cover
Contact Name
Retno Sayekti
Contact Email
retnosayekti69@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
retnosayekti69@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 19797737     EISSN : 24428175     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
ANALISIS PROGRAM LIBRARY CREATIVE CENTER PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT Atiqa Nur Latifa Hanum; Sisilya Saman; Sahidi Sahidi
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10299

Abstract

Program library creative center atau disingkat LCC merupakan program layanan yang dapat mengembangkan bakat dan minat masyarakat yang telah diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat sejak tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah layanan program LCC pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat. Sedangkan obyek penelitiannya adalah individu, kelompok, dan masyarakat yang terlibat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Analisis datanya dilakukan dalam tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa program LCC telah memberdayakan masyarakat dengan menyediakan pelatihan-pelatihan berupa 1). Pelatihan Komputer Dasar, 2). Pelatihan kerajinan tangan, dan  3) Pelatihan bahasa Inggris dasar. Program LCC memiliki target sebagai program yang dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan kreatifitas dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi dan kehidupan masyarakat. Pengawasan program dengan membuat informasi dan laporan setiap kegiatan. Kendala yang dihadapi program LCC adalah minimnya anggaran untuk mengadakan program-program pelatihan. Solusi yang dilakukan adalah menyesuaikan anggaran yang ada dengan program yang akan dilaksanakan serta melaporkan kepada pihak atasan untuk ditindak lanjuti. Evaluasi keberhasilan program LCC dilihat dari kegiatan peserta yang dilakukan setelah berpartisipasi dalam program LCC.The library creative center program or abbreviated as LCC is a service program that can develop the talents and interests of the community that has been organized by the Office of the Library and Archives of West Kalimantan Province since 2018. This research uses a case study method with a qualitative approach. The subjects in this study were the LCC program services at the Office of the Library and Archives of West Kalimantan Province. While the object of research is the individuals, groups, and communities involved. Data collection techniques were carried out by collecting primary and secondary data. The data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the LCC program has empowered the community by providing trainings in the form of 1). Basic Computer Training, 2). Handicraft training, and 3) Basic English training. The LCC program has a target as a program that can increase knowledge and creativity in order to improve the economic standard and people's lives. Program supervision by making information and reports on each activity. The obstacle faced by the LCC program is the lack of budget for conducting training programs. The solution is to adjust the existing budget with the program to be implemented and report it to the superiors for follow-up. The evaluation of the success of the LCC program is seen from the activities of the participants after participating in the LCC program.
Online Research Skills (ORS): Solusi Literasi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Masa Pandemi Covid-19 Suherman Suherman
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10153

Abstract

AbstrakPenulisan artikel ini didasari situasi memprihatinkan yang melanda dunia akibat pandemi covid-19 yang menyebakan pemerintah menerapkan berbagai kebijakan diantaranya adalah PPKM Darurat dan PJJ dimana masyarakat harus mengurangi kerumunan atau keramain termasuk dalam hal ini adalah penerapan pembelajaran jarak jauh karena proses pendidikan tidak boleh berhenti. Di sisi lain masih banyak pelajar dan mahasiswa yang masih kurang literat (terampil) dalam memanfaatkan sumber-sumber online yang melimpah guna mendukung proses belajar mandiri. Rumusan masalah dalam penulisan artikel ini adalah bagaimana literasi digital dapat menjadi salah satu solusi bagi pelajar, mahasiswa, guru dan dosen untuk tetap dapat melakukan proses pembelajaran secara mandiri tanpa harus melakukan tatap muka. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada masyarakat sekolah dan perguruan tinggi mengenai strategi literasi Online Rresearch Skills (ORS) sebagai upaya pembelajaran mandiri secara efektif dan efisien guna menghemat waktu dalam mencari informasi yang benar-benar sesuai dengan topik penelusuran mereka. Selain itu, dengan ORS juga dapat diketahui berbagai laman-laman atau situs-situs gratis yang tersedia di dunia maya yang dapat diakses dari mana dan kapan saja. Hal ini dapat membantu para pelajar, mahasiswa maupun para peneliti dalam menemukan berbagai literatur atau bahan-bahan rujukan yang mereka perlukan (sesuai dengan topik dan bidang mereka). Hal ini terutama sangat bermanfaat dan membantu terutama bagi pelajar, mahasiswa dan bahkan peneliti dimana lembaga tempat mereka belajar dan bekerja namun belum mampu melanggan situs-situs berbayar. Kata Kunci: Literasi Informasi, Literasi Digital, Online Research Skills  AbstractThe writing of this article is based on the alarming situation that has hit the world due to the covid-19 pandemic which has caused the government to implement various policies including  The Limitation of Society Activities in Small Scale (PPKM) and Dostance Learning Education (PJJ) where people have to reduce crowds, including in this case the application of distance learning because the education process should not stop. On the other hand, there are still many students and university students who are still not literate (skilled) in utilizing abundant online resources to support the independent learning process. The formulation of the problem in writing this article is how digital literacy can be a solution for students, university students, teachers and lecturers to keep being able to carry out the learning process independently without having a face to face class. The purpose of this paper is to provide insight to the school and college community regarding the Online Research Skills (ORS) literacy strategy as an effective and efficient independent learning effort in order to save time in finding information that really fits their search topic. In addition, with ORS, we can also find various free homepages or sites available in cyberspace that can be accessed from anywhere and anytime. This can help students, university students and researchers in finding various literature or reference materials they need (according to their topic and field). This is especially very useful and helpful especially for students, university students and even researchers where the institutions in which they study and work have not been able to subscribe the paid sites. Keywords: Information Literacy, Digital Literacy, Online Research Skills
Sistem Pengolahan Bahan Pustaka di Perpustakaan SMP Negeri 25 Palembang Marina Marina
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.11055

Abstract

Artikel ini berfokus pada sistem pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan SMPN 25 Palembang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan SMPN 25 Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah pengelola perpustakaan SMPN 25 Palembang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Dari data hasil penelitian dapat diketahui bahwa sistem pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan SMPN 25 Palembang masih secara manual. Sistem pengolahan bahan pustaka dimulai dari inventaris, klasifikasi, katalogisasi, labeling, dan shelving. Kegiatan inventaris melalui pemeriksaan, pengecapan dan pencatatan. Melalui pencatatan ini dibuatlah suatu sistem untuk mempermudah yaitu dengan pemberian nomor inventaris buku. Klasifikasi buku juga menggunakan e-ddc menggunakan laptop pribadi petugas perpustakaan. Katalogisasi belum dilakukan secara maksimal, sedangkan labeling masih di print secara manual. Shelving atau penyusunan buku dilakukan oleh perpustakaan sesuai ketentuan penyusunan buku perpustakaan. Dari penjabaran ini dapat diketahui bahwa sistem pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan SMPN 25 Palembang sudah menggunakan sistem yang baik walaupun masih secara manual. Sistem pengolahan juga dipermudah dengan menggunakan software e-ddc.
Analysis Of Inhibiting Factors For The Effectiveness Of Public Information Policy In The Services Of BPJS During The Covid-19 Pandemic At Puskesmas Kartini, Pematang Siantar City Ivan Elisabeth Purba; Parlindungan Purba; Rahmat Alyakin Dakhi
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.11792

Abstract

BPJS Health is a legal entity that was established in order to organize a health insurance program. The problem with the BPJS program to ensure public health is that people complain that the health services they receive at both the hospital and the puskesmas are not in accordance with program procedures, such as being treated with potluck and queues. Because there are still problems felt by the community, the health services provided are ineffective. As a result, the purpose of this research is to determine and describe the efficacy of the BPJS Health program in health services at the Kartini Health Center in Pematangsiantar City. The research method used in this study is a literature review. Data collection techniques include observing and documenting documents related to the BPJS health program's implementation. According to the study's findings, there are factors impeding the effectiveness of the BPJS Health Program in Health Services that have not been effective because there are still complaints from the community and the community is also not fully aware of the existence of the BPJS Health program to help the community, particularly the underprivileged. The interactions between the three components of program implementation (programs, beneficiaries, and organization) have not gone well, and the output has not met expectations.
Analisis Dan Kontribusi Tokoh Kearsipan Margaret Cross Norton Dan Waldo Gifford Leland Vidiastuti Muljono; Nadiah Sifa Daulay
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.11280

Abstract

Arsiparis harus mempunyai kompetensi yang meliputi aspek pengetahuan, aspek keterampilan, dan aspek sikap. Aspek pengetahuan tidak hanya terbatas tentang kearsiapan, tetapi ilmu-ilmu lain yang dapat mendukung profesi arsiparis. Sebagai aspek keterampilan, seorang arsiparis harus dapat melaksanakan pekerjaan, mengelola pekerjaan, mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi, keterampilan mengelola lingkungan kerja, serta keterampilan dalam beradaptasi dengan lingkungan dan pekerjaan. Sikap juga menjadi aspek yang penting untuk kompetensi seorang arsiparis sebagai performanya di tempat kerja, tanggapan lingkungan kerja, penghargaan, dan penilaian. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai tokoh kearsipan yaitu Margaret Cross Norton dan Waldo Gifford Leland. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan data berdasarkan jurnal maupun artikel yang berkaitan dengan tema dan akan dianalisis oleh penulis.
Analisis Kompetensi Literasi Informasi Siswa MAN 2 Langkat Dalam Pengembangan Minat Dan Bakat Ade Rezeki Santoso; Retno Sayekti
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.12444

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi literasi Informasi dalam proses pengembangan minat bakat siswa berbasis model empowering 8. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Langkat.  Metode penelitian yang digunakan ini adalah metode kualitatif dan triangulasi data (observasi, FGD, dan dokumentasi) dalam proses pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa MAN 2 Langkat secara garis besar telah menerapkan komponen model literasi empowering 8 dalam pengembangan minat dan bakatnya. Kendati demikian, terdapat kekurangan beberapa langkah yang terdapat  dalam komponen model empowering 8 yang belum dilaksanakan, hal ini mendorong penguatan program kegiatan literasi informasi di sekolah untuk membentuk siswa yang mampu mengeksplorasi informasi secara efektif serta menggunakan informasi secara etis, sehingga karya, konten, dan informasi baru yang dihasilkan dapat menjadi lebih berkualitas. ABSTRACTThis study aims to determine the competence of information literacy in the process of developing students' interest in talent based on the empowering 8 model. This research was carried out at MAN 2 Langkat. The research method used the qualitative method and data triangulation (observation, FGD, and documentation) in the process of data collections. The results of this study indicate that the students of MAN 2 Langkat have generally applied the components of the empowering 8 literacy model in developing their interests and talents. However, there is a lack of several steps contained in the components of the empowering 8 model that have not been implemented, this encourages the strengthening of information literacy activity programs in schools to form students who are able to explore information effectively and use information ethically, so that creation, content, and information produced can be of higher quality.
Pelayanan dan Inovasi Perpustakaan Universitas Pamulang Di Masa Pandemi COVID-19 Maulida Rachma Herliani
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.11310

Abstract

In this current condition of distance learning, college student are not advised to visit the public libraries or university libraries. However, as we know, that information are always be needed and cannot be delayed. As one of the institutions that prioritizes services to satisfy the user, library must do an innovation to always give the best services during this pandemic. This research aims to study the activities of services and innovation during this pandemic Covid-19 that provided at university libraries. The location of this research was conducted at Pamulang University Library. The research method used is qualitative descriptive method, with data analysis techniques carried out by interviews, obsevation, and literature study. Based on the result of this research, it is known that during the pandemic, the central library of the Central Library of Pamulang University implemented various policies related to its service. Among them are operational hours end constructive visits, face-to-face services that are only permitted for borrowing books, correspondence, and submitting theses. In addition, Pamulang University Library has deficiencies in providing services during a pandemic, one of which is the incomplete collection. This innovation carried out by taking advantage of the opportunities available, namely by promoing and reactivating the digital library that developed by Pamulang University.  Keywords: Library, College Library, Library Services, Library Innovation, Pandemic Covid-19 
Analisis Kepuasan Dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal terhadap E-Journal (OJS) Sebagai Sumber Informasi Menggunakan Model EUCS Sarah Wulandari
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.12696

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis bagaimana tingkat kepuasan dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal terhadap e-journal (OJS) sebagai sumber informasi dengan menggunakan model EUCS sebagai alat ukurnya. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan model End User Computing Satisfaction (EUCS) dengan menilai variabel isi (content), keakuratan (Accuracy), bentuk (format), kemudahan penggunaan (ease of use) dan ketepatan waktu (timelines) dengan tambahan variabel keamanan (security) dan kepuasan pengguna (user satisfaction). Metode deskriptif kuantitatif digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui jumlah sampel responden yang sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan penggunaan google form dan skala likert dalam penilaiannya. Dalam analisis ini, peneliti menggunakan aplikasi SPSS versi 26 untuk menghitung tingkat kepuasan pengguna. Hasilnya adalah penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap e-jurnal sebagai sistem informassi dengan rata-rata (mean) adalah ≥ 4 dengan artian pengguna puas dengan sistem jurnal elektronik (OJS) tersebut.
ANALYSIS OF JASON SCOTT AND SOLON JUSTUS BUCK IN THE ARCHIVES Nuri Ifka Bengi; Wiwin Irpina
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.10263

Abstract

Artikel ini memberikan gambaran tentang tokoh kearsipan berkebangsaan Amerika Serikat yaitu Jason Scott dan Solon J. Buck. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yaitu mengumpulkan data dari berbagai artikel jurnal serta buku yang terkait dengan topik penulisan. Artikel ini mengkaji biografi, karya serta kontribusi Jason Scott dan Solon J. Buck dalam dunia kearsipan. Hasil yang didapatkan dari proses penganalisisan adalah, bahwa Jason Scott merupakan tokoh arsiparis yang berkontribusi dalam pelestarian arsip digital dan dikenal sebagai tokoh dunia dalam pengarsipan digital. Kontribusinya di bidang arsip ialah membuat sebuah dobrakan berbasis situs web yaitu textfiles.com yang merupakan website untuk mengolah, menyimpan dan melestarikan file arsip dari sistem sejarah papan bulletin (BBS) dunia dan subcultural. Upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian arsip adalah dengan membentuk tim untuk pengolahan arsip internet yang telah memberikan banyak prestasi di konferensi teknologi arsip mengenai sejarah digital, perangkat lunak serta pelestarian situs web arsip. Sedangkan Solon Justus Buck dikenal sebagai arsiparis yang kontribusi dan membawa dampak besar selama perang dunia ke II. Solon Justus Buck membantu sekutu dalam perjalanan mereka menuju kemenangan. Selain itu, ia juga terlibat dalam sejumlah kegiatan kearsipan Negara, masyarakat, sejarah kenegaraan serta nasional pemerintahan Amerika Serikat.
Implementation Of Good Governance Principles To Increase Library Service Capacity In Sungai Kerjan Kelurahan Office In 2020 Mulia Jaya; Firmansyah Firmansyah
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v16i2.11779

Abstract

This study describes bureaucratic transparency, participation, and the rule of law, as well as the impediments to the application of Good Governance principles at the Sungai Kerjan Village Office. The findings indicated that the application of Good Governance principles at the Sungai Kerjan Village Office was good, but it should be improved again because there are several indicators that make service delivery less than optimal. According to the findings of the study, the indicators of the factors that impede the application of good governance principles to increase the capacity of public services in the process of managing a Business Certificate (SKU) at the Sungai Kerjan Village Office, Bungo Dani District, are as follows: 1) Internal variables (factors from within). Lack of understanding of the apparatus on Good Governance principles The Kelurahan's implementation of Good Governance is still ineffective due to a lack of understanding of the principles of good governance. 2) External variables (factors come from outside) a lack of community involvement Participation is a sign of democracy when people are included in the development and implementation of a plan. as well as accept responsibility in accordance with one's maturity and level of obligation Complaint or criticism services via question cards have not been operating effectively. With the budget, the implementation of using their own personal laptops has not been liquidated. The implication of this research is that it is hoped that there will be an increase in the quality of the Human Resources (HR) workforce in providing services and improving facilities and infrastructure, allowing for better and more optimal service implementation at the Sungai Kerjan Village Office.