cover
Contact Name
Ade Devia Pradipta
Contact Email
deviapradipta88@unud.ac.id
Phone
+6281239651485
Journal Mail Official
widyasosiopolitika@unud.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana Jalan P.B. Sudirman, Denpasar-Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : 26854570     DOI : https://doi.org/10.24843/JIWSP
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika is a scientific journal published by Faculty of Social and Political Science Udayana University which aims to publish articles of empirical and theoretical studies in the field of social and politics. Editors accept articles in Indonesian and English were not delivered or published in another journal. Determination of the article that appeared determined by expert editors review results through a blind review process.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL" : 7 Documents clear
STRATEGI KEPOLISIAN RESOR KOTA BESAR SURABAYA DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA TRANSNASIONAL TERORISME PASCA PELEDAKAN BOM DI KOTA SURABAYA TAHUN 2018 Brilliant Windy Khairunnisa; Abid Rohman
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIWSP.2023.v05.i01.p02

Abstract

Transnational terrorism crime acts have become a security issue that threatens Indonesia which cannot be separated from the responsibility of the police as law enforcers and community security guards. As for the case of bomb detonations carried out by terrorists in the city of Surabaya in 2018, involving the Intelligence and Security Unit at the Resort Police of Surabaya to initiate, accompany, and end any operational activities, especially in terms of securing international acts of terrorism in Surabaya after the bomb detonation in order to avoid a similar incident again in the future. This article focuses on explaining how the strategy of the Resort Police of Surabaya in preventing transnational terrorism crime after the bombing in the city of Surabaya last 2018. In the discussion, the writer uses a qualitative-exploratory research method based on primary and secondary data reviewed in the non-traditional security concept. The results of this study indicate that the Resort Police of Surabaya (Polrestabes) has several strategies for the prevention of similar cases, including the development of institutional policies and systems, strengthening the capacity of police personnel, expanding internal and external cooperation networks, and increasing the intensity of guidance to former perpetrators of terrorism criminal acts and their families to return to their normal life which is carried out regularly in supporting efforts to prevent transnational terrorism crime acts, especially in the big city of Surabaya Keywords: Strategy, Prevention, Crime Acts, Transnational Terrorism.
STRATEGI DIPLOMASI PUBLIK KOREA SELATAN DI INDONESIA MELALUI KOREAN WAVE (2021-2022) Jessica Nadyla Indriyani Novita Tinangon; Putri Hergianasari; Triesanto Romulo Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIWSP.2023.v05.i01.p04

Abstract

Strategi Diplomasi Publik Korea Selatan melalui Korean Wave, memberikan pengaruh terhadap Indonesia sebagai salah satu tujuan negara tersebut. Korean Wave adalah salah satu instrumen atau alat yang dipakai Korea Selatan berupa produk industri hiburan seperti musik, drama, dan film yang bisa memperkenalkan Korea Selatan kepada dunia luar, agar lebih dikenal oleh dunia Internasional. Metode yang dipakai oleh penulis adalah kualitatif deskriptif, dengan menggunakan konsep Diplomasi Publik yang menggunakan teknik soft power. Teknik ini merupakan alat penting dalam pelaksanaan Diplomasi Publik. Dalam penelitian ini, penulis akan membahas bagaimana strategi yang digunakan Korea Selatan untuk memperkenalkan ciri khas dari negara tersebut dan kemudian menjadikan Korean Wave begitu berhasil di dunia internasional termasuk Indonesia. Perkembangan musik, drama, dan film Korea di Indonesia semakin meluas dengan makin bertambahnya penggemar setiap tahunnya. Hasil yang didapatkan adalah bahwa strategi yang digunakan Korea Selatan melibatkan berbagai aktor seperti kementerian pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Korea Selatan membentuk strategi Diplomasi Publik lima tahun dan rencana implementasi Diplomasi Publik tahunan.
Peran ASEAN dalam Krisis Kemanusiaan Pasca Kudeta Militer Myanmar pada Tahun 2021 Novriest Umbu Walangara Nau; Heyna Jekaisa; Sherin Natasya Priscilla
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIWSP.2023.v05.i01.p05

Abstract

This research discusses ASEAN's role in the humanitarian crisis after the Myanmar military coup during the Covid-19 pandemic. Myanmar's position in the midst of a coup d'état amid Covid-19 has greatly impacted people's lives in Myanmar, which have become a victim caused from military regime and the spread of Covid-19. The focus of this research is first, the role of ASEAN as a Southeast Asian regional organization after the Myanmar coup. Second, the form of assistance provided by ASEAN to Myanmar. Third, ASEAN's obstacles in solving problems in Myanmar. The research method used is qualitative through literature studies, which found that the principle of ASEAN non-intervention is one of the major challenges for ASEAN. Nevertheless, ASEAN continues to actively play a role by providing humanitarian assistance to combat the spread of Covid-19 such as medical equipment and medicine assistance to Myanmar to help victims after the coup and Covid-19.Key Words: ASEAN, Humanitarian Aid, Myanmar, Non-intervention.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA POLITICAL BRANDING WALIKOTA SOLO PADA AKUN TWITTER @gibran_tweet Ririn Aminarsih; Agus Machfud Fauzi
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIWSP.2023.v05.i01.p06

Abstract

Media sosial dapat digunakan sebagai media dalam pembentukan personal branding, tidak terkecuali oleh para tokoh politik. Salah satu media sosial yang digunakan oleh para tokoh politik adalah Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan personal branding Gibran Rakabuming Raka, walikota Solo melalui akun twitter pribadinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam paradigma interpretatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis semiotika oleh Charles Peirce. Fokus dari penelitian ini adalah untuk menganalisis personal branding walikota Solo yang kerap kali membalas komentar-komentar pada akun sosial media Twitter pribadinya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan personal branding Gibran Rakabuming terbentuk melalui tiga indikator political branding yaitu Appearance, Personality, dan Political Key Message. Political branding yang ingin dibentuk oleh Gibran Rakabuming Raka yaitu, sebagai sosok Walikota yang memiliki kerja nyata dalam membangun Kota Solo, transparan, dekat dengan rakyat khususnya kaum milenial, santai, sederhana, dan merakyat.
Tren Donasi Digital Bagi Gen ‘Z’ Mahasiswa Bali Penny Kurnia Putri
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIWSP.2023.v05.i01.p01

Abstract

ABSTRACT Digital donation activities have become popular recently due to the Covid-19 pandemic. Billions of rupiah have been collected from millions of “good people” who are willing to set aside their income to help others. The use of technology is the main factor for this social action to achieve success. Students as representatives of Gen 'Z' in Society 5.0 should be considered for their existence when referring to Sustainable Development Goals (SDG’s). This research aims to determine the social entrepreneurship potential of students in Bali through their participation in the digital donation trend. Student participation in donating or initiating donation activities can be the basis for mapping the prospects for government programs related to entrepreneurship. The objective is to identify the social activists who can be relied on for sustainable development. The analysis was conducted qualitatively based on data from a combination questionnaire, group discussions and interviews. The results of this research indicate that the majority of Balinese students (84%) have become social capital assets. In the mapping of student behavior, researchers identified about 25 percent who are able to seize opportunities to develop social entrepreneurship, therefore they are called Active Agents. While the rest (later referred as Passive Agents), the majority have internal constraints, such as low self-confidence. Therefore, the researchers compiled several recommendations that could be considered by the institution to generate the social entrepreneurship potential in a sustainable manner. ABSTRAK Aktivitas donasi digital menjadi populer baru-baru ini karena pandemi Covid-19. Miliaran rupiah sudah berhasil dikumpulkan dari jutaan “orang baik” yang mau menyisihkan penghasilannya untuk membantu sesama. Pemanfaatan teknologi menjadi faktor utama aksi sosial ini meraih kesuksesan. Mahasiswa sebagai representasi Gen ‘Z’ dalam Society 5.0 patut dipertimbangkan eksistensinya ketika merujuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kewirausahaan sosial mahasiswa di Bali melalui partisipasinya dalam tren donasi digital. Partisipasi mahasiswa untuk berdonasi maupun menginisiasi aktivitas donasi dapat menjadi landasan pemetaan prospek program pemerintah terkait kewirausahaan. Tujuannya jelas untuk mengidentifikasi sejak dini bibit pelaku usaha yang dapat diandalkan untuk pembangunan berkelanjutan. Analisis dilakukan secara kualitatif berdasarkan data dari kuesioner kombinasi, diskusi kelompok dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa Bali (84%) telah menjadi aset kapital sosial. Pemetaan perilaku mahasiswa tersebut, diidentifikasi peneliti sekira 25 persen yang mampu meraih peluang untuk mengembangkan kewirausahaan sosial, oleh karenanya disebut Agen Aktif. Sedangkan sisanya (kemudian disebut sebagai Agen Pasif), mayoritas memiliki kendala internal, seperti faktor kepercayaan diri yang rendah. Maka dari itu, peneliti menyusun beberapa rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan institusi untuk membangkitkan dan membina potensi kewirausahaan sosial mahasiswa secara berkelanjutan.
The TABLE OF CONTENTS Putu Titah Kawitri Resen
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS KONSEP DASAR: PENGAKHIRAN LETTER OF INTENT ANTARA INDONESIA-NORWEGIA DALAM KERJASAMA REDD+ Yanuar Rahmadan
Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika Vol 5 No 1 (2023): DIPLOMASI DAN ISU-ISU INTERNASIONAL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIWSP.2023.v05.i01.p03

Abstract

Siaran pers dari Pemerintah Indonesia untuk mengakhiri kerja sama REDD+ dengan Norwegia pada 10 September 2021 telah memunculkan tanda tanya terkait keseriusan Pemerintah Indonesia untuk menepati komitmennya melakukan pengurangan emisi gas rumah kaca yang berasal dari deforestasi dan degradasi lahan. Berbagai diskursus muncul pada siaran pers Pemerintah Indonesia dan artikel berita saat membahas pengakhiran kerja sama REDD+ tersebut. Dengan menggunakan metode konsep dasar dan konsep efektivitas rezim, studi ini bertujuan untuk menginvestigasi diskursus yang muncul pada periode awal berakhirnya perjanjian tersebut. Dalam studi ini ditemukan bahwa diskursus terkait emisi yang berasal dari sektor energi tidak ditemukan dalam sumber data meskipun sektor energi menjadi penyumbang emisi terbesar. Lebih lanjut, studi ini juga menemukan bahwa salah satu alasan dibalik keputusan Pemerintah Indonesia untuk mengakhiri perjanjian REDD+ dikarenakan Pemerintah Norwegia tidak memenuhi konsep efektivitas rezim meskipun Pemerintah Indonesia telah memenuhi berbagai capaian dan persyaratan yang telah ditentukan sebelumnya dalam perjanjian

Page 1 of 1 | Total Record : 7