cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PIRAMIDA
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2016): PIRAMIDA" : 6 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN DI PROVINSI BALI Ni Putu Ayu Purnama Margareni; I Ketut Djayastra; I.G.W. Murjana Yasa
PIRAMIDA Vol 12 No 2 (2016): PIRAMIDA
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.191 KB)

Abstract

Provinsi Bali mempunyai struktur perekonomian yang sangat unik, namun masih ditemukan penduduk miskin.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perkembangan penduduk miskin di Provinsi Bali, 2) pengaruhpendidikan, inflasi, pertumbuhan penduduk, dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi, 3) pengaruhpendidikan, inflasi, pertumbuhan penduduk, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan, 4)pengaruh tidak langsung pendidikan, inflasi, pertumbuhan penduduk, dan pengangguran terhadap kemiskinan melaluipertumbuhan ekonomi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Path Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwakemiskinan di Provinsi Bali sangat dipengaruhi oleh kemajuan pembangunan di masing-masing wilayah kabupaten/kota, pendidikan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pengangguran berpengaruh negatif terhadappertumbuhan ekonomi, pendidikan berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, pengangguran berpengaruh positifterhadap kemiskinan, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, tidak ada pengaruh mediasimelalui pertumbuhan ekonomi. Untuk mengurangi kemiskinan hendaknya menciptakan pertumbuhan ekonomiyang bermanfaat seperti program-program padat karya melibatkan penduduk miskin.
DAMPAK PELAKSANAAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH TERHADAP PELAYANAN KB DAN PENGENDALIAN KELAHIRAN DI PROVINSI SULAWESI SELATAN Paulus Uppun
PIRAMIDA Vol 12 No 2 (2016): PIRAMIDA
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.477 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pelaksanaan kebijakan otonomi daerah dan keikutsertaan PUS menjadi peserta KB terhadap jumlah kelahiran di kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan.Pelaksanaan kebijakan otonomi daerah yang tercermin dalam penetapan struktur kelembagaan pemerintah daerahdan pengalokasian anggaran. Data alokasi anggaran yang digunakan adalah besarnya alokasi APBD Kabupaten/kota untuk pembiayaan program yang berkaitan dengan pengendalian penduduk dan pelayanan KB pada DinasKesehatan dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB selama periode 2010 – 2014. Sedangkan tingkat keikutsertaan PUS menjadi peserta KB diukur dari angka prevalensi kontrasepsi (Contraceptive Prevalence Rate CPR)serta data jumlah kelahiran diperoleh dari kantor Badan PP-KB dan Dinas Kesehatan pada 10 kabupaten/kotasebagai sampel penelitian. Selain itu dilakukan wawancara kepada aparat pemerintah daerah yang terkait untukmendapatkan informasi kualitatif yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakanmetode deskriptif dan model regresi linier berganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kecilnya realisasi anggaran yang dialokasikan untukprogram pengendalian penduduk dan pelayanan KB. Penempatan urusan pengendalian penduduk dan pelayanan KBhanya di bawah tanggung jawab dan dikoordinasikan oleh seorang Kepala Seksi atau Kepala Sub Bidang pada salahsatu Badan atau Dinas di daerah berpengaruh pada kurang optimalnya kualitas pelayanan KB dan pengendalianpenduduk di kabupaten dan kota. Perubahan alokasi anggaran dan angka prevalensi kontrasepsi berpengaruh negatifyang signifikan terhadap perubahan jumlah kelahiran hidup baik secara parsial maupun secara bersamaan. Halini berarti semakin banyak anggaran dialokasikan untuk program pengendalian kelahiran dan semakin meningkatangka prevalensi kontrasepsi, akan semakin menurun jumlah kelahiran hidup yang terjadi di dalam masyarakat.Pengaruh perubahan alokasi anggaran terhadap penurunan kelahiran lebih besar daripada pengaruh perubahanangka prevalensi kontrasepsi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG ALASAN SESEORANG UNTUK MELAKUKAN COMMUTING (STUDI KASUS DI DESA PANDAK GEDE) Dewa Ayu Cintya Nandiswari; Surya Dewi Rustariyuni
PIRAMIDA Vol 12 No 2 (2016): PIRAMIDA
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.822 KB)

Abstract

Penduduk desa saat ini banyak yang mencari pekerjaan dengan melakukan mobilitas ulang-alik, tetapi hal iniakan menimbulkan ketimpangan penduduk di daerah tujuan para pelaku mobilitas tersebut. Terdapat beberapaalasan yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan mobilitas ulang-alik, yaitu alasan ekonomi dan alasannon ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari tingkat upah, pendidikan, jaraktempuh, umur, serta kegiatan adat terhadap alasan seseorang untuk melakukan mobilitas ulang-alik. Metodepengumpulan data dilakukan dengan observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara tidak terstruktur. Metodepenarikan sampel yang digunakan adalah probability sampling khususnya simple random sampling dengan sampelsebanyak 78 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah binary logistic regression. Hasil penelitianini menunjukkan bahwa tingkat upah tidak berpengaruh, pendidikan dan jarak tempuh berpengaruh positif dansignifikan, serta umur dan kegiatan adat berpengaruh negatif dan signifikan terhadap alasan seseorang untukmelakukan mobilitas ulang-alik (commuting).
PARTISIPASI KELAS MENENGAH DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN PERDESAAN DI KABUPATEN GIANYAR Ni Made Tisnawati
PIRAMIDA Vol 12 No 2 (2016): PIRAMIDA
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.247 KB)

Abstract

Partisipasi masyarakat desa sangat menentukan keberhasilan perencanaan dan realisasi program penurunankemiskinan perdesaan. Tokoh masyarakat yang terlibat dalam perencanaan program penanggulangan kemiskinan,biasanya berasal dari kalangan masyarakat yang berpendidikan, mempunyai keahlian khusus, dan mandiri secaraekonomi. Karakteristik tokoh masyarakat seperti itu dalam sosiologi ekonomi disebut kelas menengah. Keberadaankelas menengah dalam upaya penanggulangan kemiskinan juga dilihat dalam berbagai wadah non-formal. Sepertikomunitas- komunitas sosial yang didirikan dengan program khusus penanggulangan kemiskinan diperdesaan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor apa yang membedakan partisipasi kelas menengah diKabupaten Gianyar. Dari 150 responden yang diteliti dengan mempergunakan teknik analisis kuantitatif multivariatediskriminan, ditemukan hasil bahwa variabel persepsi pentingnya partisipasi dalam program pengentasan kemiskinan,penilaian potensi diri, pentingnya organisasi/wadah, lokasi tempat tingga (status migran), umur, jumlah tanggungankeluarga, dan persepsi bentuk bantuan yang diberikan, mampu membedakan bentuk aktivitas sosial yang merupakanbentuk partisipasi kelas menengah di Kabupaten Gianyar.
PENGARUH KEADILAN ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI, DAN PEMBERDAYAAN KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN LPD DESA ADAT JIMBARAN Komang Arik Tris Udayani; Desak Ketut Sintaasih
PIRAMIDA Vol 12 No 2 (2016): PIRAMIDA
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.601 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keadilan organisasi, budaya organisasi, dan pemberdayaankaryawan terhadap komitmen organisasional. Penelitian ini dilakukan pada karyawan LPD Desa Adat Jimbaran.Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 78 responden dengan metode sampling jenuh. Pengumpulan datadilakukan dengan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Teknik yang digunakandalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel keadilanorganisasi, budaya organisasi, dan pemberdayaan karyawan berpengaruh positif terhadap komitmen organisasionalkaryawan LPD Desa Adat Jimbaran. Disarankan agar perusahaan harus mampu memberikan jadwal kerja secaraadil kepada seluruh karyawan, perusahaan harus mampu memotivasi karyawan dengan memberikan penghargaansehingga karyawan berkemauan kuat dalam bekerja, dan perusahaan juga harus memfasilitasi kapasitas potensialdengan memperoleh kompetensi karyawan sehingga karyawan mempraktikkan kemampuan yang dimiliki sepertiide-ide dan inovasi terbaik meraka bagi perusahaan.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM LEMBAGA DISTRIBUSI PANGAN MASYARAKAT (LDPM) PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN TABANAN (STUDI GAPOKTAN ASEMAN III DI DESA MEGATI) Gede Crisna Wijaya; I Ketut Sudibia
PIRAMIDA Vol 12 No 2 (2016): PIRAMIDA
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.494 KB)

Abstract

Kabupaten Tabanan mendapat julukan sebagai lumbung padinya Bali, namun masyarakat Tabanan yang mayoritaspenduduknya adalah petani masih ada yang di kategorikan sebagai penduduk miskin. Guna memperbaiki tingkatkesejahteraan petani dan mengembangkan sektor pertanian perlu dilakukan pemberdayaan petani melalui ProgramLDPM. Guna memperbaiki tingkat kesejahteraan petani dan mengembangkan sektor pertanian perlu dilakukanpemberdayaan petani melalui Program LDPM. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menganalisis efektivitas programLDPM, 2) menganalisis kondisi kesejahteraan petani setelah program LDPM terlaksana, 3) menganalisis kelemahankelemahanProgram LDPM. Penelitian ini dilakukan di Gapoktan Aseman III di Desa Megati Kabupaten Tabanan.Sampel pada penelitian ini sebanyak 156 responden dengan teknik sampling yang digunakan adalah proportionalrandom sampling. Penelitian ini bersifat komparatif dengan metode penelitian observasi, wawancara terstruktur,dan wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan uji statistik deskriptif dan uji wilcoxon. Berdasarkan hasilanalisis diperoleh simpulan bahwa tingkat keberhasilan Program LDPM yang dilihat dari variabel input, variabelproses, variabel output pada Gapoktan Aseman III di Desa Megati tergolong efektif. Kesejahteraan petani meningkatsetelah terlaksananya Program LDPM.

Page 1 of 1 | Total Record : 6