cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Sistem Pendingin Menggunakan Thermalelectric Cooler Guna Menstabilkan Temperatur Box Panel Kontrol Mesin Die Casting Wahyu Djalmono; Ampala Khoryanton; Ikhsan Muzaki
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.59 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v14i3.1655

Abstract

PT. Chemco Harapan Nusantara plan 1 Cikarang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur automotive brake system dan aluminium casting parts. Pada proses pembuatan casting part diperlukan sistem pendinginan, salah satunya pada lemari box panel kontrol mesin die casting 650T yang berisi komponen elektrik. Latar belakang permasalahan yang ditemukan terjadi pada sistem pendingin AC Konvensional yang digunakan. Kondisi temperatur ruang panel kontrol mesin yang tinggi. Penyebab permasalahan yakni kompresor yang mengalami overheat karena temperatur lingkungan factory II (casting) yang tinggi. Dampaknya mengakibatkan berkurangnya lifetime hingga berujung rusaknya komponen elektrik tersebut. Solusinya adalah dengan pemanfaatan sistem pendingin thermalelectric yang digerakkan oleh arus DC yang masuk ke modul. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan alternatif sistem pendinginan dan menguji performa sistem pendingin Thermalelectric. Komponen utama pendingin ini meliputi kerangka pendingin, Adaptor, Modul Thermalelectric, thermostat, heatsink dan fan. Metode ini meliputi identifikasi masalah, studi pustaka, menguji performa pada satu buah modul thermalelectric, pengumpulan data pengujian, dan pengolahan data. Parameter pengujian yaitu waktu pada saat pengoperasian dengan mengamati beda temperature yang dihasilkan oleh satu buah modul thermalelectric pada kedua sisi modul guna menggetahui berapa arus yang masuk, panas yang diserap maupun panas yang dipindahkan pada saat pengoperasian pendingin thermalelectric. Hasil dari pengaplikasian pendingin panel dengan data pengujian yang telah diolah pada perhitungan performa untuk satu buah modul thermalelectric dalam penyerap panas yang telah dirata-rata adalah sebesar 44.89 Watt dengan beban pendinginan yang telah dikaji sebesar 1061.06 Watt. Serta arus dan tegangan pada saat pengoperasian sebesar 4.48 A dan 9.29 V.
Pembuatan mesin Amplas Sistem Sabuk Penggerak Motor Listrik Rofarsyam Rofarsyam
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.397 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i3.1285

Abstract

Rancang bangun mesin amplas sistem sabuk bertujuan untuk melengkapi peralatan uji kekerasan dan metalografi pada laboratorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang. Sampai saat ini pengerjakan permukaan benda kerja masih menggunakan mesin gerinda yang ada pada bengkel mesin, sehingga memakan waktu untuk menyelesaikan pengujian baik metalografi maupun kekerasan pada laboratorium pengujian bahan.Pembuatan mesin amplas sistem sabuk dilakukan memodifikasi cara kerja mesin gerinda yang lazim menjadi sistem sabuk berputar. Metode pembuatan mesin dimulai dari mendesain, pembuatan komponen, perakitan, pengujian mesin dan analisa hasil pengujian. Mesin amplas system sabuk yang dihasilkan dengan penggerak motor listrik 0,5 HP, putaran 1400 rpm. Sistem transmisi pemutar sabuk menggunakan reducer 1 : 40 dan sabuk puli. Jenis amplas yang digunakan merk Deerfos 80 Hv. Hasil pengujian pengamplasan dengan mesin ini mencapai kekasaran permukaan N8 sama dengan hasil pengamplasan menggunakan mesin gerinda yang ada pada bengkel mesin. Kapasitas pengamplasan yang dicapai sama dengan kapasitas mesin gerinda sebesar 0,271 mm3/detik.
Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 13 No. 1 April 2018 padang Yanuar
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.898 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v13i1.1620

Abstract

PEMELIHARAAN MESIN MOBIL LISTRIK SULA POLITEKNIK NEGERI SUBANG Adhan Efendi; Azhis Sholeh Buchori
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.591 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v14i3.1591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat rencana pemeliharaan mesin mobil listrik sula dengan metode inspeksi, small repair, medium repair, overhaul (ISMO). Waktu pemeliharaan dengan jenis perawatan mesin secara bulanan. Metode pelaksaan pemeliharaan mesin mobil sula meliputi studi literatus, pembuatan jadwal, dan validasi ahli. Komponen yang dilakukan pemeliharaan pada sistem mekanik yang meliputi casis, sistem pengereman dan sistem kelistrikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemeliharaan mesin mobil sula dimaksudkan untuk menjaga kondisi mesin mobil tetap pada performa terbaik.
Analisa Performa Mesin Stirling Tipe Alpha Inovasi Desain Berbasis Biomassa Dhimas Satria; Rina Lusiani; Erni Listijorini; Aswata Aswata; Yogi Hermawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.286 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v15i1.1839

Abstract

Energi fosil yang terbatas menuntut untuk mengembangkan teknologi yang menggunakan energi alternatif, salahsatu teknologi yang sesuai adalah mesin stirling karena merupakan teknologi pembakaran luar yang dapat memanfaatkan sumber kalor yang tersedia, termasuk di dalamnya adalah biomassa yang merupakan sumber energi yang melimpah dan mudah didapatkan. Penelitian ini merupakan inovasi desain dari penelitian terkait mesin stirling sebelumnya, yaitu dengan membuat sudut fasa menjadi 180o, dengan tujuan untuk mengurangi pengaruh gravitasi pada saat silinder dingin terkompresi, karena sudut fasa yang sekarang digunakan (90o) memiliki kekurangan yaitu silinder dinginnya yang tegak lurus ke atas, sehingga proses kompresinya melawan gravitasi.Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui performa dari mesin stirling tipe alpa inovasi desain berbasis biomassa ini. Sedangkan metode yang digunakan menggunakan metode Schmidt yaitu salah satu metode perhitungan isothermal untuk mesin stirling. yang berdasarkan pada ekspansi isothermal dan kompresi dari gas ideal. Hasil penelitian menghasilkan efisiensi thermal dari mesin stirling adalah 51%. Kemudian pengaruh perbedaan temperatur panas dengan tempertur dingin yang menunjukkan bahwa semakin besar delta temperatur semakin besar pula kerja outputnya, dan pengaruh rasio volume yang menunjukkan semakin besar rasio volume semakin besar pula kerja outputnya.
Rancang Bangun Mesin Pengupas Biji Mete (Anacardium Occidentale) Menggunakan Sistem Pneumatik Muhammad Devi; Suyadi Suyadi; Kunto Purbono
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.237 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i2.1245

Abstract

Kacang mete adalah salah satu komoditas yang digunakan untuk pembuatan beberapa macam bahan baku makanan. Untuk menghasilkan kacang mete, terlebih dahulu harus mengupas biji mete, dari dulu pengupasan ini dilakukan dengan menggunakan alat yang dinamakan kacip yaitu alat yang masih tradisional dan penggunaannya sendiri masih dalam skala produksi kecil. Dengan menggunakan kacip dalam proses pengupasannya sebelumnya dapat menghasilkan 4 kg/jam. Maka untuk meningkatkan produktifitas, merancang mesin pengupas biji mete menggunakan sistem pneumatik. Metode perancangan yang dilakukan yaitu mencari referensi, membuat sketsa gambar, perhitungan gaya tekan pada mete, perhitungan pada poros, perhitungan diameter silinder, pembuatan komponen, perakitan komponen, pengujian mesin, dan spesifikasi mesin. Dengan menggunakan mesin ini diharapkan pengupasan biji mete dapat dilakukan secara otomatis. Dari hasil pengujian mesin pengupas biji mete didapatkan spesifikasi, panjang 670 mm, lebar 500 mm, tinggi 600 mm, tekanan kompresor 8 bar, gaya tekan mete 24 N, dan kapasitas mesin 6 kg/jam.
Pengaruh Fit Up Joint Erection Terhadap Kualitas Sambungan Las Pada Lambung Kapal Sulaiman Sulaiman; Sunarso Sugeng
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.603 KB) | DOI: 10.32497/rm.v14i2.1512

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat di dunia pelayaran, ia telah menciptakan banyak metode terbaru yang ditemukan. Baik dalam sistem pengembangan, dan sebagainya. Metode pengembangan yang digunakan dalam proses pembuatan kapal sangat berpengaruh dalam memperkirakan penyelesaian pekerjaan, biaya yang dikeluarkan, dan hasil kualitas yang baik. Dalam metode pengembangan ini ada beberapa proses yang harus dilewati dalam proses salah satunya adalah proses Penggabungan Blok (Joint Erection) yang dilakukan untuk mengkoneksi dengan blok balok lain menjadi satu bagian kapal yang utuh. Dalam proses Joint Erection proses Fit Up yang dilakukan sangat penting untuk mendapatkan koneksi antar blok yang baik dan benar. Fit Up adalah proses koneksi dua blok menjadi satu salam suatu parameter. Dalam proses pembangunan Kapal Patroli Kelas-A2-55 meter menggunakan metode sistem blok sehingga proses Fit Up diperlukan dalam pengembangan ini untuk memenuhi standar dan kualitas yang diinginkan. Dengan metode pengembangan yang lebih cepat dan mudah itu akan berdampak pada kepuasan setiap pelanggan terutama di dunia pelayaran.
Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 14 No. 1 April 2018 Eko Saputra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.225 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v13i1.1628

Abstract

Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 14 No. 3 Desember 2019 Eko Saputra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.821 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v14i3.1719

Abstract

PENGEMBANGAN PEMINDAI DOKUMEN MENJADI PEMINDAI TELAPAK KAKI UNTUK IDENTIFIKASI FLAT FOOT Dwi Basuki Wibowo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v14i3.1639

Abstract

Di banyak rumah sakit di dunia dalam mengidentifikasi telapak kaki rata (flat foot) masih menggunakan wet foot test. Metode ini tidak akurat karena disamping sulitnya mengetahui penderita benar-benar berdiri tegak saat mencetak telapak kakinya di kertas grafik serta kemungkinan tidak tercetaknya beberapa bagian telapak kaki karena pengecatan awal yang tidak merata. Hasil yang diharapkan diperoleh dari penelitian ini adalah rancang bangun alat pemindai telapak kaki (foot scanner) berbiaya murah menggunakan pemindai dokumen (document scanner) dan perangkat lunak untuk mendefinisikan dan mengkategorikan kaki rata (flat foot) menggunakan metode Cavanagh’s arch index (AI). Jejak telapak kaki (footprint) yang dihasilkan alat ini, yang berformat digital, memudahkan dalam mengolah gambar dan menghitung nilai AI-nya dengan perangkat lunak MATLAB.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue