cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 13 No. 2 Agustus 2018 Ragil Tri Indrawati
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.975 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v13i2.1619

Abstract

VARIASI PARAMETER GAYA POTONG MESIN BUBUT GEDEE WEILER LZ 330 G PADA WORKSHOP PRODI TEKNIK PERAWATAN MESIN AK - MANUFAKTUR BANTAENG Roberth Marshall Ratlalan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.229 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v14i3.1640

Abstract

Penelitian ini dianalisis untuk mengetahui setiap gaya pemotongan pada mesin permesinan konvensional mesin bubut GEDEE WEILER LZ 330 G dimana tiap kondisi putaran, kedalaman potong yang bervariasi untuk setiap gerak pemakan yang selalu konstan. Setiap pengujian terjadi perubahan tiap variasi putaran menunjukkan apabila semakin besar putaran, maka gaya pemotongan yang terjadi akan mengalami penurunan. Sedangkan apabila kedalaman potong relatif kecil maka akan berpengaruh terhadap putaran gaya potong. Hasil  pengujian putaran gaya pemotongan untuk rata – rata putaran gaya pemotongan putaran (rpm) 450 = 928,43 N Untuk putaran gaya pemotongan untuk putaran (rpm) 900 = 1846,83 N dan putaran (rpm) untuk gaya pemotongan 1800 = 3621,83 N. Rata – rata kedalaman pemotongan 0,25 = 1881 mm. Untuk kedalaman pemotongan untuk kedalaman potong 0,50 = 1832 mm, dan untuk kedalaman pemotongan 1,00 = 1856 mm.
Karakteristik Limbah Daun Tebu Sebagai Sumber Energi Baru Terbarukan Berbasis Densification Method Asroful Anam; Muhammad Azizul Majid
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.485 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v15i1.1832

Abstract

Bahan bakar fosil merupakan bahan bakar alam yang tidak dapat diperbaruhi dan persediaannya akan segera habis jika digunakan secara terus menerus dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan energi. Sehingga pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai sumber energi baru mutlak diperlukan, terlebih bahan bakar tersebut persediaanya melimpah dan dapat diperbarui, seperti biomassa limbah industri atau limbah pertanian. Bahan bakar biomassa adalah salah satu sumber energi yang telah banyak dikembangkan dan diteliti sebagai bahan bakar pengganti batubara dengan berbagai perlakuan dan proses yaitu untuk mendapatkan jenis bahan bakar biomassa yang menyamai kualitas batubara. Penelitian ini menyuguhkan penelitian biomassa dari limbah daun tebu dengan metode densifikasi dengan penambahan perekat minyak kayu kapas. Metode densifikasi pada penelitian ini diikuti dengan metode eksperimental dengan memvariasikan ukuran serbuk daun tebu (DT) dan campuran serbuk daun dengan perekat (DTP). Variasi DT adalah 1 mm, 1.5 mm, dan 2 mm dengan DTP 200 gram : 1 gram, 200 gram : 2 gram, dan 200 gram : 3 gram. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai kalor, kadar abu, dan kadar air dengan dampak penelitian yang hendak dicapai adalah limbah daun tebu bisa dijadikan sebagai bahan bakar baru terbarukan dan bisa mengurangi masalah bagi petani. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kalor tertinggi pada DT 2 mm, yaitu 3975,01 cal/gr pada DTP 1 dan terendah pada DT 1.5 mm yaitu 2441,67 cal/gr pada DTP 2; kadar abu tertinggi pada DT 1 mm, 13,66% pada DTP 1 dan terendah pada DT 2 mm, yaitu 6,6% pada DTP 3 dan kadar air tertinggi pada DT 1 mm, yaitu 9,8% pada DTP 2 dan terendah pada DT 2 mm, yaitu 7,6% pada DTP 3. Kesimpulan penelitian ini adalah ukuran serbuk dau tebu dan variasi campuran serbuk daun tebu dengan perekat minyak biji kapas mempengaruhi karakteristik limbah daun tebu sebagai sumber energi baru terbarukan.
Penerapan Elektro Pneumatik pada Alat Bantu Sekur Klep Menggunakan Gerak Linier Silinder Pneumatik yang diubah menjadi Gerak Rotasi Suyadi Suyadi; Agus Pramono; Wahyu Djalmono Putro; Eko Armanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.894 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i2.1249

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat alat bantu yang dapat digunakan pada proses mensekur klep pada blok mesin sepeda motor dengan menggunakan sistem pneumatik sebagai penjepit blok mesin dan sebagai penggerak  rack dan pinion sebagai fungsi pengganti gerakan tangan manusia sehingga dapat diatur dan dioperasikan secara semi otomatis dengan elektropneumatik supaya bisa menghemat waktu penyekuran, karena proses penyekuran secara manual yang biasa dilakukan dapat memakan waktu yang lama sekitar 90 sampai 120 menit. Dengan menggunakan alat bantu sekur klep waktu sekur klep lebih pendek menjadi 10 sampai 17,5 menit sebagai hasil penenelitian ini. Adapun metode penelitian ini antara lain mendesain, pembuatan komponen, perakitan hingga sampai proses pengujian dan pengambilan data. Hasil rancang bangun alat bantu sekur klep dengan sistem elektro pneumatik juga dapat digunakan untuk proses pembelajaran mahasiswa teknik mesin di laboratorium kontrol Fluida.
Analisa Proses Penyambungan Hull Construction Dengan Superstructure Kapal Dari Material Yang Berbeda Sunarso Sugeng; Sulaiman Sulaiman
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.447 KB) | DOI: 10.32497/rm.v14i2.1515

Abstract

Pengelasan saat ini diperlukan terutama di era kemajuan teknologi modern yang berkembang pesat, sehingga dapat diterapkan poda dunia indrustri produksi kapal. Dalam pembuatan kapal patroli polisi harus memiliki kecepatan yang baik tanpa mengesampingkan kekuatan dari kapal tersebut. Maka dari itu dikembangkan teknologi pembuatan kapal material aluminium dan baja .Pada Kapal Patroli Polisi - Kelas A1 63 meter digunakan antara baja dan aluminium menggunakan proses pengelasan GTAW pada pengelasan aluminium dengan bimetal dan FCAW, SMAW pada pengelasan baja dengan bimetal karena setiap bahan memiliki komponen yang berbeda sehingga pengelasan yang berbeda digunakan. Bimetal merupakan alat yang terdiri dari dua logam yang berbeda nilai koefisien muai panjang atau yang berbeda kecepatan pemuaiannya, direkatkan menjadi satu. Kebutuhan bimetal untuk proses penyambungan Kapal Patroli Polisi - Kelas A1 63 meter adalah 55 batang.
Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 12 No. 1 April 2017 Ragil Tri Indrawati
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.223 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v12i1.1631

Abstract

Pengaruh Suhu Penyimpanan Elektroda Low Hydrogen E7016 terhadap Hasil Uji Tekuk Sambungan Las Pelat Baja Karbon SS400 Miftahrur Bin Afan; Purwantono Purwantono; Mulianti Mulianti; Bulkia Rahim
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.185 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v15i1.1823

Abstract

Pengelasan merupakan proses penyambungan logam dengan menggunakan bahan tambah berupa elektroda. Sebelum melakukan pengelasan salah satu faktor penting yaitu perlakuan elektroda. Hal tersebut penting dilakukan terutama pada perlakuan penyimpanan elektroda tipe basic low hydrogen (E7016). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemanasan elektroda dapat menghindari retak sambungan las pada uji face bend. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan pengaruh perlakuan suhu penyimpanan elektroda terhadap uji tekuk sambungan las. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen, dimana penelitian dilakukan dengan memberi perlakuan pada suhu penyimpanan elektroda. Elektroda diberi perlakuan suhu penyimpanan dengan variasi 40° C, 80° C, dan 120° C selama 30 menit. Elektroda yang digunakan yaitu jenis low hydrogen (E7016) dan material sampel menggunakan pelat SS400. Sambungan las menggunakan kampuh V tunggal dan pengelasan sampel menggunakan proses shield metal arc welding. Pengujian tekuk spesimen dilakukan sesuai standar American Welding Society D1.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu penyimpanan akan menghasilkan daya tahan retak yang baik pada uji face bend dibandingkan dengan hasil pengujian root bend.
Pengaruh Kekasaran Ampelas Terhadap Kekasaran Permukaan Bahan Aluminium, Kayu Jati, Dan Mahoni Sri Harmanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.267 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i2.1239

Abstract

Proses pengampelasan menjadi permasalahan utama yang menghambat proses produksi kerajinan di UKM pengecoran aluminium dan mainan anak dari bahan kayu jati dan mahoni sehingga tidak bisa memenuhi pesanan sesuai target. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh kekasaran ampelas terhadap kekasaran permukaan pada bahan aluminium, kayu jati, dan kayu mahoni. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah : Studi literatur, Pemilihan bahan dan peralatan,  Modifikasi mesin ampelas sabuk (Belt Sanders), Pembuatan spesimen, Proses pengampelasan, Pengujian kekasaran, Analisa data, dan Kesimpulan. Parameter yang digunakan adalah nomor ampelas (Mesh), dengan variabel : 60, 100, 150, 180, dan 240. Hasil dari penelitian ini adalah semakin tinggi nomor ampelas , semakin halus permukaan bahan. Pada aluminium dengan ampelas no. 60, kekasaran rata-ratanya adalah 3,52 µm, sedangkan dengan no. 240, kekasaran rata-ratanya adalah 1,09 µm. Pada bahan kayu jati dengan ampelas no 60 dan no. 240, kekasaran yang diperoleh adalah 10,20 µm dan 3,67 µm , sedangkan pada bahan kayu mahoni dengan ampelas no 60 dan no. 240, kekasaran yang diperoleh adalah 10,70 µm dan 3,47 µm. Adapun luaran dari penelitian ini adalah Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin ampelas sabuk dan data-data hasil penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk Jurnal ilmiah ber-ISSSN.
Pembuatan Bihun Dari Tepung Sorgum Termodifikasi Menggunakan Lactobacillus Bulgaricus Kristinah Haryani; Galuh Salindri; Jansonchia Jansonchia; Suryanto Suryanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.552 KB) | DOI: 10.32497/rm.v14i1.1451

Abstract

Sorgum dapat menjadi salah satu alternatif sumber pangan, salah satunya dengan mengolah sorgum menjadi bihun. Bihun sorgum dibuat dari tepung sorgum yang telah difermentasi oleh bakteri asam laktat (BAL) Lactobacillus bulgaricus, juga dengan penambahan tepung maizena pada pembuatan bihun sorgum-maizena diharapkan dapat meningkatkan tekstur dari bihun tersebut. Penelitian ini terdiri fermentasi tepung sorgum dan pembuatan bihun. Dari hasil fermentasi tepung sorgum, terdapat peningkatan kadar protein dan penurunan kadar karbohidrat, lemak, dan abu. Hasil analisa bihun sorgum menunjukkan tiap varian komposisinya mengalami peningkatan nilai daya serap air; penurunan nilai cooking loss; dan penurunan waktu rehidrasi. Dari hasil tersebut ditentukanlah formulasi terpilih bihun sorgum yakni pada komposisi 100% tepung sorgum tergelatinisasi.Selanjutnya dibuatlah bihun sorgum-maizena, dimana tiap varian komposisinya mengalami peningkatan nilai daya serap air; penurunan nilai cooking loss; penurunan waktu rehidrasi; dan penurunan nilai hardness.Saran pada penelitian ini hendaknya terdapat pengontrolan suhu yang lebih akurat agar produk yang dihasilkan lebih baik.
Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 13 No. 3 Desember 2018 Eko Saputra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.336 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v13i3.1626

Abstract


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue