cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
vidyakarya@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl cemara raya no 28 banjarmasin Utara
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Vidya Karya
ISSN : 02159619     EISSN : 26147149     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
Vidya Karya terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober, berisi artikel hasil penelitian dan kajian analitis krtitis setara dengan hasil penelitian di bidang teori dan atau praktik kependidikan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 37, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Pengaruh Game Edukasi Wasikerman (Waspada Dan Siaga Kebakaran Permukiman) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Akan Mitigasi Kebakaran Permukiman Zakiyah Zakiyah; Deasy Arisanty; Eva Alviawati; Faisal Arif Setiawan; Aswin Nur Saputra; Syahril Syahril
Vidya Karya Vol 37, No 2 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v37i2.13067

Abstract

Pekauman Village, located in South Banjarmasin District, Banjarmasin City, in the last three years (2019-2021), had the highest number of residential fires, namely 17 incidents. Children are a vulnerable group. Learning media is one of the efforts to increase students' understanding of disaster mitigation. Learning media that can be used to increase students' knowledge about disaster mitigation is educational games. The educational game used in this study is the wasikerman educational game; this game explains the stages of residential fire mitigation. The method used in this research is Quasi-Experimental, Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. The sample in this study was the entire class VII, totalling 41 students, divided into two classes, namely the control and experimental classes. Results were measured by distributing the pretest at the beginning and the posttest at the end of the study. The results of this study are an increase in knowledge in the experimental class by 52% and an increase in knowledge in the control class by 39%, so that learning about residential fire mitigation using the educational game wasikerman is 13% superior to using only reading material.Kelurahan Pekauman yang terletak di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, dalam tiga tahun terakhir (2019-2021) memiliki jumlah kebakaran perumahan tertinggi yaitu 17 kejadian. Anak-anak adalah kelompok yang rentan. Penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang mitigasi bencana. Media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana adalah game edukasi. Game edukasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah game edukasi wasikerman, game ini menjelaskan tahapan-tahapan mitigasi kebakaran perumahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Non Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII yang berjumlah 41 siswa yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil diukur dengan membagikan pretest di awal penelitian dan posttest di akhir penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan pengetahuan pada kelas eksperimen sebesar 52%, dan peningkatan pengetahuan pada kelas kontrol sebesar 39%, sehingga pembelajaran tentang mitigasi kebakaran perumahan dengan menggunakan game edukasi wasikerman 13% lebih unggul menggunakan bahan bacaan saja.
PENGUNAAN MEDIA PLAYDOUGH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK CEREBRAL PALSY Musdalifa T H; Agus Marsidi; Dwiyatmi Sulasminah
Vidya Karya Vol 37, No 2 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v37i2.13503

Abstract

This study aimed to analyze the fine motor skills of children with cerebral palsy in class III SLB Campalagian, Polman Regency. This study uses a quantitative approach to determine the effect of using playdough media on improving the fine motor skills of children with cerebral palsy. This study uses an experimental research type in the form of SSR (Single Subject Research) with an A-B-A design. The subject in this study was a grade III cerebral palsy student with the initials SA. The data collection technique used is an action test. The data analysis technique used in this research is a quantitative descriptive analysis which describes the data that has been collected. The results of this study indicate that the fine motor skills of children with cerebral palsy grade III SLB Campalagian Polman Regency have increased through playdough.Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan motorik halus anak cerebral palsy kelas III SLB Negeri Campalagian Kabupaten Polman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh penggunaan media playdough terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak cerebral palsy. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen berupa SSR (Single Subjek Research)  dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini seorang murid cerebral palsy kelas III berinisial SA. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes perbuatan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus pada anak cerebral palsy kelas III SLB Negeri Campalagian Kabupaten Polman mengalami peningkatan melalui penggunaan playdough.
PENGARUH PENGGUNAAN HANDOUT DIGITAL PADA SUB KONSEP HEWAN VERTEBRATA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Rusminah Rusminah; Kaspul Kaspul; Nurul Hidayati Utami
Vidya Karya Vol 37, No 2 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v37i2.14161

Abstract

Vertebrate Animals sub-concept learning involves the characteristics of vertebrates in each class and requires learning materials to overcome students' difficulties. Digital handouts are one of the teaching materials made to facilitate the delivery of material during the learning process, which includes teaching materials, questions, and independent practical instructions that can be used for online and offline learning. This research method uses a quasi-experimental or quasi-experiment to test the effect of using digital handouts on learning outcomes and student responses to the Vertebrate Animal sub-concept. The sampling of this research was carried out by random sampling technique in class X SMAN 4 Banjarmasin, which later became the research sample of 48 students in the experimental class (X MIPA 1) and the control class (X MIPA 2). The learning outcomes data were tested with the SPSS 21 program using the Wilcoxon Signed Ranks Test, while the student responses were analyzed descriptively. The research results, namely, student learning outcomes, indicate that the use of digital handouts affects learning outcomes with the Asymp value. Sig. (2-tailed) of 0.000<0.05. In addition, students' responses to the use of digital handouts received a positive response in classroom learning with an average of 80.57%, which included the category of strongly agree.Pembelajaran sub konsep Hewan Vertebrata melibatkan ciri karakteristik vertebrata pada setiap kelasnya dan memerlukan bahan pembelajaran untuk mengatasi kesulitan peserta didik. Handout digital merupakan salah satu bahan ajar yang dibuat untuk dapat mempermudah penyampaian materi pada saat proses pembelajaran yang memuat materi bahan ajar, soal-soal, dan petunjuk praktikum mandiri yang dapat digunakan untuk pembelajaran secara daring maupun luring. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu atau Quasi Experimen dengan tujuan untuk menguji pengaruh penggunaan handout digital terhadap hasil belajar dan respon peserta didik pada sub konsep Hewan Vertebrata. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling di kelas X SMAN 4 Banjarmasin yang kemudian menjadi sampel penelitian sebesar 48 peserta didik kelas eksperimen (X MIPA 1) dan kelas kontrol (X MIPA 2). Data hasil belajar diuji dengan program SPSS 21 menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test, sedangkan respon peserta didik dianalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian yang diperoleh yaitu hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa penggunaan handout digital berpengaruh terhadap hasil belajar dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.000<0,05. Selain itu, respon peserta didik terhadap penggunaan handout digital mendapatkan respon yang positif dalam pembelajaran di kelas dengan rata-rata 80,57% yang termasuk kategori sangat setuju.
PENGEMBANGAN ALAT UKUR SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO NANO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI SUHU DAN KALOR Ade Tri Detasari; Soka Hadiati; Eti Sukadi
Vidya Karya Vol 37, No 2 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v37i2.14531

Abstract

The development of temperature measuring instruments based on the Arduino nano microcontroler as a learning medium for temperature and heat materials aims to determine the feasibility based on the assessment of media experts and material experts and to determine student responses to its use. This study uses a 4D model consisting of data analysis stage, product design stage, product manufacturing stage and product validation and testing stages. This study tested the feasibility of learning media and the concept of temperature and heat by 2 media xpert validators and 1 material expert validator. In addition, this study also looked at student responses from 29 students at SMA Negeri 1 Sepauk, Sintang Regency to the use of learning media developed using a questionnaire. Based on the results of the assessment carried out by the media expert validator, it can be concluded that the temperature measuring instrument based on the Arduino nano microcontroler as a learning medium on temperature and heat material obtained an average score of 89.55% with a very feasible category and the results of the assessment carried out by the material expert validator obtained an average score of 87.5% with a very appropriate category. Student responses to the use of learning media obtained an average score of 90.8% with the category strongly agree.Pengembangan alat ukur suhu berbasis mikrokontroler arduino nano sebagai media pembelajaran pada materi suhu dan kalor bertujuan untuk mengetahui kelayakan berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi serta untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan model 4D yang terdiri tahap analisis data, tahap desain produk, tahap pembuatan produk dan tahap validasi dan uji coba produk. Penelitian ini menguji kelayakan media pembelajaran dan kesesuaian konsep materi suhu dan kalor oleh 2 validator ahli media dan 1 validator ahli materi. Selain itu, penelitian ini juga melihat respon siswa dari 29 siswa di SMA Negeri 1 Sepauk Kabupaten Sintang terhadap penggunaan media pembelajaran yang dikembangkan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh validator ahli media dapat disimpulkan bahwa alat ukur suhu berbasis mikrokontroler arduino nano sebagai media pembelajaran pada materi suhu dan kalor diperoleh skor rata-rata 89,55 % dengan kategori sangat layak dan hasil penilaian yang dilakukan oleh validator ahli materi memperoleh skor rata-rata 87,5 % dengan kategori sangat sesuai. Respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran memperoleh skor rata-rata 90,8 % dengan kategori sangat setuju.
PROFIL SIKAP ILMIAH MAHASISWA CALON GURU FISIKA PADA PELAKSANAAN PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK SEARAH Citra Asmara Dewi; Abidin Pasaribu; Saparini Saparini; Widya Rahmatika Rizaldi
Vidya Karya Vol 37, No 2 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v37i2.14589

Abstract

The research aimed to analyse the scientific attitude profile of prospective physics teacher students in the Physics Experiment II course for Direct Electric Circuits. This research is qualitative research with a descriptive method. The research subjects are students of the Physics Education Study Program, Sriwijaya University, in the academic year 2021/2022, for the Palembang class. The selection of research samples using a purposive sampling technique for 25 students. The data collection techniques used in this study were observation, self-assessment questionnaires, peer-to-peer assessment questionnaires, and unstructured interviews. Each questionnaire contains 25 statements with four answer categories to produce polytomy data. The data analysis technique of this research uses the Rasch model with the help of the Winstep application. The results of the study showed that the scientific attitude of curiosity was 83.33 in very good category; the honest scientific attitude of 58.33 category enough; the scientific attitude of critical thinking is 75.33 good category; the scientific attitude of cooperation is 83.33 very good category; the scientific attitude of the discipline of 100 categories is very good; and a thorough scientific attitude of 100 very good categories. The causes of low honest scientific attitude in students are caused by low self-confidence and errors in understanding and concluding statements.Penelitian bertujuan menganalisis profil sikap ilmiah mahasiswa calon guru fisika pada mata kuliah Praktikum Fisika Dasar II materi Rangkaian Listrik Searah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian yaitu Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sriwijaya tahun akademik 2021/2022 kelas Palembang. Adapun pemilihan sampel penelitian menggunaka teknik purposive sampling kepada 25 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, angket penilaian diri, angket penilaian antar teman, dan wawancara tidak terstruktur. Angket masing-masing memuat 25 pernyataan dengan 4 kategori jawaban sehingga menghasilkan data politomi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sikap ilmiah rasa ingin tahu sebesar 83,33 kategori baik sekali; sikap ilmiah jujur sebesar 58,33 kategori cukup; sikap ilmiah berpikir kritis sebesar 75,33 kategori baik; sikap ilmiah kerjasama sebesar 83,33 kategori baik sekali; sikap ilmiah disiplin sebesar 100 kategori baik sekali; dan sikap ilmiah teliti sebesar 100 kategori baik sekali. Adapun penyebab rendahnya sikap ilmiah jujur pada mahasiswa disebabkan oleh rendahnya percaya diri dan terjadi kekeliruan dalam memahami serta menyimpulkan pernyataan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5