cover
Contact Name
Retno Sayekti
Contact Email
retnosayekti69@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
retnosayekti69@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 19797737     EISSN : 24428175     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
Memahami Motivasi Dan Persepsi Perpustakaan Sekolah Pada Siswa SMA Lab Undiksha Dan SMA Negeri 1 Singaraja Sembiring, Santana; Mudana, I Wayan; Sitompul, Lola Utama
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v17i2.14352

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi siswa memanfaatkan perpustakaan sekolah dan persepsi siswa terhadap perpustakaan sekolah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan motivasi pemanfaatan perpustakaan sekolah antara siswa SMA Lab Undiksha dengan SMA Negeri 1 Singaraja. Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa persepsi siswa terhadap perpustakaan sekolah sudah berubah terutama persepsi pada suasana dan pustakawan, sedangkan persepsi aturan di perpustakaan masih tetap sama.Kata kunci: Motivasi, Persepsi, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan
Menjaga Relevansi Profesi Pustakawan Di Era Digital: Langkah Baru Ikatan Pustakawan Indonesia Andini, Retno; Wijayanti, Luki
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v17i2.17389

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) dalam mendukung profesi pustakawan di era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menjadikan teknik wawancara dan studi literatur dalam proses dalam pengumpulan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa IPI berperan penting dalam peningkatan kompetensi pustakawan. Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) berusaha menjadi organisasi profesi yang adaptif terhadap kebutuhan pada era digital. Keterlibatan generasi muda dalam masa kepengurusan baru diharapkan dapat menghasilkan kolaborasi inovasi dan kreativitas baru. IPI telah merancang program dan kegiatan dari 8 (delapan) komisi PP-IPI untuk dapat terhubung dengan pustakawan dalam upaya menjaga relevansi profesi pustakawan di era digital.
Identifikasi Faktor Kerusakan Naskah Kuno Di Situs Gandoang Desa Wanasigra Kabupaten Ciamis Fitriyanti, Dewi
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v17i2.15051

Abstract

Naskah kuno merupakan benda cagar budaya yang perlu untuk dilestarikan. Upaya pelestarian telah dilakukan untuk menjaga warisan dari para leluhur. Penyebab kerusakan pada naskah kuno saat ini dikarenakan oleh usia naskah yang telah berlatahan selama ratusan tahuan. Itulah slah satu penyebab naskah kuno menjadi rentan rusak dibandingkan dengan benda caar budaya lain. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyeba kerusakan pada naskah kuno yang ada di Situs Gandoang Wanasigra. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini mengemukakan bahwa terdapat beberapa faktor perusak pada nskah kuno, antara lain; (1) tempat penyimpanan dan faktor iklim, (2) faktor cahaya, (3) faktor kimia, (4) faktor biota, (5) dan faktor bencana. Kesimpulannya naskah kuno memerlukan perawatan yang baik dan sesuai standar pelestarian agar dapat bertahan lebih lama.
Inovasi Layanan Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang Untuk Pemenuhan Kebutuhan Informasi Dosen Husnah, Husnah; Latifa, Maizi; Zulfitri, Zulfitri; Rahmi, Lailatur
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.17948

Abstract

Perpustakaan akademik dianggap sebagai pusat kepercayaan lembaga pendidikan melalui layanannya membantu dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi baik itu pendidikan pengajaran, penelitian dan pengabdian. Penerapan teknologi informasi di perpustakaan akademik khususnya teknologi internet telah mengubah metode tradisional dalam menyediakan layanan perpustakaan dan informasi. Perpustakaan perguruan tinggi memenuhi kebutuhan pengajaran khususnya untuk dosen dan mahasiswa dengan memperkenalkan informasi baru melalui berbagai media komunikasi dan informasi. Dosen dan mahasiswa memiliki kebutuhan informasi yang beragam dan sistem perpustakaan harus bisa memenuhinya dengan menyertakan berbagai media teknologi terkini. Ketika pengguna teknologi semakin menuntut perpustakaan tumbuh atau menciptakan layanan baru maka perlu dilakukan inovasi layanan perpustakaan untuk perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebutuhan informasi dosen dalam kebermanfaatan koleksi dan layanan perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian mengusulkan beberapa pengembangan layanan perpustakaan perguruan tinggi dalam memenuhi kebutuhan informasi dosen. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian yang komprehensif, terintegrasi, menggunakan metode campuran. Data penelitian berasal dari kuesioner yang dibagikan kepada dosen di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang dan wawancara. Hasil penelitian ini menggambarkan kebutuhan informasi dosen dalam pemanfaatan koleksi dan layanan perpustakaan serta menghasilkan usulan inovasi layanan perpustakaan perguruan tinggi khususnya untuk perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang.Kata Kunci: Perpustakaan Perguruan Tinggi, Inovasi Layanan, Layanan Sumber Daya Informasi, Kebutuhan Informasi Dosen 
Analisis Kebijakan Dan Penerapan Cencorship Pada Koleksi Di Perpustakaan Sekolah MAN 1 Tulungagung Ulya, Nada Iffatul; Zatadini, Galuh Indah
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.15864

Abstract

Perpustakaan merupakan pusat informasi, penelitian, dan sumber pengetahuan. Perpustakan menyediakan informasi dalam bentuk koleksi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi pemustakanya. Seiring perkembangan zaman, informasi tercipta dan berkembang luar biasa sehingga menyebabkan ledakan informasi. Banyak koleksi yang mengandung konten negatif di dalamnya. Sehingga penting untuk melakukan penerapan cencorship sebelum koleksi dilayankan, dengan maksud supaya koleksi yang dilayankan di perpustakaan setara dengan lingkungan sekolah. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui bagaimana kebijakan dan penerapan cencorship pada koleksi perpustakaan MAN 1 Tulungagung dan kendala yang dialami oleh perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap 3 informan. Teknik analisa data memakai pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi dengan menguji kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan pada perpustakaan MAN 1 Tulungagung kebijakan cencorship sudah ada, namun belum tertulis di perpustakaan. Penerapan cencorship dilakukan karena adanya temuan koleksi yang mengandung konten pornografi. Perpustakaan melakukan cencorship pada koleksi buku novel dengan genre percintaan. Proses cencorship pada perpustakaan MAN 1 Tulungagung dengan cara mengecek satu per satu perhalaman buku. Kendala yang dialami perpustakaan adalah tidak ada kebijakan tertulis mengenai cencorship serta kurangnya tenaga kerja di perpustakaan.   KATA KUNCI: Kebijakan, Penerapan, dan Cencorship
Information Searching Behaviour in Efforts to Complete Postgraduate Students’ Theses Sa'ban, Andriani; Samosir, Fransiska Timoria; Sa'diyah, Lailatus
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.19453

Abstract

Researchers found that University of Dehasen Bengkulu postgraduate students strongly favored online resources when seeking information. These students utilized platforms such as Google Scholar and Unived journals to meet their research needs due to the extensive information requirements of their studies and the restricted library collection. The study uncovers a consistent pattern in their information-seeking behavior using a qualitative and descriptive approach. Students usually begin by selecting their sources and then dedicate approximately 1-2 hours each day to searching, comparing information, and monitoring updates. Tasks such as verifying and extracting information were frequently neglected. The study concludes that the students' search strategies consist of initiating, chaining, browsing, differentiating, and monitoring. When searching for information, the processes of extracting and verifying are often neglected due to being deemed insignificant. All students engage in the conclusion phase when finalizing their information search. Postgraduate students exhibit strong skills in selecting suitable information sources, choosing relevant sources, employing effective search strategies, critically evaluating information, and synthesizing information from diverse sources.Banyaknya informasi yang dibutuhkan mahasiswa pascasarjana, menjadikan mahasiswa menjadi makhluk yang sangat membutuhkan informasi. Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Universitas Dehasen Bengkulu melakukan pencarian sumber informasi sepenuhnya menggunakan internet, dikarenakan lebih efektif dan efisien serta tidak adanya koleksi di Perpustakaan Universitas Dehasen Bengkulu. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa pascasarjana melakukan pencarian informasi dengan memulai pencarian informasi dengan menentukan sumber informasi yang akan digunakan, melakukan pencarian melalui website google scholar dan jurnal Unived dengan menghabiskan waktu sekitar 1-2jam/hari, membandingkan informasi, memantau perkembangan sumber-sumber informasi, dan mengekstrak dan memverifikasi  informasi di anggap tidak penting, serta mengakhiri pencarian informasi dengan mematikan komputer/handphone. Pada akhir pencarian mahasiswa mendapatkan informasi yang memuaskan selama pencarian informasi, dapat dikatakan bahwa starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, cenderung sama.  Dalam pencarian informasi, extracting dan verifying tidak dilakukan karena dianggap tidak penting. Ending dilakukan oleh semua mahasiswa sebagai akhir dalam penyelesaian pencarian informasi. Mahasiswa pascasarjana menunjukkan kemampuan yang baik dalam memilih sumber informasi yang tepat melalui sumber informasi yang mereka gunakan, mampu memilih sumber informasi yang relevan, menggunakan strategi pencarian informasi yang tepat, mampu mengevaluasi informasi dengan kritis, mampu mensistensi informasi dari berbagai sumber.
Kemampuan Literasi Digital Siswa Berprestasi Iranda, Agung
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.14748

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to know the ability of digital literacy in students to high achievement in one of Jambi province's excellent school's MAN Insan Cendikia. This study used is a qualitative method with a phenomenological approach. Data analysis using Interpretative phenomenological Analysis. Participants were involved in the study with 4 outstanding students. The results describe issues digital literacy-related competence of students achieving in MAN Insan Cendikia Jambi are the ability to access information and knowledge on the internet, reading habits, literacy using video, e-learning, and literacy transformation. Also, the competence of digital literacy is related to motivation and high curiosity, competition, efficiency in literacy, and writing scientific work. Factors that affected the digital literacy capabilities of MAN Insan Cendikia Jambi students; First, the library facilities are complete and comfortable. Second, good facilities for technology. Third, The fast and numerous access internet. Fourth, external motivation. Fifth, school oversight.Keywords: Digital,  information, school, students,  technologyAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi digital pada siswa berprestasi di salah satu sekolah unggulan Provinsi Jambi yaitu MAN Insan Cendikia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Analisis data menggunakan Interpretative phenomenology Analysis. Partisipan yang terlibat dalam penelitian berjumlah 4 siswa yang berprestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital siswa berprestasi di MAN Insan Cendikia Jambi merupakan kemampuan mengakses informasi dan pengetahuan lewat internet, kebiasaan membaca, literasi lewat video, elearning, dan adanya transformasi literasi. Selain itu kemampuan literasi digital juga berkaitan dengan motivasi dan rasa ingin tahu yang tinggi, kompetisi, efisiensi dalam literasi, serta penulisan karya ilmiah. Adapun faktor yang memengaruhi kemampuan literasi digital siswa berprestasi MAN Insan Cendikia Jambi, diantaranya; Pertama, sarana perpustakaan yang lengkap dan nyaman. Kedua, fasilitas teknologi yang bagus. Ketiga, jaringan internet yang cepat dan banyak. Keempat, motivasi eksternal. Kelima, pengawasan dari pihak sekolah.Kata kunci : Digital, informasi, sekolah, siswa, teknologi.
Pengaruh Pemanfaatan Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Pemustaka Perpustakaan BPSDMI Kementerian Perindustrian Prakoso, Ario Adi
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.18225

Abstract

Perpustakaan memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah perpustakaan khusus. Perpustakaan khusus adalah tempat yang dibuat oleh sebuah lembaga demi memenuhi kebutuhan informasi pengguna. Perbedaan pada perpustakaan khusus dengan jenis perpustakaan yang lain adalah koleksi yang disesuaikan, lingkungan, dan penggunanya. Salah satunya ialah Perpustakaan Khusus yang berada di gedung BPSDMI Kementerian Perindustrian. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah  untuk menganalisis pengaruh video terhadap peningkatan pengetahuan pemustaka tentang Perpustakaan BPSDMI Kementerian Perindustrian. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif Eksperimen. Subjek penelitian ini adalah anggota perpustakaan BPSDMI Kementerian Perindustrian yang tercatat sebanyak 161 orang dengan sampel akhir sebanyak 62 orang. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata nilai sebelum diberikan perlakuan berupa media video adalah 61,48 dan rata-rata nilai setelah diberi perlakuan berupa media video adalah 87,73 dengan kenaikan signifikan sebanyak 44%. Maka video mempunyai pengaruh yang cukup kuat dalam peningkatan pengetahuan pemustaka.
Pendayagunaan TikTok Sebagai Media Layanan Informasi dan Komunikasi Perpustakaan Saiful, Nurhaliza
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.15662

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi, khususnya teknologi komunikasi massa seperti media sosial. Memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi adalah tanggung jawab perpustakaan. Kajian ini bertujuan untuk menerangkan bahwa perkembangan media sosial tidak hanya menjadi tantangan atau saingan perpustakaan, tetapi perpustakaan dapat mendayagunakannya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya dengan studi pustaka dan dokumentasi dengan mengamati langsung pada objek kajian, yaitu beberapa akun TikTok perpustakaan di Indonesia. TikTok merupakan media sosial paling populer di dunia dengan jutaan pengguna aktif setiap harinya. Pendayagunaan TikTok sebagai media layanan informasi dan komunikasi perpustakaan dapat menjadi langkah inovatif dan efektif dalam mengembangkan layanan perpustakaan. Dengan memperluas jangkauan layanan, memperkuat hubungan dengan masyarakat, dan menciptakan konten yang menarik, perpustakaan dapat mengambil manfaat dari potensi yang dimiliki TikTok sebagai platform media sosial populer.
Analisis Literasi Digital Guru PAUD melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Budianti, Resti
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v18i1.18575

Abstract

Saat ini, untuk mendukung proses pembelajaran, guru PAUD diharapkan memiliki literasi digital yang baik. Hal ini dianggap semakin penting karena generasi saat ini sangat dekat dengan teknologi, yang berarti mereka harus belajar sejak dini tentang bagaimana teknologi informasi dapat memberikan manfaat yang signifikan. Studi ini memberikan informasi awal untuk meningkatkan kemampuan guru, khususnya guru PAUD yang memiliki kemampuan literasi digital untuk menggunakan TIK dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan penelitian kepustakaan tentang karya dan penelitian sebelumnya yang relevan, serta kuesioner yang dikirim melalui Google Forms dan panduan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan guru PAUD untuk literasi digital telah meningkat sejak pandemic. Responden sudah tidak merasa canggung atau gagap teknologi saat diminta untuk melakukan aktivitas pembelajaran menggunakan TIK. Diperlukan peningkatan kompetensi lanjutan bagi guru PAUD agar dapat mendampingi anak didiknya dalam memanfaatkan teknologi terkini untuk pembelajaran serta memberikan bekal literasi digital agar kelak bijak menggunakan teknologi.