biogas and compost together with farmer groups and the community as a member of Posdaya, (3) extension the importance of a healthy lifestyle, (4) Assistance and guidance to the public on the implementation of healthy lifestyles, (5) Training of leadership (leadership) for the management, (6) Assistance and guidance to the process of the formation process of biogas and compost, (7) Manufacture of biogas installations together with all members of farmer groups and Posdaya (society). The results in this implementation are: (1) Most members MITRA around 80% could be in the process of biogas production (running charging raw material in biogas), (2) Most of the members of farmer groups (Partner) ranges from 80% could be in the process of production management ( scheduling, setting raw materials and cooperation in the composting process), (3) manufacture of biogas installations in (partners) have completed 100% and ready for use by partners and can be enjoyed by people around, (4) biogas is already used by partners, namely for lighting public facilities, cooking and lighting mosque, (5) Partners and the community has shown for behavioral changes in waste bins either wet garbage, plastics, organic waste, and livestock manure. Program IbM ini bertujuan untuk. membentuk masyarakat mandiri dan sadar lingkungan, menciptakan teknologi pengolahan limbah berbasis sumberdaya lokal, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kelompok mitra dalam penerapanteknologi tepat guna meningkatkan kepedulian kelompok tani dan masyarakat dalam berkehidupan yang sehat, bersih dan aman. Target dalam program IbM ini antara lain: (1) setiap anggota kelompok tani mampu mengolah limbah ternak menjadi biogas dan kompos, dimana output dari kegiatan ini bermanfaat bagi usahataninya dan kesejahteraan keluarga. Adanya bahan bakar murah bagi masyarakat yang ternaungi oleh POSDAYA untuk keperluan rumah tangga sehingga mengurangi pengeluaran keluarga.(2) kualitas SDM dan kemandirian kelompok tani meningkat. (3) menciptakan kerjasama atau kemitraan antara pengurus dengan masyarakat sehingga terbentuk komunikasi yang efektif sehingga program kerja bisa berjalan dengan baik. (4) terbentuknya kehidupan masyarakat yang sehat, bersih dan aman sebagai wujud telah tercapainya kelestarian lingkungan dapat meminimalisir kerusakan lingkungan. Metode pendekatan yang dipakai dalam kegiatan ini adalah: (1) pelatihan pengolahan limbah ternak dan sampah pasar menjadi kompos dan biogas, (2) demo dan pendampingan pembuatan biogas dan kompos bersama-sama dengan kelompok tani dan masyarakat sebagai anggota posdaya, (3) penyuluhan pentingnya pola hidup sehat, (4) Pendampingan dan pembinaan terhadap masyarakat terhadap penerapan pola hidup sehat, (5) Pelatihan leadership(kepemimpinan) bagi pengurus, (6) Pendampingan dan pembinaan terhadap proses proses pembentukan biogas dan kompos, (7) Pembuatan instalasi biogas bersama-sama dengan seluruh anggota kelompok tani dan posdaya (masyarakat). Hasil dalam pelaksanaan ini adalah: (1) Sebagian besar anggota MITRA berkisar 80% bisa dalam proses produksi biogas (menjalankan pengisian bahan baku dalam biogas), (2) Sebagian besar anggota kelompok tani (Mitra)berkisar 80% bisa dalam proses manajemen produksi (penjadwalan, pengaturan bahan baku dan kerjasama dalam proses pembuatan kompos), (3) Pembuatan instalasi biogas di (mitra) sudah selesai 100% dan siap digunakan oleh mitra dan bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar, (4) Biogas sudah digunakan oleh mitra yaitu untuk penerangan fasilitas publik, memasak dan penerangan masjid, (5) Mitra dan masyarakat sudah menunjukan perubahan prilaku dalam membuang sampah baik itu sampah basah, plastik, sampah kering dan kotoran ternak.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA SUKOLILO MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH KERTAS MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI ANDARI, TRI; LUSIANA, RESTU
Jurnal Terapan Abdimas Vol 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1763.687 KB) | DOI: 10.25273/jta.v2i0.976

Abstract

AbstractThe purpose of this training is the training participants can process the waste of paper and then process it into recycled paper ready for sale to the basic ingredients of craft and production of handicrafts made from recycled paper, master the skills and attitudes include the training of administrative, entrepreneurial management, organization, and marketing. The training activities carried out in the village Sukolilo Jiwan subdistrict, Madiun Regency. This activity uses two methods of approach, the first separation of training activities and the processing of waste paper and paper-based creative production. And the second is training and mentoring organization, management and entrepreneurship. Assistance activities primarily intended to increase the value of selling their production of processed waste so it can be accepted with a high value in the market. Training is done in six stages, namely the preparatory stage, the introduction stage, the stage of establishment of the system, stages of creative production, sales stage, and the stage of development. The results of the activities are 1) most of the trainees can follow every stage of the training given to the good, but there are some stages that have not been implemented, namely the development phase in view of the time constraints, 2) Kesejahateraan villagers Sukolilo increased through the utilization of waste paper into recycled paper which is then processed into a product of creative economic value. AbstrakTujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta pelatihan dapat mengolah sampah kertas kemudian memprosesnya menjadi kertas daur ulang siap jual untuk bahan dasar kerajinan dan produksi hasil kerajinan berbahan dasar kertas daur ulang, menguasai keterampilan dan sikap meliputi pelatihan administrasi, manajemen kewirausahaan, organisasi, dan pemasaran. Kegiatan pelatihan dilakukan di Desa Sukolilo Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Kegiatan ini menggunakan dua metode pendekatan, yang pertama kegiatan pelatihan pemisahan serta pengolahan limbah kertas dan produksi kreatif berbahan dasar kertas. Dan yang kedua adalah pelatihan dan bimbingan organisasi, manajemen dan kewirausahaan. Kegiatan Pendampingan terutama ditujukan untuk meningkatkan nilai hasil jual produksi olahan sampah sehingga bisa diterima dengan nilai tinggi di pasar. Pelatihan dilakukan dalam enam tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pengenalan, tahap pembentukan sistem, tahap produksi kreatif, tahap penjualan, dan tahap pengembangan. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan adalah 1) sebagian besar peserta pelatihan dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan yang diberikan dengan baik, namun ada beberapa tahap yang belum terlaksana yaitu tahap pengembangan mengingat keterbatasan waktu, 2) Kesejahateraan masyarakat desa Sukolilo meningkat melalui pemanfaatan limbah kertas menjadi kertas daur ulang yang kemudian diolah menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 9