cover
Contact Name
Abu Bakar
Contact Email
jprofetik@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6281354974545
Journal Mail Official
jprofetik@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Department of Political Science, Faculty of Ushuluddin, Philosophy and Politics, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Jl. H.M. Yasin Limpo No. 36 Romang Polong, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia, Postal Code 92118.
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Politik Profetik
ISSN : 23374756     EISSN : 25491784     DOI : https://doi.org/10.24252/profetik.v12i1a5
Core Subject : Social,
This journal publishes original academic research with the main topic of political studies in various countries, especially political studies in Indonesia.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2019): June" : 7 Documents clear
EKSISTENSI ORGANISASI ISLAM DI SULAWESI SELATAN: STUDI GERAKAN SOSIAL POLITIK FRONT PEMBELA ISLAM DI KOTA MAKASSAR Nurdiassa, Annisa; Kambo, Gustiana Anwar; Muhammad, Muhammad; Zulfikar, Achmad
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.541 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v7i1a1

Abstract

The Islamic Defenders Front is an Islamic organization that contributes to the democratic process in Indonesia after the New Order government. FPI was declared on August 17, 1998 by adhering to the principle of its movement, namely Amar Ma'ruf Nahi Munkar. This type of research is qualitative research with a case study approach. This study aims to find out how the typology of the movement of Islamic defenders fronts in Makassar, the theory used is the typology theory of social movements proposed by David Aberle, Cameron and Blumer as well as the theory of social movement by Charles Tilly. The results of the research indicate that the organization of Makassar Islamic Defenders Front viewed from the objectives of the movement and the methods used to achieve the objectives, the dimensions of change (who is changed) and the dimensions of change including typology category of social alternative movement category, and social redemptive movement. This movement also potentially transforms into political movements.
PEMIKIRAN POLITIK JAMAL AL-DIN AL-AFGHANI DALAM MERESPON DUNIA MODERN ., Muhammadong
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.621 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v7i1a6

Abstract

Jamal Al-din Al-Afghani merupakan tokoh pembaharuan dalam Islam abad kesembilan belas. Untuk memperkuat posisi umat Islam secara politis, Al-Afghani mengembangkan konsep pendidikan secara totalitas supaya warga tidak diperlakukan secara diskriminatif, maka konsep pendidikan yang dikembangkan adalah gerakan salafiyah yang pernah diajarkan oleh generasi terdahulu. Pan Islamisme yang digagas bertujuan untuk memberi rasa keadilan kepada warga supaya ikatan solidaritas dapat tercapai sehingga eksistensi dan dan kemandirian suatu negara dihormati dan dihargai oleh negara lain. Al-Afghani sangat mencela konsepsi negara yang bercorak otokhratis, monarki, dan absolut. Kepala Negara harus mengadakan syura dengan pemimpin-pemimpin masyarakat yang berpengalaman supaya kebebasan mengeluarkan pendapat dan kewajiban kepala negara untuk tunduk terhadap Undang Undang dapat terlaksana. Naturalisme dan materialisme beragama bagi Al-Afghani merupakan khurafat dan kejumudan berfikir umat Islam. Oleh karena itu, perlu membangunkan kembali jiwa Islam, menghilangkan sifat kesukuan dan mengikis taqlid dan fanatisme serta melaksanakan ijtihad dalam memahami al-Qur’an.
AKUMULASI KAPITAL DAN EKSISTENSI NEGARA: ANALISIS PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA NELAYAN (KWN) DI KELURAHAN PATTINGALLOANG KOTA MAKASSAR Ruslin, Ismah Tita; Zainal, Nur Aliyah
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.65 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v7i1a4

Abstract

This study examines the formation of capital accumulation in a fishing community driven by women (fishermen's wives) and is able to produce socio-economic changes in the community. The research, located in Pattingalloang Sub-District, aims to find out the pattern of capital accumulation and the role of state in the Fishermen Women's Community (KWN) Fatimah Az-Zahrah. The research was analyzed with capital accumulation theory, structuration, social networks and the state and social democracy. The research method was carried out qualitatively with a phenomenological approach, which primary data was obtained through observation and in-depth interviews, while secondary data obtining from various literature, supporting documentation and archives that strengthen primary data. Data analysis techniques derived from words and spoken words from the observed actors. The results, illustrate the pattern of capital accumulation in terms of actors, place the women as empowerment agencies, initiation of empowerment, named Nuraeni and several women so that the Woman Fishermen Community was born, with government and non-government parties. The role of government in the formation of capital accumulation in KWN can be divided into three important roles, namely; division of power, the provider of legal certainty and social security service providers.
POLITISASI MASJID PERSPEKTIF FIQH SIYASAH: STUDI TERHADAP TAKMIR MASJID DI KOTA SURABAYA Makmun, Moh; Huda, Mahmud
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.9 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v7i1a5

Abstract

Artikel ini bertujuan mengetahui pandangan takmir masjid di Kota Surabaya tentang politisasi masjid, langkah takmir masjid menangkal politisasi masjid, dan politisasi masjid perspektif Fiqh Siyasah. Penelitian ini bermanfaat bagi pengambil kebijakan dalam rangka mengantisipasi meluasnya politisasi masjid, dan menjadi pedoman takmir masjid dalam mengelola dan memfungsikan masjid. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan komparatif (comparative approach). Proses analisis data dengan cara reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan, politisasi masjid adalah menjadikan masjid sebagai tempat untuk kepentingan politik praktis, baik berupa ajakan untuk memilih seseorang atau menjelekkan orang lain yang sedang mengikuti kontestasi Pemilihan Umum. Takmir masjid di Kota Surabaya menolak adanya politisasi masjid karena dianggap tidak sesuai dengan peran dan fungsi masjid serta dapat menyebabkan perpecahan umat. Strategi menangkal politisasi masjid adalah: 1). Membuat visi dan misi masjid. 2). Independen dari mazhab fiqh. 3). Independen dari politik praktis dan kepartaian. 4). Selektif memilih calon penceramah dan Khatib. 5). Membuat aturan isi ceramah dan Khutbah. 6). Memperbanyak kegiatan masjid. 7). Melakukan evaluasi kinerja takmir. 8). Partisipasi jama’ah masjid dalam kontrol dan evaluasi kegiatan. Politisasi masjid hukumnya haram, karena banyak menimbulkan kemafsadatan dan kemadharatan, seperti perpecahan umat dan banyaknya ujaran kebencian.
PERAN MANTAN KOMBATAN GAM DALAM SEKTOR EKONOMI PASCA KONFLIK Hajad, Vellayati; ., Ikhsan
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.862 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v7i1a3

Abstract

Penelitian ini berbicara tentang peran mantan kombatan GAM di sektor ekonomi politik pasca konflik Aceh (2005-2018). Mantan kombatan GAM adalah aktor ekonomi baru dalam sektor kontruksi di Aceh. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk melihat aktivitas mantan kombatan GAM di sektor ekonomi terutama di sektor bisnis kontruksi di Aceh. Narasumber penelitian ini adalah pengusaha kontruksi, pemerintah, dan tokoh masyarakat di Aceh. Penelitian ini menunjukkan bahwa mantan kombatan GAM dapat kesempatan ekonomi setelah konflik Aceh dengan menjadi rent seeker dari proyek pemerintah. Mereka bekerja dengan menggunakan jaringan GAM untuk mendapatkan sumber ekonomi melalui lobi, negosiasi, dan bahkan intimidasi untuk memenangkan tender dan mendapatkan proyek dari pemerintah. Penelitian ini berkontribusi pada studi perilaku rent seeking terutama berkaitan dengan kehadiran dan peningkatan jumlah aktor ekonomi baru dari mantan kombatan GAM sebagai hasil dari konflik Aceh.
KRITIK PEMBANGUNAN DESA DARI LUAR: DESA DAN PROYEK PERTAMBANGAN SKALA BESAR Ardianto, Hendra Try
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.302 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v7i1a2

Abstract

“Pembangunan dari luar” yang ditawarkan dalam skala besar tidak selalu bisa membantu masyarakat pedesaan untuk lebih sejahtera. Pasalnya, pembangunan dari luar sebagaimana dalam bentuk pendirian pabrik semen cukup beresiko karena mengandung beberapa bias. Adapun bias tersebut bisa berupa bias keruangan, bias kelompok sasaran, bias proyek, bias kawasan pertanian, bias diplomatis, dan bias profesional. Untuk itu, tulisan ini menekankan ide “pembangunan dari dalam” menjadi penting. Tulisan ini meneliti praktik pembangunan di Rembang dan Pati dalam kasus pendirian industri semen dengan melihat bagaimana bias pembangunan berlangsung dalam sebuah proyek skala besar. Penelitian ini dikerjakan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam pada 2017 dan 2018. Tulisan ini berargumen bahwa bias-bias pembangunan dapat mendatangkan resiko bergesernya tujuan pembangunan, yang semula untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa menjadi sekadar eksploitasi sumber daya alam di desa. Ini menegaskan bahwa inisiatif pembangunan dari dalam menjadi penting untuk dipertimbangkan.
PERGUMULAN ISLAM DAN POLITIK DI INDONESIA Wahid, Abduh
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 7 No 1 (2019): June
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.673 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v7i1a7

Abstract

Hubungan agama dan politik telah lama diperdebatkan. Bagi pandangan Integralistik memahami bahwa agama dan politik adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, namun bagi pandangan sekularisme memahami bahwa agama bersifat teologis dan privat sementara itu politik murni berbicara keduniawian. Perdebatan ini juga merangsek masuk dalam diskursus keislaman dan politik di Indonesia. Sejarah perjalanan politik Indonesia menunjukkan sebuah pergumulan yang sangat panjang dan variatif. Kenyataan tersebut, dapat dilihat sejak masa kesultanan, masa penjajahan, dan masa kemerdekaan dengan berbagai gerakan politik yang mewarnai masa-masa tertentu. Visi politik yang disodorkan paling tidak ada tiga model, yaitu: 1) Islam sebagai kultur politik, di mana simbol-simbol yang tidak terdapat dalam doktrin, tetapi diwariskan dari generasi terdahulu, 2) Islam sebagai etika politik di mana nilai-nilai etika yang terdapat dalam doktrin, dan 3) Islam sebagai ideologi politik, di mana Islam diperjuangkan menjadi dasar negara atau setidak-tidaknya syari’at Islam diakui oleh negara meskipun hanya berlaku bagi pemeluknya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7