cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2019)" : 5 Documents clear
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN DI KABUPATEN BANJAR Ulfa Fauzia; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.373 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i2.7564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi sektor pertanian basis (unggulan) yang mempunyai pertumbuhan cepat di masing-masing kecamatan di Kabupaten Banjar dan mengetahui komoditi pertanian basis yang diprioritaskan untuk dikembangkan di masing-masing kecamatan di Kabupaten Banjar. Ruang lingkup penelitian ini mencakup sub sektor tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi produksi sektor pertanian yang mencakup sub sektor tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan setiap kecamatan di Kabupaten Banjar dengan time series 5 tahun. Metode analisis data yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ) dan analisis Shift Share.Hasil penelitian menunjukan komoditi pertanian yang menjadi basis di sebagian kecamatan di Kabupaten Banjar untuk sub sektor tanaman pangan dengan komoditi unggulan yaitu padi sawah, padi ladang, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang, hijau, ubi kayu dan ubi jalar. Sub sektor holtikultura buah-buahan dengan komoditi unggulan yaitu alpukat, belimbing, duku / langsat, durian, jambu biji, jeruk siam / keprok, jeruk besar, mangga, nangka, nenas, pepaya, pisang, rambutan, salak, sawo, sirsak, sukun, melinjo, petai dan jengkol. Sub sektor holtikultura sayur-sayuran dengan komoditi unggulan yaitu kacang panjang, cabe besar, cabe rawit, tomat, terung, buncis, ketimun, kangkung, bayam dan semangka. Sub sektor perkebunan dengan komoditi unggulan yaitu kelapa dalam, kelapa sawit, kopi, lada, jambu mete, sagu / rumbia, kemiri, pinang, kapuk, kenanga dan aren. Sub sektor peternakan dengan komoditi unggulan yaitu sapi, kuda, kerbau, ayam pedaging dan itik. Sub sektor perikanan dengan komoditi unggulan yaitu perikanan darat dan budidaya. Kata Kunci: Analisis Komoditas Unggulan, Location Quetient, Analisis Shift Share
POTENSI PENCEMARAN AKTIVITAS KERAMBA JARING APUNG (KJA) TERHADAP SUNGAI MARTAPURA DI KELURAHAN BENUA ANYAR BANJARMASIN TIMUR Yulisa Mulyani; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.088 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i2.7570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air terhadap aktivitas keramba jaring apung (KJA) di Sungai Martapura di tinjau dari sifat fisik dan kimia. Penentuan lokasi di bagi menjadi 5 titik dengan kedalaman 0,2, 0,6 dan 0,8. Teknik analisis data yang digunakan adalah Metode MPN yaitu: pengujian perkiraan, pengujian penegasan dan pengujian lengkap yang dilakukan oleh pihak laboratorium.Hasil penelitian dari pengukuran kualitas air saat pasang surut dan pasang naik kedalaman 0,2, 0,6 dan 0,8. Parameter fisik yaitu suhu berkisar 23 - 30oC saat pasang surut  titik S2 kedalaman 0,2, 0,6 dan 0,8 suhu airnya rendah yaitu 23 oC. Warna air saat pasang surut berwarna dikarenakan saat pasang surut kedalaman air 0,5 m saat pasang naik air sungai tidak berwarna. Bau air saat pasang surut dan pasang naik titik S0 dan S4 tidak berbau sedangkan titik S1, S2 dan S3 berbau .Kekeruhan air normal berkisar antara 0,12 - 1,39. Rasa air sungai saat pasang surut dan pasang naik berasa. Parameter kimia dibandingkan dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 5 Tahun 2007 yaitu amoniak, 0,05 mg/l - 0,3 mg/l melebihi kandungan maksimum kelas III yaitu (0,02 mg/l). Nitrit saat pasang surut dan pasang naik berkisar berkisar 0,006 mg/l - 0,011mg/l saat pasang surut nitrit melebihi kandungan maksimum kelas III yaitu (0,006 mg/l), saat pasang naik titik S0 kedalaman 0,2, 0,6 dan 0,8 tidak melebihi kandungan maksimum. Nitrat saat pasang surut dan pasang naik berkisar 0,1 mg/l – 0,7 mg/l tidak melebihi kandungan maksimum kelas III yaitu (20 mg/l).  DO 0,2 – 4 mg/l saat pasang surut titik S1, S2 kedalaman 0,2 titik S2 dan S3 kedalaman 0,6 dan 0,8 melebihi kandungan maksimum kelas III yaitu (3 mg/l) saat pasang naik titik S0, S1, S2, S3 kedalaman 0,2, titik S0, S3 kedalaman 0,6 dan titik S3 kedalaman 0,8 melebihi kandungan maksimum kelas III yaitu (3 mg/l). pH berkisar 6 – 7 saat pasang surut bersifat basa sedangkan saat pasang naik termasuk larutan asam.Kata Kunci : Pencemaran, Kualitas Air, Keramba Jaring Apung (KJA)
Penerapan Model Gallery Walk Dalam Pembelajaran Geografi Di SMA Negeri 6 Banjarmasin Siti Nurhamidah
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.334 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i2.8103

Abstract

Guru sesuai dengan tugas pokoknya, mampu merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran di kelas. Guru diharapkan melakukan proses pembelajaran yang sesuai dengan  kurikulum  yang berlaku. Kurikulum 2013 yang dikembangkan menghendaki pengembangan kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik. Strategi guru untuk meningkatkan pembelajaran geografi dengan menggunakan model Gallery Walk. Model Gallery Walk mampu mengeksplor dan melatih kecakapan abad 21 peserta didik. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik membuat peta penggunaan lahan. Pesertadidik  yang  menjadi  subjek  penelitian  kelas  XII  IPS  di  SMAN  6 Banjarmasin. Jenis data yang dikumpulkan berupa kuantitatif dan kualitatif tentang keterampilan peserta didik membuat peta penggunaan lahan. Hasil yang dicapai, model  Gallery  Walk efektif meningkatkan keaktifan  peserta  didik  kelas  XII  IPS  mata  pelajaran  geografi. Peserta didik lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, mengkomunikasikan hasil karya peserta didik dan menyampaikan pengetahuan dari satu peserta didik ke peserta didik yang lain. Berdasarkan hasil observasi langsung kegiatan pameran dan instrumen angket. Selain itu, mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam ranah kognitif.  Hasil ulangan harian menunjukkan  nilai  rata-rata  kelas  meningkat  dari   67,94  pada menjadi 81,71.
Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Geografi Siswa SMA Negeri 1 Kurau dan SMA Negeri 1 Bumi Makmur Desy Iswayuni; Sidharta Adyatma; Akhmad Munaya Rahman
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.708 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i2.7739

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Geografi siswa SMA Negeri 1 Kurau dan SMA Negeri 1 Bumi Makmur. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah angket motivasi belajar intrinsik 20 soal dan motivasi belajar ekstrinsik 13 soal. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa jurusan IPS di SMA Negeri 1 Kurau dan SMA Negeri 1 Bumi Makmur. Motivasi belajar intrinsik dan ekstrinsik siswa di SMA Negeri 1 Kurau tergolong sedang hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar intrinsik siswa SMA Negeri 1 Kurau adalah sebesar 75% dan motivasi belajar ekstrinsik sebesar 67%. Motivasi belajar intrinsik dan ekstrinsik di SMA Negeri 1 Bumi Makmur juga tergolong sedang dengan nilai persentase motivasi belajar instrinsik 74% dan motivasi belajar ekstrinsik 72%.Hasil perhitungan analisis data di SMA Negeri 1 Kurau menunjukan nilai rhitung> rtabel (0,501>0,1449) dan harga sig. (2-tailed)< nilai probabilitas (0,000>0,05) yang menunjukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Kurau. Besarnya pengaruh motivasi belajaar terhadap hasil belajar mata pelajaran Geografi menunjukan angka 28,2% dengan 71,8% nya dipengaruhi oleh faktor lain seperti . Hasil perhitungan analisis data di SMA Negeri 1 Bumi Makmur menunjukan nilai rhitung > rtabel (0,448>0,1181) dan harga sig.(2-tailed)<nilai probabilitas (0,000>0,05) yang menunjukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Bumi Makmur. Besarnya pengaruh motivasi belajaar terhadap hasil belajar mata pelajaran Geografi menunjukan angka 22,8% dengan 55,2% nya dipengaruhi oleh faktor lain.Kata kunci: Motivasi Belajar, Hasil Belajar, dan Geografi.
Peran Ekstrakurikuler dalam Penanggulangan Bencana di SMK Muhammadiyah 1 Wedi dan 2 Wedi Kabupaten Klaten Windy Puspitasari
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v6i2.7557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Peranan ekstrakurikuler dalam penanggulangan bencana gempa bumi di SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Wedi dan (2) Merancang model dan metode integrasi materi mitigasi bencana ke dalam ekstrakurikuler di SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Wedi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, subjek dari penelitian ini adalah siswa SMK Muhammadiyah  1  dan  2  Wedi.  Teknik  pengumpulan  data menggunakan observasi dengan instrumen kuesioner. Responden dalam   penelitian   ini   adalah   339   siswa   yang   diperoleh   dari perhitungan dengan formula slovin dari 105 populasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) Intregasi materi dalam kebencanaan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan (2) Peran sekolah dalam pendidikan mitigasi bencana.

Page 1 of 1 | Total Record : 5